Diabetes

ATURAN UNTUK MEMBUAT MENU DIET RESISTENSI INSULIN SEBAGAI BAGIAN DARI OBAT DIABETES

obat diabetes

Selain dengan obat diabetes, diet menjadi komponen penting dalam mengatasi masalah kesehatan berkaitan dengan resistensi insulin. Tentu saja untuk membuat menu diet tidak boleh sembarangan dan harus sesuai petunjuk dari dokter. Diet selalu dikombinasikan dengan obat diabetes yang disarankan dokter sehingga keduanya bisa saling bekerja sama dan tidak bertolak-belakang. Diet juga harus dibawah pengawasan ahli karena tubuh tetap membutuhkan banyak nutrisi yang cukup untuk menjaga kondisinya tetap sehat dan prima. Nah, lalu apa saja aturan diet bagi pasien diabetes dengan resistensi insulin?

 

Batasi asupan karbohidrat

Salah satu hasil penelitian dari Diabetes Metabolic Sydrome and Obesity menyebutkan bahwa memonitor asupan karbohidrat dengan cara menghitungan jumlah karbohidrat yang masuk sekali makan adalah salah satu strategi untuk mencapai kontrol terhadap indeks glikemik yang dibutuhkan. Meskipun semua karbohidrat yang masuk bisa dikendalikan dengan dihitung jumlahnya tetapi tetap saja yang paling baik adalah dengan meningkatkan asupan dari karbohidrat baik seperti sayuran, buah-buahan, gandum utuh, kacang-kacangan serta produk olahan susu. Jauhi produk karbohidrat yang tinggi lemak, gula dan sodium.

Minuman berpemanis

Semua jenis gula pasti akan menaikan kadar gula darah dan berkontribusi terhadap kondisi resistensi insulin. Tetapi yang paling utama harus dihindari adalah minuman yang mengandung pemanis tambahan seperti jus buah kemasan atau minuman dengan high fructose corn syrup. Cobalah untuk memperbanyak minuman seperti air putih, kopi, teh serta minuman herbal lain. Banyak juga sekarang minuman herbal seperti teh yang berkhasiat sebagai obat diabetes.

Serat

Menu diet dengan lebih dari 50 gram serat perhari akan meningkatkan level glikemik dalam tubuh pasien diabetes. Mengonsumsi makanan dengan serat tinggi seperti Brussel sprout, alpukat, flaxseed, chia seed, kacang-kacangan dan polong-polongan serta quinoa. Sumber serat juga bisa ditemukan dalam aneka macam sayuran berdaun hijau. Tingkatkan jumlah makanan berserat adalah salah satu aturan penting dalam menu diet resistensi insulin.

Lemak sehat

Jenis lemak yang dikonsumsi sebenarnya jauh lebih penting dibandingkan jumlah lemak yang masuk. Mereka yang mengalami resistensi insulin disarankan untuk mengonsumsi lemak tak larut (unsaturated fat) daripada lemak larut atau lemak trans.

Protein

Untuk memperoleh jumlah protein yang cukup dan tentu saja sehat serta aman pasien diabetes bisa mengandalkan sumber protein alami dan organik. Beberapa yang bisa dikonsumsi untuk pasien dengan resistensi insulin adalah ayam organik, ikan laut, kacang-kacangan, yogurt, dan almond.

Produk olahan susu

Menu diet untuk resistensi insulin juga tidak boleh jauh-jauh dari produk olahan susu. Susu tetap jadi salah satu bagian menu diet yang dibutuhkan tubuh, namun perhatikan jenis produk olahan susu yang akan dikonsumsi. Sekarang ini susu yang terbuat dari bahan organik selain susu kambing dan sapi banyak ditawarkan. Salah satunya adalah almond milk. Almond sendiri mengandung manfaat untuk pasien diabetes karena lemaknya yang rendah namun memiliki protein tinggi.

Mengatur porsi

Salah satu yang terpenting dalam diet resistensi insulin adalah mengatur porsi makan pasien agar tetap seimbang dan bernutrisi. Namun yang terpenting adalah untuk menjaga agar porsi makan pasien diabetes selalu cukup dan tidak membuat perut lapar dalam waktu lama. Membuat perut kosong dan kelaparan hanya akan membuat pasien diabetes mengonsumsi makanan terlalu banyak saat jam makan berikutnya. Pasien diabetes memang harus makan secara rutin terutama ketika diharuskan mengonsumsi obat.

Itu tadi adalah aturan sederhana tentang diet bagi pasien diabetes dengan resistensi insulin. Konsultasikan dengan dokter bagaimana mulai membuat menu diet resistensi insulin yang tanpa melupakan obat diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/peran-diet-sebagai-pendukung-obat-diabetes/