YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

SELAIN OBAT INI MINERAL PENTING YANG DIBUTUHKAN PASIEN DIABETES

Memang obat diabetes bisa sangat membantu dalam mengatasi berbagai masalah akibat kadar gula darah yang tinggi, tapi terkadang pasien lupa bahwa tubuhnya butuh lebih dari sekedar obat diabetes. Ada beberapa mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk terutama mereka yang memiliki diabetes. Tanpa disadari mineral-mineral ini bisa membawa perubahan besar pada pasien diabetes selain dengan konsumsi obat secara rutin. Apa sajakah mineral penting tersebut?

 

Chromium

Yang pertama adalah chromium. Apa kegunaan chromium bagi pasien diabetes? Chromium bagi pasien diabetes dapat meningkatkan efek insulin pada tubuh. Dengan cukupnya asupan chromium dalam tubuh juga mencegah pasien diabetes mencari gula terlalu sering.

Untuk memenuhi kebutuhan chromium bisa berasal dari brokoli, jagung, oats dan kuning telur.

Magnesium

Pasien diabetes sangat diharapkan untuk memenuhi kebutuhan magnesium-nya secara cukup. Kenapa dengan magnesium? Magnesium penting untuk membantu mengelola gula darah menjadi lebih stabil dan meningkatkan receptor insulin berfungsi lebih baik.

Magnesium bisa berasal dari bayam, alpukat, yogurt dan pumpkin seed.

Zinc

Beberapa pasien diabetes mungkin sering mengalami kekurangan zinc tetapi sehingga tidak memiliki pertahanan yang kuat terhadap serangan dari luar. Pasien diabetes butuh asupan zinc yang banyak karena dapat melindungi jantung dari berbagai kerusakan termasuk komplikasi diabetes.

Zinc biasanya ditemukan dalam daging merah, daging ayam, bayam, asparagus, jamur shiitake, biji-bijian, kacang-kacangan, dan kerang.

Vanadium

Vanadium penting untuk pasien diabetes karena mempengaruhi glukosa darah dan akan mengurangi kebutuhan tubuh terhadap insulin sehingga tubuh dapat beradaptasi dengan insulin secukupnya.

Selenium

Nah, untuk selenium sendiri sebenarnya kebutuhannya tidak hanya pada pasien diabetes tapi juga pra-diabetes. Dengan kebutuhan selenium yang cukup maka resiko diabetes bisa diturunkan pada mereka yang memasukan selenium dalam menu dietnya.

Kalsium

Kalsium adalah salah satu mineral yang cukup mudah ditemukan dari makanan sehari-hari dan ternyata ini adalah salah satu mineral penting untuk pasien diabetes. dengan memenuhi kebutuhan kalsium setiap hari dan mengombinasikan dengan vitamin D, resiko penyakit diabetes bisa diturunkan sampai 33%. Jumlah yang cukup besar mengingat diabetes biasa terjadi karena kesalahan gaya hidup.

Obat diabetes memang selalu diperlukan oleh pasien diabetes, tapi bukan berarti mengabaikan asupan makanan yang mengandung mineral penting seperti disebutkan sebelumnya.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/jika-tidak-segera-mendapatkan-obat-ini-efek-dari-diabetes-bagi-tubuh/

OBAT DIABETES HERBAL DAN ALAMI YANG LEBIH AMAN DARI METFORMIN

Menggunakan metformin sebagai obat diabetes bukan hal yang salah memang mengingat metformin memiliki banyak manfaat untuk pasien diabetes. Tetapi sering mengonsumsi metformin yang mengandung bahan kimia bisa jadi beresiko untuk kesehatan jangka panjang. Metformin juga memiliki beberapa efek samping yang membuat tubuh merasa tidak nyaman.

Nah, sebenarnya ada cara kain yang bisa membantu menggantikan metformin sebagai obat diabetes. Ada beberapa pilihan obat diabetes herbal yang lebih aman dan menyehatkan serta berbagai bentuk aktifitas yang membantu mengendalikan kadar gula darah. Meskipun prosesnya lama dan tidak secepat metformin, tetapi cara ini bisa dipilih sebagai alternative untuk pasien diabetes yang ingin mengurangi obat berbahan kimia.

 

Cuka apel

Salah satu obat diabetes yang banyak disarankan adalah konsumsi cuka apel. Cara mengonsumsinya juga terbilang mudah: satu dua sendok cuka apel dilarutkan dalam segelas air dan diminum sebelum makan. Zat asam yang terkandung dalam cuka akan menghalangi enzim yang tugasnya mencerna tepung dalam karbohidrat. Maka dengan mengonsumsi cuka apel sebelum makan tubuh tidak akan mencerna tepung dan mengubahnya menjadi gula sehingga glukosa akan tetap terjaga pada level rendah. Penelitian yang dilakukan oleh Diabetes Research and Clinical Practice menyebutkan bahwa konsumsi cuka apel sebelum makan dapat mengurangi glukosa setelah makan dan kadar insulin.

Suplemen pare

Pare yang dikemas dalam bentuk suplemen saat ini telah banyak beredar dan ternyata merupakan salah satu bentuk obat diabetes yang cukup terkenal. Pare sendiri mengandung anti-diabetes alami berupa charantin, polypeptide-p, dan vicine yang akan membantu mengontrol gula darah tetap stabil sekaligus tekanan darah dalam tubuh.

Kunyit

Obat diabetes herbal yang paling banyak disarankan adalah kunyit, selain karena memang manfaatnya sangat tinggi untuk pasien diabetes, kunyit sudah sangat umum digunakan di Indonesia dan bisa digunakan untuk apa saja. Kunyit sendiri mengandung begitu banyak nutrisi yang bisa memperbaiki berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan diabetes salah satunya adalah curcuminoid. Curcuminoid dapat mengurangi kolesterol jahat sekaligus menurunkan resiko penyakit kardiovaskular pada orang-orang dengan diabetes tipe 2 dan mereka yang memiliki lipid buruk.

Beberapa penelitian lanjut juga membuktikan bahwa kunyit memiliki manfaat untuk menurunkan efek glukosa, meningkatkan fungsi sel beta, dan memperbaiki oksidasi asam lemak dalam tubuh. Sebenarnya untuk membahas manfaat kunyit sebagai obat diabetes ada banyak sekali dan tentunya aman karena berasal dari bahan herbal alami.

Olahraga

Sudah barang tentu memperbaiki kondisi pasien diabetes tanpa obat harus diimbangi dengan olahraga teratur. Ternyata olahraga rutin dalam bentuk gabungan HIIT (high-intensity interval training) dan strength training bisa sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan pasien diabetes. Latihan cardio juga terbukti akan meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin jika dilakukan secara rutin. Tapi jangan lupa aktifitas fisik kecil-kecilan setelah makan juga tetap dilakukan untuk mengurangi efek kenaikan gula darah setelah makan.

Ini adalah beberapa contoh hal baik yang bisa dilakukan untuk mengurangi efek gula darah tinggi selain dengan obat diabetes metformin.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-diabetes-oral-yang-perlu-dikenali/

MENGENAL DIABETES DARI GEJALA, KOMPLIKASI SAMPAI PENCEGAHANNYA SEBELUM OBAT

Ada banyak cara untuk mengendalikan diabetes dan tidak selalu berhubungan dengan obat, tapi bisa dengan perubahan gaya hidup. Sayangnya terkadang orang terlambat menyadari tentang diabetes dan justru mendapat penanganan setelah kondisinya lebih parah. Maka jauh sebelumnya sebaiknya semua orang mengenal dahulu gejalanya agar jadi lebih waspada. Namun jika ternyata sudah didiagnosis dengan diabetes bukan berarti lalu merasa putus asa begitu saja. Pasien diabetes masih bisa melakukan beberapa metode pengobatan atau mengonsumsi obat diabetes sesuai anjuran dokter. Mengikuti aturan dokter dalam mengonsumsi obat dan melakukan perubahan gaya hidup dapat menghindarkan diri dari resiko komplikasi diabetes.

Nah, untuk lebih lengkapnya tentang gejala, komplikasi serta penanganan untuk pasien diabetes berikut ini adalah beberapa penjelasan sederhananya.

 

Gejala diabetes

Salah satu gejala diabetes yang sering tidak disadari adalah sering tiba-tiba merasa lapar.  Rasa lapar dan keinginan untuk makan terus tersebut akan terasa lebih dari sekedar rasa lapar yang dirasakan orang-orang tanpa diabetes. Selain lapar, pasien diabetes juga mudah merasa haus dan ingin minum terus. Karena kebutuhan untuk minum meningkat maka pasien diabetes akan sering buang air kecil.

Meskipun sering lapar dan haus, pasien diabetes akan menunjukan tanda-tanda penurunan berat badan mendadak secara ekstrim. Penurunan berat badan ini biasanya tidak terlalu dirasakan sampai akhirnya tubuh pasien terlihat lebih kurus.

Nah, jika sudah sampai tahap yang lebih parah, pasien diabetes akan menunjukan gejala-gejala lain seperti sakit kepala ekstrim, kaki dan tangan yang mulai mati rasa sampai gangguan masalah seksual.

Ketika tubuh mulai menunjukan tanda-tanda demikian, segera lakukan pengecekan gula darah atau konsultasikan ke dokter terpercaya.

Komplikasi

Pasien diabetes harus mulai mempertimbangkan berbagai gaya hidup baru, konsumsi makanan sehat, obat yang tepat dan olahraga teratur demi terhindar dari komplikasi. Komplikasi pada pasien diabetes sebenarnya bisa cukup parah dan akan sampai membahayakan nyawa jika tidak segera diobati dengan tepat. Apa sajakah komplikasi tersebut?

Karena kadar gula darah yang tinggi, pasien diabetes yang terluka sulit sekali untuk sembuh atau sembuh dalam waktu lama. Luka yang terbuka dan tidak segera ditangani akan menimbulkan berbagai infeksi dan menumpuknya kotoran yang berbahaya karena itulah harus bersungguh-sungguh dalam menjaga tubuhnya agar terhindar dari luka. Luka pada pasien diabetes juga harus diobati dengan cara yang tepat sehingga ada beberapa dokter yang khusus menawarkan mengobati luka pasien diabetes.

Komplikasi lainnya adalah neuropathy. Neuropathy adalah gangguan syaraf yang terjadi akibat diabetes. Seseorang yang mengalami neuropathy sering merasa mati rasa atau kesemutan di beberapa bagian seperti kaki atau tangan. Ini berbahaya karena akan menyebabkan pasien tidak sadar ketika ada luka pada kaki dan tangannya.

Selain neuropathy ada juga komplikasi yang menyerang ginjal yaitu diabetes nephropathy. Tidak hanya menyerang syaraf serta ginjal, diabetes akan menyerang organ-organ lain dalam tubuh seperti jantung dan mata yang akan berakibat pada serangan jantung dan kebutaan.

Karena komplikasi yang begitu banyak dan bahkan bisa membahayakan nyawa, pasien diabetes harus benar-benar melakukan berbagai metode pengobatan yang disarankan dokter, termasuk mengonsumsi obat diabetes rutin dan perubahan gaya hidup secara menyeluruh.

Pencegahan diabetes

Karena mencegah lebih baik daripada mengobati maka mari mencari tahu bagaimana mencegah penyakit diabetes sejak awal. Sebenarnya sederhana saja yaitu dengan memulai gaya hidup sehat. Apa sajakah yang harus dilakukan? Mulai dulu dengan membiasakan diri mengonsumsi makan-makanan sehat, mengontrol konsumsi makanan cepat saji, menghindari rokok serta minuman beralkohol, dan melakukan olahraga secara rutin. Yang tak kalah pentingnya adalah pergi ke dokter setiap beberapa waktu sekali. Kenapa? Karena dengan rutin melakukan check-up ke dokter akan lebih cepat diketahui jika ada yang bermasalah dalam tubuh dan dapat segera tertangani.

Mengingat diabetes adalah penyakit yang cukup berbahaya untuk tubuh, maka penting sekali untuk segera menyadari gejalanya dan mencari cara untuk menyembuhkan sebelum terjadi komplikasi. Jika perlu lakukan pencegahan sejak awal.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/cara-agar-pasien-diabetes-bisa-merawat-diri-sendiri-selain-dengan-obat/

MENGENAL TENTANG METABOLIC SYNDROME DAN RESIKONYA BAGI PASIEN DIABETES

Mari kembali lagi mengenal tentang metabolic syndrome dan bagaimana hubungannya dengan obat untuk pasien diabetes. Metabolic syndrome terkadang disebut juga dengan dysmetabolic syndrome, syndrome X, metabolic disease atau resistensi insulin. Resistensi insulin adalah kondisi yang sangat akrab dengan pasien diabetes dan tentu saja ada metode pengobatan atau obat tertentu untuk mengatasi kondisi tersebut.

Singkatnya bagaimana hubungan metabolic syndrome dengan diabetes adalah metabolic syndrome merupakan kondisi ketika tubuh mengalami obesitas, kadar trygliserida tinggi, kadar gula darah puasa tinggi, tekanan darah tinggi dan HDL kolesterol rendah. Ketika seseorang mengalami kondisi tersebut atau mungkin hanya 3 di antaranya maka dapat dipastikan bahwa orang tersebut mengalami metabolic syndrome.

Nah, ternyata 85 persen orang dengan diabetes tipe 2 juga memiliki metabolic syndrome. Orang-orang dengan diabetes tipe 2 dan metabolic syndrome memiliki resiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung dibandingkan 15 persen orang dengan diabetes tipe 2 tanpa metabolic syndrome. Selain itu masih banyak resiko kondisi kesehatan serius lain yang bisa dialami orang-orang dengan metabolic syndrome.

 

Penyebab metabolic syndrome

Ada dua penyebab utama seseorang mengalami metabolic syndrome yaitu kelebihan berat badan atau obesitas dan kurangnya aktifitas fisik. Dalam salah satu penelitian dibuktikan bahwa olahraga satu jam selama satu minggu ternyata membantu menurunkan 29 persen resiko pertumbuhan metabolic syndrome. Dan sebenarnya metabolic syndrome adalah kondisi kesehatan yang berhubungan dengan resistensi insulin, sesuatu yang juga umum terjadi pada orang-orang dengan obesitas dan tubuh yang jarang bergerak. Resistensi insulin inilah yang membuat metabolic syndrome menjadi masalah kesehatan yang berhubungan dengan diabetes.

Resistensi insulin adalah kondisi ketika sel-sel dalam tubuh tidak merespon insulin sehingga glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel dengan mudah. Hal ini tentu yang akan menyebabkan kenaikan kadar glukosa dalam pembuluh darah dan tubuh akan berusaha untuk mengendalikan gula darah dengan cara memproduksi insulin terus menerus.

Dalam jangka waktu lama maka tubuh tidak lagi mampu memproduksi insulin dalam jumlah cukup untuk menjaga agar gula darah tetap normal, maka kondisi berubah menjadi diabetes. Karena seperti disebutkan sebelumnya, bahwa 85 persen diabetesi juga mengalami metabolic syndrome maka sudah pasti orang yang didiagnosa diabetes maka kemungkinan kondisi metabolic syndrome yang dialami juga lebih besar lagi.

Faktor resiko

Faktor resiko dari metabolic syndrome adalah gula darah puasa yang tinggi, tekanan darah tinggi, trygliserida tinggi dan kolesterol HDL rendah. Tetapi metabolic syndrome juga dapat tumbuh karena beberapa faktor lain seperti usia, ras, riwayat keluarga dan penyakit lainnya. Orang yang berusia di atas 60 tahun resiko metabolic syndrome-nya akan semakin meningkat. Sementara itu orang-orang Hispanic dan Asia memiliki resiko lebih tinggi mengalami metabolic syndrome dibandingkan orang-orang dari ras lain. Perhatikan juga riwayat penyakit dalam keluarga atau riwayat diabetes gestational. Resiko metabolic syndrome juga muncul pada orang-orang dengan penyakir kardiovaskular, nonalcoholic fatty liver atau polycystic ovary syndrome.

Dengan melihat banyaknya faktor resiko penyebab metabolic syndrome ini maka segera waspada jika kondisi tersebut mulai muncul. Dokter dapat mendiagnosa pasien metabolic syndrome dari serangkaian pemeriksaan fisik dan tes darah.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/mengenal-metabolic-syndrome-dan-hubungannya-dengan-diabetes-sebelum-menentukan-obat-dan-pengobatannya/

OBAT DIABETES SEKALIGUS ANTI-INFLAMASI YANG BISA DITEMUKAN DIMANA-MANA

Inflamasi yang tidak diatasi dengan obat yang bisa meredakan inflamasi akan menyebabkan banyak masalah kesehatan seperti diabetes, kanker hingga penyakit jantung. Namun kondisi yang tidak fatal seperti jerawat dan psoriasis juga bisa dianggap sebagai salah satu bentuk inflamasi. Sebenarnya berbagai kondisi kesehatan serius bisa secara langsung atau tidak disebabkan oleh inflamasi.

Namun tidak perlu cemas karena inflamasi juga dapat dihindari dengan salah satu caranya adalah mengubah pola makan sehari-hari. Mengubah pola makan di sini yang dimaksud adalah dengan memasukan makanan yang mengandung zat anti-inflamasi. Untuk pasien diabetes tidak perlu cemas karena daftar makanan ini juga termasuk makanan yang dikenal sebagai obat diabetes. Makanan yang mengandung zat anti-inflamasi bisa berasal dari sayuran, buah-buahan, sampai bumbu dapur jadi dengan begitu akan lebih mudah berkreasi dengan menunya.

 

Seledri

Seledri adalah salah satu jenis sayuran yang mengandung konsentrasi tinggi antioksidan dan anti-inflamasi yang berfungsi untuk mengontrol tekanan darah serta kolesterol.

Brokoli

Siapa yang tidak kenal dengan brokoli? Brokoli adalah salah satu sayuran yang paling banyak disarankan untuk program diet. Brokoli sendiri memiliki kandungan yang sama dengan seledri, tinggi antioksidan dan anti-inflamasi.

Salmon

Salmon mengandung vitamin D, B6 dan B12 yang bisa membantu mengendalikan mood seseorang. Tapi yang paling penting dari salmon adalah kandungan asam lemak omega 3 yang mengurangi inflamasi dalam tubuh.

Blueberry

Salah satu buah yang bisa dijadikan obat diabetes karena bisa mengontrol kadar gula darah dan membuat perut kenyang lebih lama. Blueberry mengandung kombinasi antioksidan, anti-inflamasi dan vitamin lainnya.

Kunyit

Obat diabetes herbal yang banyak disarankan oleh ahli kesehatan. Kunyit tidak sekedar dicampurkan dalam masakan, sekarang kunyit yang dijadikan minuman juga banyak termasuk dalam teh dan susu kunyit. Kunyit sering disarankan sebagai suplemen yang efektif mengurangi efek buruk arthritis karena kandungan anti-inflamasinya yang tinggi.

Jahe

Selain kunyit, jahe juga obat diabetes dari bahan herbal yang sering disarankan oleh ahli kesehatan. Nah, meskipun rasanya agak sedikit pedas dan panas, jahe adalah sumber anti-inflamasi terbaik yang bisa ditemukan di sekitar kita dengan mudah.

Chia seed dan walnut

Biji-bijian dan kacang-kacangan adalah salah satu makanan dengan kandungan anti-inflamasi yang tinggi. Dari banyak jenis biji-bijian dan kacang-kacangan yang ada chia seed dan walnut yang paling banyak disarankan. Chia seed memiliki asam lemak omega 3 dan asam lemak omega 6 dalam jumlah tinggi serta tentu saja anti-inflamasi. Sedangkan walnut mendapat predikat sebagai kacang tersehat karena memiliki konsentrasi tinggi sejumlah antioksidan dan asam lemak omega 3.

Sayuran berdaun hijau

Tentu saja tidak ketinggalan semua jenis sayuran berdaun hijau. Sayuran daun hijau selalu memiliki kandungan berbagai nutrisi lengkap seperti vitamin K, vitamin yang dihubungkan dengan pengurangan inflamasi.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/jangan-hanya-berharap-pada-obat-pasien-diabetes-harus-mulai-kurangi-gula/

CHAI TEA, TEH KAYA HERBAL UNTUK OBAT DIABETES

Obat herbal untuk diabetes lain dalam bentuk teh memang paling banyak diminati karena selain rasanya yang enak dan mudah dibuat, teh bisa dikonsumsi kapan saja dan dimana saja. Chai tea adalah salah satu teh herbal yang bisa menjadi obat herbal untuk pasien diabetes karena bermacam campurannya yang kaya manfaat. Chai tea sendiri sangat populer di India. Chai sendiri sebenarnya berarti teh sehingga chai tea artinya teh teh.

Untuk membuat chai tea sangat sederhana karena cha tea pada dasarnya adalah campuran black tea, berbagai rempah-rempah dan susu yang menghasilkan minuman penuh rasa dan kaya manfaat. Untuk mengetahui manfaat dari chai tea sebagai obat herbal bagi pasien diabetes mari dibeda satu persatu berdasar bahan pembuat chai tea itu sendiri.

 

Black tea

Black tea adalah teh yang sangat sering diminum di Indonesia. Minuman satu ini merupakan sumber antioksidan super yang melindungi tubuh dari berbagai efek buruk radikal bebas. Black tea sendiri saja sudah cukup sebagai obat herbal untuk diabetes karena bisa mengurangi resiko diabetes tipe 2. Teh hitam ini bisa melindungi jantung, menjaga sistem pencernaan, memadatkan tulang, sampai mengurangi resiko penyakit arthritis.

Jahe

Black tea dan jahe sudah sangat sering dicampurkan menjadi minuman yang menyehatkan. Jahe juga bisa menjadi obat herbal diabetes tapi manfaat lain dari jahe ternyata juga banyak. Jahe kaya akan antioksidan, mencegah terjadinya inflamasi, pertumbuhan kanker hingga mual-mual, mengurangi pembengkakan dan mengurangi rasa sakit.

Kayu manis

Kayu manis sangat bermanfaat karena bisa menjadi obat herbal untuk pasien diabetes dan mencegah terjadinya diabetes. Mencampurkan kayu manis dalam chai tea meningkatkan jumlah antioksidan dalam black tea, memiliki efek anti-inflamasi, dan bagus bagi kesehatan syaraf.

Cardamom

Mungkin jarang ada di Indonesia tapi cardamom dalam chai tea memiliki banyak manfaat. Cardamom membantu menurunkan tekanan darah, mencegah pengentalan darah, menyembuhkan konstipasi dan diare serta mengandung antioksidan.

Cengkeh

Menemukan cengkeh sangat mudah di Indonesia dan minuman dari cengkeh juga kaya manfaat. Cengkeh mengandung anti-bakteri dan anti-jamur, antiviral yang bisa memcegah pertumbuhan sel kanker dan analgesic sebagai penghilang rasa sakit.

Blackpepper

Untuk chai tea memang biasanya akan dicampur dengan blackpepper. Meskipun terdengar aneh tapi ternyata manfaatnya luar biasa. Blackpepper dapat meningkatkan sistem pencernaan, mendorong penyerapan nutrisi makanan lebih baik, menurunkan hipertensi, dan antioksidan aktif yang sangat baik untuk kesehatan.

Star anies atau bunga lawang

Dalam chai tea biasanya ditambahkan dengan bunga lawang. Bunga lawang bekerja sebagai anti-bakteri, anti-jamur dan anti-inflamasi.

Pala

Pala adalah anti-depresan, sebagai herbal penghilang rasa sakit dan anti-inflamasi.

Fennel

Fennel atau adas pedas juga jarang digunakan di Indonesia, tapi mungkin bisa dicoba dicampurkan menjadi bahan untuk chai tea. Dengan adanya fennel sendiri memberi manfaat untuk mengurangi pertumbuhan tumor, mengurangi rasa sakit saat datang bulan, hingga memperbaiki sistem pencernaan.

Dari bahan-bahan kaya manfaat ini tidak heran chai tea memang bisa menjadi obat diabetes herbal yang mudah dan murah untuk dibuat.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-diabetes-herbal-teh-bunga-telang/