YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

TIDAK PERLU MEMBICARAKAN TENTANG OBAT, INI ETIKA KETIKA BERTEMU PASIEN DIABETES TIPE 1

Diabetes tipe 1 adalah penyakit yang sebenarnya tidak memiliki obat karena masalah utamanya terletak pada kelainan pada pankreas yang gagal memenuhi kebutuhan insulin tubuh. Tentu saja situasi ini bukan situasi yang mereka inginkan sejak awal. Kondisi ini biasanya didapatkan tanpa diduga dan tidak dapat disembuhkan total meskipun mengonsumsi obat diabetes apapun. Jadi untuk yang tidak memiliki diabetes tipe 1, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan ketika akan berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki diabetes tipe 1.

 

Tentang memberi saran

Etika yang pertama adalah ketika akan memberi saran pada pasien dengan diabetes tipe 1 karena orang yang tidak memiliki diabetes biasanya tidak mengetahui perbedaan antara diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Terkadang bahkan saran yang diberikan bukan saran yang membantu, seperti “jangan banyak makan gula” atau “cobalah obat ini supaya bisa sembuh” adalah hal-hal yang tidak bisa diterapkan pada pasien diabetes tipe 1.

Menceritakan pengalaman orang lain

Menakut-nakuti seseorang dengan cerita yang pasien diabetes tipe 1 lainnya adalah sesuatu yang tidak perlu dilakukan. Pada dasarnya seorang yang sudah memiliki diabetes tipe 1 sudah paham betul bahwa dengan melakukan manajemen diabetes yang baik, mengonsumsi obat jika diperlukan, makan-makanan sehat, diet, dan olahraga maka pasien dapat hidup dengan sehat selayaknya orang biasa.

Ketika seseorang mengecek kadar gula darahnya atau menyuntikan insulin

Sebenarnya bagi mereka hal ini sudah sangat menyebalkan, jadi tidak perlu untuk melihat mereka dengan ngeri ketika mereka harus menyuntikan insulin atau mengecek gula darah. Menyuntikan insulin, mengonsumsi obat dan melakukan pengecekan gula darah secara rutin adalah keharusan bagi pasien diabetes untuk tetap normal.

Komplikasi diabetes sama berbahayanya dengan diabetes

Ketika pertama kali mendengar tentang diabetes tipe 1 seseorang akan berpikir “itu bisa jadi lebih parah, komplikasinya bisa jadi kanker.” Kata-kata itu seolah kanker adalah kondisi terparah. Kenyataannya diabetes tipe 1 juga kondisi yang berbahaya dan sama berbahayanya dengan kanker.

Bertanya tentang gaya hidup pasien diabetes tipe 1

Kehidupan untuk pasien diabetes tipe 1 lebih dari sekedar menerima suntikan insulin secara rutin dan mengendalikan diri untuk makan makanan tertentu saja. Ada kehidupan yang lebih kompleks di sana yaitu kombinasi dari dosis insulin, olahraga dan makanan. Seiring berjalannya waktu terjadi banyak perubahan seperti perkembangan tubuh, penyakit, stress, perubahan aktifitas tubuh, perubahan dosis yang harus digunakan akan berpengaruh pada tiga hal sebelumnya. Perlu adanya penyesuaian-penyesuaian lain yang tentu saja itu sangat melelahkan untuk mereka, jadi lebih baik tidak perlu bertanya tentang bagaimana mereka hidup dengan diabetes tipe 1 ini.

Diabetes adalah kerja keras

Memiliki diabetes tipe 1 bukan sesuatu yang direncanakan sejak awal, tidak bisa ditolak dan tidak bisa berhenti juga. Pasien dengan diabetes tipe 1 bekerja sangat keras untuk mengatur apa, kapan dan berapa banyak makanan yang bisa dimakan hampir setiap hari dikombinasikan dengan mengatur olahraga, obat, pengendalian stress, memonitor kadar glukosa dan masih banyak lagi hal yang harus dikerjakan setiap hari. Ini adalah pekerjaan yang melelahkan maka sebagai orang yang tidak memiliki diabetes sebaiknya pahami repotnya kehidupan mereka.

Mencari-cari sebab diabetes

Pasien diabetes tipe 1 berbeda dengan pasien diabetes tipe 2. Mereka tidak perlu untuk diberitahu bahwa mereka terlalu banyak mengonsumsi gula atau karena mereka kelebihan berat badan. Anak-anak dengan diabetes tipe 1 juga tidak bisa menyalahkan orangtuanya karena tidak ada yang bisa mereka lakukan selain memenuhi kebutuhan insulinnya melalui suntikan insulin. Insulin juga bukan obat diabetes untuk menyembuhkan penyakitnya tetapi untuk mengontrol kadar gula darahnya.

Daripada selalu menyarankan tentang obat diabetes ini itu, tunjukan kepedulian dengan cara lain karena diabetes tipe 1 tidak dapat diobati seperti diabetes tipe 2. Bantu mereka dengan memastikan bahwa mereka merasa nyaman dan kondisi kesehatannya tidak mengganggu aktifitasnya sama sekali.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-diabetes-herbal-untuk-bantu-atasi-resistensi-insulin/

OBAT DIABETES HERBAL UNTUK BANTU ATASI RESISTENSI INSULIN

Setelah sebelumnya dijelaskan bagaimana menu diet untuk pasien diabetes bisa sangat membantu kerja obat diabetes, maka sekarang akan dijelaskan beberapa jenis obat diabetes herbal yang bisa membantu mengatasi resistensi insulin. Ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan semestinya, maka jumlah insulin dalam tubuh jadi lebih banyak. Dengan jumlah insulin yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan kenaikan berat badan, penuaan dini, tekanan darah tinggi, sakit jantung sampai meningkatkan resiko kanker. Banyaknya resiko masalah kesehatan akibat resistensi insulin ini membuat perlunya pasien resistensi insulin untuk segera mendapatkan obat yang membantu mengurangi efek buruk resistensi insulin. Herbal, rempah-rempah dan berbagai bahan makanan bisa dimanfaatkan sebagai obat diabetes karena kandungan nutrisinya yang lengkap namun minim resiko.

 

Kunyit

Dalam sebuah penelitian di tahun 2009 disebutkan bahwa dalam kunyit 500 kali lebih efektif dalam mengendalikan glukosa jika dibandingkan dengan metformin. Percobaan dilakukan pada 240 pasien pre-diabetes yang mengonsumsi 250 miligram kunyit setiap hari selama 9 bulan. Setelah 9 bulan, mereka yang mengonsumsi kunyit setiap hari tidak meunjukan tanda-tanda diabetes. Kunyit kemudian disebut 100% lebih efektif menjadi obat herbal untuk mencegah diabetes tipe 2.

Jahe

Mengonsumsi jahe sebagai obat herbal untuk diabetes efektif menurunkan glukosa darah sampai 10.5%. Dalam salah satu penelitian juga menunjukan bahwa 1600 mg jahe setiap hari akan mengatasi delapan masalah penyebab diabetes termasuk resistensi insulin.

Kayu manis

Resep dari kayu manis sebagai obat herbal untuk diabetes sudah cukup banyak disarankan dan paling tua karena sudah digunakan sejak jaman dahulu sampai hari ini. Kayu manis sendiri bisa digunakan sebagai keperluan obat diabetes herbal atau sekedar penambah rasa pada makanan.

Dalam berbagai penelitian kayu manis menunjukan kemampuannya untuk menormalkan gula darah pada pasien diabetes tipe 2 dengan cara meningkatkan respon tubuh terhadap insulin. Dengan kayu manis atau ekstrak kayu manis juga akan menurunkan kadar gula darah puasa seseorang sehingga gula darahnya menjadi lebih stabil.

Menambahkan kayu manis dalam masakan juga akan membantu memperlambat perut cepat kosong setelah makan. Dan kurang dari setengah sendok kayu manis sehari akan mengurangi kadar gula darah pada pasien dengan diabetes tipe 2.

Ekstrak daun zaitun

Dari penelitiam di University of Auckland, ektrak daun zaitun dapat mengurangi resistensi insulin pada tubuh. Dalam salah satu percobaan pada 46 orang pria kelebihan berat badan yang dibagi menjadi dua kelompok membuktikan bahwa kelompok yang selama 12 minggu mengonsumsi ekstrak daun zaitun mengalami penurunan resistensi insulin sebanyak 15%. Mereka juga mengalami peningkatan produktifitas dari sel yang memproduksi insulin sebanyak 28%. Suplemen yang mengandung ekstrak daun zaitun memiliki hasil yang bisa dibandingkan dengan obat diabetes non herbal seperti metformin.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/aturan-untuk-membuat-menu-diet-resistensi-insulin-sebagai-bagian-dari-obat-diabetes/

ATURAN UNTUK MEMBUAT MENU DIET RESISTENSI INSULIN SEBAGAI BAGIAN DARI OBAT DIABETES

Selain dengan obat diabetes, diet menjadi komponen penting dalam mengatasi masalah kesehatan berkaitan dengan resistensi insulin. Tentu saja untuk membuat menu diet tidak boleh sembarangan dan harus sesuai petunjuk dari dokter. Diet selalu dikombinasikan dengan obat diabetes yang disarankan dokter sehingga keduanya bisa saling bekerja sama dan tidak bertolak-belakang. Diet juga harus dibawah pengawasan ahli karena tubuh tetap membutuhkan banyak nutrisi yang cukup untuk menjaga kondisinya tetap sehat dan prima. Nah, lalu apa saja aturan diet bagi pasien diabetes dengan resistensi insulin?

 

Batasi asupan karbohidrat

Salah satu hasil penelitian dari Diabetes Metabolic Sydrome and Obesity menyebutkan bahwa memonitor asupan karbohidrat dengan cara menghitungan jumlah karbohidrat yang masuk sekali makan adalah salah satu strategi untuk mencapai kontrol terhadap indeks glikemik yang dibutuhkan. Meskipun semua karbohidrat yang masuk bisa dikendalikan dengan dihitung jumlahnya tetapi tetap saja yang paling baik adalah dengan meningkatkan asupan dari karbohidrat baik seperti sayuran, buah-buahan, gandum utuh, kacang-kacangan serta produk olahan susu. Jauhi produk karbohidrat yang tinggi lemak, gula dan sodium.

Minuman berpemanis

Semua jenis gula pasti akan menaikan kadar gula darah dan berkontribusi terhadap kondisi resistensi insulin. Tetapi yang paling utama harus dihindari adalah minuman yang mengandung pemanis tambahan seperti jus buah kemasan atau minuman dengan high fructose corn syrup. Cobalah untuk memperbanyak minuman seperti air putih, kopi, teh serta minuman herbal lain. Banyak juga sekarang minuman herbal seperti teh yang berkhasiat sebagai obat diabetes.

Serat

Menu diet dengan lebih dari 50 gram serat perhari akan meningkatkan level glikemik dalam tubuh pasien diabetes. Mengonsumsi makanan dengan serat tinggi seperti Brussel sprout, alpukat, flaxseed, chia seed, kacang-kacangan dan polong-polongan serta quinoa. Sumber serat juga bisa ditemukan dalam aneka macam sayuran berdaun hijau. Tingkatkan jumlah makanan berserat adalah salah satu aturan penting dalam menu diet resistensi insulin.

Lemak sehat

Jenis lemak yang dikonsumsi sebenarnya jauh lebih penting dibandingkan jumlah lemak yang masuk. Mereka yang mengalami resistensi insulin disarankan untuk mengonsumsi lemak tak larut (unsaturated fat) daripada lemak larut atau lemak trans.

Protein

Untuk memperoleh jumlah protein yang cukup dan tentu saja sehat serta aman pasien diabetes bisa mengandalkan sumber protein alami dan organik. Beberapa yang bisa dikonsumsi untuk pasien dengan resistensi insulin adalah ayam organik, ikan laut, kacang-kacangan, yogurt, dan almond.

Produk olahan susu

Menu diet untuk resistensi insulin juga tidak boleh jauh-jauh dari produk olahan susu. Susu tetap jadi salah satu bagian menu diet yang dibutuhkan tubuh, namun perhatikan jenis produk olahan susu yang akan dikonsumsi. Sekarang ini susu yang terbuat dari bahan organik selain susu kambing dan sapi banyak ditawarkan. Salah satunya adalah almond milk. Almond sendiri mengandung manfaat untuk pasien diabetes karena lemaknya yang rendah namun memiliki protein tinggi.

Mengatur porsi

Salah satu yang terpenting dalam diet resistensi insulin adalah mengatur porsi makan pasien agar tetap seimbang dan bernutrisi. Namun yang terpenting adalah untuk menjaga agar porsi makan pasien diabetes selalu cukup dan tidak membuat perut lapar dalam waktu lama. Membuat perut kosong dan kelaparan hanya akan membuat pasien diabetes mengonsumsi makanan terlalu banyak saat jam makan berikutnya. Pasien diabetes memang harus makan secara rutin terutama ketika diharuskan mengonsumsi obat.

Itu tadi adalah aturan sederhana tentang diet bagi pasien diabetes dengan resistensi insulin. Konsultasikan dengan dokter bagaimana mulai membuat menu diet resistensi insulin yang tanpa melupakan obat diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/peran-diet-sebagai-pendukung-obat-diabetes/

PERAN DIET SEBAGAI PENDUKUNG OBAT DIABETES

Diet adalah salah satu cara untuk mendukung cara kerja obat diabetes dalam mengatasi resistensi insulin. Berbagai menu diet sehat dengan makanan yang mengandung manfaat obat diabetes tinggi dibuat untuk mengurangi gejala dan resiko kesehatan akibat resistensi insulin. Nah, sebenarnya ada beberapa kelompok makanan yang patut untuk diikuti sebagai daftar menu diet resistensi insulin. Memangnya apa manfaat dari diet resistensi insulin ini untuk pasien yang sudah mengonsumsi obat diabetes?

 

Manfaat diet resistensi insulin

Dengan mengikuti daftar makanan yang disarankan untuk pasien dengan resistensi insulin banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan. Salah satunya adalah karena daftar makanan yang disarankan untuk pasien diabetes dengan resistensi insulin mengandung banyak serat dietary yang baik untuk tubuh. Serat dietary pada dasarnya berfungsi untuk meningkatkan kerja sistem pencernaan, melapisi lambung dengan semacam gel sehingga perut juga bisa merasa kenyang lebih lama. Serat juga membantu mendorong pertumbuhan bakteri baik untuk melindngi pencernaan.

Mendorong metabolisme

Serat dietary pada makanan sangat penting dalam mendorong metabolisme tubuh. Salah satu caranya ya dengan meningkatkan jumlah dan jenis bakteri baik sistem pencernaan.

Antioksidan dan anti-inflamasi

Sayuran hijau, buah-buahan, bahan herbal, bumbu dapur adalah makanan yang kaya akan macronutrient (karbohidrat, protein dan lemak sehat) dan micronutrient (vitamin, mineral, serta nutrisi lainnya). Nah, micronutrient ini yang biasanya memiliki antioksidan dan anti-inflamasi yang dibutuhkan tubuh. Dengan rutin mengonsumsi makanan dalam daftar makanan untuk pasien resistensi insulin dapat membantu mengurangi inflamasi dan stress pada tubuh serta mengurangi lemak perut yang berpengaruh pada penurunan berat badan.

Meningkatkan sensitifitas insulin

Tentu saja ini yang paling penting karena sayuran, buah dan makanan lain dalam daftar makanan sehat untuk pasien diabetes adalah obat yang bisa memperbaiki sensitifitas tubuh terhadap insulin. Dalam dua minggu misalnya, tubuh sudah bisa kembali berfungsi dengan normal. Maksudnya normal bagaimana? Rasa lapar berlebihan mulai berkurang, tingkat stress juga menurun, dan sel di dalam tubuh akan mulai merespon insulin dengan lebih baik. Hasilnya tubuh juga akan bekerja membakar lemak lebih baik untuk menurunkan berat badan.

Manfaat dari diet resistensi insulin sangat penting bagi pasien diabetes. Untuk itulah selain bergantung pada obat diabetes, diet menjadi salah satu sumber nutrisi yang membantu mengatasi berbagai resiko masalah kesehatan untuk pasien.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/penyebab-dan-gejala-resistensi-insulin-yang-harus-dikenali-sebelum-menemukan-obat-untuk-diabetes/

PENYEBAB DAN GEJALA RESISTENSI INSULIN YANG HARUS DIKENALI SEBELUM MENEMUKAN OBAT UNTUK DIABETES

Resistensi insulin adalah salah satu hasil dari gula darah yang tinggi atau diabetes yang tidak dikontrol dengan obat sehingga sel-sel tubuh berhenti mengenali molekul insulin. Pada pasien diabetes resistensi insulin bisa terjadi ketika pankreas berhenti memproduksi insulin dalam jumlah cukup. Biasanya hal ini terjadi ketika tidak memiliki kontrol terhadap apa yang dimakan dan memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Selama bertahun-tahun kemudian jumlah glukosa yang tinggi dan insulin yang beredar dalam pembuluh darah akan menyebabkan sel berhenti merespon kehadiran insulin. Hasilnya adalah pasien diabetes mengalami resistensi insulin.

Secara lengkapnya, berikut ini adalah hal-hal yang bisa menyebabkan resistensi insulin:

  • Tidak mengikuti gaya hidup yang sehat
  • Tidak mendapat jam tidur yang cukup
  • Stress dan depresi parah
  • Bertambahnya usia
  • Lemak tubuh tinggi
  • Terlalu banyak mengonsumsi junk-food
  • Kurang makanan berserat
  • Kurang olahraga
  • Menggunakan steroid
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol terlalu banyak
  • Gen

Merasa memiliki kebiasaan hidup seperti ini? Tidak harus segera mencari obat diabetes untuk mengatasi resistensi insulin. Tapi coba untuk melihat beberapa gejala yang timbul pada pasien dengan resistensi insulin. Secara umum gejala dari resistensi insulin tidak berbeda jauh dengan gejala awal diabetes.

 

Gejala resistensi insulin

  • Pasien diabetes mengalami kenaikan berat badan secara mendadak
  • Sering merasa lapar sepanjang waktu
  • Tekanan darah tiba-tiba naik
  • Trogliserida tinggi dalam darah
  • Darang bulan tidak teratur pada wanita
  • Keinginan untuk buang air kecil juga semakin meningkat
  • Sering merasakan sensasi kesemutan di kaki dan tangan
  • Mudah merasa lelah dan tidak enak badan dalam waktu lama
  • Mudah terserang infeksi

Jika seseorang menunjukan tanda-tanda tersebut maka segeralah mencari tahu ke dokter diabetes terdekat untuk mengetahui apakah pasien mengalami resistensi insulin atau tidak. Dengan mengetahui kondisi pasien diabetes yang sebenarnya maka dokter dapat segera menyarankan obat yang cocok untuk dikonsumsi. Sekarang juga banyak obat herbal dan makanan yang bisa dijadikan alternative obat untuk pasien diabetes dengan resistensi insulin. Konsultasikan dengan dokter obat apa yang perlu dikonsumsi pasien diabetes dengan resistensi insulin karena tentunya penting agar pasien diabetes tidak lagi mengalami resistensi insulin. Karena resistensi insulin mengahalangi kerja insulin untuk memasukan gula dalam sel, akibatnya kadar gula juga semakin tinggi. Sebaiknya hindari juga hal-hal yang menyebabkan terjadinya resistensi insulin sebagai pendukung dari kerja obat diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-untuk-diabetes-neuropathy/

OBAT UNTUK DIABETES NEUROPATHY

Diabetes neuropathy adalah salah satu komplikasi diabetes yang harus segera mendapat obat untuk mengurangi efek dari neuropathy yang sangat membahayakan tubuh. Diabetes neuropathy yang tidak mendapat obat segera akan pelan-pelan mengganggu kehidupan pasien diabetes, sering merasa sakit di beberapa bagian tubuhnya bahkan jika tidak ditangani dengan baik akan berakhir dengan amputasi.

Cara paling aman untuk mengatasi diabetes neuropathy adalah mencari obat alami yang memungkinkan pasien mengurangi rasa sakitnya namun dengan efek samping seminimal mungkin. Mengurangi efek samping diabetes neuropathy sangat mungkin dilakukan saat ini karena sejumlah obat alami telah diproduksi untuk mengatasi diabetes neuropathy. Meski begitu tetap saja penting untuk mengombinasikan obat diabetes dengan diet, olahraga dan gula darah yang terkontrol dengan baik. Dengan cara ini obat diabetes dapat bekerja dengan lebih efektif.

 

Obat diabetes alami

Fish oil

Penelitian akhir-akhir ini telah menunjukan betapa minyak ikan adalah salah satu kekayaan alam yang tidak boleh dilewatkan. Kegunaan minyak ikan ternyata merambah ke berbagai level di seluruh tubuh termasuk memberi manfaat penuh bagi kesehatan sistem kardiovaskular. Dari berbagai hasil penelitian ditemukan bahwa minyak ikan memiliki banyak sekali elemen yang bisa mengurangi efek buruk dari diabetes neuropathy, menjadikan minyak ikan sebagai obat yang aman dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.

Alpha Lipoic Acid

Nah, untuk kandungan yang satu ini adalah antioksidan yang dapat mengurangi rasa sakit, mati rasa, rasa panas dan gejala lain yang berhubungan dengan diabetes dan sistem syaraf pada tubuh. Antioksidan yang ditemukan dalam alpha lipoic acid ini akan membantu mengurangi efek buruk radikal bebas dari dalam tubuh yang merupakan penyebab utama penuaan dini sekaligus menguatkan sistem syaraf dan jantung.

Vitamin B

Umumnya vitamin B yang bekerja sebagai obat diabetes adalah vitamin B6 dan B12. Vitamin B6 dan B12 membantu mencegah kerusakan akibat diabetes yang menyerang pembuluh darah, syaraf, mata dan ginjal. Menambahkan makanan yang mengandung vitamin B1 dalam menu diet juga secara signifikan dalam mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan diabetes dan memperbaiki kondisi kesehatan syaraf.

Acetyl L-Carnitine

Acetyl L0Carnitine untuk diabetes neuropathy membantu meningkatkan fungsi syaraf dan mendorong regenerasi syaraf menjadi lebih baik. Tentu saja ini jadi bagian penting untuk menangani rasa sakit akibat diabetes yang sering terjadi ketika pasien terkena neuropathy.

Gamma Linolenic Acid

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa gamma linolenic acid akan membantu mencegah deterirorasi akibat diabetes neuropathy dan bahkan dalam beberapa kasus dapat juga mengembalikan kondisi pasien diabetes jadi lebih baik.

Tentu saja selain dengan obat ini, pasien dengan neuropathy bisa sembuh jika mulai membiasakan diet dengan makanan sehat, olahraga teratur dan memulai gaya hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Rutin melakukan kontrol ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan secara umum dan mengantisipasi komplikasi lebih awal.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/makanan-manis-yang-ternyata-bagus-sebagai-obat-diabetes/