9 BAHAYA KONSUMSI GULA BERLEBIHAN

Gula memang tak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Zat yang memberikan rasa manis pada makanan atau minuman itu seakan punya tempat tersendiri di hati kebanyakan orang.

Namun, penting bagi Anda untuk memperhatikan asupan gula sehari-hari. Pasalnya, gula dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebih. Para ahli percaya bahwa konsumsi gula adalah penyebab utama obesitas dan banyak penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2.

Tahukan anda jika konsumsi gula berlebihan menimbulkan beberapa efek samping pada tubuh? berikut adalah “9 bahaya konsumsi gula berlebihan”

  1. Merusak Gigi

Mengonsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan karies gigi  sehingga membuat mulut cenderung mengeluarkan bau yang tidak sedap. Jika kondisi ini dibiarkan begitu saja, maka akan menyebabkan pembusukan gigi.

  1. Menambah berat badan

Minuman seperti soda, jus, dan teh manis mengandung fruktosa, sejenis gula sederhana. Mengonsumsi fruktosa dapat meningkatkan rasa lapar dan membuat “ngidam”

makanan manis. Selain itu, konsumsi fruktosa yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi terhadap leptin. Leptin adalah hormon penting yang mengatur rasa lapar dan memberitahu tubuh Anda untuk berhenti makan. Ketika hormon leptin terganggu maka kita bisa menjadi mudah lapar dan nafsu makan bisa meningkat. Dampak lebih membahayakan lagi ketika orang tidak bisa mengontrol makanan yang dikonsumsi maka orang tersebut bisa menderita obesitas. Dan orang yang menderita obesitas lebih beresiko terkena berbagai macam penyakit. Seperti dilansir dari BBC, sebuah penelitian terhadap hampir 17.000 pasien di rumah sakit di Inggris yang mengalami obesitas, dengan indeks masa tubuh (BMI) lebih dari 30, mempunyai risiko meninggal 33 persen lebih besar dibandingkan seseorang dengan berat badan ideal atau tidak obesitas.

  1. Dapat mengganggu organ jantung

Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan kadar insulin dalam aliran darah. Kondisi tersebut dapat membuat dinding arteri meradang. Sehingga, dinding arteri jadi lebih tebal dan lebih kaku. Saat dinding arteri tebal dan kaku, jantung rentan stres dan lambat laun kesehatan sistem pembuluh darah secara keseluruhan terganggu.

  1. Meningkatkan resiko diabetes

Semakin banyak gula yang dikonsumsi, semakin meningkat pula berat badan Anda. Seperti kita ketahui, obesitas atau berat badan berlebih adalah asal mula dari berbagai masalah kesehatan, salah satunya diabetes mellitus tipe 2 yang merupakan dampak dari konsumsi gula berlebih.

  1. Merusak pankreas

Dalam kondisi normal, saat Anda mengonsumsi asupan yang mengandung gula, pankreas akan memompa insulin. Akan tetapi, konsumsi gula berlebihan dapat membuat respons tubuh pada insulin terganggu. Dengan demikian, konsumsi gula berlebihan mengakibatkan pankreas kerap bekerja ekstra untuk memompa lebih banyak insulin.

  1. Merusak fungsi otak

Glukosa adalah sumber bahan bakar utama agar tubuh bisa berfungsi dengan baik. Pankreas menghasilkan insulin untuk mengubah glukosa dari makanan menjadi energi. Pada orang yang resistensi insulin, sel tidak merespons insulin dengan baik, sehingga pankreas memproduksi lebih banyak hormon. Akhirnya, pankreas gagal untuk bekerja semestinya. Tanpa respons insulin, kadar gula dalam aliran darah meningkat, yang bisa merusak ginjal dan organ lain, termasuk otak.

Namun, kelebihan kadar glukosa berbahaya bagi kerja otak. Penelitian menunjukkan bahwa pasien diabetes tipe 2 mengalami penurunan volume otak sebanyak 0,5-2 persen dibandingkan orang tanpa diabetes, yang setara dengan 2-5 tahun penuaan secara normal. Jika terjadi terus menerus selama jangka panjang, kondisi ini bisa memicu demensia dan penyakit Alzheimer.

  1. Penuaan dini

Gula menempel pada protein dalam aliran darah dan menciptakan molekul berbahaya yang disebut “AGE’s”. Molekul-molekul itu telah terbukti dapat merusak kolagen dan elastin di kulit Anda. Oleh karena itu, bahaya gula yang dikonsumsi berlebih bisa menyebabkan penuaan dini dan membuat kulit Anda terlihat lebih kendur.

  1. Mempercepat peburunan kognitif

Diet tinggi gula menyebabkan gangguan memori serta meningkatkan risiko seseorang mengalami demensia. Gangguan ini ditandai dengan penurunan daya ingat atau kondisi di mana seseorang kesulitan untuk mengingat sesuatu dari memorinya. Studi terkini yang dimuat dalam “Journal of the Americal Medical Association” menyebut, risiko demensia akan berkurang hingga sepertiganya bila seseorang menjalani gaya hidup yang sehat.

  1. Menyebabkan gagal ginjal

Kadar gula darah yang tinggi dan tak terkendali (pada kasus diabetes), dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius pada organ-organ dalam tubuh. Salah satunya adalah ginjal. Kerusakan ginjal akibat gula darah tinggi ini dalam medis disebut nefropati diabetik.

Lalu, bagaimana gula darah tinggi bisa menyebabkan nefropati diabetik? Begini, setiap ginjal memiliki sekitar 1 juta nefron, yaitu struktur kecil yang menyaring sisa kotoran dari darah. Nah, diabetes dapat menyebabkan nefron menebal dan menimbulkan bekas luka. Akibatnya, kemampuan nefron untuk menyaring sisa kotoran dan mengeluarkan cairan dari tubuh pun menurun. Hal ini mengakibatkan bocornya sejenis protein bernama albumin dalam urine, yang merupakan salah satu gejala dari nefropati diabetik.

Kementerian Kesehatan RI menganjurkan agar setiap orang membatasi konsumsi gula sebanyak 50 gram per hari atau setara dengan 5–9 sendok teh. Sementara itu, menurut American Heart Association (AHA), batas maksimal konsumsi gula adalah 24 miligram per hari atau setara 6 sendok teh.

Ada baiknya mulai dari sekarang batasi konsumsi gula seperti yg disarankan agar bisa menikmati hari-hari dengan kualitas kesehatan yang baik. Inilah 9 bahaya konsumsi berlebih, semoga informasi ini bermanfaat untuk anda dan mari biasakan pola hidup sehat dari sekarang

Informasi ini bisa anda dapatkan dalam bentuk video di channel Youtube kami Yacona Herbal di https://www.youtube.com/channel/UCtw14NW9xSFGZnwqWzToq9A

Jangan lupa untuk like, komen, share dan subscribe ya?

Terima kasih, semoga bermanfaat

 

SOURCE

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3625583/memahami-pengaruh-buruk-gula-bagi-kesehatan

https://www.klikdokter.com/penyakit/demensia

https://health.kompas.com/read/2020/03/06/195800268/10-bahaya-kelebihan-gula-rusak-tubuh-dari-ujung-kepala-sampai-kaki?page=all

Alasan Orang dengan Obesitas Lebih Berisiko Tinggi jika Terinfeksi Virus Corona (kompas.com)

https://diabetasol.com/id/news-detail/benarkah-diabetes-bisa-mengurangi-fungsi-otak-

https://www.halodoc.com/artikel/tingginya-kadar-gula-darah-bisa-merusak-ginjal-benarkah