YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

SAYURAN RENDAH KARBOHIDRAT AMAN UNTUK GULA DARAH TINGGI

Sayuran jadi salah satu makanan yang bisa membantu mengelola kadar gula darah tinggi. Konsumsi sayuran hijau dipercaya mampu menjaga gula darah tetap stabil dengan memperlambat penyerapan gula dalam darah dan membuat perut kenyang lebih lama. Tetapi tidak semua sayuran aman untuk dikonsumsi karena tentu saja tidak semua mengandung karbohidrat dalam jumlah yang sama. Jadi mari melihat lagi sayuran apa saja yang aman bagi pasien diabetes dengan kandungan karbohidrat rendah.

 

Sayuran rendah karbohidrat

Sayur dengan karbohidrat terendah adalah bayam. Sayuran berdaun hijau rata-rata memang rendah karbohidrat dan bayam adalah salah satunya. Dengan daunnya yang hijau ini bayam memiliki karbohidrat rendah namun tinggi akan serat, protein dan antioksida. Bayam makanan yang banyak disarankan sebagai makan untuk meningkatkan energi. Konsumsi bayam dalam jumlah cukup membantu tubuh dalam melawan radikal bebas serta menjaga kesehatan jantung.

Yang berada di peringkat selanjutnya adalah alpukat, asparagus dan lettuce. Sayuran ini memiliki tingkat karbohidrat rendah dan kandungan protein yang tinggi. Alpukat adalah salah satu makanan yang aman bagi pasien diabetes karena selain berkarbohidrat rendah, alpukat tinggi namun tinggi kandungan serat dan lemak sehatnya. Konsumsi alpukat sangat disarankan bagi pasien diabetes karena kandungan lemak baiknya bisa menjaga perut kenyang lebih lama tanpa meningkatkan gula darah.

Peringkat berikutnya adalah timun, zaitun, terong, paprika hijau, bunga kol, tomat, kobis dan kale. Kesemua sayuran ini memiliki kandngan karbohidrat setara dan masih termasuk aman jika dikonsumsi oleh pasien diabetes. Banyak orang menggunakan campuran sayuran ini untuk membuat salad yang sehat sekaligus mengenyangkan.

Selajutnya ada sayuran dengan kandungan karbohidrat lebih tinggi namun masih termasuk kategori karbohidrat rendah. Apa saja? Ada buncis, brokoli, dan paprika merah. Sebagai informasi tambahan, brokoli termasuk dalam kelompok makanan tersehat di dunia. Dengan kandungan protein tinggi dan karbohidrat rendah, brokoli sangat cocok untuk dikonsumsi pasien diabetes tanpa takut menyebabkan gula darah tinggi.

Peringkat kelima ada paprika kuning dan Brussel sprout sebagai sayuran dengan kandungan karbohidrat rendah. Brussel sprout mungkin jarang ditemukan di Indonesia, tetapi paprika kuning bisa dijadikan campuran salad bersama paprika lainnya.

Maka sekarang saatnya untuk mulai mempertimbangkan konsumsi sayuran dengan jumlah karbohidrat rendah. Karbohidrat yang terhitung ini adalah karbohidrat dalam 100 gram sajian. Jadi, yuk, mulai buat daftar sayuran yang mulai sekarang harus ada dalam makanan sehari-hari.

 

Baca juga: GULA DARAH TINGGI DAN KARBOHIDRAT, DIMANA HUBUNGANNYA?

GULA DARAH TINGGI DAN KARBOHIDRAT, DIMANA HUBUNGANNYA?

Menjaga gula darah tinggi dengan makanan

Semua orang merasa membutuhkan karbohidrat dalam menu makanan sehari-harinya tanpa sadar pengaruhnya terhadap kadar gula darah tinggi. Karbohidrat pada dasarnya berfungsi untuk menambah energi ke dalam tubuh dan menjaga tubuh tetap sehat. Ada karbohidrat yang dapat menaikan gula darah secara perlahan. Namun beberapa karbohidrat akan menaikan gula darah tinggi dengn cepat.

Jenis karbohidrat yang lambat dalam menaikan gula darah adalah yang paling aman untuk dikonsumsi sehar-hari. Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat apalagi karbohidrat yang cepat dalam menaikan gula darah akan membuat kontrol terhadap gula darah tinggi juga semakin sulit. Nah, kali ini cobalah untuk mengenali makanan dengan karbohidrat apa saja yang menaikan gula darah secara perlahan atau hanya menaikan gula darah sedikit.

 

Bean/legume

Kacang-kacangan termasuk pilihan aman sebagai makanan yang mengandung karbohidrat tetapi tidak menaikan gula darah terlalu cepat. Apa saja pilihan yang tersedia? Kedelai hitam, kedelai putih, kacang polong, mung bean dan kidney bean.

Minuman

Daftar minuman yang aman bagi pasien diabetes tentunya harus yang mengandung paling sedikit gula dan pemanis buatan. Cobalah kopi, teh (black tea dan green tea), dan jus buah segar.

Roti

Mungkin tidak semua orang butuh roti, tapi untuk orang yang memang suka makan roti sebaiknya hindari roti dari tepung putih dan gantilah dengan roti gandum.

Produk olahan susu

Ada banyak produk olahan susu yang sebaiknya dipikirkan kembali konsumsinya. Yogurt adalah produk olahan susu yang aman dan baik bagi pasien diabetes.

Buah-buahan

Beberapa buah-buahan mungkin mengandung gula alami yang bisa berbahaya bagi tubuh, tapi ada juga buah yang aman bagi pasien diabetes meskipun mengandung karbohidrat. Buah yang aman adalah: apel, kurma, anggur, jeruk, kiwi, mangga, pir, plum, strawberry, blueberry dan buah berry lainnya. Buah berry termasuk buah yang sangat bermanfaat untuk pasien diabetes.

Beras dan biji-bijian

Beras putih mengandung karbohidrat tinggi sehingga pasien diabetes sangat disarankan untuk menggantinya dengan beras merah atau beras coklat. Namun saat ini banyak yang menyarankan quinoa sebagai pengganti beras untuk pasien diabetes.

Sayuran

Sayuran mungkin mengandung lebih sedikit karbohidrat dibanding buah-buahan. Namun sebaiknya pasien diabetes mulai menghindari konsumsi sayuran yang mengandung tepung karena dapat menaikan gula darah dalam waktu cepat. Sayuran berdaun hijau menjadi pilihan terbaik dan bijak untuk mengurangi karbohidrat yang bisa mengganggu kestabilan gula darah.

Karbohidrat dan gula darah tinggi sangat berhubungan erat, jadi mulailah memilih makanan dengan lebih bijak. Lakukan konsultasi dengan dokter dan ahli diabetes agar pilihan makanan lebih teratur, terpenuhi nutrisinya dan aman bagi gula darah.

 

Baca juga: YUK MULAI MELINDUNGI TUBUH DARI KOMPLIKASI DIABETES

YUK MULAI MELINDUNGI TUBUH DARI KOMPLIKASI DIABETES

Salah satu hal yang harus diwaspadai dari penyakit diabetes adalah kemungkinan banyak penyakit komplikasi diabetes yang bisa sangat membahayakan. Komplikasi diabetes bisa berupa berbagai macam penyakit yang akan mengganggu keseharian pasien hingga menyebabkan kematian. Pasien diabetes mungkin bisa mengonsumsi obat-obatan untuk mengurangi resiko komplikasi diabetes, tetapi tidak semua hanya bergantung pada obat. Makanan yang masuk ke dalam tubuh memegang peran penting dalam melawan komplikasi.

Bagian tubuh yang rentan terhadap komplikasi diabetes adalah mata, jantung, syaraf dan gusi. Nah, dalam artikel kali ini akan sedikit dibahas tentang makanan apa saja yang paling banyak membantu tubuh melindungi diri dari komplikasi.

 

Komplikasi jantung diabetes

Pertama-tama, mari lindungi jantung dari resiko komplikasi akibat diabetes. Jantung memang beresiko tinggi mengalami masalah akibat diabetes. Gula darah tinggi memicu timbulnya penyakit lain seperti hipertensi, penyumbatan pembuluh darah hingga serangan jantung. Lalu apa yang harus dilakukan? Cobalah untuk perbanyak konsumsi makan yang baik bagi jantung.

Makanan yang baik bagi jantung adalah: kacang walnut, brokoli, delima atau pomegranate, bubuk cokelat dan tomat. Brokoli makanan yang rendah kalori dan kaya antioksidan sehingga tidak berbahaya bagi tubuh. Buah pomegranate ternyata juga buah yang kaya akan antioksidan sehingga baik untuk menangkal efek buruk radikal bebas. Hal yang sama berlaku untuk bubuk cokelat. Dark choco merupakan bahan makanan yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Komplikasi pada mata

Mata memiliki resiko tinggi mengalami komplikasi atau yang dikenal dengan nama diabetes retinopathy. Diabetes retinopathy adalah kondisi kerusakan pada syaraf mata yang bisa memicu kebutaan. Untuk mencegah kondisi ini salah satu caranya adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan ber-omega-3 dan vitamin D. Kedua mineral alami ini membantu tubuh dalam melawan diabetes retinopathy. Mengonsumsi paling sedikit 500 mg asam lemak omega 3 setiap hari mampu menurunkan resiko diabetes retinopathy hingga 48%.

Sumber asam lemak omega 3 paling banyak berasal dari ikan laut: tuna laut, sarden, dan ikan trout laut.

Melindungi syaraf

Diabetes neuropathy atau masalah syaraf akibat diabetes biasanya diakibatkan ketika tubuh kekurangan asupan vitamin D. Mendapat asupan vitamin D yang cukup membantu mencegah diabetes dan melawan kemungkinan diabetes neuropathy. Darimana sajakah sumber vitamin D untuk melawan neuropathy?

Sumber vitamin D berasal dari: salmon, susu almond, susu kedelai, yogurt, dan ikan makarel. Bakteri baik dalam yogurt akan melepaskan asam lemak yang bisa mencegah diabetes dalam pencernaan.

Melindungi gusi dari komplikasi

Gusi ternyata beresiko juga mengalami komplikasi akibat diabetes. Gusi yang bengkak dan berdarah mungkin bisa sangat berbahaya untuk pasien diabetes. Lalu apa yang harus dilakukan?

Cobalah untuk mengonsumsi secangkir green tea setiap pagi untuk mengurangi resiko penyakit yang berhubungan dengan mulut. Tidak hanya masalah pada mulut, green tea sangat bermanfaat menurunkan resiko komplikasi diabetes umum lainnya dan penyakit jantung. Green tea akan membantu mencegah diabetes itu sendiri dan komplikasi masalah kesehatan lain bagi pasien diabetes.

 

Baca juga: CARA MENCEGAH PENYAKIT DIABETES DAN RESISTENSI INSULIN

CARA MENCEGAH PENYAKIT DIABETES DAN RESISTENSI INSULIN

Ada banyak cara mencegah penyakit diabetes dan resistensi insulin yang mungkin sering dilihat atau disarankan untuk pasien diabetes. Namun cara yang paling nyaman untuk mencegah penyakit diabetes adalah dengan membiasakan hidup sehat dan memakan makanan sehat setiap hari.

Sebenarnya salah satu hal penting yang perlu dibahas adalah bagaimana mengatasi resistensi insulin. Kenapa? Seiring bertambahnya usia memang tubuh akan mengalami penurunan beberapa fungsi yang salah satunya adalah menjadi tidak sensitif terhadap insulin. Karena tubuh menjadi tidak sensitif dengan insulin maka pankreas harus memompa lebih banyak insulin agar tubuh bisa mengontrol gula darah dengan lebih baik. Nah, kondisi ini yang kemudian mengarah pada resiko diabetes. Maka mulai sekarang sebaiknya mulai memahami cara bagaimana mencegah munculnya penyakit diabetes diawali dengan mengatasi resistensi terlebih dahulu.

 

Mengatasi resistensi insulin salah satu cara mencegah penyakit diabetes

Saran yang bisa dilakukan untuk melawan resistensi insulin adalah dengan membuat rebusan cengkeh bersama teh. Cara pembuatannya pun mudah dan murah dilakukan di rumah. Cukup dengan merebus teh yang disukai bersama satu sendok teh cengkeh. Kenapa bisa bermanfaat?

Cengkeh akan mendorong sel-sel penerima insulin menjadi lebih responsive sehingga tubuh akan jadi lebih sensitif terhadap insulin.

Cara lain yang mungkin bisa dicoba adalah dengan banyak mengonsumsi buah blueberry. Jarang ada di Indonesia memang, tetapi blueberry ternyata bermanfaat tinggi untuk orang-orang yang mengalami resistensi insulin. Semangkuk blueberry sudah cukup untuk memberi manfaat bagi tubuh yang harus lebih sensitive terhadap insulin. Atau jika merasa terlalu berlebihan, bisa dengan mencampurkan setengah cangkir blueberry ke dalam sereal atau smoothies. Mencampurkannya dalam dessert juga membuat makanan manis lebih sehat untuk pasien. Kenapa bisa begitu?

Blueberry kaya akan anthocyanin yang memperbaiki sensitifitas insulin dengan mendorong pertumbuhan mikroba dalam tubuh.

Percaya tidak percaya, seseorang yang mengubah pola makannya mulai hari ini dan setiap hari, resistensi insulin yang terjadi dalam tubuhnya akan semakin menurun setiap jamnya. Artinya tubuh akan kembali normal dan merespon insulin dengan lebih baik. Cara mencegah penyakit diabetes yang paling mudah dan dekat dengan kehidupan sehari-hari memang dengan mengubah pola makan. Makanan menjadi sumber utama penyebab diabetes sehingga dengan mengelola kebiasaan makan, maka kadar gula darah juga bisa lebih terkontrol.

 

Baca juga: CARA MENURUNKAN GULA DARAH LEWAT MAKANAN SEHAT

CARA MENURUNKAN GULA DARAH LEWAT MAKANAN SEHAT

Ternyata cara menurunkan gula darah tidak harus selalu dengan obat, tapi yang paling utama adalah dengan mengatur pola makan dan memakan makanan yang memang bisa membantu mengendalikan gula darah. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan mengonsumsi makanan sebagai salah satu cara menurunkan gula darah.

 

Diet untuk diabetes

Cara menurunkan gula darah yang paling efektif adalah dengan menerapkan diet ketat namun teratur dan tentu saja aman bagi tubuh. Tubuh tetap membutuhkan nutrisi seimbang dari bahan makanan yang menyehatkan. Diet berfungsi untuk mengurangi berat badan, mengembalikan resistensi insulin, dan mencegah diabetes semakin parah atau setidaknya mengendalikan kondisi kesehatan.

Lalu bagaimana diet yang sehat dan efektif tersebut?

Dalam satu piring karbohidrat harus kurang dari 30%. Jumlah karbohidrat memang yang harus paling dibatasi. Jika ingin mengonsumsi karbohidrat, pilihlah karbohidrat dengan kandungan serat tinggi. Kurangi jumlah karbohidrat yang berasal dari tepung putih, tepung-tepungan lainnya, kentang dan gula.

30% piring harus terisi dari protein. Namun tidak semua protein. Perbanyak protein yang berasal dari ikan dan ayam, lalu kurangi daging merah.

40% isi boleh diberi tambahan lemak sehat. Lemak sehat berasal dari mana? Bisa didapat dari minyak zaitun misalnya.

Nah, setelah itu perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran. Memang lebih dari separuh piring sebaiknya diisi dengan sayuran. Sayuran memiliki jumlah kalori rendah, vitamin dan mineral tinggi, namun dengan kandungan karbohidrat tinggi. Kehadiran sayuran justru membuat perut kenyang lebih lama.

Cara menurunkan gula darah

Setelah makan tubuh secara otomatis akan mengalami kenaikan gula darah lalu perlahan-lahan mulai turun lagi. Idealnya adalah gula naik secara perlahan baru kemudian turun lagi untuk kembali ke gula darah normal. Namun pada pasien diabetes, gula darah akan naik secara drastis setelah makan besar. Lalu apa yang harus dilakukan?

Perbanyaklah mengonsumsi protein. Ikan, ayam, kacang-kacangan, telur, kacang hijau, dan tahu. Selalu sertakan protein dalam makanan membantu menjaga kestabilan gula darah setelah makan.

Salah satu hal yang sering dilupakan adalah magnesium. Mineral penting satu ini ternyata berperan besar dalam mengatur ulang kadar gula darah dalam tubuh sekaligus tekanan darah. Darimanakah magnesium tersebut didapatkan?

Sumber magnesium terbaik berasal dari sayuran berdaun hijau, gandum utuh, ikan, bubuk cokelat, pisang, alpukat dan kacang hijau.

Orang-orang yang menerapkan sistem diet dengan magnesium tinggi dan yang tidak ternyata memiliki perbedaan cukup besar. Mereka yang mengonsumsi makanan ber-magnesium tinggi memiliki resiko 47% lebih rendah mengalami diabetes dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi makanan ber-magnesium.

Tips untuk menjaga agar gula darah tetap stabil setelah makan adalah dengan meminum dua sendok makan cuka apel sebelum makan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi atau gula tinggi. Kandungan dalam cuka apel akan membantu menurunkan kadar gula darah.

Nah, itu tadi tips dan cara bagaimana cara menurunkan gula darah tinggi dengan diet dan pengaturan pola makan yang tepat.

 

Baca juga: CIRI-CIRI KADAR GULA DARAH TINGGI YANG HARUS DIWASPADAI

CIRI-CIRI KADAR GULA DARAH TINGGI YANG HARUS DIWASPADAI

Diabetes adalah penyakit yang harus segera disadari terutama ketika ciri-ciri kadar gula darah tinggi pertama muncul pada tubuh. Tentu saja ini tidak untuk menyebabkan kepanikan, tetapi lebih sebagai bentuk waspada terhadap kemungkinan terburuk. Ada beberapa ciri-ciri yang sebaiknya diwaspadai sebagai ciri-ciri kadar gula darah tinggi.

Selain mengenali ciri-cirinya, ada baiknya juga membahas bentuk-bentuk pencegahan dan resiko komplikasinya.

 

Ciri-ciri kadar gula darah tinggi

Ada beberapa ciri-ciri yang harus dikenali dari penyakit diabetes atau ketika kadar gula darah tinggi. Jika merasakan tanda seperti ini mungkin bisa segera mencoba pergi ke dokter untuk berkonsultasi.

Berikut adalah ciri-ciri penyakit diabetes yang sebaiknya diwaspadai:

Sering merasa lapar. Tidak hanya sering sebenarnya, tetapi hampir seperti selalu merasa lapar. Setiap kali makan, tidak berapa lama kemudian merasa lapar. Mungkin ini adalah salah satu gejala awal yang kurang mendapat perhatian. Gejala ini mungkin bisa diikuti dengan gejala lainnya.

Orang dengan gejala awal diabetes biasanya juga akan mengalami penurunan berat badan secara drastis yang tidak bisa dijelaskan alasannya. Biasanya orang mengalami penurunan berat badan akibat stress, sakit, kurang makan atau alasan lain. Pasien diabetes rata-rata merasa cukup makan tetapi berat badannya terus saja turun tanpa alasan yang jelas.

Tangan dan kaki yang sering tiba-tiba mati rasa atau seperti kesemutan dan berkedut. Perasaan ini bisa dijadikan alarm untuk segera pergi konsultasi dengan dokter.

Hal-hal lain yang biasanya menjadi penanda bahwa gula darah mulai tinggi adalah seringnya tubuh merasa haus dan ingin minum, lalu buang air kecil juga akan jadi lebih sering dari biasanya. Ciri lainnya adalah gangguan masalah seksual dan rasa selalu lelah yang cukup parah. Segera lakukan pengecekan gula darah atau hubungi dokter untuk konsultasi jika merasakan gejala ini.

Pencegahan

Ada berbagai macam pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari diabetes. Namun yang paling penting adalah: olahraga teratur, makan makanan sehat (perbanyak protein, buah dan sayuran), kendalikan jumlah asupan makanan cepat saji dan gula, hindari alkohol dan rutin kunjungi dokter untuk mengonsultasikan kondisi kesehatan.

 

Baca juga: MENCEGAH GULA DARAH TINGGI DENGAN MENJAGA BERAT BADAN