Tumbuhan yakon sudah tidak asing lagi di kalangan penderita diabetes sebagai herbal pengobatan diabetes. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa dari sekian banyak tumbuhan, hanya daun dari yakon saja yang dijuluki Daun Insulin?

 

 

Yakon memang sudah lama dikenal sebagai tanaman herbal untuk mengatasi diabetes. Bagian dari tumbuhan yakon yang paling sering digunakan adalah daun dan umbinya. Daun yakon dijuluki sebagai Daun Insulin karena diketahui dapat menurunkan kadar gula darah serta memperbaiki kerusakan sel beta pankreas pada penderita diabetes.

Sedangkan umbinya, memiliki kadar gula alami yang membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Umbi yakon juga dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah dengan signifikan tanpa menimbulkan efek hipoglikemik. Belakangan, diketahui bahwa umbi dari yakon dapat mengatasi disfungsi ereksi yang menjadi salah satu gejala dari diabetes.

Namun, dari mana ya asal yakon?

Ternyata tumbuhan yakon bukan berasal dari Indonesia. Tumbuhan yakon pertama kali ditemukan di daerah Amerika Latin. Tumbuhan ini hidup di lingkungan beriklim subtropis yang cenderung dingin, namun yakon juga tetap bisa hidup di daerah beriklim tropis yang memiliki suhu dingin. Misalnya di daerah pegunungan.

Di tempat asalnya, yakon memang kerap digunakan untuk bidang kesehatan karena khasiatnya diketahui dapat membantu menyembuhkan pusing, demam, infeksi, menurunkan kadar kolesterol, menurunkan kadar gula darah hingga mencegah penyakit kardiovaskular. Seiring dengan terkenalnya khasiat dari yakon, yakon mulai diperdagangkan ke negara-negara lain, salah satunya Indonesia yang memiliki tingkat penderita diabetes yang tinggi. 

Datangnya tumbuhan yakon pun menjadi salah satu alternatif dari pengobatan herbal untuk diabetes. Banyak yang menggunakan yakon sebagai obat alami mengatasi diabetes karena lebih aman dan tidak memiliki efek samping, layaknya obat sintesis.

Baca Juga : 3 khasiat umbi yakon atasi diabetes, salah satunya meningkatkan kerja insulin!

Lalu apa saja khasiat dari yakon untuk mengatasi diabetes? Yuk simak sampai akhir ya!

1. Meningkatkan Produksi dan Menurunkan Resistensi Insulin

Seperti yang sudah disebutkan di atas tadi, daun yakon mendapat julukan daun insulin karena manfaatnya meningkatkan produksi insulin. Salah satu permasalahan utama dari diabetes melitus ialah hormon insulin yang dihasilkan pankreas tidak bekerja dengan baik atau juga karena tidak dapat menghasilkan insulin sama sekali. Sehingga glukosa dalam darah tidak dapat digunakan oleh sel tubuh dan dijadikan energi. Glukosa yang sudah ada di dalam tubuh pun hanya menumpuk dalam darah.

Bagian daun yakon mengandung berbagai senyawa aktif seperti fruktooligosakarida, fenol, chlorogenic acid serta flavonoid yang membantu melancarkan sekresi insulin serta meningkatkan respon tubuh terhadap insulin. Tak hanya itu, senyawa-senyawa aktif tersebut juga berperan untuk menghambat pembentukan glukosa di dalam tubuh, sehingga lonjakan kadar gula darah setelah Anda makan dapat dicegah.

Senyawa fruktooligosakarida atau yang biasa disebut FOS ini juga menjadi salah satu kandungan yang terdapat di bagian daun serta umbi yakon. FOS merupakan senyawa yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan, namun menjadi makanan untuk probiotik (bakteri baik di usus). Bakteri baik ini akan membantu tubuh untuk mencerna makanan, menghasilkan vitamin dan lain-lain. Kesehatan usus yang meningkat akan berpengaruh secara signifikan untuk meningkatkan produksi insulin dan menurunkan resistensi insulin tubuh.

Baca Juga : Daun yakon berkhasiat meningkatkan produksi insulin penderita diabetes

2. Menurunkan Kadar Gula Darah

Kinerja senyawa FOS dalam daun maupun umbi yakon dalam meningkatkan meningkatkan produksi insulin dan menurunkan resistensi insulin tubuh, akan berpengaruh pada penurunan kadar gula darah penderita diabetes. Penderita diabetes yang meningkat produksi insulin maupun sensitivitas insulinnya, akan membuat kinerja insulin menjadi lebih baik dalam menjalankan tugasnya.

Insulin akan bekerja dengan optimal dalam menjadi mediator penghantar glukosa ke dalam sel-sel tubuh. Akhirnya sel tubuh memiliki pasokan glukosa untuk diubah menjadi energi. Hal ini akan membuat kadar gula (glukosa) dalam darah menjadi stabil dan terkontrol.

Selain itu, terdapat senyawa inulin dan fruktan. Kedua senyawa ini dikategorikan sebagai serat makanan larut dalam air, tidak mudah dicerna ataupun diserap oleh tubuh sehingga dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Ketika kedua senyawa tersebut masuk dalam tubuh Anda, kedua senyawa tersebut akan bekerja untuk menunda proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat oleh tubuh.

Hal ini akan menyebabkan kadar gula darah Anda tidak naik dengan cepat dan terjaga dalam kisaran normal, karena karbohidrat tidak langsung dipecah menjadi glukosa dan diserap tubuh. Senyawa inulin dan fruktan juga berperan menjadi probiotik yang membantu mengatur kadar gula darah Anda dan penyerapan nutrisi oleh usus. 

Baca Juga : Ini alasan daun yakon mendapat julukan daun insulin

3. Menurunkan Tekanan Darah

Tekanan darah berkaitan dengan diabetes saling berkaitan, sebab kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan mengganggu fungsi insulin dalam tubuh. Tekanan darah yang tinggi atau hipertensi akan menyebabkan kerusakan pada dinding pembuluh darah yang menyebabkan peradangan atau penumpukan plak. 

Kondisi ini akan menyebabkan aliran darah ke organ vital seperti jantung, ginjal, serta otak terganggu. Terganggunya aliran darah dapat menyebabkan resiko terjadinya komplikasi kesehatan. Nah kerusakan pembuluh darah ini akan mempengaruhi fungsi insulin di dalam tubuh, bahkan insulin menjadi tidak bisa bekerja sama sekali. Akhirnya tubuh mengalami resistensi insulin.

Nah, yakon juga mengandung senyawa flavonoid yang biasa disebut dengan quercetin. Salah satu fungsi dari senyawa ini adalah menurunkan tekanan darah dan mencegah terjadinya hipertensi. Senyawa quercetin diketahui memiliki efek vasodilator, yakni melebarkan pembuluh darah sehingga darah bisa mengalir dengan lancar. Tak hanya itu, senyawa ini juga dapat menghambat enzim yang berperan dalam meningkatkan tekanan darah. Sehingga dengan mengonsumsi yakon, Anda bukan hanya mencegah hipertensi namun juga melebarkan pembuluh darah yang membuat tekanan darah Anda  lancar.

Baca Juga : Bagaimana diabetes bisa sembuh dengan daun insulin yakon?

4. Sebagai Anti Oksidan dan Anti Inflamasi

Baik daun ataupun umbi yakon memiliki senyawa yang berkhasiat sebagai anti oksidan dan anti inflamasi. Senyawa pelindung ini adalah asam klorogenat dan polifenol. Asam klorogenat merupakan senyawa dengan efek antioksidan yang mencegah kerusakan akibat oksidasi berlebih. Oksidasi yang berlebihan seperti polusi, radiasi, stress atau efek samping dari metabolisme tubuh memicu kerusakan pada sel maupun jaringan.

Melalui senyawa asam klorogenat dari yakon, maka sel-sel tubuh Anda akan terjaga dari kerusakan akibat proses oksidasi. Sifat antioksidan dari asam klorogenat membantu melindungi dan mencegah kerusakan akibat radikal bebas pada sel-sel tubuh.

Sedangkan, senyawa polifenol memiliki sifat anti inflamasi. Anti inflamasi diperlukan tubuh untuk mengurangi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan tubuh. Nah, sebenarnya peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi, cedera ataupun iritasi. Namin, jika terjadi peradangan yang berlebihan ataupun kronis, dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh yang berakhir dengan masalah kesehatan yang serius.

Melalui sifat anti inflamasi dari yakon, maka sistem kekebalan tubuh Anda akan meningkat. Tak hanya itu, senyawa polifenol juga membantu mengurangi rasa sakit dan nyeri akibat peradangan misalnya nyeri otot, sakit kepala atau nyeri sendi. Kesehatan jantung Anda juga akan meningkat sebab anti inflamasi bekerja untuk mencegah pembentukan plak pada dinding arteri.

Baca Juga : Daun yakon berkhasiat meningkatkan produksi insulin penderita diabetes

Lalu, mengapa penderita diabetes memerlukan antioksidan dan anti inflamasi? Sebab orang yang memiliki kadar gula darah tinggi, terlebih telah didiagnosa dengan diabetes, memiliki resiko stres oksidatif dan peradangan yang tinggi dalam tubuh. Stres oksidatif adalah ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dan kemampuan tubuh untuk menetralkannya.

Dalam kondisi diabetes, kadar gula darah yang tinggi dapat memicu produksi radikal bebas yang lebih banyak dari biasanya. Radikal bebas dapat merusak sel-sel tubuh dan mengganggu fungsi normal sel-sel tersebut. 

Nah itulah alasan-alasan mengapa yakon dipilih sebagai obat herbal diabetes. Yakon memiliki umbi dan daun yang sangat bermanfaat untuk diabetes baik untuk meningkatkan produksi insulin, menurunkan kadar gula darah, menurunkan resiko hipertensi hingga memiliki efek antioksidan yang baik untuk penderita diabetes. 

Dalam mengatasi diabetes Anda juga bisa mengonsumsi Yacona. Yacona terbuat dari 100% herbal alami dari daun yakon yang dikombinasikan dengan daun salam dan sambiloto. Kombinasi ketiganya akan membuat penurunan kadar gula darah dengan stabil. Tak hanya itu, Yacona juga berfungsi untuk memperbaiki kerusakan sel beta pankreas yang rusak pada penderita diabetes. Jangan lupa, pesan sekarang ya