OBAT DIABETES DALAM MANAJEMEN ABC YANG AMAN

Mengendalikan diabetes tidak sekedar mengonsumsi obat sesuai resep dokter tapi juga mengendalikan berbagai kondisi kesehatan di dalam tubuh. ABC sederhana ini sebenarnya adalah cara untuk mengingat apa saja yang harus dijaga oleh pasien diabetes. Obat diabetes sangat berperan dalam menjaga gula darah tetap stabil, tetapi gaya hidup yang sehat bisa menjaga kondisi kesehatan pasien diabetes dengan lebih baik. Nah, bagian apa saja yang mesti dijaga dan dikendalikan oleh pasien diabetes baik itu dengan obat diabetes, diet dan olahraga.

 

A, menjaga A1c dengan obat diabetes

A1c sebenarnya adalah tes yang dilakukan untuk mengukur kadar gula darah rata-rata pasien diabetes selama 2-3 bulan. Tentu saja tes ini dilakukan oleh dokter ahli diabetes dan menunjukan seberapa banyak gula yang berada di luar sel darah merah. Karena menghitung banyaknya gula yang berada di luar sel darah merah maka semakin tinggi angkanya berarti semakin tinggi pula resiko seseorang terkena komplikasi akibat diabetes. Komplikasi yang biasanya terjadi pada pasien diabetes biasanya berhubungan dengan jantung, ginjal dan penyakit mata.

Dengan konsumsi obat diabetes rutin, diet dan olahraga pasien bisa menurunkan resiko tersebut perlahan-lahan. Mengurangi A1c meskipun hanya 1% ternyata bisa mengurangi resiko kerusakan mata, ginjal dan syaraf hingga 35%. Sebagian besar dokter menyarankan agar pasien diabetes mempertahankan A1c di bawah 7%. Namun kembali lagi, kondisi setiap orang bisa berbeda-beda dan sebaiknya konsultasikan pada dokter tentang berapa kadar A1c yang aman bagi tubuh.

B, mempertahankan tekanan darah (blood pressure)

Kebanyakan pasien diabetes memiliki masalah dengan tekanan darah. 60% pasien diabetes biasanya memiliki tekanan darah tinggi yang bisa berbahaya bagi tubuh. Tentunya semua orang tahu tekanan darah tinggi bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Tekanan darah tinggi akan meningkatkan resiko pasien diabetes pada kasus serangan jantung, stroke dan gagal ginjal.

Menjaga agar tekanan darah tetap stabil tidak selalu berhubungan dengan diabetes tapi lebih kepada gaya hidup yang sehat. Kurangi konsumsi makanan tinggi sodium dalam menu diet sehari-hari. Lalu atur dengan dokter berapa target tekanan darah yang harus dicapai masing-masing pasien. Kebanyakan mempertahankan tekanan darah di bawah atau kurang dari 130 adalah angka yang paling aman terutama jika pasien masih berusia muda.

C, mengontrol kadar cholesterol

Kolesterol sendiri dibagi menjadi dua yaitu kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL). Untuk kadar LDL yang harus dicapai seseorang sebaiknya di bawah 100 sedangkan kadar HDL pasien diabetes sebaiknya di atas 40 untuk pria dan 50 untuk wanita. Sementara untuk trigliserida sebaiknya dipertahankan kurang dari 150. Pada pasien diabetes kondisi kadar kolesterol lebih sulit diatur dan kesehatan jantung juga semakin beresiko. LDL atau kolesterol akan mengganggu kesehatan dengan menyumbat pembuluh darah, menyebabkan serangan jantung atau stroke. Nah, target LDL pada setiap orang bisa berbeda-beda tergantung keadaannya, jika memiliki penyakit kardiovaskular maka kadar LDL yang ditargetkan juga semakin rendah.

Untuk menjaga kadar kolesterol jahat tetap rendah maka kurangi mengonsumsi makanan dengan lemak jenuh dan makanan yang berasal dari hewan. Sementara untuk meningkatkan kadar HDL bisa dengan memperbanyak olahraga, mengonsumsi ikan, serat larut, serta gaya hidup sehat lainnya. Meningkatkan jumlah HDL akan membersihkan tubuh dari kolesterol jahat yang mengganggu kesehatan.

Management diabetes tidak selalu dikontrol dengan obat diabetes saja, tapi juga dengan memperbanyak olahraga dan mengonsumsi makanan sehat.

 

Baca juga: OBAT DIABETES DAN KAITANNYA DENGAN POTASSIUM