Hyperglikemik

Obat diabetes memang bisa mengendalikan kadar gula darah. Namun ada kalanya tubuh mengalami kondisi hyperglikemik yang di luar dugaan. Hyperglikemik adalah kondisi dimana pasien diabetes memiliki terlalu banyak gula dalam pembuluh darahnya. Menurut WHO kondisi ini terjadi ketika glukosa darah berada pada level 11.0 mmol/L (200 mg/dl) 2 jam setelah makan besar atau 7.0 mmol/L (126 mg/dl) saat sedang tidak makan atau berpuasa.

Meski telah rutin mengonsumsi obat diabetes, kondisi hyperglikemik ini masih mungkin terjadi jika gaya hidup pasien tidak mendukung. Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang kondisi hyperglikemik ini agar penanganannya tepat.

 

Gejala hyperglikemik

Gejala glikemik dimulai dengan peningkatan keinginan buang air kecil, rasa haus dan lapar yang berlebih. Lama kelamaan gejala-gejala tersebut akan diikuti dengan gejala lanjutan seperti lesu, kehilangan berat badan secara mendadak, dan pengelihatan mulai kabur.

Penyebab

Hyperglikemik kebanyakan disebabkan hilangnya kemampuan tubuh untuk memproduksi sel insulin dari pankreas ketika tubuh mulai membentuk resistensi terhadap insulin. Namun di luar itu banyak alasan lain seperti kebiasaan konsumsi obat diabetes yang tidak teratur. Terkadang orang mungkin lupa untuk mengikuti anjuran dalam mengonsumsi obat diabetes atau insulin dan itu menyebabkan kadar gula darah meningkat.

Penyebab lain bisa berasal dari kebiasaan mengonsumsi karbohidrat lebih banyak dibanding yang bisa diterima oleh tubuh atau dikelola oleh obat diabetes. Beberapa obat diabetes dapat membantu mengelola karbohidrat, namun konsumsi berlebih akan membuatnya menjadi tidak berguna. Stress secara mental dan emosional akan mempercepat peningkatan glukosa dalam darah dan keinginan makan makanan manis. Yang terakhir adalah adanya infeksi dari dalam tubuh.

Pencegahan

Cara pencegahan diri dari hyperglikemik adalah dengan rajin melakukan test kadar gula darah. Rutin mengecek kadar gula darah efektif membantu penyesuaian obat diabetes dan insulin. Namun jumlah atau dosis tersebut harus dengan persetujuan dokter karena salah perhitungan justru menyebabkan gula darah terlalu rendah dan berbahaya bagi kesehatan. Selalu laporkan pada dokter hasil cek gula darah tersebut untuk pengobatan lebih lanjut.

 

Baca juga: http://yakon.co.id/awali-hari-dengan-obat-diabetes-dan-sarapan-sehat-dengan-smoothie-oatmeal/