YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

CARA MENURUNKAN GULA DARAH LEWAT MAKANAN SEHAT

Ternyata cara menurunkan gula darah tidak harus selalu dengan obat, tapi yang paling utama adalah dengan mengatur pola makan dan memakan makanan yang memang bisa membantu mengendalikan gula darah. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan mengonsumsi makanan sebagai salah satu cara menurunkan gula darah.

 

Diet untuk diabetes

Cara menurunkan gula darah yang paling efektif adalah dengan menerapkan diet ketat namun teratur dan tentu saja aman bagi tubuh. Tubuh tetap membutuhkan nutrisi seimbang dari bahan makanan yang menyehatkan. Diet berfungsi untuk mengurangi berat badan, mengembalikan resistensi insulin, dan mencegah diabetes semakin parah atau setidaknya mengendalikan kondisi kesehatan.

Lalu bagaimana diet yang sehat dan efektif tersebut?

Dalam satu piring karbohidrat harus kurang dari 30%. Jumlah karbohidrat memang yang harus paling dibatasi. Jika ingin mengonsumsi karbohidrat, pilihlah karbohidrat dengan kandungan serat tinggi. Kurangi jumlah karbohidrat yang berasal dari tepung putih, tepung-tepungan lainnya, kentang dan gula.

30% piring harus terisi dari protein. Namun tidak semua protein. Perbanyak protein yang berasal dari ikan dan ayam, lalu kurangi daging merah.

40% isi boleh diberi tambahan lemak sehat. Lemak sehat berasal dari mana? Bisa didapat dari minyak zaitun misalnya.

Nah, setelah itu perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran. Memang lebih dari separuh piring sebaiknya diisi dengan sayuran. Sayuran memiliki jumlah kalori rendah, vitamin dan mineral tinggi, namun dengan kandungan karbohidrat tinggi. Kehadiran sayuran justru membuat perut kenyang lebih lama.

Cara menurunkan gula darah

Setelah makan tubuh secara otomatis akan mengalami kenaikan gula darah lalu perlahan-lahan mulai turun lagi. Idealnya adalah gula naik secara perlahan baru kemudian turun lagi untuk kembali ke gula darah normal. Namun pada pasien diabetes, gula darah akan naik secara drastis setelah makan besar. Lalu apa yang harus dilakukan?

Perbanyaklah mengonsumsi protein. Ikan, ayam, kacang-kacangan, telur, kacang hijau, dan tahu. Selalu sertakan protein dalam makanan membantu menjaga kestabilan gula darah setelah makan.

Salah satu hal yang sering dilupakan adalah magnesium. Mineral penting satu ini ternyata berperan besar dalam mengatur ulang kadar gula darah dalam tubuh sekaligus tekanan darah. Darimanakah magnesium tersebut didapatkan?

Sumber magnesium terbaik berasal dari sayuran berdaun hijau, gandum utuh, ikan, bubuk cokelat, pisang, alpukat dan kacang hijau.

Orang-orang yang menerapkan sistem diet dengan magnesium tinggi dan yang tidak ternyata memiliki perbedaan cukup besar. Mereka yang mengonsumsi makanan ber-magnesium tinggi memiliki resiko 47% lebih rendah mengalami diabetes dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi makanan ber-magnesium.

Tips untuk menjaga agar gula darah tetap stabil setelah makan adalah dengan meminum dua sendok makan cuka apel sebelum makan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi atau gula tinggi. Kandungan dalam cuka apel akan membantu menurunkan kadar gula darah.

Nah, itu tadi tips dan cara bagaimana cara menurunkan gula darah tinggi dengan diet dan pengaturan pola makan yang tepat.

 

Baca juga: CIRI-CIRI KADAR GULA DARAH TINGGI YANG HARUS DIWASPADAI

CIRI-CIRI KADAR GULA DARAH TINGGI YANG HARUS DIWASPADAI

Diabetes adalah penyakit yang harus segera disadari terutama ketika ciri-ciri kadar gula darah tinggi pertama muncul pada tubuh. Tentu saja ini tidak untuk menyebabkan kepanikan, tetapi lebih sebagai bentuk waspada terhadap kemungkinan terburuk. Ada beberapa ciri-ciri yang sebaiknya diwaspadai sebagai ciri-ciri kadar gula darah tinggi.

Selain mengenali ciri-cirinya, ada baiknya juga membahas bentuk-bentuk pencegahan dan resiko komplikasinya.

 

Ciri-ciri kadar gula darah tinggi

Ada beberapa ciri-ciri yang harus dikenali dari penyakit diabetes atau ketika kadar gula darah tinggi. Jika merasakan tanda seperti ini mungkin bisa segera mencoba pergi ke dokter untuk berkonsultasi.

Berikut adalah ciri-ciri penyakit diabetes yang sebaiknya diwaspadai:

Sering merasa lapar. Tidak hanya sering sebenarnya, tetapi hampir seperti selalu merasa lapar. Setiap kali makan, tidak berapa lama kemudian merasa lapar. Mungkin ini adalah salah satu gejala awal yang kurang mendapat perhatian. Gejala ini mungkin bisa diikuti dengan gejala lainnya.

Orang dengan gejala awal diabetes biasanya juga akan mengalami penurunan berat badan secara drastis yang tidak bisa dijelaskan alasannya. Biasanya orang mengalami penurunan berat badan akibat stress, sakit, kurang makan atau alasan lain. Pasien diabetes rata-rata merasa cukup makan tetapi berat badannya terus saja turun tanpa alasan yang jelas.

Tangan dan kaki yang sering tiba-tiba mati rasa atau seperti kesemutan dan berkedut. Perasaan ini bisa dijadikan alarm untuk segera pergi konsultasi dengan dokter.

Hal-hal lain yang biasanya menjadi penanda bahwa gula darah mulai tinggi adalah seringnya tubuh merasa haus dan ingin minum, lalu buang air kecil juga akan jadi lebih sering dari biasanya. Ciri lainnya adalah gangguan masalah seksual dan rasa selalu lelah yang cukup parah. Segera lakukan pengecekan gula darah atau hubungi dokter untuk konsultasi jika merasakan gejala ini.

Pencegahan

Ada berbagai macam pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari diabetes. Namun yang paling penting adalah: olahraga teratur, makan makanan sehat (perbanyak protein, buah dan sayuran), kendalikan jumlah asupan makanan cepat saji dan gula, hindari alkohol dan rutin kunjungi dokter untuk mengonsultasikan kondisi kesehatan.

 

Baca juga: MENCEGAH GULA DARAH TINGGI DENGAN MENJAGA BERAT BADAN

MENCEGAH GULA DARAH TINGGI DENGAN MENJAGA BERAT BADAN

Apa hubungan antara gula darah tinggi dengan berat badan? Ternyata ada lho hubungan antara diabetes dengan berat badan yang tidak terjaga. Memiliki berat badan berlebih dan gula darah tinggi atau diabetes meningkatkan resiko tubuh untuk mengalami berbagai komplikasi penyakit berbahaya. Ada banyak penyakit yang timbul akibat berat badan berlebih dan dengan adanya diabetes maka resiko tersebut bisa naik dua kali lipat. Maka dari itu pasien diabetes diharapkan untuk mulai menerapkan beberapa cara agar bisa menurunkan berat badan.

Target dari menurunkan berat badan adalah membakar lebih banyak kalori dari yang masuk setiap harinya. Bagaimana caranya?

 

Pastikan waktunya dulu

Membuat target diet dalam waktu cepat atau instan tidak pernah bisa berhasil. Diet juga harus dibuat dengan target waktu yang tepat. Kehilangan asupan makanan secara beresiko mendadak membuat sistem metabolisme tubuh rusak dan tidak bekerja maksimal.

Buatlah diary makanan

Diary makanan dimaksudkan untuk membuat daftar makanan yang akan dimakan dan yang sudah dimakan. Ini untuk memantau berapa kalori yang keluar masuk ke dalam tubuh secara teratur. Dengan melihat lagi daftar makanan yang telah dimakan dan direncanakan akan dimakan membuat kebiasaan makan sembarangan juga jadi berkurang.

Makan secara perlahan

Makan terburu-buru tidak hanya membuat pencernaan bekerja lebih keras tetapi juga mencegah tubuh untuk mengelola berat badan. Butuh waktu 20 menit untuk perut merasa benar-benar kenyang. Jadi makanlah secara perlahan agar perut bisa benar-benar mencerna makanannya lalu merasa kenyang tepat waktu.

Jangan melewatkan waktu makan

Siapa sangka ternyata melewatkan waktu makan bukannya menurunkan berat badan malah membuat berat badan sulit turun. Orang-orang yang melewatkan waktu makan lebih sedikit menurunkan berat badan dibandingkan mereka yang rutin makan tiga kali sehari. Kenapa? Karena pada saat melewatkan satu kali makan, tubuh secara tidak sadar menginginkan makanan lebih di jam makan berikutnya.

Membuat makanan sendiri

Ini ternyata lebih efektif untuk mengontrol jumlah kalori masuk. Dengan mempersiapkan sendiri makanan yang akan dimakan maka porsi dan jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh juga jadi lebih terkontrol.

Makan 5-9 macam buah dan sayuran

Mungkin terdengar banyak tetapi ternyata ini cukup untuk membantu menurunkan berat badan. Buah dan sayuran memiliki nutrisi lengkap yang menyehatkan, rendah kalori dan membuat perut kenyang lebih lama. Sangat efektif bukan?

Minum air putih

Perbanyaklah minum air putih 5-8 gelas dalam sehari adalah jumlah minimal yang dibutuhkan tubuh. Air membantu melarutkan lemak dalam tubuh, mengeluarkan racun-racun tidak berguna dan menjaga tubuh tetap ternutrisi sepanjang hari. Air putih tidak mengandung kalori jadi tidak akan menambah berat badan. Disarankan pula untuk minum segelas air putih sebelum makan untuk membantu menekan keinginan makan lebih banyak.

Snack

Tentang snack mungkin banyak yang menyarankan untuk mencari snack sehat di sela-sela waktu makan. Memang benar, daripada cokelat atau gorengan, sebaiknya ganti camilan dengan sayuran atau buah-buahan yang rendah kalori dan menyehatkan.

Aktifitas fisik

Rajin-rajinlah bergerak karena inilah yang dapat membakar kalori. Berjalan kaki, bersepeda atau lari-lari kecil dapat mempercepat pembakaran kalori dalam tubuh. Mulailah untuk beraktifitas fisik setiap hari setidaknya 30 menit sehari.

Nah, sekarang buatlah daftar ini lalu tempelkan di tempat yang mudah terlihat untuk membantu diri sendiri dan keluarga dalam menurunkan berat badan.

 

Baca juga: DAFTAR MAKANAN UNTUK MENJAGA GULA DARAH NORMAL

DAFTAR MAKANAN UNTUK MENJAGA GULA DARAH NORMAL

Menjaga agar gula darah tetap normal bukan hanya tugas dari obat diabetes resep dokter, tetapi juga berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Makanan memiliki pengaruh besar terhadap kondisi gula darah, naik turun, dari gula darah tinggi menjadi gula darah normal. Makanan yang dapat memicu naiknya gula darah juga sebaiknya dihindari dan mulai memperbanyak makanan untuk menjaga gula darah tetap normal.

Daftar makanan yang dapat menjaga gula darah tetap normal tidak hanya baik karena menjaga gula darah tetap stabil, tetapi juga karena menjaga kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Makanan berikut ini mengandung mineral, vitamin dan berbagai kandungan lain yang bermanfaat untuk tubuh. Apa sajakah daftar makanan tersebut?

 

Makanan sehat untuk pasien diabetes

Mulai dari buah-buahan. Kebanyakan buah mengandung gula alami yang sebenarnya juga bisa mempengaruhi kadar gula darah pasien. Namun ada beberapa buah-buahan yang justru bermanfaat untuk pasien diabetes, seperti blueberry misalnya. Buah ini dikenal memiliki manfaat sebagai obat diabetes herbal juga dengan kandungan gula yang rendah. Ada pula buah-buahan yang bermanfaat bagi pasien diabetes seperti semua anggota keluarga jeruk, beri-berian, dan melon.

Sementara itu buah yang sebaiknya dihindari atau dikurangi konsumsinya seperti apel dan buah peach. Kedua buah ini mengandung gula darah alami yang cukup tinggi dan akan memicu kenaikan gula darah.

Selanjutnya adalah sayuran yang sebaiknya dikonsumsi. Sederhananya pasien diabetes harus banyak mengonsumsi berdaun hijau dan mengurangi konsumsi sayuran yang mengandung tepung. Perbanyaklah sayuran seperti lettuce, brokoli, selada, sawi dan sayuran berdaun hijau lainnya. Bisa juga dengan menambahkan wortel dan zaitun atau minyak zaitun.

Hindari memakan sayuran yang mengandung tepung seperti asparagus, kacang polong dan sejenisnya. Sayuran seperti ini mengandung karbohidrat tinggi yang bisa menaikan kadar gula darah.

Kacang-kacangan adalah camilan yang aman dan bernutrisi. Bahkan karena mengandung protein tinggi kacang-kacangan bisa membantu menjaga gula darah tetap normal. Tetapi tentu saja tidak semua kacang-kacangan bisa masuk sebagai camilan sehat. Rata-rata yang direkomendasikan untuk pasien diabetes adalah kacang almond dan kacang tanah.

Sedangkan yang sebaiknya dihindari adalah pistachio, hazelnut, dan kacang mete. Untuk lebih jelasnya mengenai jenis kacang yang cocok dikonsumsi pasien diabetes bisa dikonsultasikan dengan ahli gizi agar tidak salah pilih.

Kacang sangat membantu ketika pasien diabetes butuh camilan untuk menjaga perut tetap kenyang sebelum waktu makan berikutnya.

Pasien diabetes dibolehkan untuk mengonsumsi produk olahan susu seperti kefir atau keju dan susu dari olahan selain sapi seperti susu kedelai atau susu almond yang tinggi protein. Lalu mulailah menghindari makanan olahan tepung seperti roti tepung, susu yang mengandung laktosa, dan es krim.

Protein adalah makanan yang paling penting bagi pasien diabetes karena dapat menjaga gula darah tetap stabil dan perut kenyang lebih lama. Maka perbanyaklah mengonsumsi makanan tinggi protein yaitu ikan salmon, telur dan ayam. Mulailah pula menghindari makanan dengan kandungan gula buatan tinggi seperti fruktosa serta makanan kemasan yang mengandung pengawet, selain nilai gizinya sudah berkurang kandungan gulanya juga tinggi.

Nah, itu tadi beberapa kelompok makanan yang sebaiknya dimakan dan dihindari oleh pasien diabetes. Segera konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi yang memahami kondisi pasien diabetes untuk menentukan makanan mana yang paling sesuai dan aman untuk pasien.

 

Baca juga: OBAT UNTUK DIABETES DAN KUNJUNGAN DOKTER

OBAT UNTUK DIABETES DAN KUNJUNGAN DOKTER

Mengendalikan gula darah tidak hanya bergantung pada obat diabetes semata, ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi kondisi kesehatan dan bisa menyebabkan komplikasi jika tidak diperhatikan. Kadar gula darah tinggi dalam waktu lama memang akan meningkatkan kemungkinan komplikasi. Nah, yang terpenting ketika ingin memperbaiki kondisi kesehatan selain obat diabetes adalah kunjungan rutin ke dokter. Kunjungan ke dokter membantu untuk memantau kondisi dan mengenali adanya komplikasi sejak awal. Komplikasi yang disadari terlambat dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih parah.

Untuk itu ada beberapa dokter yang harus rutin dikunjungi untuk memantau kondisi kesehatan pasien.

 

Ophthalmologist

Mata menjadi salah satu bagian yang beresiko tinggi terkena dampak diabetes. Kadar gula darah tinggi dalam waktu lama akan merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di area mata. Pembuluh darah yang pecah akan mengganggu pengelihatan dan menurunkan kemampuan mata untuk melihat. Jika kondisi tersebut tidak segera diobati akan memicu timbulnya berbagai penyakit mata seperti, diabetes retinopathy, katarak hingga pada akhirnya menuju kebutaan.

Mengunjungi dokter mata dan memeriksa kondisi mata membantu banyak dalam pencegahan kondisi mata yang bisa memburuk sewaktu-waktu. Obat diabetes mungkin bisa membantu menurunkan kadar gula darah tetapi tidak berarti resiko kerusakan mata juga jadi berkurang. Karena mendeteksi penyakit mata sejak awal memudahkan dalam penangan selanjutnya.

Dokter gigi

Gigi juga tidak lepas dari resiko komplikasi diabetes. Pasien diabetes akan mengalami kesulitan ketika terluka. Bahkan masalah gigi kecil sekalipun dapat memberi efek buruk pada kesehatan pasien secara keseluruhan. Pasien diabetes sebaiknya mengunjungi dokter gigi dua kali dalam setahun.

Kunjungan dokter rutin

Mengunjungi dokter diabetes rutin tidak sekedar untuk membahas rekomendasi obat diabetes. Buatlah daftar hal-hal apa yang menjadi kecemasan selama ini lalu diskusikan dengan dokter ahli diabetes untuk menentukan langkah apa yang sebaiknya diambil. Obat diabetes bukan metode pengobatan yang bisa diputuskan sendiri karena kondisi setiap orang akan berbeda-berda. Kondisi yang bisa mempengaruhi gula darah seseorang termasuk kecemasan, stress dan tertekan juga harus dikonsultasikan. Ingat, kondisi tubuh masing-masing orang bisa berbeda jadi selalu berkonsultasilah pada dokter spesialis diabetes untuk menentukan metode pengobatan dan rekomendasi obat yang tepat.

 

Baca juga: PENYAKIT AKIBAT GULA DARAH TINGGI YANG HARUS DIWASPADAI

PENYAKIT AKIBAT GULA DARAH TINGGI YANG HARUS DIWASPADAI

Ada berbagai penyakit akibat gula darah tinggi yang sebaiknya diwaspadai oleh pasien diabetes dan keluarga. Beberapa penyakit akibat gula darah tinggi juga bisa muncul tanpa terdeteksi sehingga sebaiknya kenali dulu resikonya. Ada banyak penyakit yang bisa muncul akibat gula darah tinggi, maka kali ini akan dibahas mengenai penyakit komplikasi diabetes yang paling sering terjadi.

 

Diabetic Retinopathy

Diabetic Retinopathy atau diabetes retinopathy adalah kondisi ketika terjadi pembengkakan pada pembuluh darah di area mata akibat gula darah tinggi yang menumpuk. Seiring berjalannya waktu pembuluh darah kecil yang ada di mata akan rusak dan bocor dan menghalangi pengelihatan. Akan ada titik hitam yang muncul di area retina yang lama kelamaan akan semakin besar. Pada akhirnya pasien diabetes akan kehilangan pengelihatan akibat mata yang kekurangan oksigen.

Sebenarnya selain retinopathy, ada beberapa penyakit mata lain yang umum dialami pasien diabetes yaitu katarak dan glaucoma.

Karena mata memiliki resiko cukup tinggi terkena komplikasi dari diabetes, penting bagi pasien diabetes untuk rutin melakukan kunjungan ke dokter mata beberapa kali dalam setahun. Pergi ke dokter mata adalah untuk menerima penanganan yang cepat sebelum kondisinya semakin parah.

Kaki diabetes

Kaki adalah bagian paling rentan dengan komplikasi diabetes. Kenapa? Karena ketika syaraf pada pasien diabetes mulai mati rasa, kaki adalah bagian yang pertama akan kehilangan kemampuan merasakan lingkungan luar. Padahal kaki juga bagian tubuh yang akan sering menerima rangasan dari luar termasuk sering terluka akibat benda-benda kecil yang terinjak. Kaki juga harus menahan beban tubuh ketika berdiri sehingga rentan lecet dan terluka tanpa disadari. Jika kaki terluka dan tidak segera disadari, luka akan menjadi borok yang membusuk karena terlambat diobati.

Kaki pasien diabetes juga akan mudah kering dan pecah-pecah sehingga jadi sumber masuknya kuman dan kotoran. Kuman dan kotoran akan menyebabkan infeksi dan berbagai penyakit masuk ke dalam tubuh. Pecah-pecah pada kaki yang tidak segera ditangani juga bisa meluas jadi luka terbuka.

Untuk itulah, pasien diabetes diwajibkan mengecek kondisi kakinya setiap hari agar bisa melihat apakah terdapat luka, goresan atau lecet yang tidak disadari. Menggunakan sepatu dan kaos kaki yang lembut meskipun di dalam rumah juga menjadi bentuk pencegahan yang baik.

Diabetes neuropathy

Kadar gula darah tinggi bisa menyebabkan kerusakan pada syaraf. Kerusakan syaraf ini bisa menyebabkan beberapa bagian tubuh menjadi mati rasa, sering kesemutan, dan dalam tingkat yang berbahaya bahkan bisa menyebabkan organ dalam tubuh juga berhenti bekerja secara normal.

Stroke dan serangan jantung

Penyakit ini memang paling umum karena merupakan hasil dari komplikasi beberapa macam penyakit. Penyumbatan pembuluh darah karena lemak dan kolesterol jadi penyebab utama stroke serta serangan jantung. Untuk itulah sangat penting bagi pasien diabetes rajin-rajin melakukan pengecekan kolesterol dan mengurangi timbunan lemak dalam tubuh.

Penyakit komplikasi yang bisa timbul dari diabetes juga bisa lebih dari yang ada pada artikel ini. Untuk lebih jelasnya sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter ahli. Yang wajib dilakukan adalah selalu menjaga kesehatan, diet teratur, konsumsi obat yang dianjurkan, rajin olahraga dan selalu menjaga kebersihan diri.

 

Baca juga: INSULIN UNTUK MEMBANTU MENURUNKAN GULA DARAH TINGGI