YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

PASIEN DIABETES KETIKA MENGHADAPI HARI-HARI SAKIT

Menjaga kesehatan bagi pasien diabetes memang penting adanya, tetapi terkadang ada kondisi yang tidak terhindarkan sehingga pasien jatuh sakit. Tentu saja kondisi ini bisa jadi berbahaya karena daya tahan tubuh pasien diabetes yang tidak sebaik orang-orang tanpa diabetes. Penyakit biasa seperti flu mungkin bisa jadi mengarah pada kondisi kesehatan lain yang lebih berbahaya. Nah, makanya jangan pernah menganggap remeh kondisi ketika tubuh sedang tidak fit sesederhana apapun kondisi tersebut.

Sakit atau sedang tidak fit membuat kadar gula darah sulit dikontrol. Demam, flu, muntah-muntah atau bahkan masuk angin bisa menjadi masalah serius bagi pasien diabetes. Jadi berikut ini adalah hal-hal yang sebaiknya diingat ketika suatu hari tiba-tiba jatuh sakit atau sedang tidak enak badan.

 

Makan makanan yang sehat dan bergizi

Masalah utama ketika jatuh sakit adalah tidak nafsu makan. Ini akan jadi masalah besar mengingat pasien diabetes harus makan sesuai jam yang telah ditentukan untuk menjaga gula darah tetap stabil. Melewatkan waktu makan bisa membuat gula darah melonjak naik dan ini akan memperparah kondisi kesehatan pasien.

Pada saat sakit tubuh memang jadi lemah dan lesu, tetapi yang paling penting adalah tetap mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Tubuh yang sangat membutuhkan asupan nutrisi penting agar tetap fit melawan infeksi, virus dan bakteri yang ada dalam tubuh. Pasien diabetes harus tetap makan sesuai diet meal plan yang dibuat demi menguatkan tubuh dan menjaga agar gula darah tetap stabil.

Minum cairan yang tidak berkafein

Setiap satu jam sekali tubuh harus mendapat asupan cairan tanpa kafein atau paling tidak air putih. Ketika sakit tubuh akan sangat lemah karena kekurangan cairan. Maka jangan sampai tubuh kekurangan cairan karena justru akan semakin membuat sistem imun ikut lemah.

Kenapa harus minuman tanpa kafein? Karena kafein justru menyerap lemak lebih banyak, sehingga bukannya mendapat cukup cairan, tubuh justru semakin lemah karena kekurangan cairan.

Membuat catatan

Ketika sedang sakit seperti ini buatlah catatan untuk beberapa hal berikut ini:

Catatan makanan apa yang dimakan serta minuman yang dikonsumsi setiap hari. Ini untuk membuat rekaman apa saja makanan yang masuk ke dalam tubuh dan apakah makanan tersebut memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tubuh.

Catat juga kadar gula darah setiap empat jam sekali. Penting untuk memastikan bahwa gula darah tetap dalam keadaan stabil. Memiliki gula darah tinggi dalam keadaan sakit bisa membuat kondisi semakin parah. Begitu juga ketika gula darah mendadak rendah, gula darah rendah saja sudah bisa membuat seseorang lemah sampai hilang kesadaran, apalagi jika ditambah dengan sakit lainnya.

Catat kadar keton dalam tubuh jika menggunakan insulin setiap empat jam sekali.

Ketika sakit memang sebaiknya segera meminta bantuan dokter ahli untuk menentukan langkah selanjutnya yang lebih aman. Paling tidak pergilah ke dokter ketika:

  • Tidak dapat memakan makanan apapun (sulit menelan atau dimuntahkan lagi) dan minum cairan apapun.
  • Sering muntah dan diare.
  • Terlalu lemah untuk menggunakan obat diabetes.
  • Sulit mengontrol gula darah dan memiliki keton yang tinggi.

Kondisi ini harus ditangani oleh dokter ahli agar tidak membahayakan nyawa pasien diabetes. Jadi perhatikan baik-baik. Meskipun sakitnya kecil dan sederhana, kondisi diabetes bisa membuat penyakit ini jadi lebih parah. Jangan remehkan penyakit kecil, segera hubungi dokter jika memang ragu-ragu.

 

Baca juga: DIMANA DAN BAGAIMANA CARA KERJA OBAT DIABETES YANG DISUNTIKAN

DIMANA DAN BAGAIMANA CARA KERJA OBAT DIABETES YANG DISUNTIKAN

Kebanyakan orang menggunakan obat diabetes yang disuntikan untuk mengontrol diabetesnya. Bisa jadi obat yang disuntikan tersebut adalah insulin, tetapi bisa juga yang lain seperti hormone atau protein. Obat diabetes yang disuntikan juga memiliki cara dan area kerjanya masing-masing sama seperti obat dalam bentuk pil. Setiap bagian tubuh akan memiliki reaksi berbeda dengan obat yang diberikan, begitu juga sebaliknya, kebutuhan obat diabetes di setiap bagian tubuh bisa berbeda-beda. Maka dari itu sekarang akan coba dijelaskan bagaimana setiap obat bekerja di bagian tubuh yang berbeda bagi pasien diabetes.

 

Liver

Untuk liver obat yang digunakan adalah symlin (amylin).

Symlin dalam obat yang disuntikan menyasar liver sebagai tujuan utamanya. Obat diabetes ini berfungsi untuk membantu menurunkan kadar gula atau glukosa yang dibuat oleh liver.

Liver dan pankreas

Obat yang disuntikan Byetta, Bydureon, Victoza, Trulicity, Ozemplc.

Selain liver sendiri ada juga obat diabetes yang disuntikan untuk membantu memperbaiki kerja liver serta pankreas. Dua organ ini memang sangat berhubungan dengan diabetes karena di pankreas-lah insulin diproduksi.

Jadi tujuan obat ini adalah membantu pankreas untuk membuat insulin lebih banyak sehingga dapat memenuhi kebutuhan insulin dalam tubuh. Obat-obatan ini juga akan membantu menurunkan jumlah gula yang dibuat liver. Lebih jauh lagi, obat ini juga memungkinkan untuk mengurangi nafsu makan yang tentunya bagus untuk menurunkan berat badan. Menurunkan berat badan sangat penting bagi pasien diabetes karena dapat mengurangi resiko komplikasi dan kontrol terhadap gula darah yang lebih baik.

Lemak, otot, liver dan pankreas

Semua jenis insulin (Apidra, Humalog, Humulin, Lantus, Levemir, NovoLog, Novolin, dan insulin jenis lainnya).

Kebanyakan orang sudah tahu bahwa insulin sangat penting untuk tubuh dan pasien diabetes biasanya tidak memproduksi insulin sendiri sehingga butuh suntikan insulin agar kebutuhan insulin dalam tubuh dapat terpenuhi. Suntikan insulin disuntikan ke dalam tubuh untuk menggantikan insulin yang dibutuhkan oleh tubuh, menurunkan kadar gula darah yang dibuat oleh liver dan membantu agar gula dapat masuk ke dalam sel lalu diubah menjadi energi. Selain tidak dapat memenuhi kebutuhan insulinnya sendiri, pasien diabetes juga akan mengalami resistensi insulin atau tubuh yang tidak sensitif terhadap jumlah insulin yang ada dalam tubuh. Untuk itulah suntikan insulin dibutuhkan oleh pasien diabetes.

Ini hanya sebagian kecil obat untuk diabetes yang disuntikan. Masih ada obat lain yang digunakan dengan cara disuntikan, namun ini adalah beberapa yang harus diketahui. Temui dokter khusus diabetes jika ingin mengonsultasikan obat diabetes yang harus digunakan.

 

Baca juga: PENYAKIT DIABETES MEMBUAT SULIT MENYETIR?

PENYAKIT DIABETES MEMBUAT SULIT MENYETIR?

Menyetir dengan aman meskipun memiliki penyakit diabetes

Meskipun penyakit diabetes tidak benar-benar menghalangi seseorang dari melakukan aktifitas sehari-harinya, namun ada situasi dimana penyakit ini bisa membuat kondisi berubah. Menyetir bisa jadi kegiatan yang mungkin terganggu akibat penyakit diabetes. Ada situasi tertentu di mana konsentrasi seseorang terganggu, perasaan terlalu lelah, hingga kehilangan kesadaran di tengah-tengah menyetir yang tentu saja berbahaya untuk keselamatan semua orang.

Kondisi kesehatan pasien diabetes bisa berubah secara mendadak tanpa diketahui sebabnya. Maka dari itu ada baiknya untuk membuat segala persiapan sekaligus langkah antisipasi agar perjalanan dengan menyetir sendiri jadi lebih nyaman dan aman.

 

Apa yang harus selalu dilakukan?

Pertama-tama cek dulu kadar gula darah sebelum mulai menyetir. Jika gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah, jangan buru-buru menyetir karena dapat berbahaya. Rasa lelah dan ngantuk bisa saja membuat pasien diabetes kehilangan konsentrasi saat menyetir. Jika gula darah terlalu rendah dan tidak segera diatasi, pasien diabetes kehilangan kesadaran mendadak. Maka pastikan kondisi gula darah dalam keadaan stabil sebelum mulai menyetir.

Ketika melakukan perjalanan panjang, cek kadar gula darah setiap dua jam sekali.

Selalu bawa minimal 15 gram snack yang mengandung gula beraksi cepat atau sesuatu yang mengandung gula tinggi untuk keadaan darurat gula darah terlalu rendah. Jika merasakan gejala gula darah rendah segera menepi atau pergi tempat yang aman untuk memarkirkan kendaraan.

Untuk kondisi gula darah rendah segera atasi dengan snack, permen atau minuman dengan glukosa tinggi agar gula darah naik kembali. Tunggu 15 menit untuk kemudian melakukan tes gula darah sebelum benar-benar mulai menyetir. Jika gula darah masih belum juga kembali normal, ulangi prosesnya dan tunggu lagi. Mulailah menyetir hanya saat gula darah sudah kembali normal.

Lakukan pengecekan mata secara teratur karena menyetir dalam keadaan pandangan yang bagus.

Apa yang tidak boleh dilakukan?

Untuk mereka yang memiliki penyakit diabetes, hal-hal ini sebaiknya tidak dilakukan jika ingin menyetir dengan aman.

  • menyetir sambil minum. Karena pasien diabetes sering merasa haus, menyetir sambil minum mungkin jadi sesuatu yang harus dilakukan. Tetapi hal ini tentu berbahaya karena dapat mengganggu konsentrasi. Kebanyakan minum juga akan membuat seseorang sering buang air kecil, ini juga bisa membuat kegiatan menyetir jadi tidak nyaman dan terganggu.
  • menyetir ketika tubuh benar-benar tidak fit atau stress. Stress dan sakit adalah kondisi yang sangat rawan bagi pasien diabetes untuk mengalami lonjakan gula darah atau justru gula darah yang turun drastis.
  • tetap menyetir meskipun sadar dengan gejala kadar gula darah rendah.
  • langsung menyetir setelah mengatasi gula darah rendah. Tunggu sampai gula darah kembali normal atau mendekat normal paling tidak.

Ketika menyetir selalu ada kendaraan lain di sekitar atau penumpang yang tentu ingin perjalanan yang amanm jadi perhatikan bagaimana mengelola diabetes dengan baik sebelum mulai meyetir.

 

Baca juga: KADAR GULA DARAH NORMAL SELAMA TRAVELING

KADAR GULA DARAH NORMAL SELAMA TRAVELING

Menjaga kadar gula darah normal selama perjalanan

Apakah bisa menjaga gula darah normal ketika melakukan traveling? Tentu ini menjadi kecemasan tersendiri bagi pasien diabetes ketika akan pergi traveling. Berbagai kegiatan yang mungkin menimbulkan stress, makanan yang tidak teratur, istirahat yang sulit didapatkan dan banyak faktor eksternal lain mungkin bisa memicu gula darah tidak stabil. Ketika gula darah mendadak tinggi, tentunya banyak hal harus dilakukan agar gula darah kembali stabil dan tidak mengganggu perjalanan. Hal-hal tak terduga juga bisa terjadi ketika gula darah turun jauh, pasien dengan diabetes bisa saja kehilangan kesadaran mendadak dalam perjalanan. Nah, untuk berjaga-jaga agar situasi yang tidak diinginkan bisa teratasi dengan lebih baik, coba ikuti check list berikut ini.

 

Sebelum pergi

Rencanakan perjalanan ini jauh-jauh hari. Mulai dari tujuan, cara bepergian (darat, laut, udara), lama perjalanan, lama tinggal, kondisi di lokasi dan sebagainya. Dengan perencanaan yang matang maka akan mudah mendapat gambaran bagaimana dan seperti apa kondisi yang harus dipersiapkan. Konsultasikan dengan dokter apakah rencana traveling ini apa atau tidak? Mintalah saran bagaimana membuat perjalanan tersebut aman. Jika dokter telah menyetujui maka perjalanan bisa dipastikan akan lebih mudah.

Tanyakan juga apakah harus ada resep lebih lanjut yang harus dipersiapkan atau obat-obatan yang harus dibawa agar pada saat mulai perjalanan sudah dalam kondisi fit dan sehat.

Ketika berangkat

Obat

Buatlah daftar obat-obatan yang perlu dibawa dan dikonsumsi rutin beserta dosis dan jumlah yang harus dibawa. Kumpulkan obat-obatan tersebut dan pastikan bahwa semua yang dibutuhkan sudah tersedia dengan jumlah dan dosis yang tepat.

Setelah itu pisahkan menjadi dua bagian, yang pertama akan dibawa dalam tas tangan atau tas yang selalu berada dalam jangkauan selama perjalanan. Setengahnya lagi akan dibawa dalam koper. Jangan lupa untuk memberikan ekstra backup, jika terjadi sesuatu selama perjalanan dan obat yang dipersiapkan tidak mencukupi. Tidak hanya ekstra untuk obat tetapi juga ekstra insulin. Simpan insulin dalam wadah yang dingin dan kering untuk menjaga agar tidak rusak.

Catatan untuk yang bepergian dengan transportasi udara pastikan bahwa obat-obatan dan kebutuhan lainnya berada dalam tempat aslinya.

Alat pengecekan gula darah

Bawalah selalu ekstra strip pengecekan gula darah untuk berjaga-jaga jika harus melakukan pengecekan gula darah cukup sering. Jangan lupa juga untuk membawa ekstra baterai.

Identitas

Untuk pasien diabetes sebaiknya membawa kartu identitas yang menunjukan kondisi diabetes atau paling tidak menggunakan gelang yang bisa memberi tahu orang lain bahwa Anda memiliki diabetes.

Bawa juga kartu asuransi untuk kondisi darurat yang mengaruskan pergi ke rumah sakit.

Perlengkapan lain untuk dibawa

Bawalah paling tidak 15 gram snack yang mengandung gula tinggi dan bereaksi cepat pada tubuh seperti permen misalnya. Atau membawa glukosa tablet antisipasi ketika gula darah turun.

Bawa makan besar tambahan untuk berjaga-jaga ketika perjalanan tertunda (delay atau kena macet) dan sulit menemukan tempat makan.

Selalu gunakan alas kaki yang nyaman, empuk dan pas di kaki sehingga tidak menimbulkan luka atau lecet selama perjalanan.

Siapkan nomer dokter yang rutin dikunjungi agar mudah dihubungi saat keadaan darurat. Selain nomor dokter, siapkan juga nomor darurat lain seperti nomor orangtua, nomor wali atau nomor orang yang bisa dihubungi lain untuk membantu di keadaan darurat.

Terkadang traveling jauh juga menimbulkan perubahan waktu. Sesuaikan jam makan dengan perubahan waktu di tempat tujuan jika perlu, ini penting agar tubuh tidak kehilangan asupan nutrisi rutinnya.

Itu tadi sedikit tentang persiapan melakukan traveling bagi orang dengan diabetes. Menjaga kadar gula darah tetap normal selama perjalanan bukan hal yang tidak mungkin lagi sekarang.

 

Baca juga: KOMPLIKASI DIABETES DAN KESEHATAN JANTUNG

KOMPLIKASI DIABETES DAN KESEHATAN JANTUNG

Komplikasi diabetes bisa menyebabkan berbagai kerusakan di organ dalam tubuh termasuk salah satunya adalah jantung. Mereka yang memiliki penyakit diabetes dua kali lebih beresiko mengalami masalah pada jantung atau terkena penyakit lain yang berhubungan dengan jantung jika dibandingkan mereka yang tidak memiliki penyakit diabetes. Di Amerika sendiri misalnya, penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu jika dibandingkan masalah kesehatan lain. Tentu saja ini harus menjadi peringatan bahwa masalah jantung bukan masalah sederhana, jika tidak ditangani segera bisa jadi masalah yang merenggut nyawa.

Untuk mereka yang memiliki penyakit diabetes wajib hukumnya menjaga kondisi kesehatan jantung dan mencegah komplikasi diabetes yang berhubungan dengan jantung. Apa yang harus dilakukan untuk menjaga agar jantung selalu dalam kondisi sehat?

 

Apa yang harus dilakukan?

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, begitu juga mencegah komplikasi diabetes pada jantung. Ada cara untuk menurunkan resiko serangan jantung, stroke, atau kerusakan pembuluh darah akibat diabetes.

Selalu kendalikan kadar gula darah dalam tubuh. Konsultasikan dengan dokter metode diet dan olahraga yang berfungsi untuk menjaga agar gula darah tetap stabil. Makanan yang masuk berperan besar terhadap jumlah glukosa yang masuk ke dalam tubuh. Sementara olahraga membantu menjaga jumlah lemak, membantu menurunkan berat badan dan memastikan bahwa glukosa dalam tubuh digunakan secara tepat. Obat diabetes juga penting untuk dikonsumsi tepat waktu jika dokter meresepkan. Jangan menggunakan obat diabetes tanpa konsultasi atau persetujuan dokter.

Jaga tekanan darah tetap stabil. Salah satu hal yang menyebabkan penyakit jantung adalah tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi bisa mengakibatkan jantung bekerja lebih keras, pecahnya pembuluh darah dan mengarah pada resiko stroke.

  • Kolesterol juga harus dijaga kestabilannya. Ketika kadar kolesterol jahat terlalu tinggi juga menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, salah satunya adalah penyumbatan pembuluh darah. Penyumbatan pembuluh darah bisa berujung pada kerusakan pembuluh darah, jika sampai parah akan menjadi stroke.
  • Kurangilah berat badan jika memang kelebihan berat badan.
  • Sehatkan jantung, sehatkan badan
  • Ketahuilah bahwa menjaga kesehatan jantung bisa membawa banyak kebaikan untuk tubuh.

Selalu ikuti diabetes meal plan yang direncanakan bersama dokter atau ahli gizi. Seperti disebutkan sebelumnya, makanan berperan besar karena setelah masuk ke dalam tubuh makanan akan dipecah menjadi berbagai nutrisi. Ada yang bisa menjaga agar gula darah tetap stabil, ada yang bisa menjaga berat badan dan ada yang menyehatkan organ tubuh lain. Inilah pentingnya mengikuti aturan diet yang benar.

Lakukan olahraga secara rutin atau paling tidak melakukan aktifitas fisik yang membakar lemak dan energi di dalam tubuh.

Konsumsi obat diabetes secara rutin jika diresepkan oleh dokter.

Jika merokok, berhentilah segera. Rokok dan segala macam kandungan di dalamnya sangat tidak baik untuk kesehatan terutama kesehatan jantung. Resiko penyakit jantung akan menjadi berkali-kali lipat pada pasien diabetes yang memiliki kebiasaan merokok.

 

Baca juga: YUK, BELAJAR LAGI TENTANG PENYAKIT DIABETES KETOACIDOSIS

YUK, BELAJAR LAGI TENTANG PENYAKIT DIABETES KETOACIDOSIS

Salah satu hal yang harus dilakukan ketika didiagnosis dengan penyakit diabetes adalah terus belajar dan menambah pengetahuan tentang penyakit diabetes itu sendiri. Nah, salah satu yang wajib banget untuk dipelajari adalah tentang diabetes ketoacidosis. Kondisi ini mungkin akan sering ditemui pada beberapa pasien diabetes. Jangan menganggap remeh masalah kesehatan satu ini karena jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat bisa mengakibatkan kondisi yang parah seperti kehilangan kesadaran, koma dan kerusakan organ dalam. Jadi, mulai sekarang edukasi diri dengan pengetahuan tentang penyakit diabetes ketoacidosis.

 

Penyebab ketoacidosis

Kekurangan insulin di dalam tubuh adalah penyebab utama diabetes ketoacidosis. Kekurangan insulin sendiri bisa diakibatkan karena infeksi atau karena penyakit, salah satunya adalah diabetes. Umumnya memang terjadi pada pasien dengan diabetes tipe 1.

Yang sebenarnya terjadi adalah ketika tubuh tidak memproduksi insulin yang cukup sehingga sel di dalam tubuh tidak mendapat asupan gula sebagai sumber energi. Tanpa gula yang menjadi bahan bakar energi, tubuh menggunakan sumber cadangan lain untuk diubah menjadi energi yaitu persediaan lemak tubuh. Lemak yang dipecah ini akan mengakibatkan peningkatan kadar keton dan ketoacid, penurunan pH level dan metabolism acidosis.

Gejala-gejala

Ini adalalah beberapa hal yang harus menjadi perhatian pasien diabetes karena bisa jadi hal-hal ini adalah gejala awal dari diabetes ketoacidosis. Gejala yang dialami tidak selalu sekaligus, mungkin bisa beberapa. Namun, meskipun hanya menunjukan satu dua gejala sebaiknya tetap dijadikan alarm peringatan untuk segera melakukan pengecekan.

Beberapa gejala diabetes ketoacidosis:

. Polyuria (peningkatan intensitas buang air kecil)

. Polydipsia (peningkatan rasa haus ekstrim)

. Polyphagia (peningkatan rasa lapar berlebihan)

. Penurunan berat badan secara mendadak

. Muntah-muntah

. Dehidrasi

. Sakit di bagian perut

. Nafas yang beraroma buah

. Kesulitan bernafas

. Adanya peningkatan intracranial pressure (ICP)

. Hypokalemia

Untuk ICP dan hypokalemia bisa disebut sebagai titik kritis. Pada gejala hypokalemia, insulin akan memindahkan potassium kembali ke dalam sel dan mengurangi jumlah potassium yang ada dalam darah. sementara pada peningkatan intracranial pressure adalah kondisi ketika kadar glukosa turun jauh dalam tubuh, air akan masuk dalam cerebral spinal fluid (CSF) dan ke otak. Dari penjelasan ini tentu terlihat betapa berbahayanya penyakit diabetes ketoacidosis.

Apa yang harus dilakukan pasien?

Yang pertama tentu saja mengonsumsi obat secara rutin sesuai resep dokter. Ini penting untuk menjaga kestabilan gula darah dan sensitifitas tubuh terhadap insulin.

Kedua, selalu lakukan pengecekan glukosa dalam darah dan keton dalam urin sesuai resep dokter.

Ketiga, ketika dalam keadaan sakit ikuti resep dokter untuk selalu mengonsumsi obat tepat waktu dan mendapatkan suntikan insulin sesuai jadwal. Minum air yang banyak karena tubuh akan semakin kekurangan cairan ketika sakit. Jangan lupa untuk selalu makan yang banyak dan jika memungkinkan meminum minuman tinggi karbohidrat.

Kapan harus segera pergi ke dokter?

Karena ketoacidosis bisa semakin parah jika tidak segera pergi ke dokter, ini adalah kondisi yang mengharuskan pasien dengan penyakit diabetes segera ke dokter:

  • ketika gula darah lebih tinggi daro 250 dalam waktu 2 kali berturut-turut.
  • kandungan keton dalam urin tinggi
  • diare terus menerus
  • kesulitan bernafas
  • kesadaran hilang timbul.

Nah, ini tadi sekilas info tentang diabetes ketoacidosis, termasuk penanganan dan bagaimana mencegahnya. Selamat belajar.

 

Baca juga: KETON DAN KOMPLIKASI DIABETES