YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

Diet Keto, Diet yang Bermanfaat Mencegah Diabetes

Penyakit diabetes kerap dikenal sebagai silent killer dan berbahaya karena memiliki gejala yang kerap tidak disadari. Penyakit diabetes juga beresiko menimbulkan penyakit komplikasi ataupun penyakit lain yang membahayakan tubuh. Oleh karena itu, banyak orang yang mencoba berbagai cara untuk mencegah diabetes. Keto diet menjadi salah satu metode diet yang sedang populer dan dipercaya mampu mencegah penyakit diabetes.

Dilansir dari Womanshealthmag.com (2022), sistem dari keto diet adalah rencana makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak untuk memulai proses yang disebut ketosis, sehingga tubuh membakar lemak alih-alih karbohidrat untuk dijadikan energi.

Sumber : Istockphotos

Keto diet dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang jumlah karbohidratnya tidak melebihi 50 gram per hari kemudian diimbangi dengan lemak serta protein. Hal ini akan menyebabkan tubuh Anda kekurangan glukosa untuk diubah menjadi energi, sehingga memaksa tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi. Pemecahan lemak yang ada di dalam tubuh ini akan membuat Anda mengalami penurunan berat badan dengan cepat.

Diet keto dianggap dapat mencegah diabetes karena mampu meningkatkan kontrol glikemik serta mengurangi kebutuhan insulin. Ingin tahu lebih banyak tentang manfaat keto diet untuk mencegah diabetes? Simak artikel ini sampai habis ya!

  1. Mencegah kenaikan gula darah

Keto diet yang dilakukan dengan mengurangi konsumsi makanan berkarbohidrat ini secara tidak langsung membuat kadar gula darah Anda menurun. Ketika asupan karbohidrat dikurangi, maka tubuh tidak memiliki karbohidrat yang cukup untuk dipecah menjadi gula lalu digunakan sebagai energi.  

Kurangnya karbohidrat dan gula untuk diubah menjadi energi akhirnya memaksa tubuh menggunakan lemak yang tersimpan, sehingga tidak hanya berat badan yang turun namun juga kadar gula darah Anda.

2. Mengurangi resiko terkena penyakit jantung

Sumber : Istockphotos
Sumber : Istockphotos

Diet keto yang mengurangi makanan berkarbohidrat dan memperbanyak konsumsi makanan dengan lemak sehat akan meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik di dalam tubuh. Selain itu, diet keto membantu menurunkan jumlah trigliserida dalam darah. Trigliserida merupakan jenis lemak atau lipid yang ada di dalam tubuh. Kadar trigliserida yang tinggi dalam darah dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung dan stroke. 

Oleh karena itu, peningkatan lemak sehat dan dibarengi dengan penurunan trigliserida akan mengurangi resiko penyakit jantung serta membuat jantung menjadi lebih sehat.

3. Mengurangi resiko resistensi insulin

Cara mencegah penyakit diabetes adalah dengan mengonsumsi lebih sedikit karbohidrat yang akan berubah menjadi gula di dalam tubuh. Ketika makan dengan makanan yang mengandung karbohidrat lebih sedikit dan jumlah lemak sehat lebih banyak, maka kadar gula akan menurun secara drastis dan jumlah insulin yang diproduksi jadi lebih mencukupi untuk mengendalikan gula darah.

Pada orang-orang yang mengonsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi membentuk sebuah kondisi dalam tubuhnya yaitu resistensi insulin. Dilansir dari Jurnal Amerta Nutritions (2022), diet keto ternyata terbukti membawa perubahan yang positif bagi penderita diabetes melitus tipe 2. 

4. Mengelola nafsu makan

Belakangan ini orang-orang bermasalah dengan nafsu makan dan kerap merasa mudah lapar di saat yang tidak tepat, misalnya di malam hari. Jika diterapkan dengan baik, diet keto akan mengurangi perasaan lapar yang berlebihan dengan cara menekan hormon ghrelin yang menjadi hormon perangsang rasa lapar. 

5. Menurunkan berat badan 

Tentunya, salah satu manfaat dari diet keto adalah menurunkan berat badan. Kelebihan berat badan atau yang kita kenal sebagai obesitas, menjadi faktor resiko utama dari resistensi insulin dan diabetes melitus tipe 2. Melalui diet keto, berat badan Anda akan berkurang karena sedikitnya asupan kalori sehingga jumlah lemak dalam tubuh menurun. Hal ini juga akan mencegah Anda terkena penyakit diabetes.

6. Meningkatkan sensitivitas insulin 

Diet keto juga berkhasiat meningkatkan sensitivitas insulin, yakni hormon yang membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Jika sensitivitas insulin meningkat, maka tubuh akan menggunakan glukosa dengan jauh lebih efektif sehingga membantu menstabilkan gula darah serta mencegah Anda terkena diabetes.

Itulah beberapa manfaat dari diet keto yang bermanfaat untuk mencegah penyakit diabetes. Sejatinya, diet keto merupakan pola makan yang aman untuk diterapkan semua orang.  Namun, beberapa orang kontra dengan penggunaan diet keto karena dirasa dapat menyebabkan beberapa keluhan seperti membuat tubuh merasa lemas, gelisah, menjadi sulit tidur, merasa lapar yang mengganggu aktivitas pada awal diet hingga penurunan konsentrasi.

Sumber : Istockphotos

Pada akhirnya, penggunaan diet keto memiliki sisi baik dan buruk tergantung pada kondisi tubuh Anda. Jika Anda masih ingin mencoba diet keto, maka Anda bisa menggunakan dua metode ini:

  • Standart Ketogenic Diet atau yang dikenal sebagai Diet Keto Standar. Metode ini dilakukan dengan menyeimbangan komposisi makanan yakni berupa 10% karbohidrat, 20% protein serta 70% lemak
  • High Protein Ketogenic Diet atau yang dikenal sebagai Diet Keto Tinggi Protein. Metode ini dilakukan dengan komposisi makanan 5% karbohidrat, 35% protein dan 60% berupa karbohidrat

Dikarenakan tujuan dari diet keto adalah mengurangi lemak dalam tubuh serta meningkatkan kesehatan, diet ini disarankan dilakukan dalam jangka pendek yakni mulai dari 2 minggu hingga maksimal 12 bulan. Selanjutnya, Anda bisa menerapkan gaya hidup sehat dengan pola makan seimbang untuk mempertahankan berat badan dan meningkatkan kesehatan.

Semoga bermanfaat dan berhasil dalam melakukan diet keto ya! 

 

10 Bahaya Mengonsumsi Gula Berlebihan

Apakah Anda termasuk orang yang sangat menyukai makanan dan minuman manis?

Jika Anda merupakan orang yang menyukai rasa manis, pasti Anda kesulitan menghindari gula. Faktanya, gula yang memberikan rasa manis pada makanan atau minuman itu memiliki tempat tersendiri di hati kebanyakan orang. Namun, penting bagi Anda  tetap memperhatikan asupan gula sehari-hari. Pasalnya, gula dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. 

Berdasarkan Sehat Negeriku Kemenkes (2022), Data Kemenkes menunjukkan bahwa 28,7% masyarakat Indonesia mengkonsumsi Gula Garam Lemak (LLG) melebihi batas yang telah dianjurkan. Sebanyak 61,27% penduduk pada usia di atas 3 tahun mengkonsumsi minuman manis lebih dari 1 kali perhari. Sebanyak 30,22% penduduk mengkonsumsi minuman manis sebanyak 1-6 kali perminggu. Sedangkan, hanya 8,51% orang saja yang mengkonsumsi minuman manis kurang dari 3 kali perbulan. 

Padahal batas rekomendasi maksimum harian Gula Garam dan Lemak yakni konsumsi gula hanya sebesar 50 gram (4 sendok makan), garam sebanyak 2 gram dan lemak sebanyak 67 gram (5 sendok makan). Mengkonsumsi gula secara berlebihan menjadi penyebab utama berbagai masalah kesehatan seperti kadar gula darah tinggi, obesitas hingga diabetes melitus.

Ingin tahu lebih lengkap perihal bahaya mengkonsumsi gula berlebihan? Berikut adalah “9 bahaya konsumsi gula berlebihan”

  1. Merusak Gigi

Mengkonsumsi gula secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai kerusakan gigi, sebab ketika Anda makan atau minum minuman yang manis maka sebagian gula disimpan dalam gigi Anda. Gula yang tersimpan di gigi akan menjadi makanan untuk bakteri dan mendukung perkembangan mereka hingga menyebabkan karies gigi.  

Karies gigi biasanya ditandai dengan bercak putih, coklat atau kehitaman pada gigi. Hal ini akan menyebabkan mulut Anda cenderung mengeluarkan bau yang tidak sedap. Jika kondisi ini dibiarkan begitu saja, maka akan menyebabkan pembusukan gigi.

2. Menambah berat badan

Minuman dengan kadar gula yang tinggi seperti soda, jus dan teh manis mengandung fruktosa, sejenis gula sederhana yang dapat meningkatkan rasa lapar dan membuat “ngidam” makanan manis. Selain itu, fruktosa yang berlebihan dalam tubuh akan menyebabkan resistensi terhadap leptin. Leptin adalah hormon penting yang mengatur rasa lapar dan memberikan sinyal untuk Anda untuk berhenti makan. 

Ketika hormon leptin terganggu, maka kita bisa menjadi mudah lapar sehingga nafsu makan menjadi  meningkat. Dampak lebih membahayakan ketika Anda tidak bisa mengontrol makan, maka bisa meningkatkan resiko terkena obesitas dan diabetes.

3. Obesitas

Hampir semua orang sudah mengetahui bahwa mengkonsumsi gula secara berlebihan berkorelasi dengan berat badan yang berlebihan alias obesitas. Gula yang berlebihan di dalam tubuh menyebabkan banyak gula yang tidak terpakai oleh sel tubuh, kemudian gula disimpan dalam bentuk lemak sehingga menyebabkan berat badan yang berlebih.

Obesitas lebih beresiko terkena berbagai macam penyakit. Seperti dilansir dari Kompas, sebuah penelitian terhadap sekitar 17.000 pasien di sebuah rumah sakit Inggris yang mengalami obesitas, dengan indeks massa tubuh (BMI) lebih dari 30, mempunyai risiko meninggal 33 persen lebih besar dibandingkan seseorang dengan berat badan yang ideal.

4. Mengganggu organ jantung

Ternyata, mengkonsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan dapat membahayakan jantung Anda, lho. Mengkonsumsi makanan dan minuman dengan kadar gula yang berlebihan dapat meningkatkan kadar insulin dalam aliran darah.

Kondisi ini membuat dinding arteri menjadi meradang, sehingga dinding arteri jadi menebal dan lebih kaku. Saat dinding arteri tebal dan kaku, jantung rentan stres dan lambat laun kesehatan sistem pembuluh darah secara keseluruhan menjadi terganggu.

5. Meningkatkan resiko diabetes melitus

Semakin banyak gula yang dikonsumsi, semakin meningkat pula berat badan Anda. Konsumsi gula yang berlebihan ini dapat mengakibatkan insulin menjadi resisten, yaitu ketidakmampuan menjalankan tugasnya dalam melakukan metabolisme gula menjadi energi.

Hal ini akan menyebabkan terjadinya peningkatan kadar gula darah atau hiperglikemia serta kegemukan yang berlebihan. Kadar gula berlebihan atau melewati batas normal akan menyebabka Anda mengalami diabetes melitus.

6. Merusak pankreas

Pada kondisi normal, ketika Anda mengkonsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula, pankreas akan memompa insulin. Akan tetapi, konsumsi gula berlebihan dapat membuat respons tubuh pada insulin terganggu. Maka dari itu, konsumsi gula berlebihan mengakibatkan pankreas kerap bekerja keras untuk memompa lebih banyak insulin.

7. Merusak fungsi otak

Gula menjadi bahan bakar utama agar tubuh bisa berfungsi dengan baik. Pankreas menghasilkan insulin untuk mengubah gula (glukosa) dari makanan menjadi energi. Seseorang yang mengalami resistensi insulin, selnya tidak merespons insulin dengan baik sehingga pankreas memproduksi lebih banyak hormon. Akhirnya, pankreas gagal untuk bekerja sesuai dengan tugasnya. Tanpa respons insulin, kadar gula dalam aliran darah pun meningkat sehingga merusak organ lain, termasuk otak.

Penelitian menunjukkan bahwa pasien diabetes tipe 2 mengalami penurunan volume otak sebanyak 0,5 – 2% dibandingkan orang tanpa diabetes, yang setara dengan 2 – 5 tahun penuaan secara normal. Jika terjadi terus menerus selama jangka panjang, kondisi ini bisa memicu demensia ataupun penyakit Alzheimer.

8. Penuaan dini

Mengkonsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan juga dapat mengakibatkan penuaan dini. Sebab, gula menempel pada protein di aliran darah akan menciptakan molekul berbahaya yang disebut AGE’s

Molekul-molekul menyebabkan kerusakan di kolagen, elastin dan serat protein yang berfungsi menjaga kulit Anda tetap kencang, halus dan bebas kerutan dari dalam. Oleh karena itu, bahaya gula yang dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan penuaan dini dan membuat kulit Anda terlihat lebih kendur.

9. Mempercepat penurunan kognitif

Terlalu banyak mengkonsumsi gula menyebabkan gangguan memori serta meningkatkan resiko seseorang mengalami demensia. Gangguan memori ditandai dengan penurunan daya ingat atau kondisi di mana seseorang kesulitan untuk mengingat sesuatu dari memorinya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa resiko mengalami demensia akan berkurang bila seseorang menerapkan pola hidup sehat dan menghindari konsumsi gula berlebih.

10. Mempengaruhi kesehatan jantung

Saat Anda mengonsumsi gula dalam jumlah berlebihan, maka kadar gula darah dalam tubuh akan naik. Kondisi ini dapat memicu peradangan sistemik dan meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin.

Resistensi insulin yang tidak diobati dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi, kadar kolesterol yang tidak seimbang, dan penumpukan lemak pada arteri, yang dikenal sebagai aterosklerosis. Aterosklerosis dapat mempersempit arteri, sehingga mengurangi aliran darah ke jantung dan organ vital lainnya.

Akibatnya, kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.

informasi ini bisa anda dapatkan dalam bentuk video di channel Youtube kami Yacona Herbal di https://www.youtube.com/channel/UCtw14NW9xSFGZnwqWzToq9A

Jangan lupa untuk like, komen, share dan subscribe ya?

Terima kasih, semoga bermanfaat

 

SOURCE

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3625583/memahami-pengaruh-buruk-gula-bagi-kesehatan

https://www.klikdokter.com/penyakit/demensia

https://health.kompas.com/read/2020/03/06/195800268/10-bahaya-kelebihan-gula-rusak-tubuh-dari-ujung-kepala-sampai-kaki?page=all

Alasan Orang dengan Obesitas Lebih Berisiko Tinggi jika Terinfeksi Virus Corona (kompas.com)

https://diabetasol.com/id/news-detail/benarkah-diabetes-bisa-mengurangi-fungsi-otak-

https://www.halodoc.com/artikel/tingginya-kadar-gula-darah-bisa-merusak-ginjal-benarkah

CARA MENURUNKAN GULA DARAH DENGAN TANAMAN

Yang dimaksud dengan cara menurunkan gula darah dengan tanaman adalah bahan makanan yang berasal dari tanaman seperti sayur, buah-buahan, kacang-kacangan, serta biji-bijian atau dengan kata lain menjadi vegetarian. Vegetarian artinya mulai memperbanyak makanan yang berasal dari tanaman dan meminimalkan konsumsi produk hewani. Banyak sekali sebenarnya manfaat dari mengonsumsi makanan yang berasal dari tanaman termasuk sebagai cara menurunkan gula darah. Mereka yang tidak memiliki diabetes lalu menerapkan diet vegetarian ternyata memiliki resiko lebih rendah terhadap diabetes. Sementara mereka yang memiliki diabetes, gula darahnya tercatat lebih terkontrol ketika banyak mengonsumsi makanan dari tumbuh-tumbuhan.

Menjadi vegetarian biasanya terbagi dalam dua kelompok, mereka yang sama sekali tidak mengonsumsi apapun yang berasal dari hewan dan mereka yang masih mengonsumsi produk hewani selama itu bukan daging merah (keju, susu, telur, produk unggas dan ikan).

 

Manfaat lain konsumsi produk tumbuhan

Banyak sebenarnya manfaat dari menjalankan diet vegetarian selain sebagai cara untuk menurukan gula darah, diet vegetarian juga cara untuk menurunkan berat badan secara lebih efektif. Mereka yang mulai membiasakan diri mengonsumsi sayuran, buah-buahan dan bahan makanan dari tumbuhan jarang kelebihan berat badan dan memiliki diabetes tipe 2. Apa lagi manfaat lainnya?

. dapat menurunkan kadar gula darah dan kadar A1c pasien dengan diabetes tipe 2. Kadar gula darah sehari-hari pasien diabetes akan lebih terkendali sehingga kadar gula darah selama 3 bulan terakhir (A1c) juga dapat terjaga tetap stabil.

. menurunkan kadar kolesterol. Kolesterol jadi satu faktor resiko terbesar seseorang terkena berbagai penyakit berat seperti serangan jantung, stroke, penyumbatan pembuluh darah dan masih banyak lagi. Resiko kematian akibat serangan jantung akan turun setelah memulai diet vegetarian.

. selain kolesterol yang akan turun, tekanan darah juga jadi lebih stabil ketika rutin membiasakan diri mengonsumsi banyak buah serta sayuran.

Beberapa penelitian menunjukan bahwa mengonsumsi makanan yang berasal dari tumbuhan dapat membawa banyak perubahan termasuk pada berapa banyak obat diabetes yang harus dikonsumsi (termasuk insulin), vitamin, serat yang masuk ke dalam tubuh dan serangkaian metode pengobatan diabetes lainnya.

Tertarik untuk mulai membiasakan diri dengan diet vegetarian? Konsultasikan dulu dengan dokter untuk memastikan bahwa tubuh memang mampu untuk memulai perubahan besar dengan diet vegetarian dan menentukan pola diet vegetarian yang tepat.

 

Baca juga: GANDUM UTUH, PILIHAN TEPAT JAGA KADAR GULA DARAH NORMAL

GANDUM UTUH, PILIHAN TEPAT JAGA KADAR GULA DARAH NORMAL

Sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana gandum utuh berperan untuk menjaga kadar gula darah normal pasien diabetes. Tetapi banyak juga orang yang belum tahu tentang gandum utuh, bagaimana mengolahnya dan berapa banyak yang harus dikonsumsi untuk sehari. Mungkin akan sedikit diberi penjelasan tentang seperti apa gandum utuh dan bagaimana mengonsumsi makanan dari gandum utuh dengan jumlah yang tepat.

 

Gandum utuh dan gandum olahan

Gandum yang telah diolah sudah bukan gandum utuh lagi. Makanan yang terbuat dari gandum olahan diantaranya adalah: roti putih dan produk-produk yang telah dipanggang, seperti biskuit dan rolls, biasanya produk seperti ini mengandung kalori tinggi yang akan meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Setelah mengonsumsi produk makanan ini gula darah bisa naik lebih cepat daripada makanan yang berasal dari gandum utuh.

Penting untuk selalu memperhatikan label pada kemasan ketika berbelanja. Makanan yang mengandung gandum utuh biasanya menyertakan label gandum utuh sebagai prioritas utama dalam label bahan bakunya sehingga bisa dijadikan pilihan utama.

Berapa banyak yang sebaiknya dikonsumsi?

Untuk takaran berapa banyak sebaiknya gandum utuh dikonsumsi dengan tetap menjaga gula darah normal mungkin bisa berbeda-beda tergantung dari kebutuhan tiap orang. Namun rata-rata tiga porsi sehari adalah jumlah yang cukup untuk pasien diabetes. Setiap satu porsinya mengandung 16 grams gandum utuh.

Untuk perkiraannya adalah:

. ½ cup oatmeal siap masak

. ½ cup brown rice

. ½ cup pasta dari gandum utuh.

Resep mengolah oats yang mudah dan cepat

Nah, kali ini akan sedikit dibagikan bagaimana mengubah oat menjadi makanan yang sehat dan tanpa perlu repot. Overnight oats adalah salah satu menu yang bisa dicoba di rumah.

Bahan yang dibutuhkan: ½ cup oats dan bahan tambahan

  • Strawberry, blueberry, raspberry. Semua kelompok buah berry memiliki kandungan gula yang rendah namun dengan vitamin dan protein yang tinggi. Buah-buahan dari keluarga berry sangat efektif dan aman bagi pasien diabetes.
  • Apel. Sebutir apel sehari, menjauhkan dokter. Ini adalah kata-kata bisa dijadikan pedoman untuk menambahkan apel sebagai bahan tambahan untuk membuat overnight oats terasa lebih nikmat.
  • Kacang-kacangan. Kacang-kacangan adalah makanan rendah kalori yang sangat baik untuk pasien diabetes terutama kacang almond. Konsumsi kacang-kacangan bisa membuat gula darah terjaga lebih stabil dan perut kenyang lebih lama.
  • Dark chocolate. Dark chocolate ternyata memiliki kandungan yang bisa mempertahankan kadar gula darah normal dalam waktu lama.
  • Cinnamon. Bubuk kayu manis adalah salah satu obat diabetes herbal yang masih banyak digunakan. Jadi campurkan bubuk kayu manis dalam overnight oats untuk membuatnya lebih enak dan bermanfaat.

Konsultasikan ide diet meal plan ini dengan dokter ahli untuk memastikan keamanannya bagi tubuh karena kondisi dan kebutuhan setiap orang berbeda-beda.

 

Baca juga: MAKANAN DARI GANDUM UTUH DAN KADAR GULA DARAH TINGGI

MAKANAN DARI GANDUM UTUH DAN KADAR GULA DARAH TINGGI

Banyak orang menyebutkan bahwa makanan dari gandum utuh dapat mengendalikan kadar gula darah tinggi di dalam tubuh. Namun terkadang yang menjadi masalah adalah tidak semua orang tahu seperti apa yang dimaksud dengan makanan dari gandum utuh tersebut dan seberapa baik manfaatnya untuk tubuh.

Gandum utuh adalah gandum dalam bentuk asli gandum tanpa melalui proses pengolahan yang berlapis-lapis. Masih bingung? Yuk, coba baca lebih lanjut di artikel ini.

 

Makanan apa saja yang mengandum gandum utuh?

Ada banyak deretan makanan yang termasuk makanan yang berasal dari gandum utuh. Berikut adalah beberapa pilihan yang bisa ditemukan di pasaran: oatmeal, sereal gandum utuh, barley, brown rice dan whole wheat. Mungkin karena gandum tidak tumbuh secara subur di Indonesia, kebanyakan olahan gandum adalah produk impor dan agak sulit dicari. Yang paling umum ditemukan adalah oatmeal dan brown rice.

Kenapa sih gandum utuh baik untuk kesehatan?

Karena sering sekali disarankan oleh ahli kesehatan tentang manfaat gandum utuh untuk makanan sehari-hari, ada beberapa yang masih penasaran dengan manfaatnya bagi tubuh. Berikut ini adalah sedikit manfaat dari gandum utuh bagi kesehatan tubuh:

. membantu menurunkan berat badan. Resiko diabetes meningkat enam kali lipat pada mereka yang memiliki berat badan berlebih. Pasien diabetes selalu disarankan untuk belajar mengontrol berat badan dan jika memungkinkan mulai mengurangi berat badan. Salah satu cara untuk menurunkan berat badan adalah diet sehat dan makanan dari gandum utuh harus masuk dalam diet meal plan pasien diabetes.

. menurunkan kolesterol jahat. Ketika jumlah kolesterol jahat lebih banyak dibandingkan jumlah kolesterol baik dalam tubuh resiko berbagai penyakit juga semakin meningkat. Diabetes, penyakit jantung, hingga stroke merupakan bentuk penyakit akibat jumlah kolesterol terlalu tinggi. Untuk mencegah berbagai penyakit yang timbul akibat kolesterol, mulailah mengonsumsi makanan dari gandum utuh karena gandum utuh bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Di samping menurunkan kadar kolesterol jahat, gandum utuh akan meningkatkan jumlah kolesterol baik. Dengan jumlah kolesterol baik yang lebih banyak maka resiko terserang berbagai penyakit mematikan seperti stroke dan serangan jantung bisa lebih berkurang.

. mengendalikan gula darah. Makanan yang berasal dari gandum utuh tidak akan menaikan gula darah karena kandungan protein dan seratnya lebih tinggi. Tubuh kenyang lebih lama dan tentu saja gula dalam darah tidak akan melonjak naik setelah makan.

Beberapa manfaat dari gandum utuh yang sangat efektif untuk mencegah kadar gula darah tinggi. Salah satu cara agar kadar gula darah tinggi bisa terkontrol adalah melalui konsumsi makanan sehat dan tidak mengandung karbohidrat berlebih, gandum utuh bisa menjadi pilihan.

 

Baca juga: KETO DIET, CARA CEGAH PENYAKIT DIABETES

PENGERTIAN PENYAKIT DIABETES YANG HARUS DIKENALI

Ada banyak orang salah memahami pengertian penyakit diabetes dan mendapat perlakukan yang tidak semestinya dari lingkungan. Beberapa salah tangkap dari pengertian penyakit diabetes akan dibahas pada artikel ini sehingga mulai sekarang siapapun bisa lebih memahami kondisi penyakit diabetes. Jadi supaya tidak ada salah lagi dalam memahami pengertian penyakit diabetes, yuk coba ikuti artikel berikut.

 

Tentang penyakit diabetes

Pertama-tama penyakit diabetes tidak disebabkan karena gula. Gula hanya salah satu penyebab gula darah menjadi naik, tetapi bukan penyebab utama dan satu-satunya. Kekurangan beberapa mineral penting juga menjadi salah satu sebab seseorang terkena diabetes. Gaya hidup tidak sehat, kurangnya olahraga sehingga terjadi penumpukan lemak dapat memicu gula darah tidak stabil dalam tubuh. Penyebab lain dari diabetes adalah ketika kegagalan pankreas untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan insulin, sama sekali tidak ada hubungannya dengan konsumsi gula berlebih.

Kedua, mengonsumsi makanan atau minuman dengan label sugar free bukan berarti tidak akan menyebabkan kenaikan gula darah karena sugar free belum tentu carb free. Karbohidrat ketika masuk akan diubah menjadi glukosa yang sama saja akan menaikan kadar gula darah.

Ketiga, orang-orang dengan diabetes bisa mengonsumsi gula dan makan makanan yang mengandung gula. Mereka tidak akan langsung pingsan atau menunjukan suatu reaksi hanya karena mereka mengonsumsi gula. Yang harus diperhatikan adalah batasan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula. Selama dikonsumsi dalam batas wajar, semua akan baik-baik saja.

Keempat, diet dan olahraga bukan cara untuk menyembuhkan penyakit diabetes. Diet dan olahraga yang dirancang untuk pasien bertujuan untuk mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh, menjaga agar tubuh tetap sehat dan meminimalkan resiko komplikasi. Jadi sekali lagi diet dan olahraga tidak untuk menyembuhkan diabetes atau mengembalikan kondisi pasien seperti sedia kala.

Kelima, tidak ada obat untuk menyembuhkan diabetes. Diabetes adalah kesalahan metabolisme dalam tubuh sehingga pada dasarnya tidak ada obat yang bisa menyembuhkan diabetes. Obat-obatan, diet dan olahraga adalah metode untuk mengendalikan kondisi pasien diabetes adalah agar tidak merembet ke organ tubuh lain dan menimbulkan komplikasi.

Keenam, diabetes tidak dapat dikembalikan ke kondisi semula. Apalagi diabetes tipe 1 dimana tubuh memang tidak dapat memproduksi insulin karena pankreas tidak bekerja sebagaimana mestinya, kondisi ini tidak dapat dikembalikan ke kondisi tubuh sehat. Yang bisa dilakukan adalah menjaga agar pasien diabetes tetap hidup sehat dan tidak terlalu sering mengalami kenaikan gula darah.

Ketujuh, perlu diketahui tentang diabetes tipe 1 dan 2 adalah diabetes yang berbeda. Diabetes tipe 1 adalah ketika tubuh kekurangan insulin karena produksi insulin yang sedikit atau tidak memproduksi insulin sama sekali (insulin deficient). Sedangkan diabetes tipe 2 adalah ketika tubuh tidak merespon kehadiran insulin dengan baik atau kebal terhadap insulin (insulin resistant).

Delapan, diabetes bukan penyakit menular, namun bisa diturunkan. Mereka yang memiliki orangtua dengan diabetes bersiko lebih besar mengalami diabetes pula. Diabetes tidak berasal dari virus atau bakteri sehingga tidak akan menular melalui kontak fisik atau udara.

Kondisi pasien diabetes bisa berbeda-beda. Jadi ketika ada dua orang yang mengidap diabetes, belum tentu mereka memiliki diabetes yang sama. Maka jangan samakan perilaku pada satu pasien dengan pasien lain, ada berbagai faktor yang membuat kondisi masing-masing pasien tidak sama.

 

Baca juga: SUNTIKAN RUTIN CEGAH PENYAKIT DIABETES