YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

JAM BIOLOGIS GULA DARAH, KAPAN WAKTU YANG TEPAT UNTUK OBAT DIABETES

Setiap pasien diabetes memiliki jam biologis dimana ketika itu tubuh mencapai kondisi tertentu yang mengharuskan mereka untuk mulai mengonsumsi obat sesuai kondisi tubuhnya. Jam-jam ini perlu diperhatikan karena selain berpengaruh terhadap jam untuk mengonsumsi obat diabetes, tapi juga erat kaitannya dengan jam makan, jam istirahat dan olahraga. Mengatur jadwal makan, jam untuk mengonsumsi obat dan olahraga sangat besar pengaruhnya bagi kestabilan gula darah pasien diabetes. Beberapa hal yang harus diperhatikan tentu saja kapan-kapan saja gula darah tinggi dan butuh untuk segera ditangani dan kapan saja gula darah berada di posisi terendah dan perlu diwaspadai. Untuk lebih memahami perubahan jam-jam tersebut, berikut adalah penjelasan singkatnya.

 

8 malam – 10 malam

Pada jam-jam ini tubuh sedang bersiap untuk memasuki jam tidur. Setelah makan malam tubuh akan mengalami kenaikan tekanan darah yang kemudian akan turun lagi ke kondisi normalnya mendekat jam tidur, dimana sebagian besar orang disarankan untuk pergi tidur jam 10 malam.

11 malam

Ketika setelah lewat pukul 10 belum juga pergi tidur, tubuh akan mendapat lonjakan kortisol karena pada saat itu kadar gula darah sedang ada di level terendahnya. Lonjakan kortisol ini yang akan menyebabkan seseorang justru tetap terjaga meskipun seharusnya pada saat itu tubuh memasuki jam tidurnya.

12 malam – 4 pagi

Nah, pada kondisi inilah ketika kadar kortisol tubuh ada di titik terendahnya. Beberapa orang mungkin sering terbangun di jam-jam ini yang disebabkan oleh rendahnya kadar gula darah dalam tubuh. Ketika ini terjadi jangan minum obat diabetes apapun, tapi carilah snack sehat yang mengandung protein dan lemak sehat sebelum tidur lagi.

8 pagi

Pada jam ini adalah jam ketika kadar kortisol ada di puncak tertingginya dan pasien diabetes siap untuk menerima sarapan. Sarapanlah dengan sesuatu yang bisa lambat dicerna tubuh sehingga tubuh akan kenyang dalam waktu lama dan jika perlu beberapa obat diabetes herbal yang diresepkan dokter. Jangan melewatkan jam sarapan.

Sepanjang hari

Setiap harinya gula darah seseorang dapat melonjak setelah makan besar dimana puncaknya adalah 30 menit setelah selesai makan dan akan kembali normal dua jam setelah makan besar. Nah, pada saat kondisi inilah sebaiknya untuk mengombinasikan makan besar dengan obat jika diresepkan oleh dokter. Tidak harus obat diabetes berbahan kimia, obat diabetes herbal juga bisa dicoba karena obat diabetes herbal rata-rata dalam bentuk makanan atau minuman yang mudah dikonsumsi.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/hal-hal-yang-bisa-dilakukan-setiap-pagi-untuk-mengontrol-gula-darah-di-samping-dengan-obat-diabetes/

HAL-HAL YANG BISA DILAKUKAN SETIAP PAGI UNTUK MENGONTROL GULA DARAH DI SAMPING DENGAN OBAT DIABETES

Cara meredekan gula darah di pagi hari memiliki banyak cara mulai darah mengonsumsi obat diabetes sesuai resep dokter sampai merencanakan apa yang akan dilakukan selama sehari. Gula darah pasien diabetes bisa meningkat di pagi hari karena selama 8 jam tidur di malam hari pasien diabetes tidak mendapat asupan makanan. Nah, sekarang akan sedikit dijabarkan apa saja yang bisa dilakukan untuk mengendalikan gula darah di pagi hari agar mengurangi resiko berbagai masalah kesehatan di masa depan.

 

Glucometer

Rajin-rajinlah mengecek kadar glukosa darah. Kenapa? Karena informas yang di dapat dari pengecekan glukosa rutin ini akan sangat berguna di kemudian hari. Mengetahui kadar gula darah pagi ini akan membantu ketika merencanakan apa yang akan dilakukan sepanjang hari, makanan yang akan dimakan dan olahraga yang akan dilakukan. Hasil pengecekan gula darah juga membatu dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh dan membuat berbagai penyesuaian terkait obat diabetes atau penyesuaian lain.

Jalan-jalan ringan

Kebanyakan orang menganggap pagi hari adalah waktu yang tepat untuk olahraga. Sama seperti konsumsi obat diabetes, konsultasikan juga dengan dokter ahli terkait pilihan olahraga apa yang ideal untuk dilakukan oleh pasien diabetes. Olahraga akan membuat kadar gula darah turun dengan membuat sel lebih sensitive terhadap insulin.

Sarapan

Pilihan makanan di pagi hari adalah yang terpenting sepanjang hari, menentukan tinggi rendahnya kadar gula darah pasien diabetes. Salah satu saran sarapan sehat bagi pasien diabetes adalah sarapan seimbang antara protein dan karbohidrat sehat yang menjaga kestabilan gula darah dan mencegah tubuh menginginkan gula sepanjang hari.

Beberapa obat diabetes bekerja lebih maksimal ketika makanan dan snack yang dikonsumsi pasien juga terjaga nutrisi dan jumlahnya.

Mengecek kondisi kaki

Di pagi hari, cek kembali kondisi kesehatan kaki. Apa yang harus dilihat? Luka kecil, bengkak dan kulit yang pecah-pecah. Jika ada yang mencurigakan atau tidak beres, segera konsultasikan dengan dokter supaya luka tersebut dirawat dengan benar untuk menghindari komplikasi. Tanyakan juga cara merawat kondisi kesehatan kaki agar kaki tidak mudah luka atau selalu dalam kondisi baik. Jika perlu beli sepatu khusus untuk berjalan-jalan yang nyaman dan tidak melukai kaki.

Merencanakan hari

Setiap pagi rencanakan apa yang akan dilakukan hari ini dan apa yang akan dimakan hari ini. Merencanakan apa yang akan dimakan hari ini adalah kunci menjaga kondisi gula darah tetap stabil.

Hal-hal yang harus dilakukan di pagi hari ini bukan hal besar dan tidak akan memakan banyak waktu. Sempatkan untuk melakukannya demi menjaga kondisi kesehatan tubuh pasien diabetes tipe 2.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/tips-melawan-diabetes-dengan-obat-herbal-dan-pola-makan/

TIPS MELAWAN DIABETES DENGAN OBAT, HERBAL DAN POLA MAKAN

Untuk melawan diabetes bisa dimulai dengan memanfaatkan obat diabetes, bahan-bahan herbal dan pola makan yang sehat. Salah satu yang bisa menyebabkan gula darah tinggi adalah ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar sehingga glukosa bertahan dalam darah untuk waktu yang lama. Resistensi insulin yang tidak segera diatasi akan mengakibatkan diabetes dan tentu saja kondisi ini bisa merambat ke masalah kesehatan lainnya. Nah, untuk mengatasinya, ada tips sederhana yang berhubungan dengan kombinasi obat, herbal dan pengaturan pola makan bagi pasien diabetes. Sebenarnya tips ini adalah tips standar tentang mengatur pola hidup sehat baik sebagai pasien diabetes atau pra-diabetes yang mencakup konsumsi obat, resep herbal dan makanan sehat. Tetapi mari mengingat kembali apa saja hal-hal penting tentang hidup sehat yang harus dilakukan.

 

Bahan makanan

Mulailah dengan berhenti mengonsumsi makanan yang mengandung tepung dan gula. Tepung dan gula adalah salah satu sumber yang menyebabkan glukosa dalam darah menjadi tinggi. Dengan tubuh yang tidak merespon insulin secara sempurna maka glukosa tersebut akan lama tinggal dalam darah. Kondisi ini yang kemudian mengarah pada diabetes.

Berhenti juga mengonsumsi minuman tinggi kalori. Kalori tersebut kebanyakan datang dari pemanis buatan. Sama seperti tepung dan gula, kalori yang tinggi juga akan menjadi glukosa yang menyebabkan lonjakan gula darah jika tidak segera dikurangi.

Berhenti mengonsumsi segala jenis makanan yang telah melalu proses pengerjaan panjang, junk food, dan makanan kemasan lainnya. Kenapa? Karena selain nutrisi yang dimiliki telah hilang, makanan yang diproses berkali-kali, junk food, dan makanan kemasan mengandung pengawet dan gula yang tinggi.

Untuk menyeimbangkan gula darah salah satu hal yang harus dilakukan adalah memperbanyak konsumsi makanan tinggi protein, makanan dengan karbohidrat sehat dari sayuran dan gandum utuh, serta lemak sehat termasuk di dalamnya asam lemak omega-3.

Tingkatkan juga jumlah serat larut menjadi 30-50 gram setiap hari. Dan terakhir atur pola makan dengan makan dalam jumlah sedikit namun sering. Hal ini untuk mencegah tubuh lapar terlalu lama dan makan terlalu banyak saat berikutnya.

Olahraga dan manajemen stress

Jangan lupakan olahraga. Hal ini untuk membakar sebanyak mungkin gula yang telah diserap oleh sel tubuh dan menjadi energi. Olahraga akan meningkatkan hormone kebahagiaan dan mengurangi stress. Stress adalah salah satu sumber penyebab gula darah menjadi tinggi juga. Terutama kebanyakan orang akan makan berlebihan ketika sedang stress.

Suplemen dan obat diabetes herbal

Kehadiran suplemen banyak membantu melengkapi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Pasien dengan resistensi insulin sebaiknya banyak mengonsumsi suplemen pelegkap seperti chromium, vanadium, magnesium, vitamin E, biotin, vitamin B, zinc dan bioflavonoid. Tentu saja konsultasikan dengan dokter jika ingin mulai mengonsumsi suplemen tersebut. Saat ini suplemen dengan bahan herbal untuk obat diabetes juga semakin banyak digunakan sebagai salah satu alternative yang aman dikonsumsi dalam waktu lama.

Tapi selain dalam bentuk suplemen, obat diabetes herbal bisa juga dalam bentuk utuhnya. Ada beberapa macam herbal yang bisa dijadikan obat diabetes seperti ginseng, ginkgo biloba, green tea, fenugreek, gymnema sylvestre, pare serta bawang putih. Deretan resep herbal ini sudah lama dipercaya sebagai obat untuk diabetes yang cukup berguna dan aman dikonsumsi.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/tidak-perlu-membicarakan-tentang-obat-ini-etika-ketika-bertemu-pasien-diabetes-tipe-1/

TIDAK PERLU MEMBICARAKAN TENTANG OBAT, INI ETIKA KETIKA BERTEMU PASIEN DIABETES TIPE 1

Diabetes tipe 1 adalah penyakit yang sebenarnya tidak memiliki obat karena masalah utamanya terletak pada kelainan pada pankreas yang gagal memenuhi kebutuhan insulin tubuh. Tentu saja situasi ini bukan situasi yang mereka inginkan sejak awal. Kondisi ini biasanya didapatkan tanpa diduga dan tidak dapat disembuhkan total meskipun mengonsumsi obat diabetes apapun. Jadi untuk yang tidak memiliki diabetes tipe 1, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan ketika akan berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki diabetes tipe 1.

 

Tentang memberi saran

Etika yang pertama adalah ketika akan memberi saran pada pasien dengan diabetes tipe 1 karena orang yang tidak memiliki diabetes biasanya tidak mengetahui perbedaan antara diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Terkadang bahkan saran yang diberikan bukan saran yang membantu, seperti “jangan banyak makan gula” atau “cobalah obat ini supaya bisa sembuh” adalah hal-hal yang tidak bisa diterapkan pada pasien diabetes tipe 1.

Menceritakan pengalaman orang lain

Menakut-nakuti seseorang dengan cerita yang pasien diabetes tipe 1 lainnya adalah sesuatu yang tidak perlu dilakukan. Pada dasarnya seorang yang sudah memiliki diabetes tipe 1 sudah paham betul bahwa dengan melakukan manajemen diabetes yang baik, mengonsumsi obat jika diperlukan, makan-makanan sehat, diet, dan olahraga maka pasien dapat hidup dengan sehat selayaknya orang biasa.

Ketika seseorang mengecek kadar gula darahnya atau menyuntikan insulin

Sebenarnya bagi mereka hal ini sudah sangat menyebalkan, jadi tidak perlu untuk melihat mereka dengan ngeri ketika mereka harus menyuntikan insulin atau mengecek gula darah. Menyuntikan insulin, mengonsumsi obat dan melakukan pengecekan gula darah secara rutin adalah keharusan bagi pasien diabetes untuk tetap normal.

Komplikasi diabetes sama berbahayanya dengan diabetes

Ketika pertama kali mendengar tentang diabetes tipe 1 seseorang akan berpikir “itu bisa jadi lebih parah, komplikasinya bisa jadi kanker.” Kata-kata itu seolah kanker adalah kondisi terparah. Kenyataannya diabetes tipe 1 juga kondisi yang berbahaya dan sama berbahayanya dengan kanker.

Bertanya tentang gaya hidup pasien diabetes tipe 1

Kehidupan untuk pasien diabetes tipe 1 lebih dari sekedar menerima suntikan insulin secara rutin dan mengendalikan diri untuk makan makanan tertentu saja. Ada kehidupan yang lebih kompleks di sana yaitu kombinasi dari dosis insulin, olahraga dan makanan. Seiring berjalannya waktu terjadi banyak perubahan seperti perkembangan tubuh, penyakit, stress, perubahan aktifitas tubuh, perubahan dosis yang harus digunakan akan berpengaruh pada tiga hal sebelumnya. Perlu adanya penyesuaian-penyesuaian lain yang tentu saja itu sangat melelahkan untuk mereka, jadi lebih baik tidak perlu bertanya tentang bagaimana mereka hidup dengan diabetes tipe 1 ini.

Diabetes adalah kerja keras

Memiliki diabetes tipe 1 bukan sesuatu yang direncanakan sejak awal, tidak bisa ditolak dan tidak bisa berhenti juga. Pasien dengan diabetes tipe 1 bekerja sangat keras untuk mengatur apa, kapan dan berapa banyak makanan yang bisa dimakan hampir setiap hari dikombinasikan dengan mengatur olahraga, obat, pengendalian stress, memonitor kadar glukosa dan masih banyak lagi hal yang harus dikerjakan setiap hari. Ini adalah pekerjaan yang melelahkan maka sebagai orang yang tidak memiliki diabetes sebaiknya pahami repotnya kehidupan mereka.

Mencari-cari sebab diabetes

Pasien diabetes tipe 1 berbeda dengan pasien diabetes tipe 2. Mereka tidak perlu untuk diberitahu bahwa mereka terlalu banyak mengonsumsi gula atau karena mereka kelebihan berat badan. Anak-anak dengan diabetes tipe 1 juga tidak bisa menyalahkan orangtuanya karena tidak ada yang bisa mereka lakukan selain memenuhi kebutuhan insulinnya melalui suntikan insulin. Insulin juga bukan obat diabetes untuk menyembuhkan penyakitnya tetapi untuk mengontrol kadar gula darahnya.

Daripada selalu menyarankan tentang obat diabetes ini itu, tunjukan kepedulian dengan cara lain karena diabetes tipe 1 tidak dapat diobati seperti diabetes tipe 2. Bantu mereka dengan memastikan bahwa mereka merasa nyaman dan kondisi kesehatannya tidak mengganggu aktifitasnya sama sekali.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-diabetes-herbal-untuk-bantu-atasi-resistensi-insulin/

OBAT DIABETES HERBAL UNTUK BANTU ATASI RESISTENSI INSULIN

Setelah sebelumnya dijelaskan bagaimana menu diet untuk pasien diabetes bisa sangat membantu kerja obat diabetes, maka sekarang akan dijelaskan beberapa jenis obat diabetes herbal yang bisa membantu mengatasi resistensi insulin. Ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan semestinya, maka jumlah insulin dalam tubuh jadi lebih banyak. Dengan jumlah insulin yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan kenaikan berat badan, penuaan dini, tekanan darah tinggi, sakit jantung sampai meningkatkan resiko kanker. Banyaknya resiko masalah kesehatan akibat resistensi insulin ini membuat perlunya pasien resistensi insulin untuk segera mendapatkan obat yang membantu mengurangi efek buruk resistensi insulin. Herbal, rempah-rempah dan berbagai bahan makanan bisa dimanfaatkan sebagai obat diabetes karena kandungan nutrisinya yang lengkap namun minim resiko.

 

Kunyit

Dalam sebuah penelitian di tahun 2009 disebutkan bahwa dalam kunyit 500 kali lebih efektif dalam mengendalikan glukosa jika dibandingkan dengan metformin. Percobaan dilakukan pada 240 pasien pre-diabetes yang mengonsumsi 250 miligram kunyit setiap hari selama 9 bulan. Setelah 9 bulan, mereka yang mengonsumsi kunyit setiap hari tidak meunjukan tanda-tanda diabetes. Kunyit kemudian disebut 100% lebih efektif menjadi obat herbal untuk mencegah diabetes tipe 2.

Jahe

Mengonsumsi jahe sebagai obat herbal untuk diabetes efektif menurunkan glukosa darah sampai 10.5%. Dalam salah satu penelitian juga menunjukan bahwa 1600 mg jahe setiap hari akan mengatasi delapan masalah penyebab diabetes termasuk resistensi insulin.

Kayu manis

Resep dari kayu manis sebagai obat herbal untuk diabetes sudah cukup banyak disarankan dan paling tua karena sudah digunakan sejak jaman dahulu sampai hari ini. Kayu manis sendiri bisa digunakan sebagai keperluan obat diabetes herbal atau sekedar penambah rasa pada makanan.

Dalam berbagai penelitian kayu manis menunjukan kemampuannya untuk menormalkan gula darah pada pasien diabetes tipe 2 dengan cara meningkatkan respon tubuh terhadap insulin. Dengan kayu manis atau ekstrak kayu manis juga akan menurunkan kadar gula darah puasa seseorang sehingga gula darahnya menjadi lebih stabil.

Menambahkan kayu manis dalam masakan juga akan membantu memperlambat perut cepat kosong setelah makan. Dan kurang dari setengah sendok kayu manis sehari akan mengurangi kadar gula darah pada pasien dengan diabetes tipe 2.

Ekstrak daun zaitun

Dari penelitiam di University of Auckland, ektrak daun zaitun dapat mengurangi resistensi insulin pada tubuh. Dalam salah satu percobaan pada 46 orang pria kelebihan berat badan yang dibagi menjadi dua kelompok membuktikan bahwa kelompok yang selama 12 minggu mengonsumsi ekstrak daun zaitun mengalami penurunan resistensi insulin sebanyak 15%. Mereka juga mengalami peningkatan produktifitas dari sel yang memproduksi insulin sebanyak 28%. Suplemen yang mengandung ekstrak daun zaitun memiliki hasil yang bisa dibandingkan dengan obat diabetes non herbal seperti metformin.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/aturan-untuk-membuat-menu-diet-resistensi-insulin-sebagai-bagian-dari-obat-diabetes/

ATURAN UNTUK MEMBUAT MENU DIET RESISTENSI INSULIN SEBAGAI BAGIAN DARI OBAT DIABETES

Selain dengan obat diabetes, diet menjadi komponen penting dalam mengatasi masalah kesehatan berkaitan dengan resistensi insulin. Tentu saja untuk membuat menu diet tidak boleh sembarangan dan harus sesuai petunjuk dari dokter. Diet selalu dikombinasikan dengan obat diabetes yang disarankan dokter sehingga keduanya bisa saling bekerja sama dan tidak bertolak-belakang. Diet juga harus dibawah pengawasan ahli karena tubuh tetap membutuhkan banyak nutrisi yang cukup untuk menjaga kondisinya tetap sehat dan prima. Nah, lalu apa saja aturan diet bagi pasien diabetes dengan resistensi insulin?

 

Batasi asupan karbohidrat

Salah satu hasil penelitian dari Diabetes Metabolic Sydrome and Obesity menyebutkan bahwa memonitor asupan karbohidrat dengan cara menghitungan jumlah karbohidrat yang masuk sekali makan adalah salah satu strategi untuk mencapai kontrol terhadap indeks glikemik yang dibutuhkan. Meskipun semua karbohidrat yang masuk bisa dikendalikan dengan dihitung jumlahnya tetapi tetap saja yang paling baik adalah dengan meningkatkan asupan dari karbohidrat baik seperti sayuran, buah-buahan, gandum utuh, kacang-kacangan serta produk olahan susu. Jauhi produk karbohidrat yang tinggi lemak, gula dan sodium.

Minuman berpemanis

Semua jenis gula pasti akan menaikan kadar gula darah dan berkontribusi terhadap kondisi resistensi insulin. Tetapi yang paling utama harus dihindari adalah minuman yang mengandung pemanis tambahan seperti jus buah kemasan atau minuman dengan high fructose corn syrup. Cobalah untuk memperbanyak minuman seperti air putih, kopi, teh serta minuman herbal lain. Banyak juga sekarang minuman herbal seperti teh yang berkhasiat sebagai obat diabetes.

Serat

Menu diet dengan lebih dari 50 gram serat perhari akan meningkatkan level glikemik dalam tubuh pasien diabetes. Mengonsumsi makanan dengan serat tinggi seperti Brussel sprout, alpukat, flaxseed, chia seed, kacang-kacangan dan polong-polongan serta quinoa. Sumber serat juga bisa ditemukan dalam aneka macam sayuran berdaun hijau. Tingkatkan jumlah makanan berserat adalah salah satu aturan penting dalam menu diet resistensi insulin.

Lemak sehat

Jenis lemak yang dikonsumsi sebenarnya jauh lebih penting dibandingkan jumlah lemak yang masuk. Mereka yang mengalami resistensi insulin disarankan untuk mengonsumsi lemak tak larut (unsaturated fat) daripada lemak larut atau lemak trans.

Protein

Untuk memperoleh jumlah protein yang cukup dan tentu saja sehat serta aman pasien diabetes bisa mengandalkan sumber protein alami dan organik. Beberapa yang bisa dikonsumsi untuk pasien dengan resistensi insulin adalah ayam organik, ikan laut, kacang-kacangan, yogurt, dan almond.

Produk olahan susu

Menu diet untuk resistensi insulin juga tidak boleh jauh-jauh dari produk olahan susu. Susu tetap jadi salah satu bagian menu diet yang dibutuhkan tubuh, namun perhatikan jenis produk olahan susu yang akan dikonsumsi. Sekarang ini susu yang terbuat dari bahan organik selain susu kambing dan sapi banyak ditawarkan. Salah satunya adalah almond milk. Almond sendiri mengandung manfaat untuk pasien diabetes karena lemaknya yang rendah namun memiliki protein tinggi.

Mengatur porsi

Salah satu yang terpenting dalam diet resistensi insulin adalah mengatur porsi makan pasien agar tetap seimbang dan bernutrisi. Namun yang terpenting adalah untuk menjaga agar porsi makan pasien diabetes selalu cukup dan tidak membuat perut lapar dalam waktu lama. Membuat perut kosong dan kelaparan hanya akan membuat pasien diabetes mengonsumsi makanan terlalu banyak saat jam makan berikutnya. Pasien diabetes memang harus makan secara rutin terutama ketika diharuskan mengonsumsi obat.

Itu tadi adalah aturan sederhana tentang diet bagi pasien diabetes dengan resistensi insulin. Konsultasikan dengan dokter bagaimana mulai membuat menu diet resistensi insulin yang tanpa melupakan obat diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/peran-diet-sebagai-pendukung-obat-diabetes/