YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

OBAT DIABETES DITENTUKAN DARI APA YANG DOKTER KETAHUI

Pasien diabetes harus lebih dulu melakukan konsultasi sebelum menentukan obat atau metode pengobatan apa yang paling tepat bagi pasien diabetes. Banyak hal yang bisa menentukan kondisi kesehatan pasien diabetes selain dengan obat. Dokter juga tidak hanya akan menyarankan konsumsi obat diabetes saja untuk menjaga kondisi pasien. Nah, beberapa hal berikut ini adalah sedikit hal yang akan disarankan oleh dokter agar dilakukan pasien diabetes untuk menjaga kondisi tubuhnya.

Mengingat kondisi tubuh pasien diabetes bisa berbeda-beda tergantung tipe diabetesnya dan gaya hidup yang dilakukan selama ini, maka ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terkait apa saja yang sebaiknya dilakukan oleh pasien.

 

Menghitung angka-angka

Ada banyak angka-angka yang sebaiknya diperhatikan oleh pasien diabetes selama masa pengobatan. Memang agak merepotkan tetapi mengetahui angka-angka pada pasien diabetes menentukan kondisi pasien secara lebih jelas sehingga dapat diberikan obat yang tepat. Selain itu angka-angka yang terpantau juga memperlihat bagaimana kondisi pasien diabetes untuk mencegah tanda-tanda munculnya komplikasi pada pasien diabetes.

Apa saja sih angka-angka yang harus diketahui pasien diabetes? Mulai dari A1c, BMI, tekanan darah, kolesterol dan fungsi ginjal.

Kadar gula darah

Setiap orang memiliki frekuensi pengecekan gula darah yang berbeda satu dengan lainnya tergantung pada gaya hidupnya sehari-hari, pilihan makanan serta olahraga. Memonitor gula darah bisa mempengaruhi perubahan pada dosis obat yang diberikan pada pasien.

Memperhatikan kondisi kaki

Sering kali dibahas bahwa kondisi kaki adalah bagian yang harus selalu diperhatikan oleh pasien diabetes. Kondisi gula darah yang terlalu tinggi dalam jangka waktu lama akan menurunkan fungsi syaraf perlahan-lahan. Dengan menurunnya fungsi syaraf pada kaki akan membuat seseorang berhenti merasakan luka atau goresan yang biasanya dirasakan orang normal. Setiap pagi sebaiknya memeriksa kondisi kaki untuk mendeteksi adanya luka lebih awal, termasuk bagian telapak kaki. Oleskan krim pelembab pada kaki setiap malam, selalu pilih ukuran sepatu atau alasan kaki apapun dengan ukuran yang pas, tidak terlalu longgar apalagi terlalu sempit. Jika ada luka atau sesuatu yang meragukan pada kulit bagian kaki segera konsultasikan pada dokter.

Olahraga rutin

Salah satu tugas yang penting bagi pasien diabetes adalah membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur setiap hari. Ada banyak cara untuk memastikan tubuh mendapat jumlah waktu olahraga yang tepat. Olahraga efektif untuk mengendalikan gula darah dan membantu menyehatkan organ tubuh.

Makanan

Selalu perhatikan apa saja makanan yang dimakan hari ini, jika perlu lakukan konsultasi pada dokter untuk menentukan jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi sehari-hari. Terutama sebaiknya menghindari makanan yang mengandung gula tinggi dan karbohidrat tinggi yang bisa memicu kenaikan gula darah.

Memiliki penyakit gula darah memang kondisi yang membutuhkan banyak perhatian terutama tentang beberapa rutinitas yang bisa memicu kenaikan gula darah dan komplikasi. Obat diabetes mungkin bisa membantu, tetapi bukan solusi yang akan mengatasi masalah pada pasien diabetes.

 

Baca juga: OBAT DIABETES UNTUK MENURUNKAN GULA DI PAGI HARI

OBAT DIABETES UNTUK MENURUNKAN GULA DI PAGI HARI

Ada beberapa suplemen dan obat diabetes yang bisa membantu untuk menurunkan kadar gula darah setelah bangun tidur. Obat diabetes berbahan herbal sangat efektif untuk mengendalikan gula darah saat tidur, namun obat mana yang sebaiknya dipilih? Obat diabetes berbahan herbal atau obat diabetes yang paling aman dan efektif untuk mengendalikan gula darah.

 

Kayu manis

Rata-rata hasil percobaan peran kayu manis sebagai obat untuk diabetes menunjukan hasil yang memuaskan. Gula darah pasien dengan diabetes tercatat dapat turun sebanyak 11.8 mg/dl hanya dengan 3gram perhari selama dua bulan. Apa yang membuat kayu manis begitu bermanfaat?

Kayu manis mengandung polyphenol yang dalam kasus pasien diabetes dapat bermanfaat seperti memperbaiki sensitifitas tubuh terhadap insulin, mendorong masuknya glukosa ke dalam sel dengan lebih efektif dan mengurangi resistensi insulin.

Chromium

Suplemen yang mengandung chromium ternyata berhasil menurunkan kadar gula darah puasa seseorang dari 9mg/dl atau sebanyak 0.5 mmol/l menjadi 1.72 mmol/l.

Bawang putih

Pilihan obat diabetes herbal yang bisa dicoba untuk pasien diabetes salah satunya adalah bawang putih. Beberapa penelitian menunjukan bahwa konsumsi bawang putih membantu meningkatkan sensitifitas insulin, menambah pengeluaran bahan setipe insulin, memperbaiki fungsi sel beta dari pankreas dan memperlambat metabolisme karbohidrat.

Berapa banyak yang dibutuhkan agar bawang putih dapat bermanfaat untuk pasien diabetes? 300mg bubuk bawang putih yang dikonsumsi selama 8-24 minggu sudah cukup untuk mengurangi gula darah puasa 35.8mg/dl atau 2 mmol/l.

Aloe Vera

Aloe Vera adalah alternative obat diabetes lain yang bisa dijadikan pilihan. Suplemen dengan kandungan aloe Vera 50-300mg/ hari ternyata bisa mengurangi gula darah di pagi hari sebanyak 46.6mg/dl.

Aloe Vera sendiri mengandung 75 bahan aktif yang sangat berpengaruh untuk pasien diabetes termasuk diantaranya adalah chromium, magnesium, mangan, dan zinc. Kandungan inilah yang penting untuk metabolisme glukosa dan mengurangi resistensi insulin pada pasien diabetes.

Beberapa pilihan obat ini mungkin bisa dijadikan pertimbangan namun tentu saja dengan lebih dulu berkonsultasi dengan dokter ahli diabetes. Meskipun disebut dapat membantu mengurangi gula darah di pagi hari, kondisi setiap orang dapat berbeda-beda.

 

Baca juga: OBAT DIABETES TIPE 1 DAN HAL-HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

OBAT DIABETES HERBAL UNTUK GULA DARAH PAGI

Obat diabetes baik yang berbahan herbal atau bukan biasanya dimaksudkan untuk mengendalikan gula darah, namun apakah hal tersebut berpengaruh banyak saat tidur? Kondisi gula darah yang mendadak tinggi di pagi hari tentu saja membuat beberapa orang cemas. Dawn Phenomenon bisa terjadi pada semua orang, tetapi akan berbahaya jika terjadi pada pasien diabetes dan prediabetes. Dan ternyata mengonsumsi obat diabetes herbal tidak selalu banyak membantu mencegah kenaikan gula darah pagi.

Selain mengandalkan obat diabetes herbal, ada baiknya juga mulai mengubah beberapa bagian dari gaya hidup. Pada dasarnya obat diabetes berbahan herbal sekalipun tidak benar-benar mengatasi masalah gula darah yang mendadak tinggi di pagi hari. Jadi perubahan gaya hidup bisa jadi salah satu cara untuk mengendalikan situasi. Nah, ada beberapa solusi yang bisa dicoba di rumah untuk memastikan gula darah tidak melonjak tinggi di pagi hari.

 

Cuka apel dan keju sebelum tidur

Salah satu penelitian pernah membuktikan bahwa mengonsumsi 2 sendok makan cuka apel dan selembar keju sebelum makan terbukti menurukan glukosa 4-6 % setiap pagi. Angka yang cukup baik seseorang dengan diabetes. Keju sendiri ternyata mampu menurunkan gula darah sebanyak 2% dan zat asam dari cuka meningkatkan manfaatnya.

Snack sehat sebelum tidur

Mungkin kebanyakan orang menganggap makan sebelum tidur tidak baik. Tetapi ternyata beberapa penelitian menyarankan agar pasien diabetes mengonsumsi snack sehat sebelum tidur. Snack sehat yang dimaksud adalah snack yang mengandung protein dan lemak, bukan makanan tinggi karbohidrat. Berikut adalah beberapa pilihan snack yang mungkin dicoba:

  • Beberapa lembar keju, biasanya satu lembar sudah cukup
  • Alpkuat
  • Kacang-kacangan, seperti kacang macadamia atau almond
  • Satu sendok makan selai kacang tanpa gula

Istirahat berkualitas

Kurang istirahat ternyata meningkatkan hormone kortisol dalam tubuh dan mendorong glukosa untuk naik dalam jumlah lebih tinggi. Banyak dijelaskan sebelumnya bahwa tidur cukup dan istirahat yang berkualitas akan sangat mempengaruhi kondisi gula darah.

Makan yang cukup setiap hari

Meskipun kondisi gula darah yang mendadak tinggi terjadi di pagi hari, ternyata pola makan selama satu hari sebelumnya bisa sangat mempengaruhi. Diet yang tepat banyak mempengaruhi kadar gula darah dan kadar A1c. Semakin terkontrol kondisi gula darah secara keseluruhan, maka semakin baik juga kondisi gula darah keesokan harinya.

Diet sehat untuk pasien diabetes biasanya dengan meningkatkan makanan yang mengandung protein dan serat, mengurangi konsumsi karbohidrat dan memasukan jenis karbohidrat yang tepat. Lalu dilanjutkan dengan mengurangi makanan sumber masalah bagi tubuh seperti gula, roti tepung, nasi, dan makanan lain yang mengandung gula tinggi.

Dengan menjaga gaya hidup yang sehat serta memilih konsumsi obat diabetes berbahan dasar herbal, maka akan lebih efektif menjaga gula darah lebih stabil di pagi hari.

 

Baca juga: OBAT DIABETES TIPE 1 DAN HAL-HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

OBAT DIABETES TIPE 1 DAN HAL-HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Diabetes tipe 1 mungkin berbeda dengan diabetes tipe 2 yang memiliki obat yang jelas. Kondisi pasien diabetes tipe 1 sedikit berbeda karena penyakit ini berasal dari kondisi tubuh tidak semestinya. Ada beberapa hal mendasar yang perlu diketahui dari diabetes tipe 1, mulai dari perkembangan penyakitnya sampai obat diabetes apa yang bisa digunakan. Obat diabetes bagi pasien diabetes tipe 1 tidak untuk menyembuhkan total namun mengendalikan situasi pasien diabetes agar tidak berlanjut pada komplikasi. Namun sebelum bicara tentang obat diabetes bagi pasien dengan diabetes tipe 1, mari bicarakan dulu tentang kondisi yang dialami pasien diabetes tipe 1.

 

Kondisi awal pasien diabetes tipe 1

Diabetes tipe 1 bisa terdeteksi sejak dini, bahkan ketika masih masa kanak-kanak. Gejala awal dari diabetes tipe 1 memang akan langsung terlihat meskipun pasien masih berusia muda. Apa saja gejala yang perlu diperhatikan pada diabetes tipe 1?

Pertama adalah adanya peningkatan dari rasa haus dan keinginan buang air kecil. Berikutnya adalah rasa lapar yang terus menerus namun disertai dengan penurunan berat badan mendadak tanpa alasan. Dan terakhir adalah mulai sering merasa lelah diikuti dengan pandangan yang kabur. Ketika gejala ini muncul, maka patut diwaspadai bahwa mungkin ini memang gejala diabetes tipe 1.

Merasa masih terlalu muda untuk mengalami diabetes? Coba lihat lagi bagaimana diabetes tipe 1 dapat terjadi.

Diabetes tipe 1 adalah kondisi ketika tubuh tidak dapat memproduksi insulin. Dikenal juga dengan penyakit auto-imun karena sistem imun akan secara otomatis menghancurkan sel beta yang baru saja diproduksi tubuh. Karena sistem imun terus menghancurkan produksi sel beta, maka diperlukan suntikan insulin untuk memenuhi kebutuhan insulin yang tidak bisa dilakukan oleh pankreas.

Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai sebab, diantaranya adalah: genetika, lingkungan dan auto-imun. Karena berasal dari kelainan organ tubuh, diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah kemunculannya.

Apakah ada obat diabetes untuk diabetes tipe 1?

Obat dan pengobatan bagi diabetes tipe 1 bukan bertujuan untuk menyembuhkan, melainkan untuk mengendalikan kondisi kesehatan pasien dari kemungkinan komplikasi. Suntikan insulin dimaksudkan untuk mengendalikan kondisi pasien.

Sementara untuk kondisi kesehatan lain dapat dimonitor dengan obat minum untuk diabetes tipe 1, diet, olahraga dan pengecekan gula darah secara rutin.

Nah, karena bukan penyakit yang berasal dari kesalahan gaya hidup dan tidak benar-benar bisa disembuhkan, orang-orang yang memiliki resiko diabetes tipe 1 sebaiknya memperhatikan gejala awalnya agar segera bisa menerima pengobatan dan memastikan semuanya terkendali.

 

Baca juga: OBAT DIABETES BANTU KENDALIKAN GULA PAGI

Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Kadar Gula Darah Naik di Pagi Hari 

Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Kadar Gula Darah Naik di Pagi Hari 

Pernahkah Anda mengalami kenaikan kadar gula darah yang tiba-tiba di pagi hari? Pernahkah Anda bertanya-tanya penyebab kadar gula darah naik di pagi hari?

Kenaikan kadar gula darah di pagi hari merupakan hal normal yang sering terjadi. Hal ini biasanya disebabkan karena saat malam hari tubuh menggunakan pasokan energi demi mempertahankan fungsi-fungsi vital seperti detak jantung, pernafasan, dan pemeliharaan organ lainnya. Akhirnya, tubuh melepaskan berbagai hormon seperti glukagon, kortisol dan epinefrin saat Anda bangun tidur di pagi hari. Dilansir dari WebDM, hormon-hormon ini membantu meningkatkan kadar gula darah Anda untuk memberikan energi yang diperlukan tubuh pasca tidur semalaman.

Selain itu, konsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula ataupun karbohidrat sederhana seperti roti putih dan soda dalam jumlah yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah di pagi hari. Sebab karbohidrat sederhana dan gula merupakan jenis makanan yang mudah dicerna atau diserap oleh tubuh, sehingga menyebabkan kenaikan kadar gula darah Anda.

Baca juga : 9 Bahaya Mengonsumsi Gula Berlebihan

Meski kenaikan kadar gula darah di pagi hari setelah bangun tidur merupakan hal yang biasa dan wajar, hal ini bisa menjadi masalah jika Anda atau kerabat Anda memiliki penyakit diabetes melitus. Kondisi ini bisa berdampak bagi diabetes karena berpotensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan jika terus menerus tidak terkontrol. Beberapa masalah yang mungkin timbul dalam jangka panjang adalah masalah ginjal, saraf, sistem pencernaan hingga jantung. 

Namun sebenarnya ada dua kondisi yang dapat menjelaskan lebih detail tentang penyebab kenaikan kadar gula darah di pagi hari. Mengetahui akar penyebabnya dapat membantu Anda mengatasi kondisi kenaikan kadar gula darah di pagi hari. Yuk baca tulisan ini selengkapnya untuk mengetahui alasannya lebih lanjut!

1. Fenomena Fajar (Dawn Phenomenon) 

Dawn Phenomenon atau yang biasa kita kenal dengan fenomena fajar, merupakan suatu kondisi ketika terjadi peningkatan kadar gula darah di pagi hari, biasanya terjadi antara pukul 02.00 WIB hingga 08.00 WIB. Meski kondisi ini bisa terjadi pada orang normal, namun kondisi ini sering terjadi pada orang yang menderita diabetes melitus tipe 1 dan diabetes melitus tipe 2. 

Penyebab utama dari fenomena fajar ini adalah hormon-hormon seperti kortisol, glukagon dan epinefrin yang dilepaskan tubuh ketika seseorang bangun tidur. Hormon-hormon ini membantu meningkatkan kadar gula darah untuk memberikan energi yang dibutuhkan tubuh setelah tidur semalaman. Tak hanya itu, tubuh juga melepaskan hormon pertumbuhan yang mengakibatkan kenaikan kadar gula darah.

Jika hal ini terjadi pada orang yang sehat, tubuh akan memproduksi insulin yang cukup untuk menurunkan kadar gula darah saat hormon-hormon tersebut dilepaskan. Namun lain halnya jika kondisi ini terjadi pada penderita diabetes melitus. Pada penderita diabetes melitus, tubuh kesulitan memproduksi insulin atau tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif, sehingga menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang berlebihan. Penderita diabetes yang mengalami fenomena fajar ini juga dapat mengalami gangguan sistem saraf otonom yang menyebabkan gejala seperti pusing, sakit kepala disertai berkeringat.

Kondisi fenomena fajar juga dapat dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat sederhana seperti nasi putih, pasta, roti putih, kue, es krim dan jus buah secara berlebihan pada malam hari. Makanan dengan karbohidrat sederhana dicerna dengan cepat dan mudah diubah menjadi glukosa dalam tubuh, sehingga memicu terjadinya lonjakan kadar gula darah yang lebih besar saat pagi hari.

Baca juga : Kadar Gula Darah Normal Menurut Usia dan Cara Menjaganya Agar Tetap Stabil

2. Efek Somogyi (Somogyi Effect)

Somogyi Effect atau yang dikenal dengan efek somogyi dikenal sebagai rebound hyperglycemia, merupakan sebuah kondisi dimana kadar gula darah seseorang turun terlalu rendah pada malam hari, namun menjadi meningkat secara dramatis di pagi hari. Kondisi ini kerap dialami oleh penderita diabetes melitus tipe 1, meskipun pada beberapa kasus juga memungkinkan terjadi pada penderita diabetes melitus tipe 2. 

Penyebab dari efek somogyi ialah penggunaan dosis insulin yang terlalu tinggi pada malam hari. Ketika kadar gula darah turun terlalu rendah karena efek penggunaan dosis insulin, tubuh meresponnya dengan melepaskan hormon kortisol, epinefrin dan hormon pertumbuhan yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Jika hal ini terjadi pada kondisi normal tanpa memiliki riwayat diabetes, hormon-hormon tersebut akan membantu meningkatkan kadar gula darah sambil mencegah hipoglikemia yang lebih serius.

Namun pada kondisi efek somogyi, kadar gula darah meningkat terlalu tinggi pada pagi hari karena reaksi yang berlebihan dari tubuh terhadap penurunan kadar gula darah pada malam sebelumnya. Hal ini dapat menyebabkan penderita diabetes melitus mengalami gejala seperti rasa lapar yang berlebihan, gemetar dan berkeringat.

Jika fenomena fajar disebabkan karena hormon-hormon yang membantu meningkatkan kadar gula darah demi memberikan energi yang dibutuhkan tubuh, maka efek somogyi disebabkan oleh pemberian dosis insulin yang menyebabkan reaksi berlebihan dari tubuh terhadap penurunan kadar gula darah. Meski begitu, keduanya sama sama menyebabkan lonjakan kadar gula darah Anda di pagi hari. 

Lantas, Bagaimana ya Cara Mengatasi Keduanya? 

Meski sama-sama menyebabkan melonjaknya kadar gula darah saat pagi hari, namun penyebab fenomena fajar dan efek somogyi berbeda, sehingga memerlukan cara yang berbeda pula untuk mengatasi kedua kondisi tersebut.

1. Cara Mengatasi Fenomena Fajar

Demi menghindari fenomena fajar, penderita diabetes dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  • Mengonsumsi makanan sarapan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein untuk menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil
  • Olahraga ringan seperti berjalan kaki ataupun yoga di pagi hari bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin serta menurunkan kadar gula darah
  • Jika diperlukan, cobalah lakukan pemeriksaan gula darah rutin di pagi hari, antara pukul 02.00 WIB hingga 04.00 WIB
  • Konsultasikan dengan dokter jika terjadi secara berkelanjutan. Lakukan penyesuaian dosis atau konsumsi obat diabetes jika disarankan oleh dokter

Baca juga : Stress dan Penyebab Kadar Gula Darah Tinggi

2. Cara Mengatasi Efek Somogyi

Demi menghindari fenomena fajar, penderita diabetes dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  • Konsultasikan dengan dokter perihal dosis insulin yang diperlukan agar tidak terlalu tinggi ataupun rendah
  • Hindari melakukan latihan fisik yang berat di malam hari atau sebelum tidur, sebab dapat berpotensi menyebabkan kadar gula darah menurun secara drastis hingga mengakibatkan efek somogyi
  • Pastikan untuk mengonsumsi makanan atau camilan dengan karbohidrat kompleks (bukan karbohidrat sederhana) dan protein sebelum tidur, sehingga kadar gula darah Anda tetap stabil selama tidur di malam hari.

Itulah penyebab-penyebab dari kenaikan kadar gula darah di pagi hari. Bagi penderita diabetes disarankan lebih mawas diri terkait kondisi lonjakan kadar gula darah di pagi hari, sebab jika kondisi ini dibiarkan berpotensi menyebabkan komplikasi pada penderita diabetes. 

OBAT DIABETES BANTU PASIEN CEGAH KOMPLIKASI

Salah satu tujuan akhir dari obat diabetes, diet sehat, hingga olahraga adalah menjaga gula darah tetap stabil dan mencegah komplikasi yang mungkin terjadi akibat gula darah tinggi dalam waktu lama. Ada banyak sekali kemungkinan komplikasi dari diabetes yang tidak segera mendapat pengobatan yang tepat. Komplikasi parah bisa mengarah pada kemungkinan stroke, serangan jantung, gagal ginjal, amputasi dan kebutaan. Kali ini akan dibahas tentang bagaimana diabetes yang tidak mendapat perawatan baik itu dengan obat, konsumsi menu diet yang tepat dan olahraga mengarah pada komplikasi kebutaan.

 

Diabetes retinopathy dan obat diabetes

Diabetes retinopathy adalah komplikasi diabetes namun dikenal juga dengan diabetes mata. Kondisi ini akan menyebabkan kerusakan pada retina mata yang mengganggu pengelihatan pasien diabetes. Rata-rata kondisi ini diderita oleh mereka yang memiliki diabetes mellitus. Gejalanya diawali dengan pengelihatan kabur, kesulitan membedakan warna hingga kemudian perlahan-lahan mulai kehilangan pengelihatan.

Kondisi gula darah yang tinggi akan mengganggu kerja retina ketika menerima gambar yang disalurkan ke otak. Retina seharusnya menerima cahaya dari luar lalu menerjemahkannya menjadi gambar yang diterima otak, begitulah seharusnya mata sehat bekerja. Tetapi ketika seseorang mengalami retinopathy, maka proses tersebut akan terganggu. Retinopathy menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah pada jaringan retina sehingga akan menimbulkan cairan yang merembes keluar dan menggangu pengelihatan.

Diabetes retinopathy tidak bisa disembuhkan sekedar dengan obat saja. Pasien diabetes harus pergi ke dokter khusus mata untuk menerima penangan dengan tepat. Dengan mengenali tanda-tanda awal retinopathy maka penanganannya juga bisa lebih cepat dilakukan.

Obat diabetes, diet, dan olahraga dirancang untuk mencegah terjadinya komplikasi. Mintalah kepada dokter metode pengobatan yang harus rutin dilakukan. Pasien diabetes juga sebaiknya melakukan kunjungan rutin ke dokter mata meskipun tidak mengalami keluhan. Kunjungan rutin bisa membantu mencegah komplikasi lebih dini karena terkadang diabetes retinopathy tidak menunjukan gejala awal yang pasti.

Maka dari itu sejak awal selalu ikuti anjuran dokter tentang obat, diet dan aktifitas fisik. Mungkin bisa juga menggunakan alternative dengan herbal karena saat ini telah banyak obat herbal yang tidak hanya membantu menurunkan gula darah tetapi juga menutrisi dan menjaga kesehatan tubuh.

 

Baca juga: OBAT DIABETES HERBAL DAN MAKAN SEHAT DENGAN CHIA SEED