YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

KOPI DAN OBAT HERBAL YANG LEBIH AMAN UNTUK PASIEN DIABETES

Selain dengan obat diabetes serta perubahan gaya hidup semacam diet dan olahraga, beberapa penelitian menemukan kopi ternyata membantu banyak untuk mengatasi diabetes. Tidak hanya kopi yang bisa membantu pasien diabetes tanpa penggunaan bahan kimia, obat-obatan herbal juga bisa sangat membantu pasien diabetes. Pasien diabetes selalu disarankan untuk membuat diet yang disesuaikan dengan kondisi tubuhnya masing-masing, seperti misalnya dengan menyesuaikan jumlah karbohidrat yang boleh dikonsumsi. Dokter dan ahli gizi juga selalu menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh, mengurangi garam, atau makanan yang melalui banyak proses pengolahan. Sedangkan untuk kopi sendiri, masih banyak yang bertanya-tanya apakah kopi benar-benar bisa membantu pasien diabetes atau malah mengganggu kinerja obat? Lalu apakah herbal bisa efektif mengurangi resiko diabetes dan komplikasinya?

 

Kopi untuk diabetes

Menurut beberapa penelitian kopi bisa membantu sebagai pasien karena dapat mencegah diabetes tipe 2 dan memperbaiki toleransi tubuh terhadap insulin. Ada penelitian yang telah membuktikan bahwa para peminum kopi rata-rata memiliki resiko lebih rendah jika dibandingkan mereka non-peminum. Semakin banyak asupan kafein yang masuk ternyata sebanding dengan berkurangnya resiko diabetes.

Pengobatan herbal

Untuk yang tidak mengonsumsi kopi, obat-obatan tanpa bahan kimia lain juga bisa membantu seperti obat diabetes dari bahan herbal misalnya. Obat-obatan dari bahan herbal saat ini telah diproduksi di banyak tempat untuk memenuhi kebutuhan pasien diabetes yang ingin sehat tanpa bahan kimia.

Obat-obatan berbahan herbal juga dapat memperbaiki kadar glukosa dalam tubuh menjadi lebih baik dan lebih stabil. Bahan herbal yang sering digunakan untuk pasien diabetes biasanya adalah pare, fenugreek, dan kunyit. Suplemen yang terbentuk dari bahan herbal biasanya merupakan kombinasi dari bahan-bahan herbal tersebut atau hanya salah satunya saja. Yang jelas bahan herbal saat ini memang paling disukai karena aman dan bisa sangat membantu.

Dengan mengombinasikan berbagai herbal yang bekerja untuk memperbaiki kondisi toleransi glukosa, maka gula darah dapat lebih mudah dikendalikan tanpa efek samping pada pasien diabetes atau pra-diabetes. Obat-obatan herbal dianggap paling ideal untuk pasien pra-diabetes dengan toleransi glukosa dan belum mengonsumsi obat apapun dan pasien diabetes yang juga sudah merancang diet serta perubahan gaya hidup dengan lebih baik.

Jadi untuk pasien diabetes, kopi dan herbal mungkin bisa membantu meringankan masalah kesehatan dalam tubuh.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/selain-obat-ini-olahraga-sederhana-untuk-menyehatkan-pasien-diabetes/

BAGAIMANA CARA OATMEAL BEKERJA SEBAGAI OBAT UNTUK DIABETES

Dalam artikel sebelumnya telah disebutkan bahwa oatmeal adalah salah satu bahan makanan yang bekerja layaknya obat untuk diabetes karena kemampuannya menjaga kadar gula darah tetap stabil. Banyak kandungan nutrisi dalam oatmeal yang bisa berperan besar untuk pasien diabetes, terutama mereka yang menggunakan obat diabetes dan insulin. Jika mengombinasikan obat diabetes dan makanan untuk menjaga kesehatannya, pasien diabetes tipe 2 dapat hidup layaknya orang biasa lainnya. Lalu bagaimana sebenarnya cara kerja oatmeal pada pasien diabetes tipe 2?

 

Oats melawan diabetes dan resistensi insulin

Kadar gula darah yang tinggi akan dapat dikembalikan normal oleh tingginya serat larut dalam oats bersama dengan kandungan magnesiumnya yang tinggi. Sedangkan mengonsumsi oatmeal secara rutin secara siginifikan akan dapat memperbaiki resistensi insulin dan kadar gula darah.

Dalam salah satu penelitian yang dilakukan di Amerika, suplemen magnesium sendiri sudah dapat mengurangi 19% resiko diabetes kepada 40,000 objek penelitian. Jika pasien diabetes secara rutin mengonsumsi semangkuk kecil bubur oats, resiko diabetes akan berkurang 1/3-nya. Ini sekali lagi menunjukan efektifitas makanan yang dimakan dalam bentuk alami dibandingkan makanan yang telah banyak dibuang mineralnya.

Di sisi lain, oats juga mengandung saponin. Saponin adalah phytochemical yang akan menurunkan kadar gula darah dalam kondisi hyperglikemia dan meningkatnya pengeluaran insulin.

Serat larut yang paling banyak berjasa dalam oats adalah beta-glucan. Beta-glucan berperan dalam mendukungan aktifitas sel imun yang disebut dengan neutrophilic granulocytes. Singkatnya, beta-glucan dan oats memiliki efek anti-inflamasi karena dapat menghalangi terjadinya inflamasi dalam tubuh.

Beta-glucan memainkan peran penting dalam memberi efek positif untuk kadar gula darah. Beta-glucan dikenal juga sebagai serat larut dan oats memang mengandung banyak beta-glucan dalam setiap porsi sajiannya. Telah banyak dibuktikan melalui penelitian bahwa oats memiliki efek sebagai obat menurukan gula darah untuk pasien diabetes. Oats atau beta-glucan dalam otas memperlambat peningkatan gula darah setelah makan, berbeda dengan sereal lain dan roti putih yang biasanya terbuat dari tepung terigu. Sereal dan roti putih biasanya sangat cepat menaikan kadar gula darah dan menjadi masalah untuk pasien diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/oats-makanan-sehat-bermanfaat-sebagai-obat-untuk-diabetes/

OBAT DIABETES DAN TERAPI INSULIN YANG HARUS DIKENALI UNTUK PENYEMBUHAN

Obat diabetes dan insulin ternyata memiliki beragam jenis dan nama yang berbeda-beda yang sudah pasti sulit untuk diingat. Perlu dipastikan bahwa baik obat diabetes dan insulin adalah salah satu bagian dari usaha untuk mengatasi diabetes, bukan satu-satunya sarana penyembuhan. Sehingga bermacam-macam obat diabetes dan insulin yang diberikan hanya bersifat membantu. Kali ini akan dibahas sedikit tentang macam-macam obat diabetes serta insulin yang biasa digunakan beserta kegunaannya.

 

Obat diabetes

Biguanide

Obat ini akan meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin, menghalangi pembentukan gula baru pada liver dan menunda proses pemindahan gula menuju darah.

Sulfonylureas

Sulfonylureas akan mendorong pankreas untuk mengeluarkan insulin lebih banyak. Meski begitu obat ini hanya akan bekerja pada pasien yang masih bisa menghasilkan insulinnya sendiri. Menggunakan obat ini juga beresiko mengalami hypoglikemia.

Alpha Glucosidase Inhibitor

Fungsi obat ini akan memperlambat pemecahan karbohidrat dalam pencernaan. Dengan melambatnya proses pemecahan karbohidrat maka gula juga akan lebih lambat masuk dalam darah.

SGLT-2 inhibitor

Obat ini akan membuat ginjal mengeluarkan gula lebih banyak lewat urin dengan cara menghalangi protein SGLT-2, yang membuat gula dari ginjal kembali ke pembuluh darah.

Glitazones

Obat ini juga akan meningkatkan sensitifitas insulin sel-sel dalam tubuh sehingga dapat menyerap lebih banyak gula dari dalam darah.

Glinides

Cara kerja obat ini sama dengan sulfonylureas yaitu mendorong produksi insulin dari pankreas.

DDP-4 inhibitors (gliptines)

Cara kerjanya adalah dengan menghalangi proses pemecahan hormon intestinal GLP-1. Hasilnya, pankreas memproduksi insulin lebih banyak, pengosongan lambung jadi melambar dan liver melepaskan lebih sedikit gula.

GLP-1 analog

Obat ini akan meniru cara kerja hormon GLP-1. Berbeda dengan obat lainnya, GLP-1 analog digunakan dengan cara disuntik seperti insulin.

Insulin

Untuk insulin ada beberapa skema terapi yang berbeda untuk digunakan. Penggunaanya tergantung kondisi masing-masing pasien. Sebagian pasien membutuhkan insulin untuk mendukung obat diabetes tablet selama beberapa waktu, sebagian lain memang butuh insulin untuk hidup.

Basal Assisted Oral Therapy

Selain dengan penggunaan obat, terapi ini menggunakan suntikan long-acting insulin sekali dalam sehari di pagi atau malam hari.

Biasanya digunakan oleh pasien yang gula darah di pagi hari terlalu tinggi.

Conventional Insulin Therapy

Pasien akan diberi suntikan dengan dosis tetap dari campuran insulin (fast-acting dan long-acting insulin) di pagi dalam malam hari.

Terapi ini digunakan untuk mereka yang memiliki kebiasaan makan tetap dan rutinitas harian yang tidak berubah karena cara kerjanya yang sederhana.

Supplementary insulin therapy

Setelah makan besar, tubuh akan diberi suntikan short-acting insulin.

Digunakan pada mereka yang memiliki kadar gula darah tinggi, terutama setelah makan. Supplementary insulin therapy dapat dikombinasikan dengan obat diabetes tablet.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/metode-obat-dan-pengobatan-untuk-pasien-diabetes/

DASAR PENTING UNTUK MEMBANTU KINERJA OBAT DIABETES

Diabetes memiliki dampak pada hampir seluruh anggota tubuh sehingga pasien diabetes tidak hanya butuh obat diabetes untuk mengatasi masalahnya, tapi perlu usaha ekstra untuk lebih menjaga kesehatan diri. Untuk mengontrol kondisi kesehatannya, pasien diabetes tipe 2 berusaha menghindari berbagai masalah kesehatan berhubungan dengan diabetes. Selain dengan obat, menjaga kesehatan pasien diabetes tipe 2 juga dilakukan dengan mengontrol kesehatan. Mengontrol kondisi kesehatan ini terbagi dalam tiga dasar sederhana yang sebaiknya dipahami baik pasien atau keluarga yang bersangkutan.

 

Know your number

Angka yang dimaksud di sini adalah angka pada hasil tes A1C, tekanan darah, dan lipid. Masing-masing angka dari setiap tes bisa memperkirakan adanya komplikasi atau tidak pada pasien.

A1c adalah tes kadar glukosa setelah 2-3 bulan dan merupakan tes yang sangat penting. Hasil dari tes A1c ini akan memberi tahu apakah pasien mengalami kadar gula darah tinggi pada saat-saat tertentu yang mungkin tidak disadari pasien. A1c akan memberi tahu dokter apakah obat diabetes yang diberikan telah mampu memenuhi kebutuhan pengobatan pasien dan mengontrol kadar glukosa dalam 24 jam sehari. Jika menurut American Diabetes Association, kadar A1c yang direkomendasikan adalah di bawah 7. Tetapi kembalikan keputusan tersebut pada dokter yang terpercaya untuk memberi rekomendasi sesuai kondisi masing-masing pasien.

Kebanyakan pasien diabetes juga memiliki tekanan darah tinggi yang mengarah pada serangan jantung dan stroke jika tidak dikendalikan. Selalu lakukan pengecekan tekanan darah secara berkala sesuai anjuran dokter.

Lipid termasuk di dalamnya adalah kolesterol, HDL, LDL, trigliserida dan lain-lain yang akan digunakan dokter untuk memastikan kesehatan pasien dan mencegah komplikasi. Pendapat tentang pencegahan resiko sakit jantung bisa berbeda-beda untuk setiap orang. Konsultasikan dengan dokter diabetes atau ahli kesehatan yang tepat untuk menentukan obat dan rencana penanganan yang tepat.

Daily Management

Penting untuk memastikan dengan dokter tentang perencanaan menu harian bagi pasien diabetes tipe 2. Tujuan utama dari diet bagi pasien diabetes adalah menjaga glukosa tetap stabil dan mencegah kerusakan pada organ tubuh lain. Biasanya menu untuk pasien diabetes terdiri dari: karbohidrat sehat, daging organik, bukan makanan yang melalui proses pengolahan pabrik, sedikit garam dan lemak serta sedikit mengandung gula.

Setelah makanan dokter juga akan menyarankan berbagai bentuk olahraga untuk menjaga kebugaran. Olahraga membantu tubuh menggunakan karbohidrat dan insulin dengan lebih efektif. Untuk pasien diabetes olahraga yang dipilih tidak boleh sembarangan, harus ada rekomendasi dari dokter.

Selain itu dalam kehidupan sehari-hari pasien diabetes harus bisa mengendalikan stress, menghindari rokok, menjaga kesehatan kaki dan gigi mengingat dua bagian tubuh ini mudah sekali mengalami luka, melakukan tes glukosa secara rutin dan tentu saja mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi obat diabetes. Obat yang direkomendasikan biasanya tidak hanya untuk mengendalikan diabetes tetapi juga untuk masalah kesehatan lain.

Rutin ke dokter

Karena diabetes mungkin berdampak ke banyak masalah lain pada tubuh ada baiknya untuk rutin pergi ke dokter untuk memastikan kondisi tubuh secara keseluruhan. Lakukan ini pada saat pergi ke dokter: cek tekanan darah, cek kondisi kaki, test hasil glukosa, tes A1c serta pergi ke dokter mata dan gigi untuk pencegahan.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/tantangan-puasa-ramadan-bagi-pasien-diabetes-yang-menggunakan-obat/

MANFAAT PUASA BAGI TUBUH, OBAT DIABETES SAMPAI PENYAKIT LAIN

Rajin berpuasa ternyata memiliki banyak manfaat untuk tubuh, mulai sebagai obat diabetes, menghilangkan racun dari tubuh sampai meningkatkan sistem imun. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa puasa memang memiliki efek positif bagi tubuh mencegah dan menyembuhkan penyakit. Berikut ini adalah beberapa dampak positif dari puasa untuk tubuh.

 

Panjang umur

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa ketika berpuasa tubuh akan dipaksa untuk memproduksi sel baru dan menghancurkan sel-sel lain yang sudah rusak. Dari proses ini makan tubuh akan mendapatkan sistem imun yang baru dan tentu saja lebih kuat. Orang-orang yang rajin berpuasa akan lebih panjang umur karena sistem pertahanan tubuhnya yang lebih kuat.

Jantung

Ternyata dengan berpuasa tubuh juga akan mengurangi tekanan darah dan mengatasi masalah hipertensi. Ditambah lagi dengan berpuasa kadar kolesterol dalam tubuh juga akan membaik dan itu bagus untuk kesehatan jantung. Berpuasa akan menyembuhkan atherosclerosis.

Kesehatan otak

Siapa sangka ternyata baik bagi kesehatan otak. Berpuasa akan meningkatkan kesehatan mental, memperbaiki konsentrasi dan fokus agar bekerja lebih baik. Penelitian menunjukan bagaimana puasa akan mengurangi kerusakan sel otak dan akan meningkatkan produksi batang sel yang baru. Tentu saja hal ini akan sangat menguntungkan bagi otak dan sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit seperti Alzheimer.

Inflamasi

Puasa akan mengurangi inflamasi dalam tubuh, menyembuhkan luka-luka lama, pembengkakan dan rasa sakit yang ada di tubuh lainnya. Dengan berpuasa, masalah kesehatan seperti arthritis, nyeri sendi, serta sakit punggung dapat teratasi dengan lebih mudah.

Detoksifikasi

Puasa akan membersihkan tubuh secara menyeluruh hingga sel-sel terkecil yang ada tanpa terkecuali. Racun-racun yang biasa berasal dari polusi lingkungan, makanan, obat, terutama pasien diabetes dan masih banyak lagi sumber racun lainnya akan dikeluarkan dari tubuh dengan berpuasa.

Pencegahan penyakit

Selain sebagai obat, berpuasa juga akan mencegah timbulnya penyakit seperti sakit jantung, diabetes, Alzheimer, Parkinson dan dementia.

Mengobati diabetes

Pasien diabetes tidak harus selalu mengandalkan obat untuk mengatasi penyakitnya. Beberapa orang menyarankan berpuasa dapat mengobati diabetes karena puasa akan mengurangi kadar gula darah, menurunkan berat badan, dan memperbaiki kondisi kesehatan keseluruhan yang sangat berhubungan dengan manajemen diabetes tipe 2. Tetapi tentu saja perlu adanya kesepakatan antara dokter dengan pasien diabetes jika ada obat yang harus tetap diminum saat buka dan sahur.

Jadi itu tadi manfaat berpuasa yang ternyata bisa dijadikan obat untuk beragam penyakit seperti jantung, diabetes hingga bermacam-macam lagi. Tentu saja sebelumnya jangan lupa untuk konsultasi dengan dokter.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/sahur-dan-buka-puasa-bagi-pasien-diabetes-dan-cara-mengonsumsi-obat/

APAKAH CHROMIUM ADALAH BAGIAN PENTING DARI OBAT DIABETES?

Meski jarang disebutkan tetapi ternyata kehadiran chromium penting dalam obat dan menu diet pasien diabetes sehari-hari. Chromium adalah komponen penting dalam diet yang ditemukan pada abad 18. Chromium hadir dalam bentuk divalent (Cr+2) dan trivalent (Cr+3), tetapi trivalent adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi kesehatan. kebutuhan chromium dalam tubuh setiap orang bisa berbeda-beda tergantung dari jenis kelaminnya. Pria membutuhkan 35mcg sedangkan pada wanita 25mcg.

Lalu apa tanda-tandanya seseorang mengalami kekurangan chromium? Jika seseorang mengalami kekurangan chromium maka kondisi glukosa darahnya akan sulit dikontrol, kekurangan energi, memiliki keinginan makan yang tinggi dan perubahan mood yang sulit dikendalikan. Itulah mengapa penting untuk memenuhi kebutuhan chromium sebagai salah satu usaha mengendalikan gula darah selain dengan obat diabetes.

 

Asal Chromium

Untuk memenuhi kebutuhan chromium kebanyakan berasal dari makanan. Makanan yang merupakan sumber chromium adalah gandum utuh, beras coklat, jamur, brokoli, beer, ragi, ayam, produk olahan susu, dan seafood. Rata-rata 2% dari chromium yang berasal dari makanan akan diserap oleh tubuh. Untuk lebih lengkapnya, chromium dikonsumsi bersama dengan vitamin B3 dan C untuk membantu penyerapannya.

Manfaat chromium

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa chromium dapat membantu kerja obat diabetes dalam mengendalikan gula darah. Chromium sangat efektif dalam metabolisme karbohidrat dan bagus dalam pembentukan glucose tolerance factor (GTF). GTF akan membantu penyerapan glukosa ke dalam sel sehingga menciptakan ruang yang lebih baik untuk produksi energi. Sejak perang sipil, kehadiran chromium telah dimanfaatkan untuk mengatasi kenaikan kadar glukosa dalam darah.

Tidak hanya bagi pasien diabetes yang mengonsumsi obat, chromium juga membantu dengan sangat efektif pada metabolisme lemak. Dengan metabolisme lemak yang baik maka kadar kolesterol juga jadi lebih terkontrol. Penelitian telah membuktikan bahwa orang-orang yang meninggal berhubungan dengan penyakit jantung menunjukan kurangnya chromium dalam tubuhnya.

Chromium juga bisa membantu menurunkan berat badan. Chromium dalam bentuk picolinate menunjukan kemampuannya untuk mengurangi jumlah jaringan adipose dalam tubuh manusia. Maka dari itu konsumsi chromium dalam jumlah tinggi akan membantu mengontrol keinginan makan dan rasa lapar.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/resep-obat-diabetes-dalam-bentuk-spirulina/