YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

MENGENAL DIABETES DARI GEJALA, KOMPLIKASI SAMPAI PENCEGAHANNYA SEBELUM OBAT

Ada banyak cara untuk mengendalikan diabetes dan tidak selalu berhubungan dengan obat, tapi bisa dengan perubahan gaya hidup. Sayangnya terkadang orang terlambat menyadari tentang diabetes dan justru mendapat penanganan setelah kondisinya lebih parah. Maka jauh sebelumnya sebaiknya semua orang mengenal dahulu gejalanya agar jadi lebih waspada. Namun jika ternyata sudah didiagnosis dengan diabetes bukan berarti lalu merasa putus asa begitu saja. Pasien diabetes masih bisa melakukan beberapa metode pengobatan atau mengonsumsi obat diabetes sesuai anjuran dokter. Mengikuti aturan dokter dalam mengonsumsi obat dan melakukan perubahan gaya hidup dapat menghindarkan diri dari resiko komplikasi diabetes.

Nah, untuk lebih lengkapnya tentang gejala, komplikasi serta penanganan untuk pasien diabetes berikut ini adalah beberapa penjelasan sederhananya.

 

Gejala diabetes

Salah satu gejala diabetes yang sering tidak disadari adalah sering tiba-tiba merasa lapar.  Rasa lapar dan keinginan untuk makan terus tersebut akan terasa lebih dari sekedar rasa lapar yang dirasakan orang-orang tanpa diabetes. Selain lapar, pasien diabetes juga mudah merasa haus dan ingin minum terus. Karena kebutuhan untuk minum meningkat maka pasien diabetes akan sering buang air kecil.

Meskipun sering lapar dan haus, pasien diabetes akan menunjukan tanda-tanda penurunan berat badan mendadak secara ekstrim. Penurunan berat badan ini biasanya tidak terlalu dirasakan sampai akhirnya tubuh pasien terlihat lebih kurus.

Nah, jika sudah sampai tahap yang lebih parah, pasien diabetes akan menunjukan gejala-gejala lain seperti sakit kepala ekstrim, kaki dan tangan yang mulai mati rasa sampai gangguan masalah seksual.

Ketika tubuh mulai menunjukan tanda-tanda demikian, segera lakukan pengecekan gula darah atau konsultasikan ke dokter terpercaya.

Komplikasi

Pasien diabetes harus mulai mempertimbangkan berbagai gaya hidup baru, konsumsi makanan sehat, obat yang tepat dan olahraga teratur demi terhindar dari komplikasi. Komplikasi pada pasien diabetes sebenarnya bisa cukup parah dan akan sampai membahayakan nyawa jika tidak segera diobati dengan tepat. Apa sajakah komplikasi tersebut?

Karena kadar gula darah yang tinggi, pasien diabetes yang terluka sulit sekali untuk sembuh atau sembuh dalam waktu lama. Luka yang terbuka dan tidak segera ditangani akan menimbulkan berbagai infeksi dan menumpuknya kotoran yang berbahaya karena itulah harus bersungguh-sungguh dalam menjaga tubuhnya agar terhindar dari luka. Luka pada pasien diabetes juga harus diobati dengan cara yang tepat sehingga ada beberapa dokter yang khusus menawarkan mengobati luka pasien diabetes.

Komplikasi lainnya adalah neuropathy. Neuropathy adalah gangguan syaraf yang terjadi akibat diabetes. Seseorang yang mengalami neuropathy sering merasa mati rasa atau kesemutan di beberapa bagian seperti kaki atau tangan. Ini berbahaya karena akan menyebabkan pasien tidak sadar ketika ada luka pada kaki dan tangannya.

Selain neuropathy ada juga komplikasi yang menyerang ginjal yaitu diabetes nephropathy. Tidak hanya menyerang syaraf serta ginjal, diabetes akan menyerang organ-organ lain dalam tubuh seperti jantung dan mata yang akan berakibat pada serangan jantung dan kebutaan.

Karena komplikasi yang begitu banyak dan bahkan bisa membahayakan nyawa, pasien diabetes harus benar-benar melakukan berbagai metode pengobatan yang disarankan dokter, termasuk mengonsumsi obat diabetes rutin dan perubahan gaya hidup secara menyeluruh.

Pencegahan diabetes

Karena mencegah lebih baik daripada mengobati maka mari mencari tahu bagaimana mencegah penyakit diabetes sejak awal. Sebenarnya sederhana saja yaitu dengan memulai gaya hidup sehat. Apa sajakah yang harus dilakukan? Mulai dulu dengan membiasakan diri mengonsumsi makan-makanan sehat, mengontrol konsumsi makanan cepat saji, menghindari rokok serta minuman beralkohol, dan melakukan olahraga secara rutin. Yang tak kalah pentingnya adalah pergi ke dokter setiap beberapa waktu sekali. Kenapa? Karena dengan rutin melakukan check-up ke dokter akan lebih cepat diketahui jika ada yang bermasalah dalam tubuh dan dapat segera tertangani.

Mengingat diabetes adalah penyakit yang cukup berbahaya untuk tubuh, maka penting sekali untuk segera menyadari gejalanya dan mencari cara untuk menyembuhkan sebelum terjadi komplikasi. Jika perlu lakukan pencegahan sejak awal.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/cara-agar-pasien-diabetes-bisa-merawat-diri-sendiri-selain-dengan-obat/

CARA AGAR PASIEN DIABETES BISA MERAWAT DIRI SENDIRI SELAIN DENGAN OBAT

Pasien diabetes tidak harus selalu bergantung dengan obat atau orang lain yang ada di sekitarnya. Ada beberapa cara bagi pasien diabetes tipe 2 untuk merawat dirinya sendiri selain dengan obat. Sebenarnya self-care untuk pasien diabetes ini sudah banyak dibicarakan sebelumnya tapi sering dilupakan. Lalu apa sih pentingnya untuk mulai merawat diri sendiri bagi pasien diabetes tipe 2? Pasien diabetes sebisa mungkin menjaga kondisi dirinya mengingat diabetes sangat rentan menimbulkan berbagai komplikasi yang berbahaya. Pasien sendiri yang bisa merasakan kejanggalan pada tubuhnya sehingga daripada hanya bergantung pada obat dan bantuan orang sekitar lebih baik mulai dulu dengan self-care sederhana sehari-hari.

 

Self-care untuk pasien diabetes tipe 2

Pertama-tama jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan dan minuman sehat setiap hari. Ada banyak sekali daftar makanan dan minum yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh pasien diabetes. Namun pada intinya untuk hidup lebih sehat sebaiknya diperbanyak dengan mengonsumsi buah dan sayuran serta menghindari makanan yang telah melewati berbagai proses pengolahan, makanan tinggi gula dan soda.

Selalu awasi asupan makanan, air putih, kadar gula darah serta tingkat stress sehari-hari. Kenapa harus selalu diawasi? Terkadang kenaikan gula darah bisa datang dari stress atau karena mengonsumsi makanan dan minuman yang kurang tepat. Dengan mengawasi keempat hal ini akan mudah untuk menentukan hal apa yang paling berpengaruh dalam meningkatkan kadar gula darah dan apa yang bisa dinikmati tanpa mempengaruhi kadar gula darah. Selain obat diabetes, emosi yang stabil, makanan sehat dan air putih adalah kunci menjaga gula darah tetap stabil.

Berikutnya adalah tidur yang cukup. Jika merasa sering terbangun tengah malam untuk buang air kecil segera periksa kondisi gula darah untuk memastikan apakah kadar gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah sehingga tidak merembet membahayakan nyawa.

Selanjutnya adalah selalu cek kondisi kaki setiap hari. Kaki adalah bagian yang paling sering mengalami mati rasa sekaligus terluka karena goresan. Luka goresan tersebut bisa berbahaya karena pasien diabetes akan sangat lama dalam menyembuhkan luka dan luka bisa membusuk jika tidak dibersihkan dengan teliti. Memeriksa kaki setiap hari adalah kewajiban bagi pasien diabetes.

Jangan lupakan untuk olahraga rutin dan gunakan pakaian serta sepatu yang nyaman untuk olahraga. Olahraga tidak harus berat seperti pergi ke gym, cukup dengan jalan kaki atau naik turun tangga saja.

Nah, jangan pernah lupakan untuk meminta dukungan dari orang-orang terdekat atau lewat kelompok sesama pasien diabetes. Untuk apa? Karena dengan bergabung bersama orang-orang dengan kondisi yang sama maka akan lebih mudah untuk belajar hal-hal baru yang membantu proses penyembuhan. Keluarga terdekat juga adalah support terbesar dalam masalah ini. Dengan keluarga terdekat hal-hal sederhana seperti diet ketat dan kebiasaan olahraga rutin akan terasa lebih ringan.

Terakhir, jangan lupa untuk tetap mencintai diri sendiri. Seperti disebutkan sebelumnya bahwa stress dapat memicu kenaikan gula darah, maka mencintai diri sendiri dengan segala kondisinya adalah solusi untuk mengendalikan stress. Memang tidak mudah menjalani hidup dengan diabetes tapi bukan berarti harus dibawa stress tentang semua hal terkait diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/istilah-istilah-paling-umum-dalam-penyakit-diabetes-selain-obat/

ISTILAH-ISTILAH PALING UMUM DALAM PENYAKIT DIABETES SELAIN OBAT

Ada begitu banyak istilah yang harus diketahui urusannya dengan diabetes selain mengenali berbagai nama obat yang dikonsumsi oleh pasien diabetes. Ada banyak istilah dalam penyakit diabetes yang harus diketahui sehingga pada akhirnya memudahkan untuk memahami kondisi pasien seluruhnya. Pasien juga lebih mudah memberikan info pada dokter tentang kondisinya setelah memahami beberapa istilah tersebut. Nah, sebagai tambahan pengetahuan ini adalah istilah-istilah yang akan sering terdengar oleh pasien diabetes selain jenis-jenis obat yang digunakan.

 

Glukosa darah

Salah satu jenis gula yang ada dalam tubuh dan ini adalah sumber bahan bakar yang akan diubah menjadi tenaga selama sehari. Kadang-kadang dikenal juga dengan nama gula darah.

Hyperglikemia

Kondisi ketika tubuh memiliki terlalu banyak glukosa dalam darah. Dari American Diabetes Association kadar glukosa darah yang direkomendasikan adalah 80-130mg/dL (4.4-7.2) sebelum makan dan kadar glukosa darah kurang daru 180mg/dL (10mmol/L) setelah makan. Pada saat seseorang mengalami hyperglikemia akan muncul beberapa gejala yang menunjukan bahwa seseorang memiliki kenaikan gula darah melebihi batas.

Hypoglikemia

Ini adalah kebalikan dari hyperglikemia, kondisi ketika tubuh justru kekurangan gula darah. Masih menurut American Diabetes Association mendefinisikan kondisi hypoglikemia adalah ketika kadar gula darah berada pada level kurang dari 70 mg/dL (3.9 mmol/L). Sama seperti hyperglikemia juga, hypoglikemia juga akan menunjukan beberapa gejala yang harus segera dikenali untuk mencegah kondisi yang lebih berbahaya.

Hemoglobin A1C

Salah satu indikator untuk menentukan obat bagi pasien diabetes adalah dengan melihat kadar Hemoglobin A1c pada pasien. Hemoglobin A1c atau HbA1c adalah rata-rata hasil tes dari glukosa darah setiap 3 bulan sekali.

Glukosa darah puasa

Apakah maksudnya kondisi glukosa ketika sedang berpuasa saja? Bukan. Kadar glukosa puasa adalah kondisi kadar gula darah yang diambil setelah tidak makan minimal 8 jam. Biasanya dilakukan di pagi hari kondisi ketika seseorang tidak mengonsumsi makanan selama 8 jam dan belum mengonsumsi makanan apapun setelah bangun tidur. Banyak obat diabetes yang kemudian menargetkan agar gula darah pasien tidak mengalami penurunan atau kenaikan setelah bangun tidur.

Insulin

Insulin pada dasarnya adalah salah satu produk buatan tubuh yang diproduksi oleh pankreas dan tugasnya membantu glukosa untuk masuk ke dalam sel dan mengubahnya jadi energi.

Keton

Keton adalah asam yang akan menumpuk dalam tubuh ketika kadar glukosa dalam darah sudah terlalu tinggi. Pada saat tubuh mengalami kondisi gula darah yang terlalu tinggi maka artinya jumlah glukosa yang masuk dalam sel sedikit, sisanya berada di dalam tubuh. Tubuh kemudian membakar lemak sebagai pengganti untuk menyediakan energi yang dibutuhkan sel. Keton adalah hasil dari proses pembakaran lemak tersebut.

Diabetes ketoacidosis

Masih berhubungan dengan keton, diabetes ketoacidosis adalah kondisi ketika kadar keton dalam tubuh sudah ada di level membahayakan. Keton yang berlebihan dapat menjadi racun bagi tubuh yang menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri atau pingsan. Kondisi ini umumnya dialami pasien diabetes tipe 1.

Hyperglycemic hyperosmolar syndrome

Bisanya dialami pasien diabetes tipe 2 ketika glukosa darah sudah ada di level terlalu berlebihan dan pasien diabetes mengalami dehidrasi. Orang yang mengalami ini akan mulai kehilangan kesadarannya dan pingsan.

Postprandial blood glucose testing

Tes darah yang dilakukan pasien diabetes setelah makan untuk mengukur kadar glukosanya setelah mengonsumsi makanan besar. Ini juga termasuk tes yang penting karena angka dari test tersebut akan menentukan peran obat untuk pasien diabetes selanjutnya.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/manfaat-luar-biasa-apel-obat-segala-macam-termasuk-diabetes/

MANFAAT LUAR BIASA APEL, OBAT SEGALA MACAM TERMASUK DIABETES

Siapa sangka ternyata apel bisa memberi manfaat layaknya obat diabetes. Fungsi apel untuk pasien diabetes tidak hanya karena nutrisinya yang mengendalikan gula darah tapi juga menurunkan berbagai resiko diabetes. Apel memang kaya manfaat sehingga para dokter menyarankan untuk mengonsumsi sebutir apel setiap hari agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Sekarang akan sedikit dibahas manfaat dari apel bagi kesehatan sehari-hari serta manfaatnya untuk jangka panjang.

 

Anti-kanker

Semua orang sepertinya sudah tahu bahwa salah satu manfaat apel adalah sebagai obat anti-kanker. Tahu kah mengapa? Komponen yang terdapat pada kulit apel ada yang disebut dengan triterpenoid. Triterpenoid ini yang akan menghalangi pertumbuhan sel kanker dan bahkan bisa membunuh sel kanker tersebut. Itulah mengapa disarankan untuk memakan apel bersama dengan kulitnya.

Diabetes

Kenapa apel bisa menjadi obat diabetes? Mengonsumsi apel satu kali setiap hari ternyata dapat menurunkan resiko diabetes dan menjaga gula darah tetap stabil.

Mencegah katarak

Katarak adalah salah satu resiko dari pasien diabetes dan apel dapat menjadi obat untuk mengurangi resiko tersebut. Banyak penelitian membuktikan bahwa orang-orang yang melakukan diet dengan banyak memakan buah-buahan tinggi antioksidan seperti apel ternyata memiliki resiko lebih rendah mengalami katarak.

Menurunkan berat badan

Selain menjaga gula darah tetap stabil, pasien diabetes juga harus menurunkan berat badan dan menjaganya tetap seimbang. Serat dalam buah apel akan membuat perut kenyang lebih lama tanpa menimbun terlalu banyak kalori.

Anti-kolesterol

Mengonsumsi apel kering akan membantu menjaga kesehatan tubuh karena kandungan zat anti-inflamasi dan antioksidannya yang tinggi.

Memperbaiki sistem imun

Seperti disebutkan sebelumnya, apel adalah buah yang kaya antioksidan yang disebut quercetin yang akan meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Membentuk sistem pertahan alami dari segala macam penyakit dan efek buruk radikal bebas.

Asma

Untuk para penderita asma bisa mencoba apel sebagai salah satu metode pengobatan. Phytochemical dan polyphenol yang terdapat dalam apel adalah komponen penyembuh yang membantu para pasien asma atau mereka yang memiliki masalah pernafasan. Banyak dokter menyarankan untuk mengonsumsi apel untuk pasien asma karena manfaatnya yang sangat berlimpah dan alami sehingga meminimalkan pengobatan kimia.

Ini hanyalah sebagian kecil manfaat apel untuk kesehatan sehari-hari, bahkan bagi pasien diabetes yang menginginkan obat alami tanpa bahan kimia, apel bisa jadi pilihan terbaik.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/chia-seed-sebagai-obat-diabetes-bisakah/

CHIA SEED SEBAGAI OBAT DIABETES, BISAKAH?

Chia seed tidak hanya biji-bijian yang aman dikonsumsi pasien diabetes tapi juga menjadi obat yang menyehatkan tubuh dari dalam. Setiap sendok chia seed ternyata mengandung banyak sekali nutrisi yang bermanfaat. Siapa menyangka biji sekecil itu berlimpah nutrisi yang juga berperan sebagai obat diabetes.

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah tentang kandungan nutrisi dalam setiap dua sendok penuh chia seed: biji-biji chia seed mengandung potassium 64% lebih banyak dari pisang, 2x lebih banyak antioksidan dari blueberry, kalsium 5 kali lebih banyak dari susu, omega 3 100% lebih banyak dari ikan salmon, dan zat besi 3 kali lebih banyak daripada bayam. Dalam setiap biji chia seed dapat memenuhi 41% serat harian, 20% protein, dan 32% magnesium harian. Semua ini tentu yang dibutuhkan tubuh selama ini sehingga tidak salah jika chia seed menjadi salah satu makanan superfood.

Nah, sekarang saatnya mengenal manfaat dari chia seed karena selain bisa menjadi obat diabetes, manfaat chia seed jauh lebih banyak dari itu.

 

Mencegah diabetes tipe 2

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa salah satu manfaat dari chia seed adalah kemampuannya untuk menjadi obat diabetes. Dalam chia seed terkandung sejumlah serat yang terbukti membantu memperlambat proses pencernaan. Dengan melambatnya proses pencernaan, maka perut dapat merasa kenyang lebih lama, gula darah menjadi lebih stabil dan tentu saja ini akan mencegah perkembangan diabetes tipe 2 dalam tubuh.

Anti-inflamasi alami

Chia seed mengandung banyak alpha-linolenic acids (ALA) dan potassium yang bersama-sama dapat berfungsi untuk mengurangi inflamasi dalam tubuh. Ditambah lagi karena chia seed memiliki asam lemak omega 3 yang banyak yang dipercaya sangat efektif untuk mengurangi inflamasi pada otak dan sistem skeletal yang mana juga akan mengurangi gejala rasa sakit akibat inflamasi kronis.

Baik untuk jantung

Ketika dalam keadaan basah chia seed akan membentuk lapisan mirip gel yang membuktikan bahwa chia seed mengandung banyak serat dietary yang mudah latut. Lalu kenapa ini penting? Ini akan membantu menghilangkan plak yang menumpuk dalam sistem kardiovaskular untuk mencegah penyakit jantung. Chia seed sendiri juga mengandung sejumlah antioksidan tinggi untuk mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

Meningkatkan kemampuan otak

Siapa sangka biji-bijian kecil ini akan sangat membantu dalam meningkatkan kinerja otak sehari-hari. Chia seed memang sangat baik untuk kesehatan otak karena mengantuk asam lemak omega 3 yang membantu meningkatkan fungsi kognitif otak, mengurangi kemungkinan penurunan daya ingat, serta meningkatkan hormone kebahagiaan.

Menurunkan berat badan

Selain obat diabetes untuk menjaga kestabilan gula darah, pasien diabetes sangat perlu untuk mengurangi berat badan dan chia seed adalah salah satu solusinya. Chia seed rendah lemak dan tinggi serat sehingga sangat baik untuk mendukung program penurunan berat badan. Chia seed juga mendorong produksi leptin dalam tubuh untuk mencegah munculnya rasa lapar serta menjaga hormone tetap stabil.

Ini tadi sebenarnya hanya sebagian kecil dari manfaat chia seed untuk kesehatan jangka panjang. Tubuh memerlukan banyak makanan sehat dan salah satu yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut adalah chia seed.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/moringa-dan-matcha-dua-obat-diabetes-herbal-yang-kaya-manfaat/

MORINGA DAN MATCHA, DUA OBAT DIABETES HERBAL YANG KAYA MANFAAT

Siapa sangka moringa dan matcha memiliki beberapa kesamaan termasuk perannya sebagai obat herbal untuk pasien diabetes. Keduanya mungkin memiliki beberapa perbedaan yang cukup signifikan, tetapi manfaatnya sebagai obat untuk pasien diabetes bisa dipertimbangkan untuk dikonsumsi. Kedua bahan makanan ini adalah superfood yang memiliki beberapa kesamaan sebenarnya. Keduanya sama-sama memiliki antioksidan tinggi, melawan inflamasi, memperlambat penuaan, melindungi jantung dan otak, serta meningkatkan kondisi sistem imun. Apalagi baik moringa atau matcha sama-sama diolah dalam bentuk bubuk dan teh sehingga cara konsumsinya juga hampir sama. Yang membedakan keduanya adalah kandungan nutrisinya.

Moringa adalah tanaman yang kaya akan serat, protein, kalsium, sodium, vitamin C dan vitamin A. Moringa juga terkenal karena kandungan proteinnya yang tinggi. Namun sayangnya moringa tidak memiliki EGCG (epigallocatechin gallate) atau catechin yang merupakan bagian dari senyawa flavonoid.

Sementara itu matcha lebih rendah untuk kandungan serat, protein, kalsium, sodium, vitamin C serta vitamin A. Matcha juga bukan sumber protein yang baik, tapi merupakan sumber EGCG terbaik untuk otak.

Mengombinasikan penggunaan matcha dan moringa sebagai obat herbal akan membawa manfaat lebih banyak bagi pasien diabetes dibandingkan hanya menggunakan salah satunya.

 

Efek samping moringa

Bicara tentang moringa tentu ada kemungkinan penggunaan moringa memiliki efek samping sebagai obat diabetes. Moringa adalah obat yang dibuat secara alami dan minimal bahan kimia berbahaya sehingga dikonsumsi langsung atau digunakan bersentuhan dengan kulit jarang menimbulkan berbagai efek samping. Apalagi penggunaan daun moringa, buahnya, bijinya atau minyaknya telah dilakukan sejak jaman dahulu dan aman digunakan sampai hari ini. Moringa banyak dikemas dalam bentuk suplemen atau dalam bentuk ekstraknya saja saat ini, jadi ada baiknya memilih moringa yang paling alami yang ada. Selalu ada kemungkinan moringa tersebut diolah dengan bahan kimia tambahan yang membahayakan tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Untuk ibu hamil dan menyusui sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak moringa, ekstrak moringa atau akar moringa karena belum ada penelitian menyeluruh tentang pengaruh moringa terhadap kehamilan. Bahan kimia yang ada dalam akar moringa dan bunga moringa dapat memicu terjadinya komplikasi selama kehamilan. Maka selalu gunakan moringa di bawah pengawasan dokter ahli atau sesuai anjuran dokter.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/mengolah-moringa-menjadi-obat-untuk-diabetes/