Diabetes tidak selalu diatasi dengan obat yang diresepkan dokter tetapi juga didukung dengan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat tentu tidak sebatas olahraga dan diet yang benar. Ada aspek penting lain yang mendukung kerja obat diabetes dalam menjaga kesehatan pasien diabetes yaitu tidur. Tidur atau istirahat yang cukup memiliki hubungan yang cukup signifikan terhadap kesehatan, tidak hanya pasien diabetes tetapi untuk semua orang. Cleveland Clinic Journal of Medicine merekomendasikan waktu 7 jam tidur tanpa gangguan setiap untuk menjaga kesehatan tubuh yang lebih.
Obat diabetes memang penting untuk menjaga kesehatan, tetapi tanpa tidur yang cukup malah banyak penyakit yang bisa menjangkiti pasien diabetes. Memahami hubungan antara tidur cukup dengan diabetes bisa membantu banyak untuk memperbaiki kondisi tubuh pasien diabetes tipe 2 atau mereka yang menunjukan tanda-tanda diabetes.
Apa yang terjadi selama tidur?
Kualitas tidur yang nyenyak adalah salah satu hal yang penting. Semakin lama seseorang tidur nyenyak, kesempatan tubuh untuk memperbaiki sel dan jaringan lainnya juga semakin banyak. Waktu tidur adalah waktu ketika hormon-hormon tubuh mulai memperbaiki diri, seperti hormon kortisol dan insulin.
Mendapatkan waktu tidur yang nyenyak sepanjang malam, tanpa gangguan akan membuat seseorang bangun pagi dengan perasaan lebih berenergi dan memungkinkan untuk beraktifitas tanpa lelah.
Diabetes dan kurang tidur
Meski mengonsumsi obat diabetes teratur, tetapi jika tubuh dipaksa untuk bekerja terus tanpa tidur justru akan memperparah kondisi kesehatan. kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas berkontribusi pada kemampuan tubuh untuk memproduksi dan mengolah insulin serta glukosa darah. Insulin sendiri bertugas untuk memastikan glukosa atau gula darah tidak terlalu tinggi sehingga menyebabkan hyperglikemia atau terlalu rendah atau hypoglikemia. Ketika tubuh tidak dapat menghasilkan insulin secara tertatur, hasilnya adalah glukosa dalam pembuluh darah akan meningkat dan kemungkinan resiko diabetes tipe 2 juga semakin besar.
Diabetes tipe 2 adalah ketika pasien tidak dapat menggunakan glukosa darah dengan efektif. Kondisi ini bisa terjadi karena ketika tubuh kehilangan kemampuannya memproduksi insulin dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan dalam menurunkan glukosa yang berlebih dalam pembuluh darah.
Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/menu-makanan-dan-obat-diabetes-herbal-untuk-program-sugar-detox/






