YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

TENTANG DIABETES TIPE 1 DAN 2 SERTA PERAN OBAT DIABETESNYA

Obat diabetes dibuat untuk membantu memudahkan hidup pasien diabetes karena obat diabetes tidak benar-benar bisa menyembuhkan diabetes. Obat diabetes juga dimaksudkan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi pada pasien diabetes. Diabetes tipe 1 dan tipe 2 memiliki perbedaan yang cukup jelas, tetapi ternyata selain itu ada diabetes tipe 1 dan 2 ada juga beberapa jenis penyakit diabetes lain yang diketahui. Memilih obat diabetes tentu juga harus dibarengi dengan pemahaman tentang perbedaan diabetes itu sendiri.

 

Tipe 1

Diabetes tipe 1 biasanya mulai terdiagnosa sejak masih kanak-kanak, tetapi sebenarnya penyakit ini juga bisa didiagnosa pada usia berapapun. Asal penyakit adalah ketika sistem imun dalam tubuh menghancurkan semual sel beta yang diproduksi oleh tubuh sendiri. Karena penyakit ini berasal dari kelainan yang dialami tubuh maka sulit untuk menyembuhkan penyakit ini hingga bersih.

Metode pengobatan yang dimungkinkan dari diabetes tipe 1 adalah penggunaan suntikan insulin secara rutin untuk bertahan hidup. Suntikan insulin adalah satu-satunya cara untuk menjaga pasien diabetes tidak kekurangan insulin yang memang dibutuhkan tubuh sehingga penyakit ini tidak dapat dikontrol tanpa insulin. Selain tidak bisa dikontrol tanpa insulin, diabetes tipe 1 juga tidak dapat dicegah.

Tipe 2

Penyakit ini umumnya mulai didiagnosa ketika seseorang berusia lebih dari 40 tahun, tetapi tentu saja ada kemungkinan didiagnosa sebelum itu. Kemungkinan penyakit ini disebabkan oleh tubuh yang resistan terhadap insulin atau tidak menggunakan insulin dengan semestinya. Umumnya hal ini tidak terjadi dari lahir tetapi akibat dari perubahan gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari.

Karena berasal dari kebiasaan hidup yang kurang teratur, maka cara untuk mengobati diabetes tipe 2 adalah dengan memulai program diet sehat, olahraga dan mengonsumsi obat diabetes sesuai anjuran dokter. Seiring berjalannya waktu pasien diabetes tipe 2 juga mungkin akan membutuhkan suntikan insulin.

Metode pencegahan bagi diabetes tipe 2 adalah dengan memulai gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat adalah salah satu cara paling banyak dilakukan untuk mengurangi resiko diabetes tipe 2. Beberapa pasien diabetes tipe 2 juga dapat mengonsumsi obat diabetes dengan aturan yang telah ditetapkan dokter lalu mendapatkan kesembuhannya lagi. Tetapi hal itu tidak terjadi pada semua pasien diabetes tipe 2.

Diabetes lain

Ada tahapan ketika seseorang menunjukan gejala mengarah ke diabetes tipe 2 yang disebut prediabetic.

Gestasional diabetes adalah bentuk diabetes di masa kehamilan

Sumber: diabetes.co.uk

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/kenali-tanda-dka-bantu-menentukan-obat-diabetes-penolongnya/

KENALI TANDA DKA BANTU MENENTUKAN OBAT DIABETES PENOLONGNYA

Meskipun diabetes tipe 1 mungkin tidak memiliki obat yang bisa benar-benar menyembuhkan, pasien tetap butuh metode pengobatan yang tepat untuk mengurangi resiko terjadinya komplikasi yang lebih parah. DKA atau Diabetic Ketoacidosis adalah kondisi kesehatan serius yang merupakan komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit diabetes yang tidak diobati atau tidak terdeteksi atau dari tubuh yang kekurangan insulin. DKA yang tidak ditangani dengan benar akan mengakibatkan pasien mengalami koma hingga mengarah pada kematian. Jika dikonsultasikan dengan dokter diabetes berpengalaman maka kondisi ini mungkin bisa diobat dengan obat diabetes atau dengan metode pengobatan lain. Maka kenali tanda-tanda dari DKA itu untuk mempercepat proses penanganannya.

 

Tanda awal DKA

Tanda-tanda awal seseorang mengalami DKA adalah mulai mudah merasa haus sehingga akan sering-sering minum. Karena terlalu sering minum tubuh juga akan memproduksi urin lebih banyak. Biasanya tanda-tanda ini sudah sering dialami oleh pasien diabetes sehingga menjadi tidak waspada ketika ternyata gejala-gejala itu mengarah pada kondisi yang lebih parah.

Gejala selanjutnya adalah kadar gula darah yang menjadi lebih tinggi dan kadar ketone pada urin juga tercatat tinggi. Itulah pentingnya untuk selalu mencatat kadar gula darah dan ketone setiap kali melakukan pengecekan angka kemudian melaporkannya pada dokter. Angka tersebut mungkin bisa digunakan sebagai rujukan untuk menentukan apakah obat diabetes yang telah diresepkan memberi perubahan atau tidak sekaligus untuk mengetahui adanya kemungkinan pasien memiliki masalah kesehatan lebih lanjut.

Tanda DKA parah

Ketika DKA sudah berada dalam level parah pasien akan mulai sering merasa lemah dan sering mengantuk. Pada tahap ini kulit juga akan mulai terasa kering dan mudah mengelupas.

DKA juga akan menyebabkan pasien diabetes merasa pusing, mual, muntah dan rasa sakit pada bagian perut. Pasien diabetes juga mungkin akan merasa sulit bernafas dan nafasnya berbau manis seperti buah-buahan. Kadang tanda-tanda ini sering kali disepelekan dan berujung pada kondisi kesehatan pasien yang semakin parah.

Dengan mengenali gejala awal dan gejala ketika DKA pada kondisi yang parah akan membantu menyelamatkan hidup pasien diabetes. Dengan bantuan dokter atau mungkin ditambah obat diabetes, penyakit ini mungkin bisa dicegah dari awal. Jika merasakan tanda-tanda tersebut pada tubuh segera pergi ke dokter untuk memeriksakan diri.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/memahami-diabetes-ketoacidosis-sebelum-menentukan-obat/

MEMAHAMI DIABETES KETOACIDOSIS SEBELUM MENENTUKAN OBAT

Sebelum mulai menentukan tentang obat diabetes apa yang harus digunakan, tentu yang pertama dilakukan adalah memahami jenis penyakitnya. Berbeda jenis diabetesnya, berbeda pula penanganannya dan obat diabetes yang harus digunakan. Diabetic ketoacidosis atau DKA adalah salah satu komplikasi yang paling besar dari diabetes mellitus tipe 1 atau juvenile-onset diabetes. Karena merupakan komplikasi diabetes tipe 1 yang merupakan penyakit ketika tubuh tidak dapat memproduksi insulin sendiri, maka sulit untuk menentukan obat diabetes yang dapat membantu kondisinya. Tetapi untuk lebih lanjutnya, pasien diabetes sebaiknya paham komplikasi apa saja yang muncul dengan kondisinya yang mengalami diabetes.

 

Stress

Pasien diabetes disarankan untuk tidak terlalu banyak mengalami stress. Stress yang paling sering dialami oleh pasien diabetes mellitus tipe 1 adalah kondisi tubuh yang sering tidak nyaman lalu sakit. Biasanya sakit yang sering terjadi adalah masalah pencernaan serta flu. Mereka yang memiliki diabetes tipe 1 mudah sekali terkena flu.

Ketika pasien diabetes tipe 1 mengalami stress, tubuh akan merespon dengan mengeluarkan berbagai hormone untuk mengendalikan stress tersebut. Ketika seseorang mengalami stress beberapa hormone akan dilepaskan sebagai respon terhadap stress tersebut. Hormon-hormon yang terlibat adalah kortisol, epinephrine, dan norepinephrine. Hormon ini semua akan berlawanan dengan insulin dan menyebabkan gula darah justru meningkat.

Defisit insulin

Pasien dengan diabetes tipe 1 biasanya memiliki kondisi tubuh yang selalu kekurangan insulin dikarenakan adanya auto-antibody yang memproduksi sel beta pankreas. Ini menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi insulin sesuai kebutuhan, lama-lama tubuh akan sulit memenuhi kebutuhan insulin tanpa adanya suntikan insulin.

Hyperglycemia dan lipolysis

Akibat dari deficit insulin ini, pasien diabetes akan sering mengalami hypergycemia dan mulai memecah lemak untuk dijadikan energi dalam sehari.

Ketoacidosis

Nah, lalu ketoacidosis adalah kondisi ketika lemak mulai dipecah untuk dijadikan energi mereka akan berubah menjadi asam lemak bebas, lalu berubah menjadi keton dan keto-acid. Setelah itu pasien juga mulai menunjukan tanda-tanda metabolisme acidosis.

Itu tadi sekilas penjelasan tentang diabetic ketoacidosis. Karena tidak semua obat diabetes bisa digunakan, sebaiknya konsultasikan pada dokter jika terjadi masalah pada kondisi kesehatan tubuh lalu tanyakan obat apa yang harus digunakan.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-minum-untuk-pasien-diabetes-yang-harus-diketahui/

OBAT MINUM UNTUK PASIEN DIABETES YANG HARUS DIKETAHUI

Kali ini akan dibahas berbagai macam obat diabetes yang digunakan dengan cara diminum. Ada berbagai jenis obat diabetes yang tersedia, baik herbal atau yang berbahan kimia dan tentu saja berbeda juga antara obat diabetes tipe 2 dengan tipe 1. Untuk lebih kenal tentang jenis dari masing-masing obat tersebut akan dibahas pada artikel ini secara singkat. Yang akan dibahas di sini adalah obat-obatan yang berhubungan dengan pasien diabetes tipe 2.

 

Sitagliptin

Ini adalah obat yang digunakan oleh pasien diabetes tipe 2. Fungsi dari obat ini adalah untuk meningkatkan kadar beberapa hormone penting yang nantinya akan mendorong pelepasan. Selain meningkatkan kadar hormone, obat ini akan menurunkan glukosa yang naik setelah makan besar.

Tetapi tentu saja obat ini juga memiliki efek samping. Efek samping yang mungkin terjadi adalah rasa tidak nyaman pada perut dan masalah pernafasan.

Sitagliptin + metformin

Obat ini digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap jumlah insulin yang ada. Kemudian obat ini juga akan membantu pankreas untuk mengeluarkan insulin dengan jumlah yang lebih wajar.

Efek samping dari obat ini adalah perut yang terasa kembung, diare, dan masalah pada area pernafasan.

Sulfonylureas

Masih obat untuk diabetes tipe 2 yang tujuannya adalah mendorong pankreas untuk membuat insulin dan menurunkan gula darah sebelum dan setelah makan. Namun setelah mengonsumsi obat ini efek sampingnya adalah hypoglicemia atau gula darah menjadi rendah.

Metformin

Obat ini berfungsi untuk meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin yang dihasilkan. Efek samping yang mungkin ditimbulkan dari konsumsi obat ini adalah mual serta diare.

Alpha-glucosidase inhibitors

Obat ini digunakan untuk memperlambat penyerapan karbohidrat dan membantu menurunkan kadar glukosa setelah makan besar. Untuk berhati-hati obat ini juga memiliki efek samping seperti perut yang kembung dan gas di dalam perut.

Colesevealm

Secara umum obat ini berfungsi untuk menurunkan kadar glukosa dan meningkatkan kerja sistem pencernaan. Efek samping dari konsumsi obat ini adalah hearthburn, perut terasa kembung dan membengkak serta konstipasi.

Glinides

Terakhir, obat ini digunakan untuk menstimulasi pankreas agar mengeluarkan insulin setelah makan besar dengan begitu glukosa darah setelah makan akan menjadi lebih baik. Efek sampingnya adalah obat ini akan menyebabkan hypoglicemia.

Sebelum benar-benar menggunakan obat ini sebaiknya kembali lagi konsultasikan dengan dokter diabetes terpercaya. Jika efek sampingnya terlalu parah segera laporkan dan minta agar obat tersebut disesuaikan kembali.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/resep-obat-diabetes-herbal-dengan-dandelion-tea/

KONSUMSI RAW CACAO DAN EFEK SAMPINGNYA SEBAGAI OBAT DIABETES

Ternyata sebagai obat diabetes yang cukup enak, raw cacao bisa dikonsumsi dengan berbagai cara berbeda. Raw cocoa tidak cuma dikonsumsi dengan cara dimakan seperti cokelat biasa, ada banyak cara menggunakan raw cocoa sebagai obat diabetes.

 

Cara menggunakan raw cocoa

Raw paste

Cacao paste adalah bentuk utama sebelum kemudian dijadikan batangan cokelat yang sering dijumpai di toko-toko. Jumlah nutrisi di dalamnya tentu saja berbeda-beda. Semakin tinggi presentase dark chocolate yang ada di dalamnya maka semakin tinggi pula kemampuan antioksidannya.

Kering

Cacao nibs yang telah dikeringkan secara alami dengan matahari bisa dikonsumsi bersama sereal atau dijadikan smoothie dan dessert. Meskipun telah dikeringkan seperti itu raw cocoa masih merupakan sumber terbaik seseorang untuk mendapatkan antioksidan dan asam amino penting bagi tubuh.

Minuman

Sama seperti teh dan kopi, minuman cokelat juga cukup terkenal saat ini. Membuat cokelat panas bisa dengan menyeduh cacao nibs. Cokelat panas bisa dijadikan minuman yang menenangkan atau juga meningkatkan energi karena ada kandungan theobromine di dalamnya.

Bubuk

Bubuk cokelat sendiri telah banyak digunakan untuk membuat minuman seduh, tambahan dalam desser, yogurt atau smoothie. Tentu saja pastikan bahwa cocoa yang digunakan merupakan raw cocoa atau mengandung dark chocolate dengan jumlah tinggi.

Butter

Untuk digunakan sebagai obat, raw cocoa bisa digunakan dalam bentu cocoa butter. Bukan sebagai obat diabetes saja, raw cocoa butter dapat digunakan untuk mengatasi bibir kering dan pecah-pecah.

Kapsul

Raw cocoa yang dibuat untuk keperluan pengobatan. Banyak kapsul raw cocoa yang dibuat dengan kandungan lemak lebih rendah dibandingkan produk raw cocoa lain. kapsul raw cocoa juga memiliki antioksidan tinggi dan manfaat baik untuk kesehatan jantung.

Efek samping

Ketika memanfaatkan raw cocoa sebagai obat diabetes sebaiknya tetap konsumsi dengan jumlah sewajarnya atau dalam batas aman jika dikonsultasikan dengan dokter. Selain itu yang harus diperhatikan adalah kemungkinan munculnya alergi pada kulit, pusing dan masalah pada pencernaan.

Raw cocoa paste sebaiknya dihindari oleh mereka yang memiliki masalah pada darahnya, kecemasan, diare atau bagi para wanita hamil serta menyusui. Meskipun bisa menjadi obat diabetes, selalu konsultasikan dengan dokter dan konsumsilah dengan bijak. Hal ini berlaku juga pada orang-orang dengan Gastrophageal Reflux Diseas (GERD) atau irregular heartbeat.

Sedangkan orang yang memiliki kondisi jantung tertentu, diare, glaucoma, tekanan darah tinggi atau Irrtitable Bowl syndrome (IBS) atau osteoporosis harus berhati-hati pada kafein dalam cokelat ini.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/gymnema-sylvestre-obat-diabetes-herbal-yang-atasi-kolesterol-dan-jantung/

OBAT DIABETES HERBAL DAN KEBIASAAN BAIK, CARA ALAMI KENDALIKAN GULA DARAH

Dengan semakin banyaknya orang yang terkena diabetes dan obesitas, obat diabetes herbal tidak lagi jadi satu-satunya cara alami untuk mengendalikan gula darah. Dukungan dari kebiasaan hidup yang sehat menjadi salah satu cara alami dan menyehatkan untuk menjaga gula darah tetap stabil selain dengan obat diabetes. Obat diabetes herbal mungkin saat ini telah banyak dipromosikan mengingat yang alami tentu akan lebih minim resiko, tetapi tetap saja adanya dukungan dari pola hidup sehat juga penting untuk dilakukan.

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan hidup sehat untuk diperhatikan mulai sekarang.

 

Makan lemak yang cukup

Lemak membantu memperlambat penyerapan gula dalam pembuluh darah dan mencegah gula darah naik atau turun terlalu mendadak. Aturannya sederhana, tidak berlebihan dalam mengonsumsi lemak maka tubuh akan menerima lemak yang cukup tanpa menjuadi gemuk. Beberapa lemak sehat untuk menyeimbangkan gula darah adalah coconut oil, chia seed, kacang-kacangan, kuning telur dan alpukat.

Jangan makan terlalu sering

Makan makanan dalam ukuran kecil sering-sering malah akan mengganggu sinyal lapar yang dikirim ke otak. Daripada harus makan sering-sering meski sedikit, tunggu sampai perut merasa benar-benar lapar sebelum memutuskan untuk makan.

Akan terasa sulit awalnya, terutama untuk yang biasa ngemil. Tetapi jika mulai mengikuti pola yang ditetapkan tubuh, maka mudah untuk membedakan mana lapar sungguhan mana lapar sekedar ingin snack.

Protein

Sama seperti lemak, protein juga memperlambat penyerapan gula dalam tubuh. Ketika tubuh mulai menginginkan makanan manis, selalu kombinasikan dengan protein agar gula darah tidak melonjak. Hal sederhana seperti ini ternyata pengaruhnya cukup besar pada gula darah tinggi dan gula darah yang stabil.

Buah-buahan dan ubi-ubian

Tentu saja buah-buahan adalah obat diabetes herbal alami. Tetapi ternyata buah-buahan juga merupakan sumber karbohidrat yang cukup membantu dibandingkan gandum. Beberapa ahli menyarankan untuk mengganti karbohidrat yang didapat dari beras atau gandum menjadi sweet potato atau buah kaya serat seperti apel. Serat dalam apel adalah serat alami yang akan memperlambat penyerapan gula membuat mereka buah-buahan menjadi makanan yang sangat aman untuk pasien diabetes.

Tidur cukup

Tidur juga cara alami tubuh untuk mengendalikan gula darah seperti obat diabetes herbal karena mengendalikan gula darah tidak selalu tentang makanan saja. Penelitian telah membuktikan bahwa tidur tidak teratur akan meningkatkan resiko obesitas dan diabetes. Kurang tidur akan secara efektif menurunkan kemampuan tubuh untuk sensitif terhadap insulin, sehingga tubuh otomatis menjadi resisten terhadap insulin.

Olahraga kecil

Olahraga cardio akan menaikan hormone kortisol yang justru bisa melemahkan tubuh. Maka dari itu lebih baik mulai dengan olahraga ringan seperti yoga atau pilates.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/ini-cara-cara-menggunakan-stevia-sebagai-obat-diabetes/