YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

MENCEGAH GULA DARAH TINGGI DENGAN MENJAGA BERAT BADAN

Apa hubungan antara gula darah tinggi dengan berat badan? Ternyata ada lho hubungan antara diabetes dengan berat badan yang tidak terjaga. Memiliki berat badan berlebih dan gula darah tinggi atau diabetes meningkatkan resiko tubuh untuk mengalami berbagai komplikasi penyakit berbahaya. Ada banyak penyakit yang timbul akibat berat badan berlebih dan dengan adanya diabetes maka resiko tersebut bisa naik dua kali lipat. Maka dari itu pasien diabetes diharapkan untuk mulai menerapkan beberapa cara agar bisa menurunkan berat badan.

Target dari menurunkan berat badan adalah membakar lebih banyak kalori dari yang masuk setiap harinya. Bagaimana caranya?

 

Pastikan waktunya dulu

Membuat target diet dalam waktu cepat atau instan tidak pernah bisa berhasil. Diet juga harus dibuat dengan target waktu yang tepat. Kehilangan asupan makanan secara beresiko mendadak membuat sistem metabolisme tubuh rusak dan tidak bekerja maksimal.

Buatlah diary makanan

Diary makanan dimaksudkan untuk membuat daftar makanan yang akan dimakan dan yang sudah dimakan. Ini untuk memantau berapa kalori yang keluar masuk ke dalam tubuh secara teratur. Dengan melihat lagi daftar makanan yang telah dimakan dan direncanakan akan dimakan membuat kebiasaan makan sembarangan juga jadi berkurang.

Makan secara perlahan

Makan terburu-buru tidak hanya membuat pencernaan bekerja lebih keras tetapi juga mencegah tubuh untuk mengelola berat badan. Butuh waktu 20 menit untuk perut merasa benar-benar kenyang. Jadi makanlah secara perlahan agar perut bisa benar-benar mencerna makanannya lalu merasa kenyang tepat waktu.

Jangan melewatkan waktu makan

Siapa sangka ternyata melewatkan waktu makan bukannya menurunkan berat badan malah membuat berat badan sulit turun. Orang-orang yang melewatkan waktu makan lebih sedikit menurunkan berat badan dibandingkan mereka yang rutin makan tiga kali sehari. Kenapa? Karena pada saat melewatkan satu kali makan, tubuh secara tidak sadar menginginkan makanan lebih di jam makan berikutnya.

Membuat makanan sendiri

Ini ternyata lebih efektif untuk mengontrol jumlah kalori masuk. Dengan mempersiapkan sendiri makanan yang akan dimakan maka porsi dan jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh juga jadi lebih terkontrol.

Makan 5-9 macam buah dan sayuran

Mungkin terdengar banyak tetapi ternyata ini cukup untuk membantu menurunkan berat badan. Buah dan sayuran memiliki nutrisi lengkap yang menyehatkan, rendah kalori dan membuat perut kenyang lebih lama. Sangat efektif bukan?

Minum air putih

Perbanyaklah minum air putih 5-8 gelas dalam sehari adalah jumlah minimal yang dibutuhkan tubuh. Air membantu melarutkan lemak dalam tubuh, mengeluarkan racun-racun tidak berguna dan menjaga tubuh tetap ternutrisi sepanjang hari. Air putih tidak mengandung kalori jadi tidak akan menambah berat badan. Disarankan pula untuk minum segelas air putih sebelum makan untuk membantu menekan keinginan makan lebih banyak.

Snack

Tentang snack mungkin banyak yang menyarankan untuk mencari snack sehat di sela-sela waktu makan. Memang benar, daripada cokelat atau gorengan, sebaiknya ganti camilan dengan sayuran atau buah-buahan yang rendah kalori dan menyehatkan.

Aktifitas fisik

Rajin-rajinlah bergerak karena inilah yang dapat membakar kalori. Berjalan kaki, bersepeda atau lari-lari kecil dapat mempercepat pembakaran kalori dalam tubuh. Mulailah untuk beraktifitas fisik setiap hari setidaknya 30 menit sehari.

Nah, sekarang buatlah daftar ini lalu tempelkan di tempat yang mudah terlihat untuk membantu diri sendiri dan keluarga dalam menurunkan berat badan.

 

Baca juga: DAFTAR MAKANAN UNTUK MENJAGA GULA DARAH NORMAL

MENGENAL DIABETES DARI GEJALA, KOMPLIKASI SAMPAI PENCEGAHANNYA SEBELUM OBAT

Ada banyak cara untuk mengendalikan diabetes dan tidak selalu berhubungan dengan obat, tapi bisa dengan perubahan gaya hidup. Sayangnya terkadang orang terlambat menyadari tentang diabetes dan justru mendapat penanganan setelah kondisinya lebih parah. Maka jauh sebelumnya sebaiknya semua orang mengenal dahulu gejalanya agar jadi lebih waspada. Namun jika ternyata sudah didiagnosis dengan diabetes bukan berarti lalu merasa putus asa begitu saja. Pasien diabetes masih bisa melakukan beberapa metode pengobatan atau mengonsumsi obat diabetes sesuai anjuran dokter. Mengikuti aturan dokter dalam mengonsumsi obat dan melakukan perubahan gaya hidup dapat menghindarkan diri dari resiko komplikasi diabetes.

Nah, untuk lebih lengkapnya tentang gejala, komplikasi serta penanganan untuk pasien diabetes berikut ini adalah beberapa penjelasan sederhananya.

 

Gejala diabetes

Salah satu gejala diabetes yang sering tidak disadari adalah sering tiba-tiba merasa lapar.  Rasa lapar dan keinginan untuk makan terus tersebut akan terasa lebih dari sekedar rasa lapar yang dirasakan orang-orang tanpa diabetes. Selain lapar, pasien diabetes juga mudah merasa haus dan ingin minum terus. Karena kebutuhan untuk minum meningkat maka pasien diabetes akan sering buang air kecil.

Meskipun sering lapar dan haus, pasien diabetes akan menunjukan tanda-tanda penurunan berat badan mendadak secara ekstrim. Penurunan berat badan ini biasanya tidak terlalu dirasakan sampai akhirnya tubuh pasien terlihat lebih kurus.

Nah, jika sudah sampai tahap yang lebih parah, pasien diabetes akan menunjukan gejala-gejala lain seperti sakit kepala ekstrim, kaki dan tangan yang mulai mati rasa sampai gangguan masalah seksual.

Ketika tubuh mulai menunjukan tanda-tanda demikian, segera lakukan pengecekan gula darah atau konsultasikan ke dokter terpercaya.

Komplikasi

Pasien diabetes harus mulai mempertimbangkan berbagai gaya hidup baru, konsumsi makanan sehat, obat yang tepat dan olahraga teratur demi terhindar dari komplikasi. Komplikasi pada pasien diabetes sebenarnya bisa cukup parah dan akan sampai membahayakan nyawa jika tidak segera diobati dengan tepat. Apa sajakah komplikasi tersebut?

Karena kadar gula darah yang tinggi, pasien diabetes yang terluka sulit sekali untuk sembuh atau sembuh dalam waktu lama. Luka yang terbuka dan tidak segera ditangani akan menimbulkan berbagai infeksi dan menumpuknya kotoran yang berbahaya karena itulah harus bersungguh-sungguh dalam menjaga tubuhnya agar terhindar dari luka. Luka pada pasien diabetes juga harus diobati dengan cara yang tepat sehingga ada beberapa dokter yang khusus menawarkan mengobati luka pasien diabetes.

Komplikasi lainnya adalah neuropathy. Neuropathy adalah gangguan syaraf yang terjadi akibat diabetes. Seseorang yang mengalami neuropathy sering merasa mati rasa atau kesemutan di beberapa bagian seperti kaki atau tangan. Ini berbahaya karena akan menyebabkan pasien tidak sadar ketika ada luka pada kaki dan tangannya.

Selain neuropathy ada juga komplikasi yang menyerang ginjal yaitu diabetes nephropathy. Tidak hanya menyerang syaraf serta ginjal, diabetes akan menyerang organ-organ lain dalam tubuh seperti jantung dan mata yang akan berakibat pada serangan jantung dan kebutaan.

Karena komplikasi yang begitu banyak dan bahkan bisa membahayakan nyawa, pasien diabetes harus benar-benar melakukan berbagai metode pengobatan yang disarankan dokter, termasuk mengonsumsi obat diabetes rutin dan perubahan gaya hidup secara menyeluruh.

Pencegahan diabetes

Karena mencegah lebih baik daripada mengobati maka mari mencari tahu bagaimana mencegah penyakit diabetes sejak awal. Sebenarnya sederhana saja yaitu dengan memulai gaya hidup sehat. Apa sajakah yang harus dilakukan? Mulai dulu dengan membiasakan diri mengonsumsi makan-makanan sehat, mengontrol konsumsi makanan cepat saji, menghindari rokok serta minuman beralkohol, dan melakukan olahraga secara rutin. Yang tak kalah pentingnya adalah pergi ke dokter setiap beberapa waktu sekali. Kenapa? Karena dengan rutin melakukan check-up ke dokter akan lebih cepat diketahui jika ada yang bermasalah dalam tubuh dan dapat segera tertangani.

Mengingat diabetes adalah penyakit yang cukup berbahaya untuk tubuh, maka penting sekali untuk segera menyadari gejalanya dan mencari cara untuk menyembuhkan sebelum terjadi komplikasi. Jika perlu lakukan pencegahan sejak awal.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/cara-agar-pasien-diabetes-bisa-merawat-diri-sendiri-selain-dengan-obat/

OBAT METABOLIC SYNDROME ALAMI YANG BERHUBUNGAN DENGAN DIABETES

Obat untuk metabolic syndrome ternyata tidak berbeda dengan obat untuk pasien diabetes baik itu dengan cara alami atau konvensional. 85 orang orang dengan diabetes tipe 2 mengalami metabolic syndrome. Kondisi ini menyebabkan orang tersebut memiliki resiko lebih tinggi mengalami serangan jantung dibandingkan orang yang memiliki diabetes tipe 2 tanpa metabolic syndrome. Maka dari itu obat diabetes alami biasanya juga digunakan untuk mengobati kondosi metabolic syndrome. Ada suplemen dari bahan alami yang bisa dijadikan obat diabetes, ada pula cara alami selain dengan obat dan metode pengobatan konvensional untuk orang-orang dengan metabolic syndrome.

 

Suplemen alami

Suplemen alami yang biasa digunakan untuk obat diabetes adalah ginseng dan pare. Dalam penelitian yang dibuktikan di tahun 2009 menunjukan jika ginseng dan pare biasa digunakan sebagai pengobatan Cina untuk mengatasi metabolic syndrome. Pare dan ginseng akan mengendalikan glukosa dalam darah dan metabolism lipid yang secara langsung juga akan mempengaruhi penurunan berat badan.

Selain ginseng dan pare, ada juga basil. Dari Department of Home Science at Azad University of Agriculture and Technology, India, yang melakukan penelitian untuk melihat bagaimana peran basil pada glukosa darah dan kadar kolesterol tubuh. Ternyata basil akan memberi banyak perbaikan pada kemampuan tubuh untuk mengontrol glukosa serta sedikit perbaikan pada kadar kolesterol dalam tubuh. Banyak yang kemudian menyarankan penggunaan basil sebagai obat diabetes alami atau komplikasi lain yang disebabkan metabolic syndrome.

Ada pula suplemen berbahan spirulina. Dalam spirulina terkandung phycocyanin yaitu semacam pigmen yang ditemukan para ahli. Pigmen ini mengandung efek anti-hipertensi yang bisa menurunkan tekanan darah. Para penelit dari Jepang menyebutkan bahwa konsumsi alga hijau biru akan mengembalikan masalah metabolic syndrome akibat disfungsi endothelial.

Cara alami

Tujuan utama dari pengobatan metabolic syndrome adalah menurunkan berat badan pasien. Essential oil seperti grapefruit, cinnamon dan jahe adalah essential oil paling berpengaruh dalam penurunan berat badan. Essential oil dari grapefruit akan mengaktfikan enzim yang membantu tubuh untuk memecah lemak. Minyak dari cinnamon telah terbukti mampu mengendalikan kadar gula darah dan GTF atau glucose tolerance factor. Cinnamon adalah obat yang paling banyak diandalkan untuk pasien diabetes yang ingin mengendalikan penyakitnya dengan cara alami.

Minyak dari jahe memiliki kemampuan yang lebih lagi karena dapat membantu mengurangi keinginan makan makanan manis dan mengurangi inflamasi yang terjadi dalam tubuh. Essential oil dari jahe akan membantu mengurangi berat badan juga karena salah satu kunci dari pengurangan berat badan adalah mengurangi inflamasi dan mendorong agar tubuh menyerap nutrisi dengan lebih baik.

Jangan lupa juga untuk menghilangkan lemak-lemak yang ada di bagian perut. Salah satu cara untuk menghilangkan lemak perut adalah dengan burst training. Namun jika tidak mampu melakukan burst training bisa dicoba dengan 30 menit untuk moderate intensity exercise seperti jalan cepat.

Jangan lupa untuk melakukan diet dan olahraga demi menurunkan berat badan. Menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi resistensi insulin dan tekanan darah, sehingga sistem metabolism tubuh dapat lebih terkontrol.

Yang paling penting adalah menjaga gaya hidup sehat dengan tidak merokok. Rokok akan memperparah kondisi metabolic syndrome sekaligus meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/mengenal-tentang-metabolic-syndrome-dan-resikonya-bagi-pasien-diabetes/

KONSUMSI OBAT DIABETES GENERIK DAN DIET SEHAT UNTUK DIABETES

Diet sehat diabetes

Demi menjaga kesehatan dan mendapat kesembuhan, pengidap diabetes tidak hanya diharuskan mengonsumsi obat diabetes generik. Pengidap diabetes juga diharapkan melakukan diet sehat setiap hari. Diet diabetes bagi pengidap diabetes berfungsi untuk menjaga kadar gula darah tetap dalam batas normal, meningkatkan kerja tubuh dan menambah daya tahan tubuh. Pengidap diabetes juga diharapkan mengatur pola makan untuk menghindari obesitas karena obestitas bagi pengidap diabetes merupakan sumber penyakit dan meningkatkan resiko komplikasi. Mengatur pola makan dalam bentuk diet sehat tetap harus dibawah pengawasan dokter karena beberapa pengidap diabetes juga harus mengonsumsi obat diabetes generik secara rutin. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pola diet sehat untuk diabetes adalah seperti berikut ini.

 

Karbohidrat kompleks dan makanan berserat tinggi

Karbohidrat dikenal sebagai musuh utama pengidap diabetes karena akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Maka makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah makanan dengan karbohidrat kompleks dan makanan berserat tinggi. Makanan yang memiliki karbohidrat kompleks dan makanan berserat tinggi akan dicerna lebih lambat dalam tubuh sehingga tetap menjaga kadar gula darah tetap stabil dan tubuh kenyang lebih lama. Akan lebih baik bagi pengidap diabetes untuk memperbanyak konsumsi nasi merah, makanan dari gandum utuh dan sereal di samping tetap menggunakan obat diabetes generik.

Pilih-pilih gula

Pengidap diabetes tidak dilarang untuk memakan makan-makanan manis sama sekali. Yang harus diperhatikan adalah bagiamana mengatur jumlah asupan gula yang masuk ke dalam tubuh. Konsumsi makanan manis justru dianjurkan pada saat jam makan, bukan di sela-sela jam makan. Kurangi jumlah makanan utamanya jika ingin menambah makanan manis sebagai makanan penutup karena makanan manis akan menambah karbohidrat yang masuk. Batasi jumlahnya hanya secukupnya saja. Hindari pula minuman bersoda dan minuman beralkohol karena mengandung jumlah gula yang cukup tinggi.

Mengatur jadwal makan harian

Bagi pengidap diabetes disertai konsumsi obat diabetes generik wajib hukumnya mengatur pola makan harian dalam jadwal yang teratur. Diet diabetes bukan melaparkan diri, namun mengatur jadwal makan dan jumlah asupan makanan yang sesuai gizi seimbang setiap harinya. Ketentuan dan cara mengatur jadwal makan sebagai salah satu program diet sehat diabetes akan dibahas diartikel berikutnya.

Sumber: webkesehatan.com

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/5990-2/

Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2

Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2
Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 yang merupakan bentuk paling umum dari diabetes. Diabetes dengan tipe ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk diantaranya faktor-faktor gaya hidup dan gen. Berikut diuraikan beberapa faktor penyebab diabetes tipe 2.

Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2

Kegemukan, Obesitas, dan Kurang Aktivitas Fisik

Anda lebih beresiko terkena diabetes tipe 2 jika mengalami kelebihan berat badan, obesitas dan kurang berolahraga atau beraktifitas fisik. Kelebihan berat badan dapat memicu resistensi insulin. Lokasi lemak tubuh juga membuat perbedaan. Lemak perut yang berlebihan bersiko terhadap resistensi insulin, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung dan pembuluh darah. Untuk melihat apakah berat badan anda menempatkan anda pada risiko untuk diabetes tipe 2, cek Body Mass Index (BMI) anda.

Sebagai gambaran, anda dapat melihat pada Body Mass Index (BMI). Jika perhitungan > 23,0 maka anda kelebihan berat badan. Dan jika > 24,9 anda mengalami obesitas.

Resistensi Insulin

Diabetes tipe 2 biasanya dimulai dengan resistensi insulin. Suatu kondisi di mana otot, hati, dan lemak sel tidak menggunakan insulin dengan baik. Akibatnya, tubuh anda membutuhkan lebih banyak insulin untuk membantu glukosa memasuki sel. Pada awalnya, pankreas membuat lebih banyak insulin untuk memenuhi permintaan tubuh. Seiring waktu, pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin. Dan pada akhirnya kadar glukosa darah meningkat.

Gen dan Sejarah Keluarga

Seperti halnya dalam diabetes tipe 1, gen-gen tertentu dapat membuat anda lebih beresiko terserang diabetes tipe 2. Penyakit ini cenderung terjadi pada kelompok ras atau etnis tertentu seperti Afrika Amerika, Alaska, Indian Amerika, Amerika Asia, Hispanik, Hawai.

Gen juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dengan meningkatkan kecenderungan seseorang untuk mengalami kelebihan berat badan ataupun obesitas.

Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2
Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2
Mutasi Genetik

diabetes monogenik disebabkan oleh mutasi, atau perubahan, dalam sebuah gen tunggal. Perubahan ini biasanya melalui keluarga, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa mutasi gen yang terjadi sendiri. Sebagian besar mutasi gen ini menyebabkan diabetes dengan membuat pankreas kurang mampu membuat insulin.

Jenis yang paling umum dari diabetes monogenik adalah diabetes neonatal dan maturity-onset diabetes of the young (MODY). diabetes neonatal terjadi pada 6 bulan pertama kehidupan. Dokter biasanya mendiagnosa MODY selama masa remaja atau awal masa dewasa. Terkadang penyakit ini tidak didiagnosis sampai di kemudian hari.

Cystic fibrosis menghasilkan lendir tebal yang menyebabkan jaringan parut di pankreas. jaringan parut ini dapat menghambat pankreas dalam memproduksi insulin.

Hemochromatosis menyebabkan tubuh menyimpan terlalu banyak zat besi. Jika penyakit ini tidak diobati, zat besi dapat merusak pankreas dan organ lainnya.

Penyakit Hormonal

Beberapa penyakit hormonal menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak hormon tertentu, yang kadang-kadang menyebabkan resistensi insulin dan diabetes.

  • Sindrom Cushing terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak kortisol (hormon stres).
  • Akromegali terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak hormon pertumbuhan.
  • Hipertiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid.
Kerusakan Pankreas

Pankreatitis, kanker pankreas, dan trauma semua bisa membahayakan sel-sel beta atau membuat mereka kurang mampu memproduksi insulin, yang mengakibatkan diabetes. Jika pankreas yang rusak dihapus, diabetes akan terjadi karena hilangnya sel beta.

Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2
Ini Dia Faktor Penyebab Diabetes Tipe 2
Obat-obatan

Obat-obatan tertentu dapat membahayakan sel-sel beta atau mengganggu produksi insulin. Ini termasuk. Konsultasikan obat-obatan yang anda konsumsi dengan dokter anda.

Semoga bermanfaat.

Awas! Bahaya Resistensi Insulin Mengancam

Awas! Resistensi Insulin Mengancam

Masih banyak orang yang belum “aware” dengan istilah resistensi insulin. Apa sih resistensi insulin itu? Resistensi insulin ini dianggap sebagai salah satu cikal bakal diabetes. Resistensi insulin adalah kondisi di mana hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas tidak dapat mendistribusikan gula dalam darah ke dalam sel-sel tubuh secara maksimal.

Awas! Bahaya Resistensi Insulin Mengancam

Secara sederhananya seperti ini : karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi gula / glukosa. Lalu glukosa akan didistribusikan ke oleh insulin seluruh sel-sel tubuh melalui aliran darah. Nah… ketika insulin tidak dapat bekerja secara maksimal mengantarkan glukosa ke dalam sel-sel tubuh, maka kadar gula dalam darah akan terus meningkat.

Oleh karena itu, salah satu gejala dari diabetes yang paling sering adalah seringnya penderita merasa lemas dan lapar. Hal ini terjadi karena tubuh merasa belum mendapat energi dari makanan, padahal sebenarnya hormon insulinlah yang tidak bisa mengantarkan gula dalam darah ke dalam sel tubuh menjadi energi, sehinga penderita merasa lemas.

Tahukah anda? Resistensi insulin sering kali dihubungkan dengan banyak penyakit, seperti diabetes, kolesterol, tekanan darah tinggi, penyakit jantung  kardiovaskuler, hipertensi, dan kemandulan.

Apa faktor penyebabnya?

Awas! Bahaya Resistensi Insulin Mengancam

Faktor penyebab resistensi tersebut antara lain kegemukan, diet dengan konsumsi tinggi karbohidrat, kurang gerak atau olahraga disinyalir menjadi penyebab resistensi insulin. Selain itu ada juga dari faktor usia dan riwayat kesehatan. Jadi, untuk anda yang sering atau mengalami beberapa hal tersebut lebih baik untuk waspada dan menanggulanginya sejak dini. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Bagaimana bila sudah terlanjur mengalaminya?

Untuk anda yang sudah terlanjur mengalami resistensi terhadap insulin dan kerusakan pankreas, anda masih bisa melakukan banyak hal. Antara lain dengan melakukan gaya hidup sehat, diet sehat dengan gizi seimbang, melakukan olahraga secara rutin sesuai kemampuan, istirahat yang cukup, mengelola stress, mengkonsumsi herbal atau obat untuk menjaga agar kadar gula darah dapat terkontrol.

Awas! Bahaya Resistensi Insulin Mengancam

Mari biasakan hidup sehat dan sayangi tubuh anda.

Semoga bermanfaat