YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

OBAT HERBAL UNTUK DIABETES DALAM OLIVE OIL

Olive oil atau minyak zaitun ternyata sudah terbukti sejak lama memiliki khasiat sebagai obat herbal untuk pasien diabetes. Minyak zaitun saat ini banyak digunakan sebagai pengganti minyak kelapa sawit yang cenderung tidak sehat. Penggunaan minyak zaitun sebagai minyak kelapa sawit memang sangat dianjurkan karena selain lebih sehat, minyak zaitun akan membawa banyak perubahan baik ketika digunakan di dalam atau di luar tubuh. Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan minyak zaitun terutama extra-virgin olive oil.

 

Manfaat minyak zaitun sebagai obat diabetes herbal

Yang pertama dan paling penting adalah minyak zaitun sangat mampu untuk menjaga keseimbangan gula darah terutama untuk pasien diabetes tipe 2. Meskipun tidak digunakan secara langsung, minyak zaitun tetap berfungsi sebagai obat diabetes herbal dan merupakan minyak yang aman untuk pasien diabetes.

Selain gula darah, minyak zaitun juga berpengaruh banyak terhadap tekanan darah. Menjaga kestabilan tekanan darah adalah salah satu cara untuk mengurangi resiko komplikasi pada pasien diabetes. Menggunakan minyak zaitun sebagai minyak pengganti minyak kelapa adalah pilihan yang lebih menyehatkan untuk pasien diabetes tipe 2.

Bagi mereka yang memiliki masalah dengan kanker kulit dapat tertolong dengan minyak zaitun. Dan dalam jumlah tertentu bisa juga mencegah pertumbuhan sel kanker jika digunakan secara rutin.

Minyak zaitun mengandung lemak sehat yang sering kali digunakan dalam tambahan salad sehingga tidak perlu mencemaskan masalah berat badan jika sudah menggunakan minyak zaitun.

Mengapa minyak zaitun bagus sebagai obat diabetes?

Extra virgin olive oil mengandung monosaturated dan polyunsaturated fat yang artinya jumlah saturated fat dalam minyak zaitun sangat sedikit. Semakin sedikit jumlah saturated fat dalam sebuah produk makanan maka semakin sehat untuk tubuh. Pasien diabetes yang juga memiliki masalah dengan jantungnya biasanya mengalami kekurangan unsaturated fat dan kelebihan saturated fat. Inilah mengapa salah satu solusi baik yang ditawarkan adalah dengan mengganti minyaknya menjadi minyak zaitun.

Dalam 1 sendok makan minyak zaitun terkandung: 120-125 kalori, 10 gram monosaturated fat, 2 gram polyunsaturated fat dan 1 gram saturated fat. Namun dalam sehari jumlah minyak zaitun yang direkomendasikan untuk dikonsumsi tidak boleh lebih dari 3 sendok makan setiap hari. Boleh dikonsumsi di waktu yang berbeda-beda tetapi tidak lebih dari 3 sendok makan setiap hari.

 

Baca juga: OBAT DIABETES SEKALIGUS OLAHRAGA TERBAIK DIABETES TIPE 2

OBAT UNTUK DIABETES YANG BERESIKO MERUSAK SYARAF

Ternyata salah satu potensi yang menyebabkan neuropathy adalah beberapa obat yang digunakan untuk diabetes. Diabetes adalah penyebab utama dari neuropathy di seluruh dunia. Kira-kira sebanyak 70% pasien dengan diabetes menunjukan tanda-tanda munculnya neuropathy. Maka dari itu banyak orang menyarankan agar pasien diabetes dengan neuropathy atau pasien diabetes yang belum menunjukan tanda-tanda neuropathy untuk selalu menjaga gula darahnya tetap stabil.

Menjaga gula darah tetap stabil bisa dilakukan dengan kombinasi dari diet sehat, olahraga, perubahan gaya hidup dan mengonsumsi obat diabetes untuk mengontrol gula darah. Sayangnya ternyata ada beberapa jenis obat untuk diabetes yang justru menyebabkan neuropathy.

Bagi mereka yang memang memiliki diabetes, beberapa jenis obat seperti metformin bisa mempengaruhi kondisi syaraf. Kehadiran metformin berhubungan dengan meningkatnya resiko tubuh kekurangan vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 inilah yang akan menyebabkan neuropathy. Beberapa obat yang umumnya dapay menyebabkan kerusakan syaraf adalah seperti dalam artikel ini.

 

Obat yang bisa menyebabkan neuropathy untuk diabetes

  • Add a (Allopurinol)
  • Amiodarone
  • Ara-C
  • Carboplatin
  • Cisplatin
  • Colchicine
  • Danosine (ddl)
  • Dapsone
  • Disulfiram
  • Docetaxel
  • Etoposide (VP-16)
  • Ethambutol
  • Etoposide
  • Gentamin
  • Gold
  • Indomethacin
  • Isoniazid
  • Lithium
  • L-tryptophan
  • Contaminant
  • Mercury
  • Metronidazole
  • Misonidazole
  • Nitrofurantoin
  • Nitrous Oxide
  • Paclitaxel
  • Perhexilene
  • Phenytoin
  • Pyridoxine
  • Sulfapyridine
  • Statins
  • Stavudine (d4T)
  • Streptokinase
  • Suramin
  • Tacrolimus
  • Thalidomide
  • TNF-alpha antagonists
  • Tumor Necrosis Factor
  • Vincristine
  • Zalcitabine (ddC)
  • Zimeldine

Ini adalah beberapa obat yang dapat merusak syaraf dan menyebabkan neuropathy. Jika setelah mengonsumsi obat ini mulai merasakan gejala neuropathy, segera temui dokter untuk berkonsultasi. Dengan mengenali gejala neuropathy lebih awal dapat mencegah kerusakan lanjutan yang lebih berbahaya. Lalu gejala neuropathy seperti apa yang harus segera dikenali?

Gejala neuropathy yang harus diwaspadai

Mungkin kebanyakan orang diminta untuk mewaspadai gejala neuropathy seperti rasa sakit, kesemutan dan beberapa bagian yang mati rasa. Jika yang dialami adalah peripheral neuropathy yang menyerang kaki dan tangan, memang gejala tersebut yang paling mudah dikenali, meskipun itu bukan satu-satunya gejala neuropathy. Gejala-gejala lainnya tergantung dari jenis syaraf atau syaraf-syaraf apa yang rusak.

Syaraf sensorik: kerusakan yang terjadi pada syaraf sensorik biasanya akan menimbulkan rasa sakit, kesemuatan dan mati rasa. Gejala-gejala ini biasanya berhubungan dengan neuropathy.

Syaraf motorik: ketika syaraf motorik seseorang mulai sulit dikendailkan (sulit berjalan, mengambil sesuatu, atau menggerakan gerakan), bisa diwaspadai sebagai salah satu gejala neuropathy.

Syaraf autonomic: kerusakan pada syaraf autonomic akan menyebabkan masalah pada organ dalam tubuh yang dikendalikan syaraf yang bergerak tanpa sadar. Apa saja itu? Syaraf yang mengatur detak jantung, penafasan, keringat, tekanan darah dan masih banyak lagi.

Tidak semua obat untuk diabetes bisa menyebabkan neuropathy memang, tetapi ada baiknya untuk selalu berhati-hati dengan mengenali gejala neuropathy seawal mungkin setelah mengonsumsi obat tertentu. Jika perlu gantilah obat diabetes berbahan kimia dengan obat herbak khusus untuk diabetes. Obat herbal bisa jauh lebih aman dan minim resiko.

 

Baca juga: OBAT HERBAL UNTUK DIABETES DARI DALAM ESSENTIAL OIL

OBAT DIABETES DAN CARA LAIN MENURUNKAN GULA DARAH

Seiring berjalannya waktu obat diabetes menjadi semakin banyak dicari dan jumlah pasien diabetes juga semakin meningkat. Meskipun saat ini pilihan obat diabetes sudah semakin banyak, ada juga cara lain yang bisa menurunkan gula darah dengan lebih alami. Beberapa cara ini mungkin lebih terlihat seperti perubahan gaya hidup bukan benar-benar dalam bentuk obat untuk mengatasi diabetes. Tapi tetap saja, perubahan gaya hidup adalah obat terbaik membantu mengurangi kadar gula darah tinggi bagi pasien diabetes. Apa sajakah itu?

 

Olahraga teratur bisa jadi obat diabetes

Ada banyak manfaat yang bisa diambil dari rajin berolahraga setiap hari mulai dari memperbaiki mood sampai melawan berbagai masalah kesehatan yang mengganggu tubuh. Minimal lakukan sedikit aktifitas semacam ini 2 jam dalam sehari, 6 kali dalam seminggu.

Tidak harus dengan melakukannya di gym yang berat, banyak juga olahraga yang bisa dilakukan di rumah. Coba saja olahraga semacam yoga atau plank, jogging, bersepeda atau sekedar jalan-jalan kecil.

Asupan karbohidrat

Ada banyak cara juga yang bisa dilakukan untuk mengurangi asupan karbohidrat sama seperti ada banyak cara untuk berolahraga. Mulai saja dengan berhenti mengonsumsi minuman mengandung gula tambahan seperti minuman kemasan, soda dan jus buah karena setiap satu minuman soda berukuran 12 ounce mengandung 38 gram gula. Lalu apa yang bisa menggantikan minuman tersebut? Perbanyak minum air putih dan makan buah untuk menurunkan kadar gula darah.

Kurangi karbohidrat yang berasal dari roti tepung dan snack-snack ringan. Gantikan makan tersebut dengan makanan tinggi protein seperti telur, biji-bijian, kacang-kacangan, daging dan sayuran. Bisa juga dengan menambahkan olive oil yang merupakan sumber lemak sehat.

Serat dalam tubuh

Semua orang pasti selalu diingatkan untuk meningkatkan asupan serat. Serat sangat penting bagi tubuh terutama untuk mereka yang sedang mengendalikan gula darah. Nah, serat dietary biasanya bisa ditemukan pada buah segar, gandum utuh, sayuran dan polong-polongan.

Berapa banyak serat yang dibutuhkan tubuh? Untuk mereka yang berusia di bawah 50 tahun dibutuhkan serat sebanyak 38 gram bagi pria dan 25 gram bagi wanita. Sementara mereka yang berusia di atas 50 tahun butuh 30 gram serat bagi pria dan 21 gram serat bagi wanita.

Lebih pentingnya lagi serat tidak hanya bisa membantu obat diabetes mengendalikan gula darah tapi juga mengendalikan berat badan, mencegah konstipasi, dan menurunkan resiko berbagai penyakit jantung. Mengingat berat badan dan kesehatan jantung adalah 2 hal penting bagi pasien diabetes.

Perbanyak air putih sebagai obat diabetes

Para ahli kesehatan menyarankan agar orang dewasa meminum 8-10 gelas air putih dalam sehari. Lalu apa hasilnya dari konsumsi air putih setiap hari? Dengan minum cukup banyak air putih seseorang akan lebih mudah mengontrol gula darahnya, mencegah mulut kering, meningkatkan kesehatan jantung, menjaga tubuh tetap segar, melumasi persendian, menjaga kulit tetap segar dan membersihkan tubuh dari kotoran serta racun.

Tidur berkualitas

Tidur yang cukup dan berkualitas adalah salah satu cara untuk mengelola diabetes. Bagaimana caranya? Orang yang memiliki jam tidur yang cukup akan memiliki emosi yang lebih stabil dan energi yang penuh. Hasilnya, sepanjang hari tidak ada alasan untuk melampiaskan stress dengan makan makanan berlemak atau minum kopi demi menjaga tubuh tidak tertidur.

Selain itu manfaat tidur yang lain bisa seperti meningkatkan energi, memperbaiki produktifitas, menyeimbangkan emosi dan membantu mengendalikan berat badan.

Tentu saja ini hanya sebagian kecil cara untuk mengendalikan gula darah secara alami meskipun tidak dengan obat. Cara-cara ini sangat mudah untuk diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari, jadi segeralah dicoba untuk membantu kerja obat diabetes dalam mengendalikan gula darah.

 

Baca juga: OBAT DIABETES HERBAL DARI HERBAL TEA DAN GUNANYA

ATURAN UNTUK MEMBUAT MENU DIET RESISTENSI INSULIN SEBAGAI BAGIAN DARI OBAT DIABETES

Selain dengan obat diabetes, diet menjadi komponen penting dalam mengatasi masalah kesehatan berkaitan dengan resistensi insulin. Tentu saja untuk membuat menu diet tidak boleh sembarangan dan harus sesuai petunjuk dari dokter. Diet selalu dikombinasikan dengan obat diabetes yang disarankan dokter sehingga keduanya bisa saling bekerja sama dan tidak bertolak-belakang. Diet juga harus dibawah pengawasan ahli karena tubuh tetap membutuhkan banyak nutrisi yang cukup untuk menjaga kondisinya tetap sehat dan prima. Nah, lalu apa saja aturan diet bagi pasien diabetes dengan resistensi insulin?

 

Batasi asupan karbohidrat

Salah satu hasil penelitian dari Diabetes Metabolic Sydrome and Obesity menyebutkan bahwa memonitor asupan karbohidrat dengan cara menghitungan jumlah karbohidrat yang masuk sekali makan adalah salah satu strategi untuk mencapai kontrol terhadap indeks glikemik yang dibutuhkan. Meskipun semua karbohidrat yang masuk bisa dikendalikan dengan dihitung jumlahnya tetapi tetap saja yang paling baik adalah dengan meningkatkan asupan dari karbohidrat baik seperti sayuran, buah-buahan, gandum utuh, kacang-kacangan serta produk olahan susu. Jauhi produk karbohidrat yang tinggi lemak, gula dan sodium.

Minuman berpemanis

Semua jenis gula pasti akan menaikan kadar gula darah dan berkontribusi terhadap kondisi resistensi insulin. Tetapi yang paling utama harus dihindari adalah minuman yang mengandung pemanis tambahan seperti jus buah kemasan atau minuman dengan high fructose corn syrup. Cobalah untuk memperbanyak minuman seperti air putih, kopi, teh serta minuman herbal lain. Banyak juga sekarang minuman herbal seperti teh yang berkhasiat sebagai obat diabetes.

Serat

Menu diet dengan lebih dari 50 gram serat perhari akan meningkatkan level glikemik dalam tubuh pasien diabetes. Mengonsumsi makanan dengan serat tinggi seperti Brussel sprout, alpukat, flaxseed, chia seed, kacang-kacangan dan polong-polongan serta quinoa. Sumber serat juga bisa ditemukan dalam aneka macam sayuran berdaun hijau. Tingkatkan jumlah makanan berserat adalah salah satu aturan penting dalam menu diet resistensi insulin.

Lemak sehat

Jenis lemak yang dikonsumsi sebenarnya jauh lebih penting dibandingkan jumlah lemak yang masuk. Mereka yang mengalami resistensi insulin disarankan untuk mengonsumsi lemak tak larut (unsaturated fat) daripada lemak larut atau lemak trans.

Protein

Untuk memperoleh jumlah protein yang cukup dan tentu saja sehat serta aman pasien diabetes bisa mengandalkan sumber protein alami dan organik. Beberapa yang bisa dikonsumsi untuk pasien dengan resistensi insulin adalah ayam organik, ikan laut, kacang-kacangan, yogurt, dan almond.

Produk olahan susu

Menu diet untuk resistensi insulin juga tidak boleh jauh-jauh dari produk olahan susu. Susu tetap jadi salah satu bagian menu diet yang dibutuhkan tubuh, namun perhatikan jenis produk olahan susu yang akan dikonsumsi. Sekarang ini susu yang terbuat dari bahan organik selain susu kambing dan sapi banyak ditawarkan. Salah satunya adalah almond milk. Almond sendiri mengandung manfaat untuk pasien diabetes karena lemaknya yang rendah namun memiliki protein tinggi.

Mengatur porsi

Salah satu yang terpenting dalam diet resistensi insulin adalah mengatur porsi makan pasien agar tetap seimbang dan bernutrisi. Namun yang terpenting adalah untuk menjaga agar porsi makan pasien diabetes selalu cukup dan tidak membuat perut lapar dalam waktu lama. Membuat perut kosong dan kelaparan hanya akan membuat pasien diabetes mengonsumsi makanan terlalu banyak saat jam makan berikutnya. Pasien diabetes memang harus makan secara rutin terutama ketika diharuskan mengonsumsi obat.

Itu tadi adalah aturan sederhana tentang diet bagi pasien diabetes dengan resistensi insulin. Konsultasikan dengan dokter bagaimana mulai membuat menu diet resistensi insulin yang tanpa melupakan obat diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/peran-diet-sebagai-pendukung-obat-diabetes/

MAKANAN MANIS YANG TERNYATA BAGUS SEBAGAI OBAT DIABETES

Obat diabetes tidak selalu dalam bentuk obat-obatan yang dikemas dan diproduksi sebagai kapsul atau tablet. Makanan dari buah-buahan dan sayuran juga merupakan obat diabetes selama porsinya tepat dan dengan persetujuan dokter. Makanan dari sumber alami dan dalam bentuk paling naturalnya adalah makanan dengan sumber nutrisi paling banyak sehingga tidak hanya menyehatkan tubuh, tapi juga membantu menangani beberapa penyakit.

Untuk pengidap diabetes coba salah satu saran untuk mengonsumsi makanan yang mengandung anthocyanin. Kenapa dengan makanan yang mengandung anthocyanin? Anthocyanin adalah salah satu antioksidan kuat yang sekaligus memberi warna pada makanan. Dalam Journal of Nutrition yang dicetak di tahun 2014, makanan dengan anthocyanin dapat membantu menyetabilkan dan menurunkan kadar gula darah yang membuatnya jadi salah satu makanan paling ramah bagi pasien diabetes. Tidak harus selalu mengandalkan obat diabetes, makanan-makanan ini juga bisa jadi sumberi nutrisi penting untuk tubuh setiap hari.

 

Ceri

Photo by Joanna Kosinska on Unsplash

Buah ceri berwarna merah cerah karena anthocyanin yang terkandung di dalamnya. Pada tahun 2009 sebuah penelitian yang dipresentasikan dalam 2009 Experimental Biology menyebutkan bahwa memakan satu setengah cangkir ceri beku dapat meningkatkan aktifitas antioksidan dalam tubuh selama 12 jam. Dalam kesempatan lain sebuah penelitian juga menunjukan bahwa ceri merah sangat berhubungan dengan pengurangan lemak perut yang biasanya dialami pasien diabetes tipe 2. Mengurangi lemak perut juga berhubungan dengan penurunan resiko serangan jantung. Tapi sebaiknya beli ceri dalam keadaan segar, bukan beku, untuk mendapatkan kandungan antioksidannya yang masih utuh.

Black bean

Photo by Denise Johnson on Unsplash

Pasien diabetes selalu disarankan untuk memperbanyak konsumsi kacang-kacangan dalam menu dietnya karena kacang-kacangan sangat ramah bagi pasien diabetes, mengandung serat serta protein yang menjaga gula darah tetap stabil. Lebih lagi kacang-kacangan, terutama black bean, tidak hanya mengandung anthocyanin yang membuatnya memiliki warna hitam pekat, tapi juga mengandung polyphenol. Polyphenol akan membantu mengurangi resiko inflamasi pada pembuluh darah akibat diabetes dan mengurangi resiko sakit jantung dengan mencegah penumpukan plak dalam pembuluh. Manfaat ini sama seperti yang bisa ditemukan di obat diabetes pada umumnya.

Boysenberry

Photo by Denise Johnson on Unsplash

Buah ini sebenarnya bisa ditemukan tumbuh liar di beberapa hutan di Indonesia, namun jarang dijual secara bebas di supermarket besar. Anthocyanin berperan besar untuk memberi warna pada boysenberry dan keluarga berry berwarna gelap lainnya. Selain itu anthocyanin dalam boysenberry juga berperan untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Komponen dalam buah berry sendiri membantu pasien diabetes mengatasi resiko munculnya berbagai penyakit jantung sebagai komplikasi. Variasi buah berry ini sangat kaya akan vitamin C, serat dan rendah kalori.

Blueberry

Photo by Joanna Kosinska on Unsplash

Di beberapa tempat di Indonesia, blueberry sudah lebih mudah ditemukan dan ternyata khasiatnya cukup besar bagi pasien diabetes. Dalan The Journal of Nutrition sebuah penelitian menyebutkan jika orang-orang yang mengalami kelebihan berat badan dan resistensi insulin mengalami perbaikan dalam sensitifitas mereka terhadap insulin setelah mengonsumsi blueberry selama 6 minggu. Tentu saja ini menjadikan blueberry salah satu makanan sehat layaknya obat diabetes dan superfood untuk mereka yang ingin hidup sehat.

Sweet potato

Photo by Joanna Kosinska on Unsplash

Sweet potato juga makanan yang cukup banyak dipertimbangkan untuk pasien diabetes. Nutrisi dalam sweet potato ternyata banyak yang bisa dimanfaatkan layaknya obat bagi pasien diabetes seperti serat, vitamin, dan antioksidan. Jika direbus atau dikukus, sweet potato memiliki glycemic index yang sangat rendah, jadi tidak akan menaikan gula darah secara mendadak setelah dikonsumsi. Siapa sangka meskipun makanan manis, sweet potato aman dan bermanfaat bagi pasien diabetes.

Anthocyanin memiliki peran penting sebagai antioksidan yang menyehatkan tubuh, sehingga jangan sampai melewatkan daftar makanan sebagai bagian dari menu diet. Peran menu diet dalam kehidupan pasien diabetes sama pentingnya dengan peran obat.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/cara-mengolah-black-seed-oil-sebagai-obat-diabetes-herbal/

JINTAN HITAM SEBAGAI OBAT DIABETES HERBAL UNTUK SEMUA KALANGAN

Jintan hitam atau lebih mudahnya disebut dengan habbatussauda ternyata bisa dimanfaatkan sebagai salah satu obat diabetes herbal yang aman dan mudah digunakan oleh siapa saja. Pada umumnya minyak dari jintan hitam dibuat biji hitam (kalonji) yang tumbuh dari tanaman jintan hitam (Nigella sativa). Tanaman ini tumbuh paling banyak di wilayah Asia, Afrika dan Mediterania.

Sekarang keberadaan minyak dari jintan hitam sudah banyak beredar di pasaran sehingga semakin mudah untuk menggunakannya. Bahkan sekarang olahan dari jintan ini sudah banyak termasuk sebagai obat diabetes herbal dan bumbu masakan. Namun jintan hitam ini bisa juga dimakan biasa atau diambil minyaknya saja karena jintan hitam rendah jumlah karbohidrat dan kalorinya. Selain rendah karbohidrat dan kalori, jintan hitam tinggi protein, potassium, serat dietary, lemak sehat, vitamin serta mineral. Ditambah lagi jintan hitam juga kaya akan antioksidan sehingga menjadikan jintan hitam sangat berguna jika dijadikan obat herbal untuk segala jenis penyakit termasuk diabetes.

Di pasaran minyak jintan hitam biasa dikenal dengan nama black seed oil, black cumin seed oil, kalonji oil atau Nigella sativa oil atau habbatussauda. Nah, berikut penjelasan terkait manfaat minyak jintan hitam sebagai obat herbal untuk diabetes.

 

Black seed oil untuk obat diabetes herbal

Untuk pemanfaatan black seed oil sebagai obat diabetes herbal sendiri ternyata sudah banyak penelitian yang dilakukan sebagai pembuktiannya. Hasil penelitian menyebutkan bahwa menambahkan black seed oil ke dalam menu diet sehari-hari dapat mencegah gula darah tinggi dan menurunkan kadar gula darah tinggi menjadi kadar normal. Penelitian yang dilakukan di tahun 2014 juga menunjukan bahwa black seed oil dapat mengurangi kadar glukosa darah seiring berjalannya waktu. Hal tersebut dibuktikan dengan percobaan pada tikus yang ternyata kadar glukosanya turun setelah diberikan black seed.

Black seed oil bekerja dengan cara meningkatkan produksi insulin, mengurangi resistensi insulin serta mendorong sel-sel bergerak aktif sehingga tubuh juga jadi lebih sehat. Indian Council of Medical Research menyatakan bahwa black seed oil akan meningkatkan tolerensi glukosa sama seperti yang dilakukan metformin. Di tambah lagi black seed oil juga hampir tidak menunjukan adanya tanda-tanda racun yang bisa merusak tubuh dan tidak menimbulkan efek samping meskipun sering digunakan.

Bahan aktif dalam black seed oil

Untuk semakin mempertegas peran black seed oil sebagai obat diabetes herbal yang juga bisa mengatasi berbagai penyakit lain, berikut ini adalah beberapa bahan aktif yang terkandung dalam black seed oil.

Black seed oil mengandung kalsium, zat besi, selenium, arginine, potassium, dan carotene. Kemudian masih ada lagi berbagai macam asam amino yang penting untuk tubuh seperti palmitic, linoleic, dan stearic. Black seed oil juga kaya akan antioksidan, anti-inflamasi serta anti-bakteri untuk menjaga kesehatan tubuh. Phytochemical yang berperan sebagai antioksidan di antaranya: thymoquinone, nigellone, dan beta-sitosterol.

Para peneliti mencoba melihat kembali manfaat thymoquinone sebagai obat diabetes herbal dan mencatat bahwa salah satu manfaat dari thymoquinone adalah membantu mengurangi efek hypoglikemik. Bagaimana caranya? Thymoquinone akan mendorong produksi insulin dan mengurangi penyerapan glukosa oleh tubuh. Thymoquinone sendiri terkenal karena kemampuannya melawan inflamasi dan kanker, serta perannya sebagai penolong pada pasien asma, encephalomyelitis, dan carcinogenesis.

Karena menemukan black seed oil atau habbatussauda sekarang sudah sangat mudah, tidak ada alasan lagi untuk tidak mencoba mengonsumsinya sebagai salah satu obat diabetes herbal selain obat diabetes berbahan kimia.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/fakta-tentang-diabetes-tipe-1-dan-obat-untuk-pasien-diabetes-tipe-1/