YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

CEGAH PENYAKIT DIABETES DENGAN PERAWATAN SEHARI-HARI

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati terutama pada pasien diabetes yang beresiko mengidap berbagai penyakit diabetes. Komplikasi pada penyakit diabetes bisa sangat beragam dan jika tidak segera diobati akan berakibat mengancam nyawa. Mencegah munculnya berbagai penyakit akibat diabetes bisa dilakukan dengan mulai menjaga kondisi tubuh sehari-hari, tidak hanya sekedar rutin mengonsumsi obat diabetes. Obat diabetes yang dikonsumsi harus seimbang dengan berbagai gaya hidup yang dijalani. Nah, berikut ini adalah beberapa hal kecil untuk dijadikan perhatian apa saja yang sebaiknya dilakukan sehari-hari demi cegah komplikasi diabetes.

 

Lakukan ini untuk cegah penyakit diabetes

Mulai dengan mengikuti diet meal plan. Diet harus diatur oleh ahli kesehatan yang berpengalaman sehingga tubuh tidak kekurangan nutrisi namun tetap dengan kandungan yang aman untuk gula darah. Dalam hal mengatur diet untuk pasien diabetes harus mengandung porsi makanan yang direkomendasikan serta jenis-jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi pasien diabetes. Diet bukan berarti tidak makan, justru pasien diabetes harus makan di waktu yang teratur karena itu membantu gula darah tetap stabil.

Olahraga dan bergerak aktif paling sedikit 30 menit dalam sehari. Tentu saja kegiatan olahraga ini harus sesuai dengan saran dokter. Tidak semua jenis olahraga cocok dan aman bagi pasien diabetes. Jogging, jalan kaki, berenang dan bersepeda adalah aktifitas fisik yang paling aman dan baik bagi pasien.

Selanjutnya adalah dengan mengikuti anjuran dokter tentang obat yang diresepkan. Konsumsi obat sesuai resep dokter dengan dosis yang tepat dan di waktu yang telah ditentukan. Obat sesuai resep dokter bermanfaat untuk menjaga agar gula darah pasien tetap stabil. Jika ingin menggunakan obat diabetes selain yang diresepkan dokter, pastikan juga telah melalui konsultasi dokter sehingga tidak menggunakan obat yang salah.

Mengecek kadar gula darah setiap hari adalah kewajiban bagi pasien diabetes. Ini untuk melihat pengaruh setiap metode pengobatan yang dilakukan, mulai obat diabetes, diet sampai olahraga. Selain melalukan pengecekan gula darah rutin, catat pula hasilnya dalam sebuah buku catatan dengan faktor-faktor yang menyertainya seperti : makanan yang dimakan sebelumnya, obat-obatan beserta dosisnya dan olahraga yang baru saja dilakukan. Semua itu tentu saja memiliki pengaruh besar terhadap kondisi gula darah pasien.

Pasien diabetes juga sebaiknya rutin memeriksa kondisi kaki, kalau bisa setiap pagi atau setelah berolahraga. Apa yang harus diperhatikan? Goresan, luka terbuka sekecil apapun itu, bengkak dan kemerahan pada kaki. Segera hubungi dokter jika menemukan tanda-tanda masalah pada kaki. Luka pada kaki meskipun kecil dan tampak remeh bisa jadi parah pada pasien diabetes.

Selalu bersihkan gigi setelah makan. Makanan yang terselip di gigi akan menimbulkan penumpukan kotoran di gusi yang akan membuat kuman serta bakteri berkembang biak. Gigi dan gusi termasuk bagian tubuh yang akan sangat rentan mengalami komplikasi akibat diabetes, jadi selalu perhatikan kebersihan gigi dengan baik.

Berhenti merokok. Merokok hanya akan membahayakan tubuh dengan memasukan banyak racun dan ini akan meningkatkan resiko berbagai penyakit lain termasuk komplikasi diabetes.

Terakhir dan yang paling penting adalah selalu lakukan kunjungan dokter rutin. Buatlah janji temu dengan dokter khusus diabetes, dokter mata, dokter gigi serta dokter syaraf jika perlu. Kunjungan rutin membantu mendeteksi penyakit komplikasi diabetes lebih awal lalu menanganinya sebelum terlambat. Jadi jangan pernah lupakan kunjungan rutin ke dokter meskipun tidak memilih keluhan kesehatan apapun.

Nah, ini adalah bagaimana menghindari penyakit diabetes dengan menerapkan pola hidup yang tepat di kehidupan sehari-hari.

 

Baca juga: STRESS DAN PENYEBAB KADAR GULA DARAH TINGGI

STRESS DAN PENYEBAB KADAR GULA DARAH TINGGI

Stress ternyata menjadi salah satu penyebab kadar gula darah tinggi yang jarang disadari. Semua orang pasti mengalami stress dan tidak tahu bahwa stress ternyata menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai penyakit di dalam tubuh. Stress memicu naiknya berbagai hormone dan ketidakstabilan hormon memicu kondisi kesehatan yang lebih parah. Orang akan merasa cepat lelah, sedih, mudah tersinggung dan sulit tidur.

Stress mungkin memicu berbagai penyakit berbahaya termasuk salah satunya adalah diabetes. Namun kondisi kebaliknya juga mungkin terjadi dimana pasien diabetes justru merasa stress akibat penyakit diabetes. Diabetes memang kondisi yang banyak mengubah hidup seseorang. Semakin stress seseorang karena diabetes justru akan memicu kadar gula darahnya naik dan menjadi semakin sulit dikontrol. Pasien diabetes bisa mengalami gula darah tinggi dan rendah dalam perubahan yang cepat tanpa disadari. Gula darah rendah membuat pasien diabetes merasa lesu dan tidak nyaman. Sedangkan kadar gula darah tinggi menyebabkan pasien mudah merasa lelah dan tidak bertenaga.

Lalu apa yang harus dilakukan?

 

Mengendalikan kadar gula darah tinggi tanpa stress

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah tetap tenang, mencoba untuk menenangkan diri bisa membuat gula darah jadi lebih stabil dan pikiran lebih terbuka untuk memikirkan langkah berikutnya. Sebenarnya ada beberapa cara untuk mengurangi stress akibat diabetes.

Cara pertama adalah mencoba untuk lebih aktif bergerak setiap hari selama 30 menit saja minimal, lebih juga lebih baik. Berolahraga atau melakukan aktifitas fisik sangat berguna tidak hanya menjaga kebugaran tubuh dan membakar lemak, tetapi juga meningkatkan hormon bahagia dan mengurangi stress. Bergerak aktif bisa meringankan pikiran sehingga mengurangi tekanan dan stress.

Lakukan beberapa hobi yang bisa mengalihkan perhatian. Kalau perlu ikut dalam club sehingga memiliki banyak teman dan kegiatan yang bisa mengisi waktu luang. Kegiatan semacam ini akan membantu membuat pikiran dan tubuh jadi lebih bahagia sehinga bisa menekan hormon penyebab stress. Dengan melakukan kegiatan yang memang menyenangkan akan sangat mudah untuk mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh.

Selalu usahakan untuk istirahat siang, minimal 10 menit. Terlalu lelah bekerja juga menjadi sumber stress dan menaikan kadar gula darah. Istirahat membantu meringankan badan, merilekskan pikiran dan membuat beberapa fungsi organ tubuh bekerja lebih efektif. Termasuk tekanan darah dan kadar gula darah. Dengan istirahat tubuh bisa mengembalikan kembali kadar gula darah tinggi ke normal.

Selalu ceritakan kondisi yang tidak nyaman pada keluarga atau orang yang bisa dipercaya. Memendam sendiri masalah akan meningkatkan resiko stress dan tertekan yang lebih tinggi. Hubungi dokter diabetes atau ahli kesehatan terkait jika stress yang dialami tidak kunjung mereda. Stress bisa mengganggu kadar gula darah dalam tubuh dan diabetes dapat memicu gula darah meningkat lebih tinggi. Jadi mengendalikan stress adalah jalan untuk menjaga gula darah tetap stabil.

 

Baca juga: BUAH-BUAHAN UNTUK MENJAGA GULA DARAH NORMAL

BUAH-BUAHAN UNTUK MENJAGA GULA DARAH NORMAL

Selain sayuran, buah juga jadi salah satu bahkan makanan yang direkomendasikan untuk menjaga gula darah normal. Pada dasarnya buah-buahan mengandung banyak gula, maka karbohidratnya lebih tinggi dibanding sayuran hijau. Namun tetap saja ada buah-buahan yang aman dikonsumsi oleh pasien diabetes karena kandungan gulanya tetap bisa menjaga gula darah normal. Apalagi gula dalam buah adalah gula alami yang bisa diterima dan dicerna oleh tubuh dengan baik. Buah-buahan cocok dijadikan camilan di sela-sela waktu makan, camilan sehat yang tentunya tetap mempertahankan kadar gula darah normal pasien. Yuk, cek lagi buah apa saja yang termasuk buah dengan kadar karbohidrat rendah setiap 100 gram buahnya.

 

Jaga gula darah normal dengan buah-buahan

Buah yang ada di peringkat pertama dengan jumlah karbohidrat 5 carbs/ 100 gram adalah raspberry dan blackberry. Meskipun jarang tetapi blackberry bisa kok ditemukan di Indonesia. Buah yang rasanya campuran antara manis dan asam ini aman bagi pasien diabetes karena kadar gula dalam buahnya rendah dan tidak akan mengakibatkan lonjakan tinggi setelah dimakan. Buah yang berasal dari keluarga berry biasanya memang bermanfaat bagi pasien diabetes.

Selanjutnya ada lemon dan kelapa. Kebanyakan buah jeruk sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh tak terkecuali lemon. Lemon adalah buah dengan kandungan vitamin C tinggi sehingga akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh pasien terutama dalam melawan efek buruk radikal bebas. Dalam lemon dan buah kelapa terkandung 6 carbs/ 100 gram.

Lalu ada beberapa kelompok buah yang mengandung 7 carbs/ 100 gram yaitu semangka, melon madu, plum dan strawberry. Buah-buahan ini mengandung karbohidrat yang tidak terlalu tinggi sehingga masih aman untuk pasien diabetes. Strawberry adalah satu dari anggota keluarga berry yang tidak hanya aman tetapi juga bermanfaat tinggi. Strawberry mengandung vitamin C dan antioksidan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Selain strawberry, plum hitam juga buah yang berperan besar karena buah plum dipercaya membantu menurunkan berat badan.

Nah, berikutnya ada deretan buah dengan total 8 carbs/ 100 gram. Buah ini adalah buah peach, jeruk dan kiwi. Jeruk dan kiwi mengandung karbohidrat rendah yang mampu dicerna dan diolah oleh tubuh tanpa meningkatkan kadar gula darah berlebihan. Memiliki rasa yang cenderung asam, buah-buahan ini nyatanya mudah sekali untuk dijadikan camilan di kala lapar dan sebelum jam makan berikutnya.

Perlu diingat bahwa memakan buah sebaiknya sebelum makan besar untuk membuat perut kenyang terlebih dahulu. Perut yang kenyang membuat jumlah makanan yang masuk berikutnya jadi bisa lebih teratur dan nutrisi dari buah-buahan ini juga akan terserap lebih sempurna.

 

Baca juga: SAYURAN RENDAH KARBOHIDRAT AMAN UNTUK GULA DARAH TINGGI

SAYURAN RENDAH KARBOHIDRAT AMAN UNTUK GULA DARAH TINGGI

Sayuran jadi salah satu makanan yang bisa membantu mengelola kadar gula darah tinggi. Konsumsi sayuran hijau dipercaya mampu menjaga gula darah tetap stabil dengan memperlambat penyerapan gula dalam darah dan membuat perut kenyang lebih lama. Tetapi tidak semua sayuran aman untuk dikonsumsi karena tentu saja tidak semua mengandung karbohidrat dalam jumlah yang sama. Jadi mari melihat lagi sayuran apa saja yang aman bagi pasien diabetes dengan kandungan karbohidrat rendah.

 

Sayuran rendah karbohidrat

Sayur dengan karbohidrat terendah adalah bayam. Sayuran berdaun hijau rata-rata memang rendah karbohidrat dan bayam adalah salah satunya. Dengan daunnya yang hijau ini bayam memiliki karbohidrat rendah namun tinggi akan serat, protein dan antioksida. Bayam makanan yang banyak disarankan sebagai makan untuk meningkatkan energi. Konsumsi bayam dalam jumlah cukup membantu tubuh dalam melawan radikal bebas serta menjaga kesehatan jantung.

Yang berada di peringkat selanjutnya adalah alpukat, asparagus dan lettuce. Sayuran ini memiliki tingkat karbohidrat rendah dan kandungan protein yang tinggi. Alpukat adalah salah satu makanan yang aman bagi pasien diabetes karena selain berkarbohidrat rendah, alpukat tinggi namun tinggi kandungan serat dan lemak sehatnya. Konsumsi alpukat sangat disarankan bagi pasien diabetes karena kandungan lemak baiknya bisa menjaga perut kenyang lebih lama tanpa meningkatkan gula darah.

Peringkat berikutnya adalah timun, zaitun, terong, paprika hijau, bunga kol, tomat, kobis dan kale. Kesemua sayuran ini memiliki kandngan karbohidrat setara dan masih termasuk aman jika dikonsumsi oleh pasien diabetes. Banyak orang menggunakan campuran sayuran ini untuk membuat salad yang sehat sekaligus mengenyangkan.

Selajutnya ada sayuran dengan kandungan karbohidrat lebih tinggi namun masih termasuk kategori karbohidrat rendah. Apa saja? Ada buncis, brokoli, dan paprika merah. Sebagai informasi tambahan, brokoli termasuk dalam kelompok makanan tersehat di dunia. Dengan kandungan protein tinggi dan karbohidrat rendah, brokoli sangat cocok untuk dikonsumsi pasien diabetes tanpa takut menyebabkan gula darah tinggi.

Peringkat kelima ada paprika kuning dan Brussel sprout sebagai sayuran dengan kandungan karbohidrat rendah. Brussel sprout mungkin jarang ditemukan di Indonesia, tetapi paprika kuning bisa dijadikan campuran salad bersama paprika lainnya.

Maka sekarang saatnya untuk mulai mempertimbangkan konsumsi sayuran dengan jumlah karbohidrat rendah. Karbohidrat yang terhitung ini adalah karbohidrat dalam 100 gram sajian. Jadi, yuk, mulai buat daftar sayuran yang mulai sekarang harus ada dalam makanan sehari-hari.

 

Baca juga: GULA DARAH TINGGI DAN KARBOHIDRAT, DIMANA HUBUNGANNYA?

GULA DARAH TINGGI DAN KARBOHIDRAT, DIMANA HUBUNGANNYA?

Menjaga gula darah tinggi dengan makanan

Semua orang merasa membutuhkan karbohidrat dalam menu makanan sehari-harinya tanpa sadar pengaruhnya terhadap kadar gula darah tinggi. Karbohidrat pada dasarnya berfungsi untuk menambah energi ke dalam tubuh dan menjaga tubuh tetap sehat. Ada karbohidrat yang dapat menaikan gula darah secara perlahan. Namun beberapa karbohidrat akan menaikan gula darah tinggi dengn cepat.

Jenis karbohidrat yang lambat dalam menaikan gula darah adalah yang paling aman untuk dikonsumsi sehar-hari. Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat apalagi karbohidrat yang cepat dalam menaikan gula darah akan membuat kontrol terhadap gula darah tinggi juga semakin sulit. Nah, kali ini cobalah untuk mengenali makanan dengan karbohidrat apa saja yang menaikan gula darah secara perlahan atau hanya menaikan gula darah sedikit.

 

Bean/legume

Kacang-kacangan termasuk pilihan aman sebagai makanan yang mengandung karbohidrat tetapi tidak menaikan gula darah terlalu cepat. Apa saja pilihan yang tersedia? Kedelai hitam, kedelai putih, kacang polong, mung bean dan kidney bean.

Minuman

Daftar minuman yang aman bagi pasien diabetes tentunya harus yang mengandung paling sedikit gula dan pemanis buatan. Cobalah kopi, teh (black tea dan green tea), dan jus buah segar.

Roti

Mungkin tidak semua orang butuh roti, tapi untuk orang yang memang suka makan roti sebaiknya hindari roti dari tepung putih dan gantilah dengan roti gandum.

Produk olahan susu

Ada banyak produk olahan susu yang sebaiknya dipikirkan kembali konsumsinya. Yogurt adalah produk olahan susu yang aman dan baik bagi pasien diabetes.

Buah-buahan

Beberapa buah-buahan mungkin mengandung gula alami yang bisa berbahaya bagi tubuh, tapi ada juga buah yang aman bagi pasien diabetes meskipun mengandung karbohidrat. Buah yang aman adalah: apel, kurma, anggur, jeruk, kiwi, mangga, pir, plum, strawberry, blueberry dan buah berry lainnya. Buah berry termasuk buah yang sangat bermanfaat untuk pasien diabetes.

Beras dan biji-bijian

Beras putih mengandung karbohidrat tinggi sehingga pasien diabetes sangat disarankan untuk menggantinya dengan beras merah atau beras coklat. Namun saat ini banyak yang menyarankan quinoa sebagai pengganti beras untuk pasien diabetes.

Sayuran

Sayuran mungkin mengandung lebih sedikit karbohidrat dibanding buah-buahan. Namun sebaiknya pasien diabetes mulai menghindari konsumsi sayuran yang mengandung tepung karena dapat menaikan gula darah dalam waktu cepat. Sayuran berdaun hijau menjadi pilihan terbaik dan bijak untuk mengurangi karbohidrat yang bisa mengganggu kestabilan gula darah.

Karbohidrat dan gula darah tinggi sangat berhubungan erat, jadi mulailah memilih makanan dengan lebih bijak. Lakukan konsultasi dengan dokter dan ahli diabetes agar pilihan makanan lebih teratur, terpenuhi nutrisinya dan aman bagi gula darah.

 

Baca juga: YUK MULAI MELINDUNGI TUBUH DARI KOMPLIKASI DIABETES

YUK MULAI MELINDUNGI TUBUH DARI KOMPLIKASI DIABETES

Salah satu hal yang harus diwaspadai dari penyakit diabetes adalah kemungkinan banyak penyakit komplikasi diabetes yang bisa sangat membahayakan. Komplikasi diabetes bisa berupa berbagai macam penyakit yang akan mengganggu keseharian pasien hingga menyebabkan kematian. Pasien diabetes mungkin bisa mengonsumsi obat-obatan untuk mengurangi resiko komplikasi diabetes, tetapi tidak semua hanya bergantung pada obat. Makanan yang masuk ke dalam tubuh memegang peran penting dalam melawan komplikasi.

Bagian tubuh yang rentan terhadap komplikasi diabetes adalah mata, jantung, syaraf dan gusi. Nah, dalam artikel kali ini akan sedikit dibahas tentang makanan apa saja yang paling banyak membantu tubuh melindungi diri dari komplikasi.

 

Komplikasi jantung diabetes

Pertama-tama, mari lindungi jantung dari resiko komplikasi akibat diabetes. Jantung memang beresiko tinggi mengalami masalah akibat diabetes. Gula darah tinggi memicu timbulnya penyakit lain seperti hipertensi, penyumbatan pembuluh darah hingga serangan jantung. Lalu apa yang harus dilakukan? Cobalah untuk perbanyak konsumsi makan yang baik bagi jantung.

Makanan yang baik bagi jantung adalah: kacang walnut, brokoli, delima atau pomegranate, bubuk cokelat dan tomat. Brokoli makanan yang rendah kalori dan kaya antioksidan sehingga tidak berbahaya bagi tubuh. Buah pomegranate ternyata juga buah yang kaya akan antioksidan sehingga baik untuk menangkal efek buruk radikal bebas. Hal yang sama berlaku untuk bubuk cokelat. Dark choco merupakan bahan makanan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Komplikasi pada mata

Mata memiliki resiko tinggi mengalami komplikasi atau yang dikenal dengan nama diabetes retinopathy. Diabetes retinopathy adalah kondisi kerusakan pada syaraf mata yang bisa memicu kebutaan. Untuk mencegah kondisi ini salah satu caranya adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan ber-omega-3 dan vitamin D. Kedua mineral alami ini membantu tubuh dalam melawan diabetes retinopathy. Mengonsumsi paling sedikit 500 mg asam lemak omega 3 setiap hari mampu menurunkan resiko diabetes retinopathy hingga 48%.

Sumber asam lemak omega 3 paling banyak berasal dari ikan laut: tuna laut, sarden, dan ikan trout laut.

Melindungi syaraf

Diabetes neuropathy atau masalah syaraf akibat diabetes biasanya diakibatkan ketika tubuh kekurangan asupan vitamin D. Mendapat asupan vitamin D yang cukup membantu mencegah diabetes dan melawan kemungkinan diabetes neuropathy. Darimana sajakah sumber vitamin D untuk melawan neuropathy?

Sumber vitamin D berasal dari: salmon, susu almond, susu kedelai, yogurt, dan ikan makarel. Bakteri baik dalam yogurt akan melepaskan asam lemak yang bisa mencegah diabetes dalam pencernaan.

Melindungi gusi dari komplikasi

Gusi ternyata beresiko juga mengalami komplikasi akibat diabetes. Gusi yang bengkak dan berdarah mungkin bisa sangat berbahaya untuk pasien diabetes. Lalu apa yang harus dilakukan?

Cobalah untuk mengonsumsi secangkir green tea setiap pagi untuk mengurangi resiko penyakit yang berhubungan dengan mulut. Tidak hanya masalah pada mulut, green tea sangat bermanfaat menurunkan resiko komplikasi diabetes umum lainnya dan penyakit jantung. Green tea akan membantu mencegah diabetes itu sendiri dan komplikasi masalah kesehatan lain bagi pasien diabetes.

 

Baca juga: CARA MENCEGAH PENYAKIT DIABETES DAN RESISTENSI INSULIN