MEMAHAMI OBAT DIABETES, GLUKOSA DAN GULA DARAH

Selain obat diabetes yang harus dikonsumsi secara rutin, pasien diabetes pasti mengenal istilah glukosa dan gula darah yang harus dicapai sehari-hari. Ada daftar yang menunjukan kadar glukosa darah normal dan kadar gula darah aman bagi pasien diabetes. Obat diabetes memang difungsikan untuk menjaga kestabilan gula darah di dalam tubuh sehingga tidak heran pasien diabetes harus memahami kadar glukosa dan gula darah yang aman bagi kesehatan.

Terkadang beberapa orang masih kebingungan dengan perbedaan antara glukosa dan gula darah yang biasanya tercantum berbeda dalam artikel dengan artikel lainnya. Untuk menjawab hal tersebut silahkan lanjutakan membaca artikel ini.

 

Glukosa dan gula darah

Jika suatu hari nanti melihat ada artikel yang menyebutkan sesuatu tentang glukosa sementara artikel lain menyebutnya gula darah ketahuilah bahwa kedua hal tersebut adalah hal yang sama. Bagi orang yang baru saja didiagnosis dengan diabetes tipe 2 mungkin kedua hal ini terdengar berbeda, tetapi gula darah dan glukosa adalah dua hal yang sama. Jadi tidak perlu merasa cemas atau kebingungan ketika menemukan artikel dengan dua kata yang berbeda.

Nah, selanjutnya tentang apa pengaruh glukosa atau kadar gula darah dalam mengonsumsi obat diabetes? Kondisi kadar gula darah ini sangat berpengaruh terhadap konsumsi obat diabetes dan pengobatan diabetes lainnya.

Gula darah normal dan konsumsi obat diabetes

Sekali lagi perlu diingatkan bahwa konsumsi obat diabetes saja tidak cukup untuk menjaga agar gula darah berada di batas normal. Mempertahankan gula darah tetap normal bukan sekedar untuk menghindari diabetes tetapi juga komplikasi lain yang berhubungan dengan diabetes. Pasien diabetes memiliki resiko tinggi mengalami komplikasi pada masalah jantung dan masalah pada syaraf. Maka untuk menghindari komplikasi tersebut salah satunya adalah dengan menjaga kestabilan gula darah melalui obat diabetes, diet dan olahraga. Obat diabetes, diet dan olahraga dimaksudkan agar pasien bisa selalu memenuhi target glukosa dan gula darah yang disarankan dokter.

Gula darah normal pada saat tidak makan apa-apa atau gula darah puasa biasanya antara 70-99 mg/dl atau 4-6 mmol/l

Sedangkan dua jam setelah makan kurang dari 140 mg atau kurang dari 7.8 mmol/l.

Pada pasien pra-diabetes biasanya gula darah puasanya adaah 100-125 mg/dl atau 6.1-6.9 mmol/l dan kondisi gula darah dua jam setelah makan adalah 140-199 mg/dl atau 7.8-11 mmol/l.

Pada pasien diabetes kondisi gula darahnya sebelum makan biasanya di atas 126 mg/dl atau lebih dari 7.0 mmol/l dan kondisi gula darah dua jam setelah makan adalah 200 mg/dl atau lebih dari 11.1 mmol/l. Kondisi ini terlihat sangat tidak sehat dan bisa berbahaya bagi siapapun. Maka dari itu perlu adanya berbagai metode pengobatan yang membantu menjaga gula darah tetap stabil.

Pasien diabetes diharapkan bisa menjaga agar gula darahnya selalu memenuhi target. Berapakah target yang diharapkan?

Idealnya saat bangun tidur atau gula darah puasa pada pasien diabetes adalah 70-130 mg/dl atau 4-7.2 mmol/l.

Untuk gula darah dua jam setelah makan idealnya adalah di bawah 140 mg/dl atau di bawah 10 mmol/l.

Sementara gula darah yang harus dicapai sebelum tidur adalah 90-150 mg/dl atau 5-8.3 mmol/l.

Angka ini bukan patokan pasti, bisa saja berubah tergantung kondisi masing-masing pasien yang artinya perlu adanya konsultasi dengan dokter untuk menentukan goal yang tepat.

 

Baca juga: Membuat Infused Water Untuk Penderita DIABETES Sebagai Herbal Ampuh