YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

KEMBALI KE OBAT HERBAL, JAHE BISA BANTU PASIEN DIABETES

Semua orang mengenal jahe sebagai obat herbal untuk mengatasi segala macam penyakit dan diabetes adalah salah satunya. Meskipun rasanya pedas dan panas, jahe mampu menjadi obat herbal untuk berbagai masalah kesehatan parah seperti kanker, diabetes, morning sick hingga mengurangi rasa sakit dan inflamasi. Sangat banyak manfaat yang bisa diambil dari jahe, baik dalam bentuk obat herbal untuk diabetes atau dalam dikombinasikan sebagai campuran bahan makanan dan minuman. Untuk lebih mengenal manfaat jahe sebagai obat diabetes herbal dan obat herbal untuk penyakit lain, silahkan cek artikel di bawah ini.

 

Pengobatan kanker ovarium

Siapa yang menyangkan herbal yang terasa pedas dan panas ini adalah senjata ampuh dalam pengobatan kanker ovarium. Dalam salah satu penelitian yang dilakukan University of Michigan Comprehensive Cancer Center ditemukan fakta bahwa jahe bubuk akan membantu membuhuh sel kanker di tempat mereka tumbuh.

Pencegahan kanker usus besar

Hal ini dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh University of Minnesota yang menyebutu bahwa jahe akan memperlambat pertumbuhan sel kanker yang ada dalam usus besar.

Morning sickness

Telah banyak studi yang dilakukan untuk melihat efektifitas jahe terhadap orang-orang yang mengalami morning sickness. Hasilnya adalah jahe bekerja sangat efektif mengatasi morning sickness sama seperti vitamin B6.

Migraine

Sakit kepala sebelah atau migraine juga dapat terbantu dengan mengonsumsi jahe. Menurut penelitian jahe dapat meredakan migrain karena kemampuannya untuk menghentikan prostaglandis dari menyebabkan rasa sakit dan inflamasi dalam pembuluh darah.

Mencegah dan menyembuhkan flu dan masuk angin

Banyak orang membuat minuman hangat dari jahe untuk mengatasi flu dan masuk angin karena dapat memberi rasa hangat pada tubuh dan meredakan pencernaan yang tidak nyaman.

Mencegah diabetes nephropathy

Jahe adalah obat herbal untuk diabetes karena dapat membantu mencegah terjadinya diabetes nephropathy. Salah satu penelitian yang dilakukan pada tikus menemukan bahwa tikus yang diberi jahe mengalami penurunan kemungkinan mengalami diabetes nephropathy atau gagal ginjal.

Mengobati mabuk perjalanan

Jahe juga sering kali diberikan untuk mengobati mabuk dan mual terutama yang berhubungan dengan gerakan atau guncangan kendaraan.

Mengurangi rasa sakit dan inflamasi

Jahe memiliki zat anti-inflamasi dan itu merupakan kemampuan alami sebagai penghilang rasa sakit.

Meredakan kram saat datang bulan

Dalam metode pengobatan di China sendiri, jahe yang dicampur dengan gula merah selalu digunakan sebagai minuman untuk mengatasi kram perut akibat datang bulan. Perut yang jadi lebih hangat dapat membuat pasien merasa lebih nyaman.

Jahe kerap kali digunakan sebagai minuman hangat atau campuran makanan. Yang manapun caranya jahe tetap bermanfaat sebagai obat herbal terutama untuk pasien diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/tanaman-ajaib-untuk-obat-herbal-diabetes/

PENTINGNYA OBAT DIABETES UNTUK RESISTENSI INSULIN, INI BEBERAPA GEJALA YANG HARUS DIKENALI

Banyak obat diabetes selain mengendalikan gula darah juga bertujuan untuk mengatasi resistensi insulin. Resistensi insulin jika dijelaskan sekilas adalah kondisi ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik. Ketika seseorang mengonsumsi makanan, makanan tersebut akan berubah menjadi gula yang disebut glukosa. Gula ini yang akan beredar ke seluruh sel-sel dalam tubuh melalui darah. Sel tubuh akan menggunakan gula ini sebagai sumber energi.

Tugas insulin kemudian adalah membantu gula untuk masuk ke dalam sel tubuh. Namun sayangnya, ketika seseorang mengalami resistensi insulin, sel tubuh justru menghalangi insulin melakukan pekerjaannya memasukan gula dalam sel. Pasien diabetes dengan resistensi insulin akan kekurangan tenaga karena tidak ada cukup gula yang berpindah dari darah ke dalam sel. Ketika kondisi ini terjadi, maka tubuh harus mengeluarkan insulin lebih banyak dan jika tubuh tidak memproduksi cukup banyak insulin maka gula darah dalam tubuh akan tinggi.

Biasanya penyebab munculnya resistensi insulin adalah kelebihan lemak terutama di bagian perut dan tidak terbiasa bergerak aktif. Saat ini banyak juga obat diabetes yang membantu mengatasi pasien diabetes dari masalah resistensi insulin. Tidak hanya yang berbahan kimia, resep obat diabetes dari bahan herbal juga banyak yang bisa membantu memperbaiki kondisi tubuh dari resistensi insulin. Namun sebelum itu sebaiknya pahami dulu gejala-gejala resistensi insulin pada pasien diabetes sebelum memutuskan menggunakan obat.

 

Munculnya bercak hitam

Salah satu gejala resistensi insulin adalah munculnya bercak kehitaman dan kulit yang terasa menebal di beberapa area seperti leher, siku, ketiak, bibir dan masih banyak lagi. Penyebab paling sering daru acanthosis nigricans adalah terlalu banyak insulin yang beredar di pembuluh darah.

Obesitas

Salah satu tanda dari munculnya resistensi insulin adalah perut yang tiba-tiba menjadi lebih gemuk meskipun tidak makan terlalu banyak atau tidak mendapat asupan kalori berlebih.

Sering merasa lapar

Mirip dengan gejala diabetes pada umumnya, pasien diabetes dengan resistensi insulin juga akan merasa lapar terus menerus dan nafsu makannya jadi meningkat. Jika terjadi kondisi ini sebaiknya waspadai sebagai gejala resistensi insulin.

Tekanan darah tinggi

Orang-orang dengan resistensi insulin juga akan sering mengalami tekanan darah tinggi. Sehingga perlu diperhatikan bahwa tekanan darah yang meningkat mungkin salah satu gejala resistensi insulin.

Kembung

Beberapa orang dengan resistensi insulin juga sering mengalami kembung atau perut yang bergas.

Beberapa gejala ini penting untuk diperhatikan oleh pasien diabetes sebelum akhirnya memutuskan mencari obat. Obat diabetes yang berasal dari bahan herbal juga banyak yang bisa membantu pasien mengatasi masalah resistensi insulin.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/makanan-pembantu-obat-diabetes-cegah-komplikasi/

OBAT HERBAL DAN ALAMI UNTUK DIABETES DAN KONDISI LAIN YANG BERHUBUNGAN

Di dunia ini banyak sekali tanaman herbal alami yang bisa dijadikan obat untuk pasien diabetes dan kondisi kesehatan lain yang berhubungan dengan diabetes. Obat dari bahan herbal alami yang digunakan untuk pasien diabetes sejatinya lebih menyehatkan dan minim resiko daripada obat berbahan kimia. Karena hal tersebut saat ini obat untuk diabetes yang dibuat dari bahan herbal alami juga jauh lebih terkenal dan banyak dicari. Penelitian untuk menemukan beragam manfaat lain dari tanaman herbal alami yang bisa digunakan sebagai obat diabetes juga semakin sering dilakukan. Berikut ini adalah beberapa tanaman herbal alami yang bisa jadi obat untuk diabetes dan kondisi kesehatan yang masih ada hubungannya dengan diabetes.

 

Billberry

Billberry sudah cukup banyak dijadikan suplemen obat untuk pengobatan diabetes. Anthocyanoside adalah bahan aktif dalam billberry yang menghasilkan antioksidan. Antioksidan ini yang membantu melancarkan peredaran darah serta mencegah pembuluh darah menebal.

Bittermelon atau pare

Pare yang terkenal pahitnya di Indonesia ini mengandung salah satu komponen kimia yang bertindak layaknya insulin yang membantu mengurangi kadar gula darah.

Cinnamon atau kayu manis

Sudah sangat terkenal bahwa kayu manis adalah obat herbal alami untuk mengatasi diabetes. Dalam kayu manis terkandung bahan yang mendukung kinerja insulin alami dari dalam tubuh jika dikonsumsi bersama makanan utama.

Green tea

Sudah banyak penelitian dilakukan untuk membuktikan peran green tea bagi diabetes. Dengan konsumsi green tea ternyata resiko tumbuhnya diabetes tipe 2 menurun hingga 33%. Penelitian ini dibuktikan dengan menurunkannya resiko diabetes tipe 2 pada orang-orang yang rajin mengonsumsi lebih dari enam cangkir green tea setiap hari daripada mereka yang minum green tea kurang dari 1 cangkir seminggu.

Bawang

Allulpropyl disulphide dalam bawang mentah dapat mendorong produksi insulin dari pancreas dan dapat secara efektif menurunkan kadar gula darah.

Basil

Jarang digunakan memang di Indonesia, tapi ternyata herbal satu ini sangat bermanfaat. Daun holy basil atau hairy basil dan bijinya membantu untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Fenugreek

Fenugreek digunakan untuk mengontrol kadar gula darah bagi pasien diabetes.

Gingko biloba

Tidak secara langsung berhubungan dengan gula darah pasien diabetes tetapi penelitian menyebutkan bahwa gingko biloba mencegah rasa sakit pada syaraf dan kerusakan syaraf yang merupakan tahapan awal dari komplikasi diabetes tipe 2.

Gymnema

Daun dari gymnema sendiri mengandung gymnemic acid yang telah terbukti lewat beberapa penelitian dapat memperlambat perpindahan glukosa ke pembuluh darah yang sangat membantu untuk menurunkan gula darah dan A1c.

Ginseng

Ginseng memiliki banyak khasiat sebagai obat diabetes herbal alami. Penelitian menunjukan bahwa ginseng memperlambat penyerapan karbohidrat, meningkatkan kemampuan tubuh menggunakan glukosa, dan mendorong pengeluaran insulin dari pankreas. Kapsul ginseng juga ternyata menurunkan glukosa 15% sampai 20% lebih efektif daripada kapsul lain.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/apakah-pasien-diabetes-perlu-dapat-obat-anti-flu/

KOPI DAN OBAT HERBAL YANG LEBIH AMAN UNTUK PASIEN DIABETES

Selain dengan obat diabetes serta perubahan gaya hidup semacam diet dan olahraga, beberapa penelitian menemukan kopi ternyata membantu banyak untuk mengatasi diabetes. Tidak hanya kopi yang bisa membantu pasien diabetes tanpa penggunaan bahan kimia, obat-obatan herbal juga bisa sangat membantu pasien diabetes. Pasien diabetes selalu disarankan untuk membuat diet yang disesuaikan dengan kondisi tubuhnya masing-masing, seperti misalnya dengan menyesuaikan jumlah karbohidrat yang boleh dikonsumsi. Dokter dan ahli gizi juga selalu menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh, mengurangi garam, atau makanan yang melalui banyak proses pengolahan. Sedangkan untuk kopi sendiri, masih banyak yang bertanya-tanya apakah kopi benar-benar bisa membantu pasien diabetes atau malah mengganggu kinerja obat? Lalu apakah herbal bisa efektif mengurangi resiko diabetes dan komplikasinya?

 

Kopi untuk diabetes

Menurut beberapa penelitian kopi bisa membantu sebagai pasien karena dapat mencegah diabetes tipe 2 dan memperbaiki toleransi tubuh terhadap insulin. Ada penelitian yang telah membuktikan bahwa para peminum kopi rata-rata memiliki resiko lebih rendah jika dibandingkan mereka non-peminum. Semakin banyak asupan kafein yang masuk ternyata sebanding dengan berkurangnya resiko diabetes.

Pengobatan herbal

Untuk yang tidak mengonsumsi kopi, obat-obatan tanpa bahan kimia lain juga bisa membantu seperti obat diabetes dari bahan herbal misalnya. Obat-obatan dari bahan herbal saat ini telah diproduksi di banyak tempat untuk memenuhi kebutuhan pasien diabetes yang ingin sehat tanpa bahan kimia.

Obat-obatan berbahan herbal juga dapat memperbaiki kadar glukosa dalam tubuh menjadi lebih baik dan lebih stabil. Bahan herbal yang sering digunakan untuk pasien diabetes biasanya adalah pare, fenugreek, dan kunyit. Suplemen yang terbentuk dari bahan herbal biasanya merupakan kombinasi dari bahan-bahan herbal tersebut atau hanya salah satunya saja. Yang jelas bahan herbal saat ini memang paling disukai karena aman dan bisa sangat membantu.

Dengan mengombinasikan berbagai herbal yang bekerja untuk memperbaiki kondisi toleransi glukosa, maka gula darah dapat lebih mudah dikendalikan tanpa efek samping pada pasien diabetes atau pra-diabetes. Obat-obatan herbal dianggap paling ideal untuk pasien pra-diabetes dengan toleransi glukosa dan belum mengonsumsi obat apapun dan pasien diabetes yang juga sudah merancang diet serta perubahan gaya hidup dengan lebih baik.

Jadi untuk pasien diabetes, kopi dan herbal mungkin bisa membantu meringankan masalah kesehatan dalam tubuh.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/selain-obat-ini-olahraga-sederhana-untuk-menyehatkan-pasien-diabetes/

OATS MAKANAN SEHAT BERMANFAAT SEBAGAI OBAT UNTUK DIABETES

Salah satu kewajiban pasien diabetes adalah menjaga asupan obat dan makanan dalam dosis seimbang untuk mempertahankan tubuh agar selalu sehat. Obat berfungsi untuk mengembalikan kestabilan gula darah dan makanan akan menjaga agar gula darah tetap stabil untuk pasien diabetes. Makanan juga berperan penting dalam menjaga stamina pasien diabetes mengingat pasien juga harus rajin berolahraga untuk membakar energi. Pola makan yang baik serta pemilihan bahan makan yang sehat penting untuk diperhatikan. Salah satu yang banyak dimanfaatkan oleh pasien diabetes adalah oatmeal karena ternyata bahan makanan ini memiliki peran besar untuk pasien diabetes. Untuk lebih jelas tentang manfaat oatmeal bagi pasien diabetes akan dibahas di artikel ini.

 

Manfaat oatmeal

Sejak jaman dahulu oatmeal dipercaya memiliki efek menurunkan gula darah pada tubuh seseorang. Metode pengobatan Cina juga melihat adanya dampak positif dari oatmeal sebagai obat untuk diabetes dan berbagai penyakit lain. Hal ini kemudian mendorong berbagai penelitian lanjutan tentang peran oatmeal dalam menjaga kesehatan pasien diabetes.

Oatmeal dan resistensi insulin

Kurang olahraga, diet yang buruk dan kondisi genetik yang salah menyebabkan seseorang mengalami resistensi insulin. Resistensi insulin adalah salah satu tanda awal dari diabetes tipe 2, dimana pada saat itu hormone insulin tidak lagi diproduksi dengan jumlah yang mencukupi oleh tubuh atau tidak lasgi bekerja secara efektif. Konsekuansinya adalah keseimbangan gula darah menjadi terganggu.

Ketika seseorang mulai mengalami resistensi insulin atau menunjukan tanda-tanda resistensi insulin, konsumsi oatmeal akan sangat membantu memberi perubahan positif pada tubuh.

Oatmeal dan diabetes tipe 2

Pasien diabetes tipe 2 harus lebih dahulu mengetahui bahwa makanan yang mereka konsumsi memiliki berbagai nutrisi yang bisa menghindarkan mereka dari kenaikan gula darah setelah makan. Konsumsi oatmeal ternyata memiliki dampak positif bagi pasien diabetes tipe 2 yang butuh penggunaan insulin secara rutin. Mereka harus tahu bahwa nutrisi dalam oatmeal dapat dihitung setara dengan dosis insulin yang dibutuhkan.

Oatmeal mengandung karbohidrat dengan sumber serat yang tinggi sehingga setelah dimakanpun gula darah hanya akan naik sedikit dan kebutuhan insulin untuk pasien diabetes tipe 2 dapat dikurangi. Jika dijadikan bahan makanan rutin akan memberikan tubuh nutrisi penting yang dibutuhkan untuk tetap sehat meskipun dengan diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-diabetes-dan-terapi-insulin-yang-harus-dikenali-untuk-penyembuhan/

5 OBAT HERBAL DIABETES UNTUK MENGENDALIKAN GULA DARAH PAGI HARI

Dalam artikel sebelumnya disebutkan bagaimana cuka apel adalah obat herbal diabetes yang berguna untuk mengendalikan gula darah di pagi hari. Gula darah yang mendadak meningkat di pagi hari memang sering terjadi pada pasien diabetes. Dan kondisi ini tentu menimbulkan kepanikan tersendiri bagi pasien diabetes. Para ahli kemudian menyarankan untuk mengonsumsi 2 sendok makan cuka apel dan air putih sebelum tidur untuk menjaga agar gula darah di pagi hari dapat lebih terkendali. Selain cuka apel ada obat diabetes lain yang juga bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah pagi baik yang herbal atau berbahan kimia.

 

Kayu manis

obat herbal untuk diabetes

Kayu manis adalah obat diabetes herbal yang paling banyak dan paling sering digunakan. Karena kayu manis memiliki banyak manfaat dalam pengendalian gula darah, banyak juga resep yang menggunakan kayu manis sebagai salah satu bahan pembentuknya. Cobalah untuk mengonsumsi kayu manis 3 gram/ hari selama 8 minggu untuk mengurangi kadar gula darah puasa. Jumlah glukosa yang berkurang setelah menggunakan kayu manis sebanyak 11.8 mg/dl atau 0.66 mmol/l.

L-Carnosine

Menggunakan L-Carnosine sebanyak 1000mg/hari selama kira-kira 12 minggu akan mengurangi glukosa puasa sebanyak 13.1 mg/dl atau sebanyak 0.7 mmol/l.

Bawang putih

obat diabetes

Selain kayu manis, bawang putih juga obat diabetes herbal yang paling banyak dipergunakan. Susah-susah gampang untuk mengonsumsi bawang putih sebagai obat diabetes. Biasanya bawang putih digunakan dalam campuran masakan atau dalam bentuk suplemen yang mengandung bawang putih. Konsumsi bubuk bawang putih 300 mg/ hari selama 8-12 minggu akan mengurangi kadar glukosa puasa sebanyak 35.8 mg;.dl atau 2 mmol/l.

Aloe vera

obat diabetes

Sebenarnya aloe vera telah banyak digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan termasuk diabetes sejak jaman dahulu. Aloe vera terkenal karena kemampuannya dalam menyembuhkan beragam penyakit sehingga tak heran kemudian banyak olahan obat yang menggunakan ekstrak aloe vera. Tidak hanya dalam masalah kesehatan, aloe veran juga bagus untuk meningkatkan kecantikan.

Pasien diabetes dapat mengonsumsi aloe veran 50-30 mg/ hari dan ini akan membantu dalam mengendalikan kadar glukosa puasa. Setelah mengonsumsi aloe veran glukosa puasa pasien diabetes akan turun 46.6 mg/dl atau 2.6 mmol/l.

Berberine

Mengonsumsi suplemen berberine 500 mg/hari, 3 kali sehari selama 13 minggu memungkinkan turunnya kadar gula darah puasa sebanyak 68 mg/dl atau 3.78 mmol/l.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-diabetes-herbal-untuk-menurunkan-gula-darah-di-pagi-hari/