CARA MENGURANGI RESIKO KOMPLIKASI DIABETES: OLAHRAGA

Komplikasi diabetes dan olahraga adalah dua hal yang ternyata bisa saling berhubungan, dimana olahraga dan aktifitas fisik sangat membantu mengurangi resiko komplikasi. Tetapi jika memilih olahraga yang salah atau melakukannya dengan cara salah justru bisa menyebabkan komplikasi yang membahayakan tubuh. Pasien diabetes diminta untuk melakukan aktifitas fisik secara rutin demi menjaga kesehatan tubuh sekaligus menjaga agar gula darah tetap stabil.

 

Manfaat olahraga

Olahraga dan aktifitas fisik sangat disarankan untuk semua orang, tak terkecuali pasien diabetes. Ada banyak manfaat dari olahraga rutin dan aktifitas fisik bagi orang-orang yang rutin melakukannya. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Memiliki energi lebih. Orang-orang yang rutin berolahraga justru memiliki energi yang lebih banyak daripada mereka yang tidak rutin berolahraga. Kondisi tubuh mereka yang berolahraga lebih fit dan bisa melakukan lebih banyak aktifitas fisik yang membutuhkan tenaga. Karena itulah mereka biasanya memiliki energi lebih untuk melakukan banyak hal dan tidak mudah lelah.

Memiliki kondisi gula darah yang lebih stabil. Olahraga dan aktifitas fisik membantu membakar energi lebih banyak dan membuat otot bekerja lebih baik. Ketika itu maka gula darah dalam tubuh bisa digunakan dengan lebih efektif, tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin dan secara tidak langsung gula darah terjaga lebih stabil.

Lebih sedikit stress. Ketika bergerak lebih sering, tubuh akan mengeluarkan hormon bahagia yang bisa meredakan hormon stress. Banyak orang yang memutuskan bahwa olahraga adalah cara terbaik untuk mengurangi stress.

Merasa lebih nyaman dan terlihat lebih baik. Dari segi penampilan orang yang rutin berolahraga atau melakukan aktifitas fisik juga lebih memilik postur tubuh lebih baik. Tidak selalu dengan tubuh yang kurus, tetapi mereka memiliki tubuh yang kencang, tegak dan kuat sehingga tidak terkesan lesu dan loyo. Mereka juga merasa tubuhnya lebih baik karena tidak mudah lelah.

Olahraga untuk diabetes

Ada banyak jenis olahraga dan aktifitas fisik yang bisa dilakukan, namun bagi pasien diabetes ada jenis olahraga yang aman dan nyaman yang bisa dilakukan sehari-hari. Namun, pertama-tama selalu bicarakan keinginan untuk olahraga dengan dokter ahli. Konsultasikan dengan dokter apakah kondisi tubuh memungkinkan untuk melakukan salah satu jenis olahraga tersebut. Perhatikan juga resiko dari jenis olahraga yang dipilih untuk meminimalkan kecelakaan.

Olahraga ada yang bisa dilakukan di luar rumah dan di dalam rumah. Yang bisa dilakukan di luar rumah dan aman bagi pasien diabetes di antaranya adalah jalan-jalan santai, berkebun atau bersepeda. Inti dari olahraga ini adalah bergerak dan membakar energi, sehingga tidak perlu yang terlalu berat. Jalan-jalan santai dapat dilakukan tanpa terlalu banyak memberi tekanan pada kaki. Berkebun juga aktifitas yang relative ringan dan menyenangkan dibandingkan olahraga berat seperti ke gym misalnya. Sama seperti berjalan kaki, bersepeda juga aman bagi pasien diabetes karena tidak akan memberi banyak tekanan pada kaki, sehingga kaki tidak akan terluka.

Sementara itu olahraga yang bisa dilakukan di dalam rumah misalnya, stretching, berdansa dan jogging di tempat. Stretching tidak beresiko tinggi menyebabkan luka pada tubuh namun cukup untuk membuat otot menggunakan asupan gula dalam tubuh dengan baik.

Pada saat berolahraga kaki mungkin beresiko terluka karena beban atau gesekan pada kaki dan sepatu. Maka saat berolahraga selalu pastikan untuk menggunakan sepatu dan kaus kaki yang lembut serta nyaman dikaki, tidak terlalu sempit atau terlalu longgar. Masalah pada kaki memang jadi komplikasi diabetes yang sering dialami akibat aktifitas sehari-hari termasuk olahraga.

 

Baca juga: HIDUP BERSAMA DIABETES TIPE 1