YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

OBAT DIABETES RUTIN DAN SARAN PENTING UNTUK DIABETES

Mengonsumsi obat diabetes secara rutin sesuai resep dokter hanyalah satu dari sekian banyak cara untuk mengendalikan gula darah. Ketika orang-orang ingin mengatasi diabetes dengan cara alami dan tidak terlalu bergantung pada obat berbahan kimia, sebenarnya ada banyak lagi cara yang bisa dilakukan. Hanya saja kadang orang melupakan bahwa hal-hal kecil yang sering mereka lewatkan ternyata memiliki peran penting dalam mengatasi diabetes. Mereka terlalu berfokus pada mencari obat berbahan alami untuk mengurangi efek samping dari pengobatan dan lupa jika dengan berbagai tindakan kecil mereka juga bisa meningkatkan manfaat obat tersebut. Nah, kali ini ada beberapa tips-tips tentang tindakan kecil yang berguna untuk membantu mengatasi diabetes.

 

Sarapan dan obat diabetes rutin

Sarapan ternyata sama pentingnya dengan obat diabetes, jadi jangan pernah melewatkan waktu sarapan. Selalu perhatikan waktu sarapan sama seperti waktu mengonsumsi obat dan ini adalah salah satu cara untuk mengendalikan diabetes tipe 2. Tanpa sarapan gula darah dapat meningkat secara drastis di sisa hari. Dengan tidak melewatkan sarapan pagi di waktu yang tepat dapat menjaga gula darah sepanjang hari.

Makanan tinggi serat

Semakin tinggi serat yang dikonsumsi, semakin baik kondisi gula darah dalam tubuh. Serat menghalangi gula darah untuk naik setelah makan. Biasanya makanan yang paling banyak disarankan untuk dikonsumsi pasien diabetes adalah apel, wortel, brokoli, kacang-kacangan, sweet potato dan masih banyak makanan tinggi serat lainnya. Buatlah janji temu dengan ahli gizi untuk merancang diet tinggi serat yang akan sangat baik untuk gula darah.

Makanan antioksidan

Selain makanan berserat, makanan yang mengandung antioksidan tinggi. Kenapa? Pasien diabetes sangat mudah terserang berbagai penyakit dan makanan tinggi antioksidan membantu obat diabetes untuk mencegah berbagai macam penyakit sekaligus mengontrol gula darah. Coba saja beberapa makanan ini sebagai referensi makanan yang tinggi antioksidan: apel, kale, kubis, raspberry, bawang putih, tomat, seafood dan jeruk.

Sarapan dengan oatmeal

Nah, tambahan lagi untuk salah satu tips mengendalikan gula darah adalah dengan mengonsumsi oatmeal saat sarapan. Oatmeal jadi makanan sehat yang bekerja seperti obat diabetes karena mengandung karbohidrat kompleks yang akan mengontrol kadar gula darah.

Oats adalah bahan makanan yang dicerna dalam waktu lama sehingga pasien diabetes juga akan mendapatkan energi lebih banyak sepanjang hari. Perut akan terasa kenyang lebih lama dan gula darah juga terjaga lebih stabil.

Cinnamon tea sebagai obat diabetes

Orang-orang dengan diabetes sangat mudah terserang penyakit akibat gula darah yang selalu tinggi. Nah, cinnamon tea ternyata membantu banyak untuk mengendalikan gula darah sebagai salah satu obat diabetes herbal yang banyak dicari. Cara membuat cinnamon tea juga mudah: rebus air dalam poci sesuai kebutuhan. Ketika air sudah mendidih, tambahkan bubuk cinnamon ke dalam air rebusan atau kayu manis batangan yang jauh lebih aman bagi tubuh. Rebus air bersama kayu manis kira-kira 9 sampai 10 menit. Setelah itu minum setelah teh disaring. Cepat dan sangat mudah.

Tentu tidak ada yang menyangka hal-hal kecil ini punya peran besar dalam membantu mengendalikan gula darah. Hal-hal kecil yang sering terlewat ternyata besar efeknya.

 

Baca juga: OBAT DIABETES AYURVEDIC LEBIH BAIK BAGI KESEHATAN PASIEN?

OBAT DIABETES AYURVEDIC LEBIH BAIK BAGI KESEHATAN PASIEN?

Obat diabetes ayurvedic adalah metode pengobatan yang berasal dari India dan telah banyak dipraktekan sejak 5000 tahun lalu. Bagi pasien diabetes menggunakan metode pengobatan ayurvedic dan mengonsumsi obat sesuai dengan yang dianjurkan memiliki banyak manfaat. Kenapa bisa sangat bermanfaat untuk pasien diabetes?

Salah satu dampak dari pengobatan ayurvedic adalah mampu mengurangi jumlah gula dari dalam tubuh. Tentu saja karena berasal dari obat-obatan berbahan dasar alami, tidak ada efek samping yang dihasilkan yang akan membahayakan kondisi tubuh. Obat diabetes yang digunakan berasal dari bahan alami yang tidak dicampur dengan apapun sehingga selain aman juga kaya akan manfaat. Metode pengobatan ayurvedic bagi pasien diabetes akan membantu mengatasi masalah kesehatan yang lain pula karena setiap bahan alami yang digunakan bisa mempengaruhi setiap bagian tubuh lainnya. Harganya menjadi jauh lebih murah dibandingan obat diabetes lain karena pada dasarnya bahan untuk pengobatan ayurvedic bisa ditemukan di rumah sendiri.

 

Daun jamun (Eugenia Jambolana)

Biasanya dikenal di Indonesia dengan nama duwet dan ternyata telah lama menjadi salah satu obat untuk mengatasi diabetes dengan cara alami. Setelah mengonsumsi bubuk daun jamun ini ternyata bisa menghentikan proses penyerapan gula yang berasal dari tepung yang masuk ke dalam tubuh. Efeknya tentu saja gula darah jadi tidak serta-merta meningkat dan kadar gula darah jadi lebih terkendali.

Cara mengolah

Karena yang paling sering dimanfaatkan adalah bagian daunnya maka setelah mengambil beberapa lembar daun jamun dan dicuci bersih, rebus daun dalam air mendidih selama kurang lebih 5 menit. Setelah kira-kira 5 menit, tinggal dinginkan dan minum air rebusannya. Sementara jika yang akan digunakan adalah bijinya, bisa dengan mengonsumsi 5 sampai 7 biji dalam sehari. Sedangkan dalam bentuk bubuknya biasanya dapat dikonsumsi dua sendok teh untuk sekali minum.

Sekarang banyak juga yang sudah menjual suplemen buah jamun serta bijinya dalam bentuk bubuk.

Bubuk kayu manis untuk obat diabetes

Bubuk kayu manis menjadi bagian penting dalam pengobatan diabetes karena dengan kayu manis tidak akan menaikan gula darah secara tajam terutama ketika mengonsumsi makanan besar. Beberapa resep makanan sehat mencampurkan kayu manis untuk mencegah gula darah naik terlalu tinggi sewaktu makan.

Banyak orang menyarankan untuk lebih baik menggunakan kayu manis utuh daripada kayu manis bubuk dan untuk memudahkan konsumsinya lebih baik membuat kayu manis utuh tersebut menjadi kayu manis bubuk secara manual di rumah. Lalu bagaimana menggunakannya? Bisa dengan mengonsumsinya secara langsung sebelum makan atau menjadikannya taburan pada bahan makanan lain terutama makanan manis seperti kue, minuman segar atau smoothies.

Jus pare

Penelitian menyebutkan bagaimana dengan mengonsumsi pare maka darah menjadi lebih pahit. Kadar gula dalam darah semakin berkurang semakin seringnya mengonsumsi jus pare ini. Jus pare bagus untuk dikonsumsi semua pasien diabetes, mulai dari tipe 1, tipe 2 dan pra-diabetes. Namun mencoba mengonsumsi pare agak sedikit tricky mengingat rasanya yang pahit bisa sangat mengganggu.

Untuk membuat jus pare biasanya dimulai dengan mencuci bersih pare lalu mengupasnya, padahal kulit pare seharusnya tidak dikupas. Dengan mengupas kulit pare akan mengurangi kemampuannya dalam mengendalikan gula darah yang kebanyakan ada pada kulitnya. Maka jangan mengupas kulit pare sebelum menggunakannya.

Cuci bersih pare dan bersihkan bijinya sampai semua hilang. Masukan pare dalam juicer lalu giling sampai halus. Tambahkan setengah gelas air dan minumlah seperti biasa.

Biasanya jus pare bekerja paling maksimal ketika diminum di pagi hari ketika perut dalam keadaan kosong. Dalam sehari dianjurkan untuk minum jus pare paling tidak 3 sampai 4 gelas.

Ini adalah salah satu dari sekian banyak obat-obatan yang bisa dimanfaatkan pasien diabetes tanpa perlu berpegang pada pengobatan kimia. Karena berasal dari bahan alami, metode pengobatan ayurvedic cenderung lebih aman, namun tetap tidak boleh meninggalkan konsultasi dan saran dari dokter.

 

Baca juga: OBAT HERBAL DIABETES DALAM BENTUK SUPLEMEN HERBAL

OBAT HERBAL DIABETES DALAM BENTUK SUPLEMEN HERBAL

Ada banyak alasan suplemen bisa sangat berguna sebagai obat diabetes terutama jika suplemen dengan kandungan herbal. Suplemen dengan bahan herbal dianggap lebih aman dan nyaman untuk tubuh karena minimnya resiko akibat penumpukan bahan kimia. Obat herbal untuk diabetes saat ini memang semakin banyak berkembang dan semakin diminati. Jumlah serta jenisnya juga semakin beragam yang semakin membuat orang tertarik dengan obat diabetes berbahan herbal.

Ada beberapa jenis obat diabetes herbal yang terkenal dan paling sering digunakan di antara obat diabetes lain. Meskipun sebenarnya bahan-bahan ini sangat mudah ditemukan di Indonesia serta mudah untuk diolah, kehadiran suplemen herbal ini bisa sangat membantu karena membuatnya lebih mudah dikonsumsi. Nah, berikut ini adalah beberapa jenis suplemen yang bisa digunakan sebagai obat dengan aman karena berbahan herbal.

 

Suplemen obat herbal diabetes dari kayu manis

Kayu manis sudah banyak digunakan sebagai obat diabetes yang cukup aman bagi tubuh karena kandungannya yang bisa membantu mengendalikan gula darah tanpa bahan kimia. Dengan menjadikannya suplemen, mengonsumsi kayu manis jadi lebih mudah dan tentu saja dengan dosis yang terukur. Dosis yang berlebihan dalam mengonsumsi kayu manis juga bisa membahayakan tubuh. Kayu manis akan menurunkan kadar gula darah tanpa menaikan jumlah insulin.

Suplemen obat diabetes dari fenugreek

Fenugreek saat ini banyak dijual dalam bentuk bubuk untuk membantu pasien diabetes dalam mengonsumsi fenugreek. Di dalam tubuh fenugreek akan menghalangi gula untuk ikut larut dalam darah sehingga fenugreek termasuk dalam metode pengobatan ayurvedic. Karena jarang ditemukan apalagi digunakan sehari-hari di Indonesia kehadiran suplemen jadi membuat fenugreek gampang ditemukan sekarang.

Suplemen herbal diabetes dari pare

Pare meskipun pahit ternyata obat diabetes yang sangat besar pengaruhnya. Karena rasanya yang pahit jarang ada orang ingin mengonsumsi pare sebagai makanan sehari-hari padahal manfaatnya ternyata bisa sangat baik bagi tubuh. Sekarang pare sudah ada yang dijual dalam bentuk bubuk jadi tidak perlu repot lagi mengolahnya menjadi enak untuk dikonsumsi. Biasanya pare bubuk akan dibuat menjadi minuman dan diminum di pagi hari dalam keadaan perut kosong. Minuman dari bubuk pare ini akan mengurangi kadar glukosa dan memberi manfaat bagi tubuh.

Sebenarnya ada begitu banyak bahan herbal yang bermanfaat sebagai obat diabetes, namun ini adakah tiga yang paling ramah bagi pasien diabetes. Tentu saja meskipun ramah bagi pasien diabetes dan mengandung bahan alami, konsultasi dengan dokter tetap harus dilakukan karena kondisi setiap pasien bisa berbeda-beda dan akan sangat mempengaruhi konsumsi obat-obatan lainnya.

 

Baca juga: OBAT DIABETES DALAM BENTUK SUPLEMEN TERBAIK

OBAT DIABETES DALAM BENTUK SUPLEMEN TERBAIK

Suplemen adalah salah satu saran obat diabetes yang paling banyak dimanfaatkan saat ini selain mengobati diabetes dengan diet, olahraga dan perubahan gaya hidup secara keseluruhan. Dengan mengonsumsi suplemen, pasien diabetes bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh tetapi tetap dengan taraf yang aman. Suplemen bisa dibuat dari berbagai macam bahan kandungan dan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, menjaga kesehatan dan mengontrol kadar gula darah. Tentu saja suplemen yang digunakan harus suplemen yang ramah terhadap pasien diabetes.

Suplemen ini dimaksudkan untuk mengurangi kadar gula darah bukan untuk menghilangkan diabetes seutuhnya. Meskipun mengandung manfaat selayaknya obat diabetes yang bisa menurunkan kadar gula darah, suplemen perlu adanya saran dan persetujuan dari dokter sebelum dikonsumsi rutin. Apalagi jika suplemen tersebut dikonsumsi bersama dengan obat diabetes sesuai resep dokter, jangan sampai antara suplemen dan obat justru tidak saling menemukan kesatuan yang malah membuat kondisi semakin parah. Dan ini adalah beberapa contoh suplemen yang akan membantu pasien diabetes dalam mengontrol kadar gula darahnya.

 

Obat diabetes dari chromium

Suplemen chromium sangat berguna bagi pasien diabetes tipe 2 karena kebanyakan pasien diabetes tipe 2 mengalami kekurangan chromium di dalam tubuhnya. Kekurangan chromium akan menyebabkan glukosa tidak bekerja dengan baik dan kadar gula darah tidak bisa turun secara alami. Menambahkan chromium dalam menu diet adalah kunci penting untuk menjaga gula darah tetap terkendali, tentunya dengan dosis yang disesuaikan dan telah diresepkan dokter.

Omega-3

Pasien diabetes selalu disarankan untuk mengonsumsi omega-3. Tetapi apakah kebutuhan omega-3 sudah cukup terpenuhi melalui menu diet? Suplemen omega-3 dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan omega-3 yang tidak bisa dipenuhi melalui pola diet sehari-hari. Dari menu diet, omega-3 diperoleh dari tuna, salmon dan flaxseed. Jika masih belum mencukupi, maka suplemen omega-3 bisa membantu.

Magnesium

Magnesium disebutkan dapat membantu kadar gula darah bagi pasien diabetes dan bagi pasien pra-diabetes dapat menurunkan resiko diabetes. Untuk menu diet magnesium bisa ditemukan pada kacang-kacangan, gandum utuh dan seral gandum utuh. Nah, jika dengan menu diet kebutuhan magnesium belum tercukupi, suplemen magnesium akan membantu.

Vitamin D

Suplemen yang mengandung vitamin D sangat penting bagi pasien diabetes tipe 2. Banyak penelitian menunjukan bahwa pasien diabetes tipe 2 membutuhkan vitamin D lebih dari vitamin C. Kenapa? Vitamin D akan membantu menyeimbangkan masalah metabolisme dan resistensi insulin yang membantu dalam mengurangi diabetes.

Vitamin D memang bisa diperoleh dari sinar matahari pagi, tapi tentu saja itu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh.

Obat diabetes alpha-lipoic-acid

Banyak penelitian telah menunjukan bagaimana alpha lipoic acid membawa perubahan bagi pasien diabetes setelah dikonsumsi rutin selama 3 minggu. Alpha lipoic acid dapat memperbaiki insulin dan meningkatkan sirkulasi darah dalam pembuluh yang bisa sangat berguna untuk mengurangi gula darah.

 

Baca juga: OBAT DIABETES UNTUK MERINGANKAN EFEK NEUROPATHY

OBAT DIABETES UNTUK MERINGANKAN EFEK NEUROPATHY

Obat diabetes, diet dan perubahan gaya hidup hanyalah sebagian kecil dari usaha untuk mencegah komplikasi akibat neuropathy dan mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan dari neuropathy itu sendiri tetapi hanya untuk sementara. Penggunaan obat untuk mengatasi neuropathy pada pasien diabetes hanya akan menutupi rasa sakitnya selama beberapa waktu, setelah efek obat tersebut habis, penggunaan obat kembali harus dilakukan untuk hasil yang lebih efektif. Yang menjadi masalah tentu saja karena penggunaan obat kimia berjangka panjang memiliki efek samping yang bisa berbahaya. Maka dari itu obat yang digunakan juga harus dengan persetujuan dokter untuk menghindari resiko komplikasi yang mungkin terjadi.

Supplement pengganti obat diabetes

Ada banyak cara lain tentu untuk mengatasi neuropathy dengan resiko seminimal mungkin. Sekarang mereka mulai beralih dari obat diabetes ke vitamin dan suplemen herbal untuk mengurangi rasa sakit, mati rasa dan kesemutan pada beberapa bagian tubuh dan memperbaiki kondisi kesehatan syaraf. Kebanyakan orang akan memilih suplemen herbal sebagai alternative obat untuk diabetes karena dirasa lebih aman dibandingkan obat yang memiliki kandungan bahan kimia tinggi. Penggunaan suplemen juga dirasa bisa jauh lebih efektif dalam menangani masalah neuropathy sampai ke akar-akarnya yang menyebabkan rasa sakit pada syaraf. Pengobatan ini akan bertahan lebih lama dibandingkan obat berbahan kimia.

Suplemen yang paling efektif untuk pasien neuropathy adalah vitamin B12, alpha lipoic acis, magnesium dan acetyl-l-carnitine.

Diet

Setelah suplemen, hal lain yang bisa meringankan rasa sakit akibat neuropathy adalah pola makan sehari-hari. Sama seperti obat, diet jika tidak dilakukan dengan bijak bisa membuat neuropathy semakin parah dan semakin menyakitkan. Hindari makanan yang dapat memperparah kondisi diabetes gula darah seperti makanan dengan pemanis tambahan, gula buatan, gluten, casein, serta olahan tepung. Makanan-makanan inilah yang akan mengancam kondisi kesehatan syaraf dan bahkan bisa memperparah kondisi syaraf yang sudah sakit.

Sedangkan makanan yang bisa menyehatkan pasien neuropathy adalah dengan memulai diet makanan yang berasal dari tumbuhan. Makanan yang berasal dari tumbuhan terbukti efektif menghentikan bahkan memperbaiki masalah diabetes neuropathy. Makanan seperti apa saja yang dimaksud? Penelitian menunjukan bahwa diet vegan rendah lemak dengan mengonsumsi makanan utuh diikuti olahraga rutin ternyata terbukti bisa mengurangi rasa sakit akibat neuropathy pada hampir semua kasus pasien diabetes tipe 2. Pastikan juga bahwa menu diet yang dikonsumsi kaya akan vitamin dan mineral: B12, B6, B2, B1, D, magnesium serta zinc.

 

Baca juga: OBAT HERBAL DIABETES DARI DAUN INSULIN

OBAT UNTUK DIABETES YANG BERESIKO MERUSAK SYARAF

Ternyata salah satu potensi yang menyebabkan neuropathy adalah beberapa obat yang digunakan untuk diabetes. Diabetes adalah penyebab utama dari neuropathy di seluruh dunia. Kira-kira sebanyak 70% pasien dengan diabetes menunjukan tanda-tanda munculnya neuropathy. Maka dari itu banyak orang menyarankan agar pasien diabetes dengan neuropathy atau pasien diabetes yang belum menunjukan tanda-tanda neuropathy untuk selalu menjaga gula darahnya tetap stabil.

Menjaga gula darah tetap stabil bisa dilakukan dengan kombinasi dari diet sehat, olahraga, perubahan gaya hidup dan mengonsumsi obat diabetes untuk mengontrol gula darah. Sayangnya ternyata ada beberapa jenis obat untuk diabetes yang justru menyebabkan neuropathy.

Bagi mereka yang memang memiliki diabetes, beberapa jenis obat seperti metformin bisa mempengaruhi kondisi syaraf. Kehadiran metformin berhubungan dengan meningkatnya resiko tubuh kekurangan vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 inilah yang akan menyebabkan neuropathy. Beberapa obat yang umumnya dapay menyebabkan kerusakan syaraf adalah seperti dalam artikel ini.

 

Obat yang bisa menyebabkan neuropathy untuk diabetes

  • Add a (Allopurinol)
  • Amiodarone
  • Ara-C
  • Carboplatin
  • Cisplatin
  • Colchicine
  • Danosine (ddl)
  • Dapsone
  • Disulfiram
  • Docetaxel
  • Etoposide (VP-16)
  • Ethambutol
  • Etoposide
  • Gentamin
  • Gold
  • Indomethacin
  • Isoniazid
  • Lithium
  • L-tryptophan
  • Contaminant
  • Mercury
  • Metronidazole
  • Misonidazole
  • Nitrofurantoin
  • Nitrous Oxide
  • Paclitaxel
  • Perhexilene
  • Phenytoin
  • Pyridoxine
  • Sulfapyridine
  • Statins
  • Stavudine (d4T)
  • Streptokinase
  • Suramin
  • Tacrolimus
  • Thalidomide
  • TNF-alpha antagonists
  • Tumor Necrosis Factor
  • Vincristine
  • Zalcitabine (ddC)
  • Zimeldine

Ini adalah beberapa obat yang dapat merusak syaraf dan menyebabkan neuropathy. Jika setelah mengonsumsi obat ini mulai merasakan gejala neuropathy, segera temui dokter untuk berkonsultasi. Dengan mengenali gejala neuropathy lebih awal dapat mencegah kerusakan lanjutan yang lebih berbahaya. Lalu gejala neuropathy seperti apa yang harus segera dikenali?

Gejala neuropathy yang harus diwaspadai

Mungkin kebanyakan orang diminta untuk mewaspadai gejala neuropathy seperti rasa sakit, kesemutan dan beberapa bagian yang mati rasa. Jika yang dialami adalah peripheral neuropathy yang menyerang kaki dan tangan, memang gejala tersebut yang paling mudah dikenali, meskipun itu bukan satu-satunya gejala neuropathy. Gejala-gejala lainnya tergantung dari jenis syaraf atau syaraf-syaraf apa yang rusak.

Syaraf sensorik: kerusakan yang terjadi pada syaraf sensorik biasanya akan menimbulkan rasa sakit, kesemuatan dan mati rasa. Gejala-gejala ini biasanya berhubungan dengan neuropathy.

Syaraf motorik: ketika syaraf motorik seseorang mulai sulit dikendailkan (sulit berjalan, mengambil sesuatu, atau menggerakan gerakan), bisa diwaspadai sebagai salah satu gejala neuropathy.

Syaraf autonomic: kerusakan pada syaraf autonomic akan menyebabkan masalah pada organ dalam tubuh yang dikendalikan syaraf yang bergerak tanpa sadar. Apa saja itu? Syaraf yang mengatur detak jantung, penafasan, keringat, tekanan darah dan masih banyak lagi.

Tidak semua obat untuk diabetes bisa menyebabkan neuropathy memang, tetapi ada baiknya untuk selalu berhati-hati dengan mengenali gejala neuropathy seawal mungkin setelah mengonsumsi obat tertentu. Jika perlu gantilah obat diabetes berbahan kimia dengan obat herbak khusus untuk diabetes. Obat herbal bisa jauh lebih aman dan minim resiko.

 

Baca juga: OBAT HERBAL UNTUK DIABETES DARI DALAM ESSENTIAL OIL