YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

OBAT UNTUK DIABETES YANG BERESIKO MERUSAK SYARAF

Ternyata salah satu potensi yang menyebabkan neuropathy adalah beberapa obat yang digunakan untuk diabetes. Diabetes adalah penyebab utama dari neuropathy di seluruh dunia. Kira-kira sebanyak 70% pasien dengan diabetes menunjukan tanda-tanda munculnya neuropathy. Maka dari itu banyak orang menyarankan agar pasien diabetes dengan neuropathy atau pasien diabetes yang belum menunjukan tanda-tanda neuropathy untuk selalu menjaga gula darahnya tetap stabil.

Menjaga gula darah tetap stabil bisa dilakukan dengan kombinasi dari diet sehat, olahraga, perubahan gaya hidup dan mengonsumsi obat diabetes untuk mengontrol gula darah. Sayangnya ternyata ada beberapa jenis obat untuk diabetes yang justru menyebabkan neuropathy.

Bagi mereka yang memang memiliki diabetes, beberapa jenis obat seperti metformin bisa mempengaruhi kondisi syaraf. Kehadiran metformin berhubungan dengan meningkatnya resiko tubuh kekurangan vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 inilah yang akan menyebabkan neuropathy. Beberapa obat yang umumnya dapay menyebabkan kerusakan syaraf adalah seperti dalam artikel ini.

 

Obat yang bisa menyebabkan neuropathy untuk diabetes

  • Add a (Allopurinol)
  • Amiodarone
  • Ara-C
  • Carboplatin
  • Cisplatin
  • Colchicine
  • Danosine (ddl)
  • Dapsone
  • Disulfiram
  • Docetaxel
  • Etoposide (VP-16)
  • Ethambutol
  • Etoposide
  • Gentamin
  • Gold
  • Indomethacin
  • Isoniazid
  • Lithium
  • L-tryptophan
  • Contaminant
  • Mercury
  • Metronidazole
  • Misonidazole
  • Nitrofurantoin
  • Nitrous Oxide
  • Paclitaxel
  • Perhexilene
  • Phenytoin
  • Pyridoxine
  • Sulfapyridine
  • Statins
  • Stavudine (d4T)
  • Streptokinase
  • Suramin
  • Tacrolimus
  • Thalidomide
  • TNF-alpha antagonists
  • Tumor Necrosis Factor
  • Vincristine
  • Zalcitabine (ddC)
  • Zimeldine

Ini adalah beberapa obat yang dapat merusak syaraf dan menyebabkan neuropathy. Jika setelah mengonsumsi obat ini mulai merasakan gejala neuropathy, segera temui dokter untuk berkonsultasi. Dengan mengenali gejala neuropathy lebih awal dapat mencegah kerusakan lanjutan yang lebih berbahaya. Lalu gejala neuropathy seperti apa yang harus segera dikenali?

Gejala neuropathy yang harus diwaspadai

Mungkin kebanyakan orang diminta untuk mewaspadai gejala neuropathy seperti rasa sakit, kesemutan dan beberapa bagian yang mati rasa. Jika yang dialami adalah peripheral neuropathy yang menyerang kaki dan tangan, memang gejala tersebut yang paling mudah dikenali, meskipun itu bukan satu-satunya gejala neuropathy. Gejala-gejala lainnya tergantung dari jenis syaraf atau syaraf-syaraf apa yang rusak.

Syaraf sensorik: kerusakan yang terjadi pada syaraf sensorik biasanya akan menimbulkan rasa sakit, kesemuatan dan mati rasa. Gejala-gejala ini biasanya berhubungan dengan neuropathy.

Syaraf motorik: ketika syaraf motorik seseorang mulai sulit dikendailkan (sulit berjalan, mengambil sesuatu, atau menggerakan gerakan), bisa diwaspadai sebagai salah satu gejala neuropathy.

Syaraf autonomic: kerusakan pada syaraf autonomic akan menyebabkan masalah pada organ dalam tubuh yang dikendalikan syaraf yang bergerak tanpa sadar. Apa saja itu? Syaraf yang mengatur detak jantung, penafasan, keringat, tekanan darah dan masih banyak lagi.

Tidak semua obat untuk diabetes bisa menyebabkan neuropathy memang, tetapi ada baiknya untuk selalu berhati-hati dengan mengenali gejala neuropathy seawal mungkin setelah mengonsumsi obat tertentu. Jika perlu gantilah obat diabetes berbahan kimia dengan obat herbak khusus untuk diabetes. Obat herbal bisa jauh lebih aman dan minim resiko.

 

Baca juga: OBAT HERBAL UNTUK DIABETES DARI DALAM ESSENTIAL OIL

APA YANG MENYEBABKAN PASIEN DIABETES BERESIKO TINGGI AMPUTASI? OBAT APA YANG DAPAT MEMBANTU PASIEN DIABETES?

Pasien diabetes beresiko sangat tinggi mengalami amputasi meskipun obat diabetes dan berbagai metode penyembuhan lain sering dilakukan. Orang-orang dengan diabetes biasanya memiliki 4 kemungkinan amputasi dari bagian paha ke telapak kaki. Setiap 1,000 orang yang memiliki diabetes, 2.6 persennya mengalami amputasi di bagian jari-jari kaki, 0.8 persen diamputasi pergelangan kaki, 1.6 amputasi di bawah lutut dan 0.8 persen diamputasi di atas lutut. Menurut data dari thediabetescouncil.com setiap 30 detik ada kaki yang hilang akibat dibetes di salah satu bagian di seluruh dunia.

Namun ada juga beberapa yang mengalami amputasi di bagian jari, tangan hingga lengan meskipun jumlahnya tidak sebanyak mereka yang mengalami amputasi di bagian kaki. Masalah kesehatan pada kaki menjadi salah satu masalah paling umum pasien diabetes meskipun sudah rutin mengonsumsi obat. Lalu apa saja penyebab amputasi pada pasien diabetes?

 

Kerusakan syaraf atau diabetes neuropathy

Neuropathy adalah salah satu penyebab dari berbagai masalah pada kaki. Ketika seseorang mengidap diabetes neuropathy maka akan menurunkan indera perasa di bagian kaki dan menyebabkan pasien diabetes tidak dapat merasakan ketika terdapat luka atau sesuatu yang melukai kaki dan bagian paha. Jika tidak dapat merasakannya maka pasien tidak akan sadar bagian kakinya terluka dan penanganannya jadi terlambat sehingga luka yang timbul sudah terlanjur parah untuk disembuhkan. Luka pada pasien diabetes tidak sembuh secepat pada orang lain.

Perubahan kulit

Diabetes yang tidak ditangani dengan obat dan metode penyembuhan lainnya ternyata berpengaruh pada kondisi kulit. Jika dikombinasikan dengan kerusakan syaraf yang mungkin dialami pasien diabetes, kulit pecah-pecah ini juga akan terlambat disadari oleh pasien diabetes. Sirkulasi yang buruk ke arah kaki juga membuat luka terbuka pada kulit jadi lebih sulit disembuhkan.

Sirkulasi yang buruk

Sirkulasi darah yang buruk pada kaki termasuk peripheral vascular dan masalah arteri besar pengaruhnya terhadap proses penyembuhan luka pada kaki. Luka yang tidak segera sembuh menyebabkan luka akan terinfeksi bakteri dan membusuk, merusak jaringan lain di sekitarnya.

Gula darah tinggi dalam waktu lama

Ketika gula darah tidak dikendalikan dengan obat diabetes dan gaya hidup yang tepat maka semakin lama dapat memicu terjadinya komplikasi diabetes seperti neuropathy dan sirkulasi darah yang buruk.

Tekanan darah tidak terkontrol

Tekanan darah yang tidak dikontrol dalam waktu lama akan berkontribusi pada luka terbuka yang sulit sembuh dan akhirnya berujung pada amputasi.

Pada umumnya penyebab amputasi paling umum dari pasien diabetes adalah ketika syaraf perasa rusak dan sirkulasi darah buruk sehingga luka tidak segera sembuh dan menimbulkan infeksi. Dalam kondisi yang sudah parah, maka kaki harus diamputasi.

Apa yang harus dilakukan untuk mencegah amputasi?

  • Selalu pastikan untuk mengecek kondisi kondisi kaki dan tangan setiap hari.
  • Jika tanda-tanda diabetes neuropathy mulai muncul atau kondisi lain yang tidak sewajarnya, segera konsultasikan dengan dokter.
  • Belilah sepatu khusus untuk pasien diabetes yang nyaman dan aman melindungi kaki.
  • Berhenti merkokok
  • Pastikan bahwa A1c berada di bawah 7 persen dan pertahankan tepat di sana kecuali dokter menyarankan angka lain.
  • Jika perlu, turunkan berat badan dengan diet diabetes yang sehat.
  • Olahraga 30 menit setiap hari setiap minggu.
  • Makan makanan dalam bentuk utuhnya, bukan makanan kemasan yang telah melewati berbagai proses pengolahan.
  • Cek glukosa darah secara rutin dan konsumsi obat diabetes sesuai yang telah diresepkan dokter.

Dengan manajemen yang baik, makanan yang tepat, perawatan kulit dan rutin mengecek kulit kaki serta lengan, serta mengonsumsi obat sesuai resep dokter pasien diabetes dapat menghindari diri dari amputasi.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/jika-tidak-segera-mendapat-obat-begini-kondisi-kaki-paling-umum-pasien-diabetes/

JIKA TIDAK SEGERA MENDAPAT OBAT, BEGINI KONDISI KAKI PALING UMUM PASIEN DIABETES

Kaki adalah bagian yang harus benar-benar dirawat oleh pasien diabetes karena meskipun rutin mengonsumsi obat, tetapi tanpa perawatan yang benar kaki bisa mengalami masalah kesehatan parah yang berujung amputasi. Obat diabetes memang banyak membantu untuk mengendalikan gula darah, tapi terkadang pasien justru lupa untuk mengecek kembali kondisi kakinya yang merupakan bagian tubuh paling sering mengalami komplikasi. Berikut ini akan sedikit dijelaskan tentang apa saja masalah yang bisa timbul pada kaki ketika pasien diabetes tidak merawat kondisi kakinya dengan benar.

 

Bunion

Ini adalah kondisi dimana terdapat perubahan pada susunan persendian ibu jari kaki. Pangkal ibu jari kaki akan melebar melebihi garis bentuk awal kaki pada umumnya. Sebaiknya waspadai kondisi ketika pada pangkal ibu jari kaki muncul bunion dan tanyakan pada dokter ahli terkait kondisi ini untuk lebih meyakinkan.

Callus

Kondisi ini adalah ketika pada kaki muncul area yang terasa menebal yang biasanya ditimbulkan akibat tekanan atau gesekan. Area yang menambal ini biasanya akan menimbulkan pecahan yang jika tidak segera diatasi dapat menjadi jalan masuk sejumlah bakteri penyebab infeksi.

Corn (hammer toe)

Kondis ini disebabkan tekanan dari dalam pada area tertentu di jari-jari kaki. Tulang pada jari kaki akan menekan kulit sehingga tampak menonjol.

Toenails

Kuku ibu jari kaki yang tumbuh ke dalam adalah hasil dari kuku kaki yang tumbuh dalam daging ibu jari. Jaringan tissue di sekitar kuku kemudian akan terinfeksi. Kuku yang terinfeksi dengan jamur akan berubah warna, menjadi lebih tebal dan sangat rapuh hingga dapat terpisah sepenuhnya dengan kuku lain.

Kulit kering

Jika tidak segera ditangani dengan obat yang tepat pasien diabetes dapat mengalami kulit kaki yang sering sebagai salah satu masalah kaki. Kondisi ini muncul ketika kadar glukosa darah ada di level tertingginya, tubuh akan kehilangan banyak cairan dan mengalami dehidrasi. Kehilangan cairan dan dehidrasi akan menyebabkan kulit kering di bagian kaki, telapak kaki dan siku. Kulit yang kering dapat pecah dan akhirnya jadi jalan masuk sejumlah bakteri lalu menginfeksi kaki.

Ulcer

Kondisi ini bisa munculnya di bagian mana saja di kaki yang sering menerima tekanan dan sering terluka. Pasien diabetes neuropathy jarang menyadari hal ini karena respon indera perasa mereka di bagian kaki berkurang sehingga kondisi ini sering terjadi tanpa disadari. Jika tidak diperhatikan baik-baik masalah dapat menyebar di seluruh bagian kaki, menimbulkan infeksi dan berakhir dengan kemungkinan amputasi.

Jika menemukan tanda-tanda ini pada kaki segera hubungi dokter terpercaya yang menangani masalah diabetes atau luka diabetes untuk segera mendapat pengobatan. Obat diabetes hanya bekerja untuk mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh, namun memeriksa kondisi kaki untuk mencegah adanya masalah kaki parah adalan tugas pasien. Jadi jangan pernah lupa atau melewatkan waktu untuk mengecek kondisi kaki setiap bangun pagi.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/jam-biologis-gula-darah-kapan-waktu-yang-tepat-untuk-obat-diabetes/

OBAT UNTUK DIABETES NEUROPATHY

Diabetes neuropathy adalah salah satu komplikasi diabetes yang harus segera mendapat obat untuk mengurangi efek dari neuropathy yang sangat membahayakan tubuh. Diabetes neuropathy yang tidak mendapat obat segera akan pelan-pelan mengganggu kehidupan pasien diabetes, sering merasa sakit di beberapa bagian tubuhnya bahkan jika tidak ditangani dengan baik akan berakhir dengan amputasi.

Cara paling aman untuk mengatasi diabetes neuropathy adalah mencari obat alami yang memungkinkan pasien mengurangi rasa sakitnya namun dengan efek samping seminimal mungkin. Mengurangi efek samping diabetes neuropathy sangat mungkin dilakukan saat ini karena sejumlah obat alami telah diproduksi untuk mengatasi diabetes neuropathy. Meski begitu tetap saja penting untuk mengombinasikan obat diabetes dengan diet, olahraga dan gula darah yang terkontrol dengan baik. Dengan cara ini obat diabetes dapat bekerja dengan lebih efektif.

 

Obat diabetes alami

Fish oil

Penelitian akhir-akhir ini telah menunjukan betapa minyak ikan adalah salah satu kekayaan alam yang tidak boleh dilewatkan. Kegunaan minyak ikan ternyata merambah ke berbagai level di seluruh tubuh termasuk memberi manfaat penuh bagi kesehatan sistem kardiovaskular. Dari berbagai hasil penelitian ditemukan bahwa minyak ikan memiliki banyak sekali elemen yang bisa mengurangi efek buruk dari diabetes neuropathy, menjadikan minyak ikan sebagai obat yang aman dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.

Alpha Lipoic Acid

Nah, untuk kandungan yang satu ini adalah antioksidan yang dapat mengurangi rasa sakit, mati rasa, rasa panas dan gejala lain yang berhubungan dengan diabetes dan sistem syaraf pada tubuh. Antioksidan yang ditemukan dalam alpha lipoic acid ini akan membantu mengurangi efek buruk radikal bebas dari dalam tubuh yang merupakan penyebab utama penuaan dini sekaligus menguatkan sistem syaraf dan jantung.

Vitamin B

Umumnya vitamin B yang bekerja sebagai obat diabetes adalah vitamin B6 dan B12. Vitamin B6 dan B12 membantu mencegah kerusakan akibat diabetes yang menyerang pembuluh darah, syaraf, mata dan ginjal. Menambahkan makanan yang mengandung vitamin B1 dalam menu diet juga secara signifikan dalam mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan diabetes dan memperbaiki kondisi kesehatan syaraf.

Acetyl L-Carnitine

Acetyl L0Carnitine untuk diabetes neuropathy membantu meningkatkan fungsi syaraf dan mendorong regenerasi syaraf menjadi lebih baik. Tentu saja ini jadi bagian penting untuk menangani rasa sakit akibat diabetes yang sering terjadi ketika pasien terkena neuropathy.

Gamma Linolenic Acid

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa gamma linolenic acid akan membantu mencegah deterirorasi akibat diabetes neuropathy dan bahkan dalam beberapa kasus dapat juga mengembalikan kondisi pasien diabetes jadi lebih baik.

Tentu saja selain dengan obat ini, pasien dengan neuropathy bisa sembuh jika mulai membiasakan diet dengan makanan sehat, olahraga teratur dan memulai gaya hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Rutin melakukan kontrol ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan secara umum dan mengantisipasi komplikasi lebih awal.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/makanan-manis-yang-ternyata-bagus-sebagai-obat-diabetes/

KESADARAN ADALAH OBAT TERBAIK UNTUK PASIEN DIABETES

Salah satu pentingnya pasien diabetes harus rutin merawat diri adalah karena adanya begitu banyak komplikasi yang ditimbulkan jika tidak segera mendapat obat. Namun dibandingkan dengan mencari obat untuk menyembuhkan komplikasi, kesadaran akan kondisi tersebut sudah merupakan obat diabetes terbaik yang ada. Sebagian besar orang merasa dengan rutin mengonsumsi obat diabetes, melakukan diet dan olahraga teratur, maka komplikasi diabetes dapat dihindari sehingga tanpa sadar mereka tidak melakukan hal-hal penting untuk mencegah komplikasi tersebut. Salah satu komplikasi yang jarang disadari diabetes neuropathy.

Diabetes neuropathy menyebabkan tubuh kehilangan rasa pada bagian kaki atau sepanjang kaki bagian bawah. Kondisi ini disebabkan oleh rusaknya beberapa syaraf pada kaki akibat kadar gula darah tinggi dalam waktu lama dalam sistem. Karena syaraf yang mengirim sinyal perasa pada kaki tidak bekerja dengan semestinya, maka ketika kaki terluka atau butuh perawatan segera, tubuh tidak menangkap sinyal tersebut dan luka pada kaki akan tidak terawat dengan baik. Dan seperti disebutkan dalam judul artikel ini, kesadaran akan menjadi obat terbaik dibandingkan mencari cara untuk menyembuhkan diabetes neuropathy.

Dengan sadar bahwa diabetes neuropathy bisa mengarah pada kemungkinan amputasi kaki, pasien diabetes akan jadi lebih berhati-hati dalam merawat kakinya. Pasien diabetes juga jadi lebih waspada dan rajin berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah komplikasi yang lebih parah. Dengan adanya diabetes neuropathy, luka kecil pada kaki bisa sangat berbahaya bahkan mengarah pada amputasi.

 

Fakta tentang diabetes neuropathy

Ada banyak alasan kenapa meningkatkan kesadaran terhadap diabetes neuropathy adalah obat terbaik bagi pasien diabetes. Salah satunya adalah karena tanpa disadari jumlah pasien diabetes yang berada di rumah sakit disebabkan karena diabetes neuropathy. 25% pasien diabetes yang mengalami luka pada bagian kakinya akan mengalami luka yang sulit sembuh dan lama kelamaan akan membusuk.

Separuh dari pasien diabetes yang luka pada kakinya mulai mengalami pembusukan biasanya membutuhkan perawatan di rumah sakit dan pada akhirnya 1 dari 5 pasien tersebut harus menjalani operasi amputasi. Jumlah ini terus bertambah seiring berjalannya waktu dan bahkan meningkat 2x lipat setiap tahunnya. Padahal ada banyak hal yang bisa dilakukan jika memiliki kaki yang sehat.

Karena kesadaran adalah obat diabetes terbaik, maka mulailah membentuk kesadaran untuk merawat kaki setiap hari, memeriksa kondisi kaki secara rutin baik di rumah atau dengan pergi ke dokter. Bagaimanapun mencegah lebih baik daripada mengobati.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/memahami-cara-kerja-pankreas-dan-pengendalian-diabetes-dengan-obat/

MENGENAL DIABETES DARI GEJALA, KOMPLIKASI SAMPAI PENCEGAHANNYA SEBELUM OBAT

Ada banyak cara untuk mengendalikan diabetes dan tidak selalu berhubungan dengan obat, tapi bisa dengan perubahan gaya hidup. Sayangnya terkadang orang terlambat menyadari tentang diabetes dan justru mendapat penanganan setelah kondisinya lebih parah. Maka jauh sebelumnya sebaiknya semua orang mengenal dahulu gejalanya agar jadi lebih waspada. Namun jika ternyata sudah didiagnosis dengan diabetes bukan berarti lalu merasa putus asa begitu saja. Pasien diabetes masih bisa melakukan beberapa metode pengobatan atau mengonsumsi obat diabetes sesuai anjuran dokter. Mengikuti aturan dokter dalam mengonsumsi obat dan melakukan perubahan gaya hidup dapat menghindarkan diri dari resiko komplikasi diabetes.

Nah, untuk lebih lengkapnya tentang gejala, komplikasi serta penanganan untuk pasien diabetes berikut ini adalah beberapa penjelasan sederhananya.

 

Gejala diabetes

Salah satu gejala diabetes yang sering tidak disadari adalah sering tiba-tiba merasa lapar.  Rasa lapar dan keinginan untuk makan terus tersebut akan terasa lebih dari sekedar rasa lapar yang dirasakan orang-orang tanpa diabetes. Selain lapar, pasien diabetes juga mudah merasa haus dan ingin minum terus. Karena kebutuhan untuk minum meningkat maka pasien diabetes akan sering buang air kecil.

Meskipun sering lapar dan haus, pasien diabetes akan menunjukan tanda-tanda penurunan berat badan mendadak secara ekstrim. Penurunan berat badan ini biasanya tidak terlalu dirasakan sampai akhirnya tubuh pasien terlihat lebih kurus.

Nah, jika sudah sampai tahap yang lebih parah, pasien diabetes akan menunjukan gejala-gejala lain seperti sakit kepala ekstrim, kaki dan tangan yang mulai mati rasa sampai gangguan masalah seksual.

Ketika tubuh mulai menunjukan tanda-tanda demikian, segera lakukan pengecekan gula darah atau konsultasikan ke dokter terpercaya.

Komplikasi

Pasien diabetes harus mulai mempertimbangkan berbagai gaya hidup baru, konsumsi makanan sehat, obat yang tepat dan olahraga teratur demi terhindar dari komplikasi. Komplikasi pada pasien diabetes sebenarnya bisa cukup parah dan akan sampai membahayakan nyawa jika tidak segera diobati dengan tepat. Apa sajakah komplikasi tersebut?

Karena kadar gula darah yang tinggi, pasien diabetes yang terluka sulit sekali untuk sembuh atau sembuh dalam waktu lama. Luka yang terbuka dan tidak segera ditangani akan menimbulkan berbagai infeksi dan menumpuknya kotoran yang berbahaya karena itulah harus bersungguh-sungguh dalam menjaga tubuhnya agar terhindar dari luka. Luka pada pasien diabetes juga harus diobati dengan cara yang tepat sehingga ada beberapa dokter yang khusus menawarkan mengobati luka pasien diabetes.

Komplikasi lainnya adalah neuropathy. Neuropathy adalah gangguan syaraf yang terjadi akibat diabetes. Seseorang yang mengalami neuropathy sering merasa mati rasa atau kesemutan di beberapa bagian seperti kaki atau tangan. Ini berbahaya karena akan menyebabkan pasien tidak sadar ketika ada luka pada kaki dan tangannya.

Selain neuropathy ada juga komplikasi yang menyerang ginjal yaitu diabetes nephropathy. Tidak hanya menyerang syaraf serta ginjal, diabetes akan menyerang organ-organ lain dalam tubuh seperti jantung dan mata yang akan berakibat pada serangan jantung dan kebutaan.

Karena komplikasi yang begitu banyak dan bahkan bisa membahayakan nyawa, pasien diabetes harus benar-benar melakukan berbagai metode pengobatan yang disarankan dokter, termasuk mengonsumsi obat diabetes rutin dan perubahan gaya hidup secara menyeluruh.

Pencegahan diabetes

Karena mencegah lebih baik daripada mengobati maka mari mencari tahu bagaimana mencegah penyakit diabetes sejak awal. Sebenarnya sederhana saja yaitu dengan memulai gaya hidup sehat. Apa sajakah yang harus dilakukan? Mulai dulu dengan membiasakan diri mengonsumsi makan-makanan sehat, mengontrol konsumsi makanan cepat saji, menghindari rokok serta minuman beralkohol, dan melakukan olahraga secara rutin. Yang tak kalah pentingnya adalah pergi ke dokter setiap beberapa waktu sekali. Kenapa? Karena dengan rutin melakukan check-up ke dokter akan lebih cepat diketahui jika ada yang bermasalah dalam tubuh dan dapat segera tertangani.

Mengingat diabetes adalah penyakit yang cukup berbahaya untuk tubuh, maka penting sekali untuk segera menyadari gejalanya dan mencari cara untuk menyembuhkan sebelum terjadi komplikasi. Jika perlu lakukan pencegahan sejak awal.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/cara-agar-pasien-diabetes-bisa-merawat-diri-sendiri-selain-dengan-obat/