YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

Manfaat Yakon sebagai Obat Diabetes, Mulai dari Daun hingga Umbi Yakon

obat anti diabetes dari umbi yakon

Tahukah Anda bahwa tumbuhan yakon memiliki manfaat untuk penderita diabetes? Baik dari daun hingga umbinya, memiliki potensi sebagai obat diabetes, loh! Yuk cari tahu apa saja manfaatnya

Tumbuhan yakon telah lama dikenal bermanfaat untuk mengatasi penyakit diabetes karena bagian tumbuhannya yang mampu menurunkan kadar gula darah. Tumbuhan yakon pertama kali ditemukan dari Pegunungan Andes, Peru. Seiring waktu, yakon diketahui memiliki berbagai manfaat dalam bidang kesehatan seperti bisa menurunkan demam, tekanan darah, kolesterol, mengatasi sakit kepala, mencegah penyakit jantung hingga diabetes. Tanaman yakon ini memang baru mulai dibudidayakan di Indonesia kira-kira sekitar tahun 2012-2013 yang lalu, namun sudah cukup populer di kalangan penderita diabetes.

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menguji efektivitas bagian-bagian dari tumbuhan yakon untuk mengatasi diabetes. Penelitian dari Medical Journal of Lampung University (2016) menunjukkan bahwa baik daun, batang hingga akar yakon memiliki manfaat untuk penderita diabetes. Daun yakon diketahui memiliki efek untuk menurunkan kadar gula darah. Batang yakon memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dan dapat digunakan sebagai bahan suplemen makanan. Selain itu batang yakon juga berfungsi untuk mencegah penyakit kronis karena stress oksidatif, terutama pada penderita diabetes melitus. Sedangkan umbi yakon dapat dijadikan pemanis makanan tanpa meningkatkan kadar gula darah.

Penasaran soal potensi dari tumbuhan yakon untuk obat diabetes lebih lanjut? Yuk simak berbagai senyawa dari bagian tumbuhan yakon yang bermanfaat untuk penderita diabetes!

Potensi Daun Yakon sebagai Obat Anti Diabetes

Daun Yakon mendapat julukan sebagai Daun Insulin oleh masyarakat Indonesia. Yuk ketahui alasan kenapa daun yakon disebut dengan daun insulin, di sini. Daun yakon memiliki efek yang dapat menurunkan dan menjaga kadar gula dalam darah, sehingga membuatnya dipakai banyak orang sebagai obat anti diabetes. Menurut seorang peneliti dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Bogor, Dr. Sri Widowati, tumbuhan yakon kaya dengan senyawa yang mendorong produktivitas dan sensitivitas insulin.

Hal ini dikarenakan unit-unitnya yang mengandung gula-gula fruktosa, sehingga tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan. Namun, dapat difermentasi oleh usus besar dan memberikan dampak positif pada bakteri baik dalam usus. Peningkatan bakteri baik dalam usus ini akan berpengaruh secara signifikan pada penurunan kadar gula darah. Tak hanya itu, senyawa fruktosa dalam daun yakon juga menghambat penyerapan gula dalam tubuh sehingga mencegah kenaikan kadar gula darah.

Daun yakon alias daun insulin ini juga mampu mencegah terjadinya komplikasi diabetes karena meningkatkan produktivitas dan sensitivitas hormon insulin. Ketika hormon insulin dapat menjalankan pekerjaannya sebagai mediator glukosa dalam darah ke sel tubuh, maka kadar gula darah akan menurun secara signifikan. Hal ini akan mengurangi resiko komplikasi diabetes. Ingin tahu lebih lengkap soal manfaat daun yakon untuk diabetes? klik di sini.

Namun Anda harus memperhatikan dan jangan sampai SALAH PILIH ya !

Sebab ada satu jenis tanaman yang disebut Daun Insulin selain daun yakon yaitu daun Paitan (banyak juga yang menyebutnya dengan rondo semoyo, kembang bulan, kayu paik, kipait atau harsaga). Banyak informasi dari media yang kurang tepat soal ini. Daun paitan bukanlah daun insulin, sebab paitan tidak memiliki efek yang dapat menurunkan kadar gula darah. Daun paitan lebih banyak dimanfaatkan dalam bidang perternakan. Salah informasi dapat mengakibatkan Anda salah menggunakan yang berakhir dengan ketidakmanfaatan. Ketahui perbedaan daun yakon dan daun paitan di sini.

Potensi Umbi Yakon Sebagai Obat Anti Diabetes

Selain daun, Yakon juga memiliki umbi yang memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan dan sangat cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes. Ingin tahu apa saja manfaat umbi yakon untuk kesehatan tubuh? klik di sini.

Umbi Yakon berwarna cokelat berbentuk mirip singkong. Daging umbi putih kekuningan dan manis. Uniknya, umbi yakon kerap disebut sebagai kentang diet. Daunnya mirip dengan daun seledri yang dapat tumbuh hingga 3 meter. Umbi Yakon yang sebagian besar terdiri dari air dan tingkat yang sangat tinggi fructo-oligosakarida (FOS) juga disebut oligofructose atau oligofructans.

FOS adalah jenis gula yang ditemukan secara alami di banyak jenis tanaman tapi tidak seperti oligosakarida lainnya, mereka mampu menahan hidrolisis enzim dalam air liur dan saluran pencernaan bagian atas dan meninggalkan tubuh tercerna. Jadi meskipun terasa manis, umbi yakon hanya mengandung sedikit kalori.

Selain itu, senyawa FOS dalam umbi yakon juga dapat menghambat kerja enzim alfa-glukosidase dalam memecah karbohidrat menjadi gula dalam tubuh. Nah terhambatnya kerja enzim alfa-glukosidase ini akan membuat kenaikan kadar gula darah tercegah.

Umbi yakon juga mengandung senyawa yang bernama inulin yang dapat mengurangi rasa lapar penderita diabetes. Inulin bekerja untuk mengurangi nafsu makan dengan meningkatkan kadar hormon GLP-1 serta hormon PYY di usus. Fungsi dari kedua hormon ini aladah memberi sinyal ke otak bahwa tubuh sudah kenyang dan proses pengosongan lambung melambat. Hal ini membuat perut menjadi kenyang lebih lama. mengonsumsi umbi yakon saat puasa juga bagus loh. Ingin tahu soal manfaat umbi yakon untuk orang yang berpuasa? klik di sini.

Secara tradisional, umbi yakon telah direkomendasikan untuk orang yang menderita diabetes dan berbagai penyakit pencernaan. Baru-baru ini, sirup yakon, yang diekstrak dan merupakan konsentrasi dari umbi yakon, telah ditunjukkan untuk mengurangi resistensi insulin dan mencegah kenaikan berat badan pada orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Penasaran tentang berbagai resep olahan umbi yakon yang dapat Anda coba di rumah? yuk cari tahu di sini.

Potensi Batang Yakon Sebagai Obat Anti Diabetes

Penelitian tentang manfaat batang yakon untuk obat diabetes memang belum sebanyak penelitian pada daun dan umbi yakon, namun batang yakon diketahui memiliki kandungan yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Senyawa ini adalah fruktosa, fruktan dan inulin.

Ketiga senyawa ini merupakan jenis karbohidrat yang tidak diserap oleh tubuh sehingga tidak mempengaruhi kadar gula darah. Selain itu senyawa inulin dalam batang yakon dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga tubuh dapat menggunakan insulin dengan lebih efektif untuk mengatur kadar gula darah.

Batang yakon juga memiliki kandungan antioksidan. Antioksidan dalam batang tajin ini dapat membantu mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas yang kerap terjadi pada penderita diabetes. Tercegahnya kerusakan sel tubuh akan menurunkan resiko komplikasi. Maka dari itu dengan mengolah batang yakon menjadi makanan akan menjadi obat bagi penderita diabetes untuk meningkatkan sensitivitas insulin hingga antioksidan pencegah komplikasi diabetes.

Khasiat dan senyawa senyawa dalam tumbuhan yakon menjadikan tumbuhan ini dapat menurunkan kadar gula darah, meningkatkan produktivitas dan sensitivitas insulin hingga antioksidan pencegah komplikasi diabetes. Khasiat inilah yang menjadikan tumbuhan yakon sebagai tumbuhan dengan potensi obat diabetes. Bagaimana, apakah Anda tertarik mencobanya?

 

 

3 Khasiat Umbi Yakon Atasi Diabetes! Ada Meningkatkan Kinerja Insulin

3 Khasiat Umbi Yakon Atasi Diabetes! Ada Meningkatkan Kinerja Insulin

obat anti diabetes dari umbi yakon

Barangkali Anda sudah mengenal daun yakon alias Daun Insulin. Tapi tahukah kamu bahwa umbi yakon juga memiliki khasiat yang sama baiknya dari daun yakon?

Umbi yakon merupakan salah satu bagian dari tanaman yakon yang diketahui memiliki fungsi sebagai anti diabetes. Dua bagian dari tumbuhan yakon yang terkenal adalah umbi serta daunnya. Daun dari yakon sendiri terkenal dengan sebutan Daun Insulin karena khasiatnya dalam menurunkan kadar gula darah. 

Meski memiliki khasiat yang tidak jauh berbeda, daun yakon lebih sering digunakan dibanding umbinya. Hal ini karena daun yakon lebih mudah didapatkan dan memiliki masa panen yang jauh lebih sering dibandingkan umbinya. Umbi yakon memiliki bentuk seperti wortel namun dengan rasa manis yang mirip buah pir atau apel. Umbi yakon juga memiliki ukuran yang cukup besar yakni sekitar 1-2 kg pada tiap umbinya.

Baca Juga : 5 Manfaat Ekstrak Daun Yakon

Tak hanya itu, satu tumbuhan yakon bisa menghasilkan sebanyak 5-10 umbi, loh. Namun, panen umbi yakon memang terbilang cukup lama, yakni harus menunggu tumbuhan yakon berumur 7-8 bulan. Anda bisa menandai masa panennya dengan kemunculan bunga yakon, sebab ketika tumbuhan yakon sudah muncul bunga maka tandanya umbi yakon sudah siap panen. Namun, ketika sudah selesai masa panen, sebaiknya tumbuhan yakon segera diganti karena sudah tidak produktif lagi. Kualitas daun dari tumbuhan yakon yang sudah panen juga menurun. 

Umbi yakon sering digunakan sebagai bahan makanan dan obat-obatan tradisional oleh masyarakat di daerah pegunungan Andes. Umbi yakon juga memiliki berbagai kandungan nutrisi penting yang baik untuk kesehatan seperti vitamin C, kalium hingga zat besi. Umbi yakon juga mengandung senyawa aktif seperti fructooligosaccharides (FOS), inulin, uvedalin, sonchifolin dan senyawa lainnya yang berkontribusi dalam pengaturan kadar gula darah.

Baca Juga : Alasan Daun Yakon Dijuluki Daun Insulin

Ingin tahu lebih jelas tentang khasiat apa saja yang dapat mengatasi penyakit diabetes pada umbi yakon? Simak penjelasan ini hingga akhir ya.

1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Fructooligosaccharides (FOS) menjadi salah satu senyawa yang penting dalam umbi yakon yang memiliki fungsi untuk mengontrol kadar gula darah. FOS digadang-gadang menjadi senyawa anti diabetes karena memiliki kemampuan untuk menghambat enzim alfa-glukosidase yang bertugas memecah karbohidrat menjadi gula. Terhambatnya alfa-glukosidase membuat serapan glukosa yang seharusnya masuk ke dalam darah berkurang, sehingga tidak terjadi kenaikan kadar gula dalam darah. 

Senyawa FOS ini juga berfungsi sebagai prebiotik. Prebiotik sendiri menjadi serat dari makanan yang tidak bisa dicerna oleh tubuh manusia. Fungsi prebiotik lainnya yakni menjadi makanan bagi mikrobiota bakteri baik yang ada di dalam usus. Sehingga kesehatan usus terjaga dan terjadilah peningkatan kadar kalsium serta magnesium dalam tubuh. 

Faktanya, mikrobiota baik juga memiliki manfaat dalam peningkatan kerja insulin. Bakteri baik dalam sistem pencernaan kita membantu mencerna serat makanan yang sulit dicerna tubuh. Nah serat yang awal mulanya tidak dicerna ini akan menghasilkan asam lemak rantai pendek (SCFA) seperti asetat, propionat dan butirat. Asam lemak rantai pendek ini akan membantu meningkatkan sensitivitas insulin serta bantu mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.

Pada kasus penderita diabetes tipe 2, FOS berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi tubuh terhadap insulin. Sehingga kinerja insulin dalam memfasilitasi masuknya glukosa ke dalam sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai sumber energi menjadi maksimal. 

Selain FOS, umbi yakon juga memiliki senyawa bernama inulin. Inulin merupakan jenis serat yang tidak dapat dipecah menjadi glukosa oleh tubuh manusia. Inulin bekerja untuk meningkatkan sensitivitas insulin pada sel-sel tubuh, sehingga sel tubuh bisa merespon insulin dan menggunakan glukosa dengan lebih efektif. Tak hanya itu, inulin juga berfungsi untuk merangsang produksi hormon GLP-1 yang membantu mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil. Jadi ketika nantinya Anda makan-makanan tinggi karbohidrat, tidak terjadi lonjakan kadar gula darah.

Baca Juga : Tingkatkan Produksi Insulin dengan Daun Yakon 

2. Menurunkan Resiko Penyakit Kardiovaskular

Penyakit kardiovaskular merupakan kelompok penyakit yang terkait dengan kondisi jantung dan pembuluh darah, misalnya jantung koroner, serangan jantung, stroke ataupun arteri koroner yang sempit. Seperti yang kita ketahui, diabetes dan penyakit kardiovaskular saling berkaitan. 

Penderita diabetes tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin dengan efektif, sehingga menyebabkan kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu yang lama. Nah, kadar gula darah yang dibiarkan tinggi terlalu lama dapat merusak pembuluh darah dan jantung serta meningkatkan resiko pembentukan plak di dalam arteri. Hal ini akan menyebabkan arteri menyempit, sehingga menjadi resiko penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke atau komplikasi lainnya.

Umbi yakon memiliki kandungan antioksidan seperti polifenol dan flavonoid yang dapat mencegah terjadinya resiko penyakit kardiovaskular. Polifenol merupakan senyawa alami yang dapat meningkatkan produksi oksida nitrat. Oksida nitrat ini bertugas untuk memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke jantung. Meningkatnya aliran darah ke jantung akan menurunkan tekanan darah sehingga dapat membantu memperbaiki fungsi serta mencegah kerusakan jantung.

Sedangkan senyawa flavonoid bekerja sebagai anti inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Melalui sifat anti inflamasi yang kuat dari senyawa flavonoid maka penyakit kardiovaskular dapat dicegah.

3. Mencegah Obesitas

Obesitas merupakan berat badan yang melebihi batas normal. Obesitas dan diabetes saling berkaitan dan mempengaruhi. Orang yang terkena obesitas sangat dimungkinkan terkena diabetes melitus tipe 2, sebab kadar gula darah orang yang mengalami obesitas cenderung tinggi. Obesitas juga dapat menyebabkan tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif. Nah, kondisi inilah yang menyebabkan penderita obesitas lebih rentan terkena diabetes melitus tipe 2. Maka dari itu, dengan menghindari obesitas dan pola hidup yang sehat tandanya Anda telah mengatasi salah satu faktor resiko diabetes.

Umbi yakon memiliki kandungan serat yang tinggi dan rendah kalori. Beberapa senyawa dalam umbi yakon juga terbukti mampu mencegah obesitas, misalnya resisten pati. resisten pati merupakan jenis karbohidrat kompleks yang ditemukan dalam umbi-umbian, termasuk umbi yakon. Resisten pati dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara menambahkan rasa kenyang dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Serat lainnya dalam umbi yakon juga membantu menjaga berat badan. Serat dalam umbi yakon akan mempertahankan rasa kenyang lebih lama serta memperlambat penyerapan glukosa dalam darah. Singkatnya, umbi yakon sangat cocok untuk menjadi pilihan menu diet Anda.  

Itulah 3 khasiat dari umbi yakon yang membantu Anda mengatasi diabetes, baik mengurangi resiko-resikonya ataupun menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil. Mengonsumsi umbi yakon secara rutin akan berpengaruh pada kesehatan Anda secara signifikan. 

Dalam mengonsumsi umbi yakon, Anda bisa memakan secara mentah ataupun dijadikan campuran bahan makanan, seperti kue. Beberapa negara lain juga menggunakan umbi yakon sebagai pemanis alami untuk makanan. Serta jangan lupa untuk menjaga pola hidup sehat dengan menjaga pola makan dan rutin olahraga ya, agar hasilnya lebih maksimal. 

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya!