Diabetes

MEREKA YANG BERESIKO DIABETES DAN CARA MENURUNKAN RESIKONYA TANPA OBAT

obat diabetes

Memiliki resiko diabetes bukan berarti harus bergantung pada obat diabetes setiap waktu. Ada cara lain untuk menurunkan resiko diabetes meskipun tanpa obat diabetes. Namun ada beberapa hal yang harus diketahui dulu sebelumnya yaitu tentang apa saja yang menyebabkan seseorang memiliki resiko diabetes dan seperti apa kondisi yang disebut dengan seseorang memiliki resiko diabetes. Salah satu cara untuk mengenali resiko diabetes adalah dengan melihat kadar glukosa dalam darah dan berkonsultasi dengan dokter mengenai hasilnya. Untuk menurunkan resiko diabetes, ada beberapa cara yang lebih alami dari sekedar menggunakan obat. Nah, lalu dilihat dari manakah resiko diabetes tersebut?

 

Resiko diabetes

Sebenarnya bukan merupakan faktor resiko, namun jika dalam diri muncul hal-hal sebagai berikut ini maka patut diwaspadai sebagai salah satu resiko diabetes. Tidak semua tanda-tanda atau hal-hal ini akan muncul bersamaan sehingga sebaiknya waspada namun tidak perlu panik dan buru-buru mencari obat diabetes untuk mengatasi masalahnya. Konsultasikan dengan dokter dan cari solusi yang lebih aman. Lalu apa saja yang membuat seseorang beresiko diabetes?

Usia. Semakin bertambah usia semakin berkurang kemampuan tubuh untuk berfungsi dengan baik. Akan ada kemungkinan tubuh mengalami berbagai inflamasi yang mengarah pada diabetes. Kemampuan tubuh untuk mengolah dan menerima gula juga menurun seiring berjalannya waktu. Jadi ketika sudah memasuki usia di atas 45 tahun, coba perhatikan lagi kondisi tubuh dari dalam.

Riwayat keluarga. Jika ada keluarga yang memiliki diabetes, bukan berarti otomatis memiliki diabetes, namun ada kemungkinan 50% seseorang terkena diabetes. Jadi ada baiknya untuk tetap menjaga kesehatan diri untuk menghindari diabetes.

Kehamilan. Dalam masa-masa kehamilan ada waktu ketika seorang ibu mengalami kondisi yang disebut diabetes gestasional. Kondisi ini bisa berbahaya bagi ibu dan bayi. Sedangkan ketika kondisi ini tidak segera diatasi bisa berlanjut hingga setelah kehamilan.

Glukosa di atas normal. Berapakah kadar glukosa yang disebut kondisi normal?

  • Normal: ketika sebelum makan (di bawah 100)
  • Pre-diabetes: ketika sebelum makan (100-125)
  • Diabetes: ketika sebelum makan (126 atau di atas itu)

Lakukan pengecekan glukosa dan lihat apakah kadar glukosa dalam darah termasuk normal atau justru memasuki masa pre-diabetes.

Tekanan darah. Jika tekanan darah 140/90 atau lebih tinggi dari itu maka perlu diwaspadai sebagai resiko diabetes.

Blood lipid. Lakukan pengecekan kadar kolesterol dan jika kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh kurang dari 35 atau kolesterol jahat (LDL) lebih tinggi dari 250, maka bisa jadi seseorang memiliki resiko diabetes.

Tidak aktif. Kurang beraktifitas setiap minggunya bisa meningkatkan resiko diabetes.

Kulit kotor. Salah satu yang patut diwaspadai adalah kulit di sekitar leher dan ketiak tampak kotor meskipun sudah berkali-kali digosok. Biasanya kulit bagian tersebut terasa tebal, gelap dan halus.

Mengurangi resiko diabetes

Menurunkan resiko diabetes tidak harus selalu dengan mengandalkan berbagai obat kimia, tapi cukup dengan melakukan beberapa hal sederhana berikut:

Makan makanan yang sehat seperti buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan dan gandum utuh. Dengan memastikan makanan yang dimakan tinggi serat dan rendah lemak, sodium serta gula sudah bisa menurunkan resiko diabetes pada seseorang.

Rajin-rajinlah berkegiatan di luar rumah. Mulai dari sekarang coba untuk berjalan-jalan meski sebentar dan tidak jauh-jauh. Mulai dari yang paling sederhana namun rutin dilakukan.

Kurang berat badan akan sangat membantu menurunkan resiko diabetes. Bahkan mengurangi 5-7% berat badan sudah sangat membantu untuk menurunkan resiko diabetes. targetkan untuk menurunkan 5-10% berat badan yang ada sekarang karena kelebihan berat badan adalah penyebab beberapa orang mengalami diabetes.

Kenalilah kondisi tubuh yang mengarah pada pre-diabetes dan diabetes sehingga perkembangannya bisa dikendalikan sejak awal. Menurunkan resiko diabetes akan sangat membantu menurunkan resiko penyakit lainnya seperti penyakit jantung, stroke, kehilangan pengelihatan, sakit ginjal sampai kerusakan syaraf.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/fakta-tentang-diabetes-yang-harus-dikenali-sebelum-menemukan-obat-diabetes-yang-tepat/