OBAT UNTUK DIABETES, PENYAKIT PALING BERBAHAYA SAAT INI

Obat untuk pasien diabetes semakin hari semakin meningkat permintaannya seiring dengan meningkatnya jumlah pasien diabetes yang terdiagnosis akhir-akhir ini. Menurut data dari WHO diabetes adalah penyakit endemik dunia yang harus semakin diperhatikan kehadirannya. Dari data tersebut disebutkan kira-kira ada 347 juta orang yang mengidap diabetes atau kira-kira setara dengan 5% populasi penduduk dunia saat ini. Meskipun hanya 5% tetapi angka ini sebenarnya terbilang cukup besar untuk suatu penyakit. Diperkirakan dalam 10 tahun ke depan jumlah ini akan meningkatkan hingga 50% dan menjadi penyebab kematian ke-7 di tahun 2030. Kenapa bisa begitu?

Perubahan gaya hidup yang semakin hari semakin jauh dari ramah lingkungan meningkatkan resiko seseorang terkena diabetes. Orang-orang jadi mudah mengonsumsi makanan manis, instan dan kurang mengandung gizi. Berbagai peningkatan sarana kehidupan juga membuat orang kurang bergerak dan beraktifitas fisik. Kondisi ini kemudian menyebabkan gula darah jadi lebih tinggi dari seharusnya dan mengharuskan pasien untuk mengonsumsi obat diabetes.

Sebenarnya penyebab diabetes tidak hanya karena makanan tidak sehat dan kurangnya aktifitas fisik saja, tetapi juga beberapa hal lain yang terjadi di dalam tubuh. Diabetes bisa saja disebabkan karena adanya masalah pada insulin. Insulin adalah hormone protein yang akan membantu sel untuk menggunakan gula sebagai energi dengan lebih efektif. Insulin akan memindahkan glukosa dari dalam pembuluh darah untuk masuk ke sel-sel yang ada di seluruh tubuh untuk kemudian digunakan sebagai bahan energi. Tanpa insulin ini yang akan menyebabkan seseorang mengalami gula darah tinggi atau hyperglikemia.

 

Jenis diabetes yang perlu diketahui untuk menentukan obat

Ada dua jenis atau tipe diabetes yang perlu diketahui dan mengetahui tipe diabetes yang dimiliki akan sangat berhubungan dengan menentukan obat untuk diabetes. Mungkin sudah cukup sering dibahas sebelumnya, maka kali ini akan sedikit diulang kembali secara singkat tentang diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 1 adalah kondisi ketika tubuh tidak mampu membuat insulin dalam jumlah cukup. Karena kondisi ini disebabkan oleh kegagalan salah satu organ tubuh, maka diabetes tipe 1 bisa dianggap sebagai penyakit auto imun dan tidak ada obat untuk menyembuhkan kondisi ini. Pasien harus menggunakan suntikan insulin untuk mendapatkan jumlah insulin yang sesuai dan mengatur gaya hidupnya agar tidak terjadi komplikasi.

Diabetes tipe 2 adalah kondisi dimana meski tubuh telah membuat insulin dalam jumlah cukup tetapi tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. 90% pasien diabetes adalah mereka yang memiliki diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 inilah yang berhubungan dengan obesitas, diet yang tidak sehat dan kurangnya aktifitas fisik.

Perlunya obat diabetes?

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa diabetes tipe 1 tidak dapat diobat seperti diabetes tipe 2. Namun obat untuk diabetes tidak berfungsi untuk menyembuhkan penyakit ini secara total, hanya untuk membantu mengendalikan gula darah. Gula darah tinggi dalam waktu lama akan sangat membahayakan tubuh dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan lain. Nah, bagi pasien diabetes sangat penting untuk memperhatikan konsumsi obat diabetes, menu diet sehari-hari dan kegiatan fisik seperti olahraga atau aktifitas fisik sederhana lainnya.

Obat untuk diabetes saat ini sudah semakin banyak pilihannya seiring dengan meningkatnya penelitian tentang obat diabetes. Obat diabetes berbahan herbal yang lebih aman saat ini semakin banyak seperti suplemen dengan daun yakon, mengkudu, pare dan masih banyak lagi. Atau bisa juga dijadikan konsumsi sehari-hari tanpa perlu dalam bentuk obat seperti menggunakan cinnamon pada minuman teh, madu asli atau buah-buahan yang membantu menurunkan kadar gula darah. Yang paling penting adalah ketahui tipe diabetesnya dan temukan metode pengobatan yang sesuai untuk mengendalikan gula darah.

 

Baca juga: Membuat Infused Water Untuk Penderita DIABETES Sebagai Herbal Ampuh