Setelah sebelumnya disebutkan bagaimana stevia sebagai salah satu herbal untuk obat diabetes dan manfaat lainnya dalam kesehatan, kali ini akan membahas bagaimana cara memanfaatkan stevia. Stevia mungkin jarang digunakan dalam resep masakan, namun stevia adalah pengganti gula yang lebih sehat. Karena kegunaannya sebagai pengganti gula dan obat diabetes, stevia dapat ditemukan dalam bentuk alami, segar atau kering, dan juga dalam berbagai bentuk suplemen yang dijual di toko.
Alami
Stevia dalam bentuk aslinya dapat ditemukan masih berbentuk daun utuh yang segar. Sama seperti menggunakan daun mint segar, daun stevia segar bisa dijadikan campuran sebagai pemanis alami untuk minuman panas atau dingin.
Selain masih berbentuk daun alami, stevia bisa juga dalam bentuk telah dikeringkan. Tujuannya tentu agar daun stevia bertahan lebih lama dan bisa digunakan tidak hanya pada minuman saja. Daun stevia kering kemudian bisa dibentuk menjadi cacahan kering kecil-kecil atau bubuk halus. Karena telah berbentuk bubuk halus, stevia dapat digunakan langsung sebagai pengganti gula dalam minuman atau makanan. Bubuk stevia alami biasanya berwarna hijau.
Obat herbal dan suplemen
Disebut sebagai obat herbal untuk pasien diabetes, stevia juga telah dibuat dalam berbagai bentuk yang mudah digunakan. Stevia bisa dalam bentuk ekstrak cairan. Cara ini adalah cara yang paling umum digunakan untuk mengonsumsi stevia namun kekurangannya adalah adanya rasa sedikit pahit yang tersisa tidak seperti bentuk alaminya.
Ada pula dalam bentuk bubuk. Komponen aktif dari stevia yaitu rebaudiose A dapat dijadikan ekstrak untuk mendapatkan bubuk pemanis yang aman dan sehat. Yang terakhir juga stevia dibuat dalam bentuk kristal. Stevia kristal tampak seperti gula batu dan digunakan juga dengan cara yang sama, namun tentu saja tanpa kalori di dalamnya.
Perhatian
Namun berhati-hati saat akan membeli stevia yang dijual di toko-toko terkadang ada pemanis berbahan dasar stevia yang dicampur dengan gula tambahan, jadi sebaiknya tetapi baca label kemasan untuk memastikan stevia yang didapatkan adalah stevia murni. Sampai saat ini juga belum ada keterangan jelas tentang kandungan dalam stevia jika bentuknya diubah atau berapa banyak yang harus digunakan untuk mendapatkan rasa manisnya. Maka penting untuk tetap menggunakan stevia dengan bijak.
Stevia yang dikonsumsi mempengaruhi cara tubuh untuk memproses lithium, sehingga bagi yang sedang menggunakan lithium sebaiknya tidak mengonsumsi stevia. Selain lithium, stevia juga berdampak pada gula darah dan tekanan darah, maka sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat atau suplemen yang mempengaruhi kedua hal tersebut.
Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/stevia-herbal-untuk-obat-diabetes-yang-sedang-populer/
