Sebelum mulai menentukan tentang obat diabetes apa yang harus digunakan, tentu yang pertama dilakukan adalah memahami jenis penyakitnya. Berbeda jenis diabetesnya, berbeda pula penanganannya dan obat diabetes yang harus digunakan. Diabetic ketoacidosis atau DKA adalah salah satu komplikasi yang paling besar dari diabetes mellitus tipe 1 atau juvenile-onset diabetes. Karena merupakan komplikasi diabetes tipe 1 yang merupakan penyakit ketika tubuh tidak dapat memproduksi insulin sendiri, maka sulit untuk menentukan obat diabetes yang dapat membantu kondisinya. Tetapi untuk lebih lanjutnya, pasien diabetes sebaiknya paham komplikasi apa saja yang muncul dengan kondisinya yang mengalami diabetes.
Stress
Pasien diabetes disarankan untuk tidak terlalu banyak mengalami stress. Stress yang paling sering dialami oleh pasien diabetes mellitus tipe 1 adalah kondisi tubuh yang sering tidak nyaman lalu sakit. Biasanya sakit yang sering terjadi adalah masalah pencernaan serta flu. Mereka yang memiliki diabetes tipe 1 mudah sekali terkena flu.
Ketika pasien diabetes tipe 1 mengalami stress, tubuh akan merespon dengan mengeluarkan berbagai hormone untuk mengendalikan stress tersebut. Ketika seseorang mengalami stress beberapa hormone akan dilepaskan sebagai respon terhadap stress tersebut. Hormon-hormon yang terlibat adalah kortisol, epinephrine, dan norepinephrine. Hormon ini semua akan berlawanan dengan insulin dan menyebabkan gula darah justru meningkat.
Defisit insulin
Pasien dengan diabetes tipe 1 biasanya memiliki kondisi tubuh yang selalu kekurangan insulin dikarenakan adanya auto-antibody yang memproduksi sel beta pankreas. Ini menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi insulin sesuai kebutuhan, lama-lama tubuh akan sulit memenuhi kebutuhan insulin tanpa adanya suntikan insulin.
Hyperglycemia dan lipolysis
Akibat dari deficit insulin ini, pasien diabetes akan sering mengalami hypergycemia dan mulai memecah lemak untuk dijadikan energi dalam sehari.
Ketoacidosis
Nah, lalu ketoacidosis adalah kondisi ketika lemak mulai dipecah untuk dijadikan energi mereka akan berubah menjadi asam lemak bebas, lalu berubah menjadi keton dan keto-acid. Setelah itu pasien juga mulai menunjukan tanda-tanda metabolisme acidosis.
Itu tadi sekilas penjelasan tentang diabetic ketoacidosis. Karena tidak semua obat diabetes bisa digunakan, sebaiknya konsultasikan pada dokter jika terjadi masalah pada kondisi kesehatan tubuh lalu tanyakan obat apa yang harus digunakan.
Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-minum-untuk-pasien-diabetes-yang-harus-diketahui/
