YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

OBAT DIABETES HERBAL DARI JAHE DAN GREEN TEA

JAHE DAN GREEN TEA DALAM OBAT DIABETES HERBAL

Mari mencoba variasi dari obat herbal untuk diabetes yaitu jahe dengan green tea, herbal paling banyak digunakan untuk kesehatan. Semua orang tahu bahwa teh, terutama green tea, adalah herbal yang berperan dalam menyehatkan tubuh salah satunya adalah untuk pasien diabetes. Jahe juga sudah dipercaya lama sebagai obat untuk pasien diabetes karena selain mengendalikan gula darah ada banyak manfaat lain dari jahe yang bisa ditemukan. Nah, kali ini akan dibahas tentang bagaimana manfaat jahe dan green tea sebagai obat herbal tidak hanya diabetes namun berbagai masalah kesehatan yang mengganggu lainnya.

 

Manfaat jahe dan green tea untuk obat diabetes herbal

Untuk membuktikan manfaat green tea dan jahe ketika digunakan sebagai obat herbal untuk pasien diabetes maka dilakukan penelitian dimana para subjek penelitian diberi satu gram jahe tiga kali sehari selama delapan minggu. Hasilnya, para peserta penelitian menunjukan penurunan gula darah yang cukup signifikan. Dalam penelitian ini disebutkan bahwa jahe bisa mengatur kadar gula darah karena menghalangi enzim yang bertugas memecah glycogen sehingga gula darah tidak cepat melonjak. Dengan hanya satu gram ternyata cukup untuk memberi perubahan pada kondisi gula darah pasien. Ini menunjukan bahwa peran jahe ternyata sangat besar bagi pasien diabetes apalagi jika ditambahkan dalam green tea.

Green tea mengandung antioksidan tinggi yang bisa menjaga kekebalan tubuh serta efek buruk radikal bebas di luar sana.

Mengurangi inflamasi

Jahe dan green tea sama-sama memiliki kandung anti-inflamasi yang bisa meringankan rasa sakit pada otot dan persendian yang berhubungan dengan arthritis, kram menstruasi, dan reaksi inflamasi lainnya.

Menurunkan berat badan

Green tea medorong tubuh untuk bermetabolisme dengan lebih baik sehingga secara tidak langsung efektif dalam membantu penurunan berat badan. Obesitas menjadi penyebab diabetes yang paling umum ditemui. Pasien diabetes sangat diharapkan bisa mengendalikan berat badannya dengan diet sehat dan olahraga. Green tea termasuk bagian dari diet sehat yang disarankan karena green tea berbahan dasar herbal dan tidak mengandung obat yang berbahaya bagi kesehatan pasien diabetes.

Kesehatan jantung

Jahe ternyata adalah vasodilator yang membuka pembuluh darah dan membuat darah mengalir lebih lancar. Sebagai salah satu kondisi yang beresiko tinggi terkena serangan jantung, mengonsumsi green tea yang dicampur dengan jahe merupakan usaha menjaga kondisi dengan lebih baik. Aliran darah yang lancar dan sehat menurunkan resiko serangan jantung.

Meningkatkan imunitas

Jahe mengandung komponen alami bernama gingerol dan shogaol. Gingerol dan shogaol akan membantu sel-sel di dalam tubuh dalam melawan berbagai racun-racun yang masuk ke dalam tubuh beserta efek buruk radikal bebas yang bisa membuat tubuh cepat sakit.

Jahe dan green tea sangat mudah untuk dibuat dan ringan ketika dikonsumsi jadi tidak ada yang alasan untuk tidak mencoba obat herbal ini.

 

Baca juga: OBAT DIABETES HERBAL GABUNGAN JAHE DAN TEH

JIKA TIDAK SEGERA MENDAPATKAN OBAT, INI EFEK DARI DIABETES BAGI TUBUH

Sebagai salah satu penyakit yang sangat berbahaya, diabetes harus segera mendapat obat yang sesuai dengan resep dokter. Saat ini berbagai macam obat diabetes lebih mudah ditemukan dan tentu saja manfaatnya juga jauh lebih berlimpah. Obat diabetes tidak hanya dikhususkan untuk mengendalikan gula darah semata, tapi juga membantu menjaga kondisi tubuh dan mencegah terjadinya komplikasi. Diabetes adalah penyakit yang bisa memicu berbagai komplikasi berbahaya yang berujung pada kematian. Mengikuti aturan dokter tentang obat, diet, dan aktifitas fisik penting untuk pasien diabetes menghindari komplikasi. Komplikasi seperti apakah yang bisa berbahaya untuk pasien diabetes? Berikut ini adalah penjelasannya secara singkat.

 

Stroke

Pasien diabetes memiliki resiko terkena stroke empat kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang hidup tanpa diabetes.

Kehilangan kesadaran

Tanpa obat dan metode pengobatan yang tepat diabetes ketoacidosis akan menyebabkan pasien kehilangan kesadaran secara mendadak.

Gangguan pengelihatan, katarak, dan glaucoma

Kerusakan pada pembuluh darah pada mata akan menyebabkan berbagai gangguan pengelihatan seperti pengelihatan yang mulai terasa kabur. Jika tidak segera diatasi gangguan mata dapat berakhir dengan kebutaan.

Selain gangguan mata seperti mata kabur, diabetes juga bisa menyebabkan katarak serta glaucoma. Kemungkinan ini berkali lipat lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak memiliki diabetes sebelumnya.

Infeksi

Diabetes akan meningkatkan resiko seseorang terserang berbagai macam infeksi akibat bakteri, jamur, dan kuman yang berasal darimana saja. Dan kaki adalah bagian yang memiliki resiko paling besar di antara semua bagian anggota tubuh lainnya.

Penyakit jantung

Tekanan darah tinggi dan rusaknya pembuluh darah akan menambah beban kerja pada jantung yang sebelumnya normal, membuat resiko berbagai penyakit berhubungan dengan jantung juga semakin meningkat.

Nafas yang beraroma manis

Sebenarnya ini bukan resiko dari penyakit diabetes, tapi salah satu gejala yang patut diwaspadai karena nafas yang beraroma manis adalah pertanda tubuh mengandung keton terlalu tinggi. Salah satu komplikasi paling serius dari diabetes adalah diabetes ketoacidosis.

Malfungsi pankreas

Pankreas akan berhenti berfungsi atau berfungsi dengan sangat buruk pada pasien diabetes menyebabkan pankreas tidak dapat memproduksi insulin atau memproduksi insulin dalam jumlah sedikit, yang tidak mencukupi kebutuhan tubuh untuk mengubah glukosa menjadi energi.

Kerusakan syaraf dan pembuluh darah

Terlalu banyak glukosa yang menumpuk dalam sistem akan menyebabkan terhambatnya aliran darah. Akibat aliran darah yang terhambat ini seiring berjalannya waktu akan menyebabkan pembuluh darah menjadi rusak. Perokok dengan diabetes berada di resiko yang lebih rawan lagi.

Sementara kerusakan syaraf pada pasien diabetes biasanya lebih terasa seperti rasa sakit, ngilu atau malah mati rasa. Yang berbahaya adalah kerusakan syaraf ini bisa mengakibatkan kekeliruan pada syaraf ketika menerima rangsangan panas, dingin, dan rasa sakit sehingga semakin meningkatkan resiko untuk terluka.

Masalah pada kaki

Diabetes akan meningkatkan resiko munculnya callusel, infeksi dan berbagai luka lainnya pada bagian kaki. Hal ini mungkin terjadi ketika syaraf perasa pada kaki mengalami kerusakaan akibat gula darah tinggi serta berkurangnya aliran darah ke kaki.

Kulit kering dan pecah-pecah

Gula darah yang tidak terkontrol akan mengakibatkan tubuh kehilangan cairan dengan sangat cepat. Salah satu bagian yang terdampak adalah kulit yang akan menjadi lebih rapuh, mudah pecah dan kering terutama di bagian kaki.

Ketoacidosis

Hasil dari kurangnya insulin adalah tubuh akan menggunakan hormone lain untuk mengubah lemak menjadi energi. Proses mengubah lemak jadi energi ini yang menjadikan tubuh mengandung asam racun tinggi bernama keton. Memiliki banyak keton dalam tubuh sangat membahayakan nyawa. Maka ketoacidosis adalah resiko diabetes paling berbahaya yang jika tidak segera mendapat obat dapat berakhir pada kematian.

Obat diabetes hanya satu dari sekian banyak cara untuk mengatasi diabetes. Namun tanpa obat diabetes yang sesuai resep dokter, penyakit diabetes bisa menjadi kondisi yang membahayakan nyawa.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-diabetes-herbal-dan-alami-yang-lebih-aman-dari-metformin/

MENGENAL DIABETES DARI GEJALA, KOMPLIKASI SAMPAI PENCEGAHANNYA SEBELUM OBAT

Ada banyak cara untuk mengendalikan diabetes dan tidak selalu berhubungan dengan obat, tapi bisa dengan perubahan gaya hidup. Sayangnya terkadang orang terlambat menyadari tentang diabetes dan justru mendapat penanganan setelah kondisinya lebih parah. Maka jauh sebelumnya sebaiknya semua orang mengenal dahulu gejalanya agar jadi lebih waspada. Namun jika ternyata sudah didiagnosis dengan diabetes bukan berarti lalu merasa putus asa begitu saja. Pasien diabetes masih bisa melakukan beberapa metode pengobatan atau mengonsumsi obat diabetes sesuai anjuran dokter. Mengikuti aturan dokter dalam mengonsumsi obat dan melakukan perubahan gaya hidup dapat menghindarkan diri dari resiko komplikasi diabetes.

Nah, untuk lebih lengkapnya tentang gejala, komplikasi serta penanganan untuk pasien diabetes berikut ini adalah beberapa penjelasan sederhananya.

 

Gejala diabetes

Salah satu gejala diabetes yang sering tidak disadari adalah sering tiba-tiba merasa lapar.  Rasa lapar dan keinginan untuk makan terus tersebut akan terasa lebih dari sekedar rasa lapar yang dirasakan orang-orang tanpa diabetes. Selain lapar, pasien diabetes juga mudah merasa haus dan ingin minum terus. Karena kebutuhan untuk minum meningkat maka pasien diabetes akan sering buang air kecil.

Meskipun sering lapar dan haus, pasien diabetes akan menunjukan tanda-tanda penurunan berat badan mendadak secara ekstrim. Penurunan berat badan ini biasanya tidak terlalu dirasakan sampai akhirnya tubuh pasien terlihat lebih kurus.

Nah, jika sudah sampai tahap yang lebih parah, pasien diabetes akan menunjukan gejala-gejala lain seperti sakit kepala ekstrim, kaki dan tangan yang mulai mati rasa sampai gangguan masalah seksual.

Ketika tubuh mulai menunjukan tanda-tanda demikian, segera lakukan pengecekan gula darah atau konsultasikan ke dokter terpercaya.

Komplikasi

Pasien diabetes harus mulai mempertimbangkan berbagai gaya hidup baru, konsumsi makanan sehat, obat yang tepat dan olahraga teratur demi terhindar dari komplikasi. Komplikasi pada pasien diabetes sebenarnya bisa cukup parah dan akan sampai membahayakan nyawa jika tidak segera diobati dengan tepat. Apa sajakah komplikasi tersebut?

Karena kadar gula darah yang tinggi, pasien diabetes yang terluka sulit sekali untuk sembuh atau sembuh dalam waktu lama. Luka yang terbuka dan tidak segera ditangani akan menimbulkan berbagai infeksi dan menumpuknya kotoran yang berbahaya karena itulah harus bersungguh-sungguh dalam menjaga tubuhnya agar terhindar dari luka. Luka pada pasien diabetes juga harus diobati dengan cara yang tepat sehingga ada beberapa dokter yang khusus menawarkan mengobati luka pasien diabetes.

Komplikasi lainnya adalah neuropathy. Neuropathy adalah gangguan syaraf yang terjadi akibat diabetes. Seseorang yang mengalami neuropathy sering merasa mati rasa atau kesemutan di beberapa bagian seperti kaki atau tangan. Ini berbahaya karena akan menyebabkan pasien tidak sadar ketika ada luka pada kaki dan tangannya.

Selain neuropathy ada juga komplikasi yang menyerang ginjal yaitu diabetes nephropathy. Tidak hanya menyerang syaraf serta ginjal, diabetes akan menyerang organ-organ lain dalam tubuh seperti jantung dan mata yang akan berakibat pada serangan jantung dan kebutaan.

Karena komplikasi yang begitu banyak dan bahkan bisa membahayakan nyawa, pasien diabetes harus benar-benar melakukan berbagai metode pengobatan yang disarankan dokter, termasuk mengonsumsi obat diabetes rutin dan perubahan gaya hidup secara menyeluruh.

Pencegahan diabetes

Karena mencegah lebih baik daripada mengobati maka mari mencari tahu bagaimana mencegah penyakit diabetes sejak awal. Sebenarnya sederhana saja yaitu dengan memulai gaya hidup sehat. Apa sajakah yang harus dilakukan? Mulai dulu dengan membiasakan diri mengonsumsi makan-makanan sehat, mengontrol konsumsi makanan cepat saji, menghindari rokok serta minuman beralkohol, dan melakukan olahraga secara rutin. Yang tak kalah pentingnya adalah pergi ke dokter setiap beberapa waktu sekali. Kenapa? Karena dengan rutin melakukan check-up ke dokter akan lebih cepat diketahui jika ada yang bermasalah dalam tubuh dan dapat segera tertangani.

Mengingat diabetes adalah penyakit yang cukup berbahaya untuk tubuh, maka penting sekali untuk segera menyadari gejalanya dan mencari cara untuk menyembuhkan sebelum terjadi komplikasi. Jika perlu lakukan pencegahan sejak awal.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/cara-agar-pasien-diabetes-bisa-merawat-diri-sendiri-selain-dengan-obat/

SELAIN OBAT, INI OLAHRAGA SEDERHANA UNTUK MENYEHATKAN PASIEN DIABETES

Dokter selalu menyarankan kepada pasien diabetes untuk rutin mengonsumsi obat, memulai diet sehat dan melakukan aktifitas fisik rutin. Menurut Diabetes UK waktu duduk yang lebih sedikit dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk beraktifitas lain adalah cara efektif untuk mencegah diabetes tipe 2. Aktifitas fisik rutin juga membantu mengatur berat badan jadi lebih mudah. Berat badan yang terkendali juga salah satu bentuk pencegahan diabetes tipe 2 dan menjaga agar resiko komplikasi juga lebih rendah.

Tetapi tentu saja ada begitu banyak aktifitas fisik yang bisa dilakukan dan masing-masing memiliki tingkat kesulitannya sendiri-sendiri. Sama seperti memilihkan obat diabetes, setiap olahraga juga harus disesuaikan dengan kondisi individunya. Sebenarnya bentuk-bentuk olahraga untuk pasien diabetes bisa mulai dengan ikuti program olahraga, olahraga berat atau hanya latihan kecil di sekitar rumah.

 

Olahraga yang direkomendasikan

Diabetes UK merekomendasikan berjalan kaki, sepeda dan berenang sebagai olahraga ringan dan lari, olahraga permainan, dan fitness sebagai bentuk olahraga berat. Sedangkan aktifitas fisik yang bisa dipertimbangkan lain seperti berkebun, pergi berbelanja dan yoga. Pasien juga sebisa mungkin memiliki kebiasaan sehat seperti berjalan menaiki tingga daripada lift atau berjalan kaki menuju kantor, jika kantor jauh parkirkan atau turun dari kendaraan umum sebelum sampai kantor untuk jalan kaki. Olaharaga semacam ini akan membuat obat diabetes bekerja dengan lebih efektif pada pasien diabetes.

Waktu yang dibutuhkan untuk olahraga

Meskipun harus dilakukan rutin dan teratur, olahraga ini jangan sampai menjadi beban yang merepotkan. Atur waktu dan durasinya sebisa mungkin tidak mengganggu aktifitas harian dan bisa dilalukan bersama keluarga juga. Untuk olahraga ringan bisa dilakukan 30 menit setiap harinya dan untuk olahraga berat bisa dilakukan selama 15 menit setiap hari.

Sedangkan untuk kegiatan lain yang bisa meningkatkan aktifitas otot juga sebaiknya tetap dilakukan setidaknya dua kali dalam seminggu. Otot yang sering digunakan beraktifitas akan mengonsumsi gula lebih banyak sehingga dapat secara efektif menekan kandungan gula tinggi dalam darah dan kadar gula darah jadi lebih stabil. Agar tidak terlalu memberatkan aktifitas olahraga ini juga bisa dibuat variasi bergantian setiap seminggu.

Yang paling ringan dan mudah dilakukan adalah berjalan-jalan karena bisa dilakukan sebagai rutinitas harian dan tidak membutuhkan peralatan apapun. Tidak harus dilakukan di pagi hari saja, tapi dijadikan kebiasaan seperti berjalan kaki ketika di kantor, berjalan kaki untuk ke pasar atau aktifitas lain yang bisa ditempuh dengan jalan kaki.

Untuk pasien diabetes sebaiknya ketika berolahraga gunakan sepatu yang nyaman dan tidak mudah melukai kaki. Jangan lupa makan, mengonsumsi obat diabetes atau membawa makanan manis untuk mencegah hypoglikemia.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/dapatkah-pasien-dengan-diabetes-dan-obat-diabetes-hidup-normal/

GINSENG KOREA SEBAGAI OBAT HERBAL UNTUK DIABETES

Ginseng Korea

Ginseng jarang terdengar di Indonesia namun sangat terkenal di Korea dan dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk diabetes. Meski disebut dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk diabetes, ginseng adalah obat herbal untuk segala macam penyakit. Ginseng dapat menguatkan sistem imun dan melawan stress serta penyakit.

Selain ginseng Korea, ternyata ginseng ada pula yang berasal dari Amerika dan Siberian. Ginseng Korea biasa digunakan untuk meningkatkan ingat, obat herbal untuk diabetes, dan gangguan ereksi pada pria. Sementara ginseng Amerika biasa digunakan untuk mengobat diabetes dan mengurangi resiko flu dan batuk. Ginseng yang berasal dari Siberian digunakan untuk mengurangi resiko flu dan mengurangi penyebaran infeksi herpes simplex virus type 2.

 

Mengonsumsi ginseng Korea

Sebagai obat herbal untuk diabetes, ginseng dapat dikonsumsi mentah, dimasak setengah matang, dalam bentuk teh atau arak atau sebagai bubuk herbal. Ekstrak herbal dari ginseng Korea dapat digunakan untuk berbagai kepentingan. Membeli akar ginseng yang masih utuh terbilang cukup mahal, namun tentu saja manfaatnya jadi lebih alami dan akarnya lebih segar.

Cara mengolah ginseng juga berbeda-beda, tergantung dari bentuk ginseng yang dibeli. Jika ginseng dalam kondisi utuh atau masih berbentuk akar bisa dikonsumsi dengan langsung direbus sebentar atau dibuat menjadi teh ginseng herbal dan arak. Namun jika ginseng yang ada dalam bentuk ekstrak bubuk maka sebaiknya dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan dalam capsul gelatin.

Ginseng yang dibeli dalam bentuk suplemen terkadang ditemukan mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi pasien diabetes tipe 2. Selalu konsultasikan pada ahli obat-obatan terpercaya tentang merk yang akan digunakan. Meski sedikit lebih mahal, namun memang sebaiknya konsumsi ginseng yang masih segar dalam bentuk utuh. Lebih mahal, tetapi lebih aman dan dapat dipercaya serta sedikit mengandung zat berbahyaya bagi tubuh.

Ginseng digunakan sebagai obat herbal untuk diabetes dalam mengurangi gejala-gejala diabetes, namun bukan berarti ginseng akan menyembuhkan kondisi diabetes secara total. Selalu berkonsultasi dengan dokter ahli terkait metode pengobatan herbal yang baru.

Sumber: herbswillcure.com

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/cengkeh-sebagai-obat-diabetes-herbal-membantu-mencegah-komplikasi/

DAMPAK BURUK DIABETES JIKA TIDAK DIKONTROL DENGAN OBAT DIABETES YANG TEPAT

Dampak diabetes

Diabetes adalah kondisi ketika gula darah dalam tubuh terlalu tinggi yang sesungguhnya hanya bisa dikontrol dengan obat diabetes tidak disembuhkan total. Gula darah sesungguhnya adalah komponen yang secara alami terdapat dalam tubuh. Namun ketika kondisinya terlalu berlebih, hal ini yang kemudian merubah kondisi tubuh menjadi diabetes. Penyakit diabetes akan berdampak pada rusaknya sistem produksi insulin yang merupakan hormone pengubah gula menjadi energi, tanpa insulin yang cukup, gula darah tak bisa diubah jadi energi. Banyak hal bisa terjadi setelah tubuh terdampak diabetes yang tidak dikontrol oleh obat diabetes.

 

Kepala

Kehadiran obat diabetes pada dasarnya hanya sebagai kontrol untuk menstabilkan gula darah serta menjaga produksi insulin tetap sesuai kebutuhan. Ketika tubuh memproduksi terlalu sedikit insulin maka hormone yang lain akan mengubah lemak menjadi energi. Hal ini dapat menimbulkan racun kimia dalam jumlah besar termasuk asam dan ketone. Kondisi ini nantinya kan mengarah pada diabetes ketoacidosis. Tanpa penanganan yang sesuai diabetes ketoacidosis dapat menyebabkan hilangnya kesadaran. Diabetes juga dapat meningkatkan resiko seseorang terkena stroke empat kali lebih besar dibanding orang tanpa diabetes.

Mata

Kerusakan pada pembuluh darah mata membuat mata secara perlahan akan kehilangan daya lihatnya. Jika tidak ditangani, maka resiko terparah adalah kebutaan yang dapat terjadi. Kemungkinan seorang diabetes mengidap katarak dan glaukoma juga akan meningkat lebih besar dibanding orang tanpa diabetes.

Mulut

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa tanpa obat diabetes yang sesuai tubuh bisa saja terserang diabetes ketoacidosis. Salah satu ciri seseorang terkena diabetes ketoacidosis adalah rasa haus luar biasa, buang air kecil terlalu sering serta sakit kepala. Peningkatan jumlah keton dalam tubuh akan menyebabkan nafas beraroma harum seperti gula. Diabetes ketoacidosis adalah kondisi tubuh yang serius dan harus cepat ditangani.

Jantung dan pembuluh darah

diabetes secara tidak langsung akan membuat resiko seseorang mengalami tekanan darah tinggi semakin besar. Jumlah gula darah yang terlalu tinggi dalam tubuh kan menyebabkan tumpukan lemak berlebih pada dinding pembuluh. Dalam waktu lama akan menghalangi aliran darah dan mengeraskan pembuluh darah. Tekanan darah tinggi adalah penyebab utama berbagai masalah dan penyakit pada jantung. Diabetes akan melemahkan hingga mengakibatkan terjadinya kebocoran pada pembuluh darah mata. Kondisi ini dikenal dengan diabetes retinopathy.

Pencernaan

Kondisi gula darah yang tidak stabil ternyata berpengaruh pada keterlambatan makanan tiba di lambung. Hal ini akan menyebabkan berbagai ketidak nyamanan seperti kembung, mulas dan mual yang terlalu sering. Kondisi ini disebut dengan gastroparesis.

Sistem saraf

Diabetes akan menyebabkan diabetes neuropathy atau kerusakan pada beberapa sistem saraf. Kerusakan sistem saraf ini nantinya akan menyebabkan tubuh kehilangan keperkaan terhadap panas, dingin serta rasa sakit. Ini akan menyebabkan seseorang mudah terluka namun tidak meraskannya. Ketika seseorang tidak menyadari bahwa ada luka yang terbuka pada luar tubunya maka akan timbul infeksi serius pada tubuh. Kulit pengidap diabetes biasanya juga akan kering dan mudah pecah terutama pada bagian kaki. Itu kenapa kaki membutuhkan perawatan ekstra bagi diabetesi. Tubuh juga jadi akan mudah lelah dan sering sakit kepala.

Ginjal

Diabetes ketoacidosis biasanya ditandai dengan buang air kecil yang berlebihan. Namun kondisi ini juga akan diperparah dengan tercampurna urin dan protein yang mengindikasikan adanya kerusakan pada ginjal.

Sumber: healthline.com

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/slow-cooker-apel-kayu-manis-dan-oats-resep-sehat-obat-herbal-diabetes-alami-untuk-sarapan/