Dokter selalu menyarankan kepada pasien diabetes untuk rutin mengonsumsi obat, memulai diet sehat dan melakukan aktifitas fisik rutin. Menurut Diabetes UK waktu duduk yang lebih sedikit dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk beraktifitas lain adalah cara efektif untuk mencegah diabetes tipe 2. Aktifitas fisik rutin juga membantu mengatur berat badan jadi lebih mudah. Berat badan yang terkendali juga salah satu bentuk pencegahan diabetes tipe 2 dan menjaga agar resiko komplikasi juga lebih rendah.
Tetapi tentu saja ada begitu banyak aktifitas fisik yang bisa dilakukan dan masing-masing memiliki tingkat kesulitannya sendiri-sendiri. Sama seperti memilihkan obat diabetes, setiap olahraga juga harus disesuaikan dengan kondisi individunya. Sebenarnya bentuk-bentuk olahraga untuk pasien diabetes bisa mulai dengan ikuti program olahraga, olahraga berat atau hanya latihan kecil di sekitar rumah.
Olahraga yang direkomendasikan
Diabetes UK merekomendasikan berjalan kaki, sepeda dan berenang sebagai olahraga ringan dan lari, olahraga permainan, dan fitness sebagai bentuk olahraga berat. Sedangkan aktifitas fisik yang bisa dipertimbangkan lain seperti berkebun, pergi berbelanja dan yoga. Pasien juga sebisa mungkin memiliki kebiasaan sehat seperti berjalan menaiki tingga daripada lift atau berjalan kaki menuju kantor, jika kantor jauh parkirkan atau turun dari kendaraan umum sebelum sampai kantor untuk jalan kaki. Olaharaga semacam ini akan membuat obat diabetes bekerja dengan lebih efektif pada pasien diabetes.
Waktu yang dibutuhkan untuk olahraga
Meskipun harus dilakukan rutin dan teratur, olahraga ini jangan sampai menjadi beban yang merepotkan. Atur waktu dan durasinya sebisa mungkin tidak mengganggu aktifitas harian dan bisa dilalukan bersama keluarga juga. Untuk olahraga ringan bisa dilakukan 30 menit setiap harinya dan untuk olahraga berat bisa dilakukan selama 15 menit setiap hari.
Sedangkan untuk kegiatan lain yang bisa meningkatkan aktifitas otot juga sebaiknya tetap dilakukan setidaknya dua kali dalam seminggu. Otot yang sering digunakan beraktifitas akan mengonsumsi gula lebih banyak sehingga dapat secara efektif menekan kandungan gula tinggi dalam darah dan kadar gula darah jadi lebih stabil. Agar tidak terlalu memberatkan aktifitas olahraga ini juga bisa dibuat variasi bergantian setiap seminggu.
Yang paling ringan dan mudah dilakukan adalah berjalan-jalan karena bisa dilakukan sebagai rutinitas harian dan tidak membutuhkan peralatan apapun. Tidak harus dilakukan di pagi hari saja, tapi dijadikan kebiasaan seperti berjalan kaki ketika di kantor, berjalan kaki untuk ke pasar atau aktifitas lain yang bisa ditempuh dengan jalan kaki.
Untuk pasien diabetes sebaiknya ketika berolahraga gunakan sepatu yang nyaman dan tidak mudah melukai kaki. Jangan lupa makan, mengonsumsi obat diabetes atau membawa makanan manis untuk mencegah hypoglikemia.
Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/dapatkah-pasien-dengan-diabetes-dan-obat-diabetes-hidup-normal/
