OBAT DIABETES GESTASIONAL HARUS YANG AMAN

Diabetes gestasional adalah kondisi yang harus segera mendapatkan obat atau metode pengobatan yang sesuai sebelum kondisi tersebut semakin membahayakan bagi sang ibu. Gestasional adalah diabetes yang terjadi pada ibu hamil pada minggu kedua atau ketiga masa kehamilannya. Tidak semua orang akan mengalami diabetes gestasional dan menurut statistic ada sekitar 5% wanita yang mengalami diabetes gestasional selama masa kehamilannya. Kondisi diabetes gestasional bisa terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup insulin untuk mengakomodasi kebutuhan kebutuhan ekstra akibat kehamilan.

Semua wanita memang memiliki resiko mengalami diabetes gestasional, tetapi yang paling beresiko adalah para wanita dengan BMI di atas 30.

Diabetes gestasional bisa berefek buruk pada kondisi janin dalam kandungan hingga kelahirannya. Penelitian terbaru menyebutkan bahwa anak-anak yang terlahir dari ibu dengan diabetes gestasional enam kali lebih besar kemungkinannya untuk mengalami diabetes tipe 2 bahkan sejak masih kecil. Resiko ini tentu berbahaya bagi kondisi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Jika seorang ibu memiliki resiko besar mengalami diabetes gestasional maka dokter mungkin akan menyarankan tes toleransi glukosa pada minggu ke-8 hingga ke-12 masa kehamilan. Deteksi dini diabetes gestasional membantu ibu dan dokter mempersiapkan pengobatan atau obat yang dibutuhkan dan telah disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

 

Efeknya terhadap tubuh

Sebenarnya efek yang paling besar dirasakan oleh bayi yang sedang dikandung. Ketika bayi dilahirkan. Bayi yang terlahir dari ibu dengan diabetes gestasional biasanya memiliki berat badan berlebihan atau di atas rata-rata bayi dari ibu yang sehat. Seiring berjalannya waktu, anak-anak dari ibu dengan gestasional juga akan meningkatkan resiko diabetes tipe 2.

Obat diabetes dan pengendalian gestasional

Karena bukan penyakit auto-imun atau kegagalan organ dalam melakukan tugasnya, diabetes gestasional hampir mirip dengan diabetes tipe 2. Dalam kasus diabetes tipe 2 dan gestasional, insulin tetap diproduksi namun tidak dalam jumlah cukup. Obat diabetes dan metode pengendalian bagi diabetes gestasional juga tidak terlalu berbeda dari diabetes tipe 2.

Pertama-tama yang harus dilakukan oleh ibu hamil adalah rutin mengecek kondisi gula darahnya dan lebih banyak mengonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayuran. Makanlah secara teratur sesuai waktu yang ditentukan dengan makanan yang rendah indeks glikemiknya. Selain janin juga butuh untuk makan secara teratur, ibu juga mendapat asupan energi dengan lebih baik. Hindari makanan dan minuman manis sebisa mungkin.

Selanjutnya jangan lupa untuk olahraga secara teratur dan sesuai untuk ibu hamil. Konsultasikan dengan dokter kandungan atau dokter ahli diabetes untuk menentukan olahraga yang tepat bagi pasien diabetes yang sedang hamil.

Terakhir adalah dengan memberikan obat bagi pasien diabetes gestasional. Pemberian obat baru dilakukan biasanya ketika kadar gula darah sudah terlalu tinggi dan metode pengobatan lain tidak membawa banyak perubahan. Konsumsi obat pada ibu hamil tentu juga mempertimbangkan kondisi janin dalam kandungan. Obat herbal mungkin bisa menjadi salah satu jalan keluar mengingat obat herbal terbuat dari bahan-bahan yang tidak berbahaya bagi tubuh.

 

Baca juga: OBAT DIABETES HERBAL PALING BANYAK DIMANFAATKAN