OBAT DIABETES HERBAL YANG TELAH TERBUKTI ILMIAH

Sebelumnya telah dibahas beberapa herbal dan rempah-rempah yang bisa dijadikan obat diabetes herbal. Kali ini akan dibahas lagi beberapa lain yang juga mampu mengatasi diabetes seperti obat umumnya namun berbahan herbal. Obat yang berbahan herbal lebih aman bagi pasien diabetes karena penggunaan jangka panjangnya tidak menyebabkan resiko komplikasi berlebihan atau efek samping yang membahayakan. Nah, berikut ini adalah tambahan dari tanaman herbal yang bisa dijadikan obat.

 

Jahe sebagai obat diabetes herbal

Jahe ternyata bisa digunakan sebagai obat diabetes herbal karena membantu peningkatan penggunaan glukosa oleh sel-sel dalam tubuh terutama sel otot tanpa perlu bantuan dari insulin. Dengan banyak mengonsumsi jahe ini maka akan meningkatkan juga sensitifitas tubuh terhadap insulin yang bisa memperbaiki kadar gula dalam darah. Dalam jahe terkandung komponen aktif seperti gingerol dan shogaol yang bisa sangat bermanfaat untuk mengendalikan gula darah.

Ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa jahe dapat menurunkan kadar gula darah puasa rata-rata 14.93 mg/dL dan menurunkan kolesterol total rata-rata hingga 4.42 mmol/L.

Suplemen yang mengandung jahe sudah banyak beredar dipasaran dan banyak disukai orang-orang karena hasilnya yang memuaskan. Pada sebuah penelitian yang melibatkan 88 orang pasien diabetes tipe 2 diminta untuk mengonsumsi suplemen jahe atau placebo. Di akhir penelitian, mereka yang mengonsumsi suplemen jahe mengalami penurunan gula darah puasa 10.5%.

Daun basil untuk obat diabetes

Daun basil sekarang sudah banyak ditemukan di berbagai belahan dunia dan beberapa bahkan sudah bisa dikembangkan juga di Indonesia. Kehadiran daun basil sudah bukan sesuatu yang aneh lagi untuk beberapa masakan Indonesia. Namun sebagai tambahan bumbu dalam masakan, basil sendiri juga bermanfaat untuk pasien diabetes. Yang digunakan sebagai bagian dari obat diabetes herbal kali ini adalah holy basil. Holy basil memiliki tasa yang sedikit pedas dibandingkan basil biasa. Manfaatnya bagi pasien diabetes? Holy basil dapa meningkatkan pengeluaran insulin pada pasien tipe 1 dan 2. Holy basil juga kaya akan antioksidan yang mengurangi inflamasi dan meningkatkan sensitifitas insulin.

Pada tahun 2018 sebuah penelitian dilakukan untuk menunjukan bahwa holy basil dapat menurunkan gula darah puasa sampai rata-rata 15.69 mg/dL. Tentu saja ini angka yang cukup besar bagi pasien diabetes. Ditambah lagi dengan menurunnya kolesterol total dan kolesterol LDL.

Penelitian yang lain juga dilakukan pada orang-orang yang mengalami obesitas. Mereka diberi 250 mg holy basil dua kali sehari dalam keadaan perut kosong. Hasilnya mereka ternyata mengalami penurunan kolesterol total, kadar kolesterol LDL, trigliserida, dan resistensi insulin. Selain kadar kolesterol jahat yang turun, jumlah kolesterol baik juga meningkatkan dengan konsumsi daun basil.

Beberapa jenis obat diabetes ini bisa ditemukan dalam suplemen atau dibuat sendiri di rumah. Namun tentu saja harus dengan sepengetahuan dan persetujuan dokter ahli untuk memastikan bahwa dosis yang dikonsumsi telah benar.

 

Baca juga: OBAT DIABETES DALAM BENTUK MINUMAN MENYEHATKAN