YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

GANDUM UTUH, PILIHAN TEPAT JAGA KADAR GULA DARAH NORMAL

Sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana gandum utuh berperan untuk menjaga kadar gula darah normal pasien diabetes. Tetapi banyak juga orang yang belum tahu tentang gandum utuh, bagaimana mengolahnya dan berapa banyak yang harus dikonsumsi untuk sehari. Mungkin akan sedikit diberi penjelasan tentang seperti apa gandum utuh dan bagaimana mengonsumsi makanan dari gandum utuh dengan jumlah yang tepat.

 

Gandum utuh dan gandum olahan

Gandum yang telah diolah sudah bukan gandum utuh lagi. Makanan yang terbuat dari gandum olahan diantaranya adalah: roti putih dan produk-produk yang telah dipanggang, seperti biskuit dan rolls, biasanya produk seperti ini mengandung kalori tinggi yang akan meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Setelah mengonsumsi produk makanan ini gula darah bisa naik lebih cepat daripada makanan yang berasal dari gandum utuh.

Penting untuk selalu memperhatikan label pada kemasan ketika berbelanja. Makanan yang mengandung gandum utuh biasanya menyertakan label gandum utuh sebagai prioritas utama dalam label bahan bakunya sehingga bisa dijadikan pilihan utama.

Berapa banyak yang sebaiknya dikonsumsi?

Untuk takaran berapa banyak sebaiknya gandum utuh dikonsumsi dengan tetap menjaga gula darah normal mungkin bisa berbeda-beda tergantung dari kebutuhan tiap orang. Namun rata-rata tiga porsi sehari adalah jumlah yang cukup untuk pasien diabetes. Setiap satu porsinya mengandung 16 grams gandum utuh.

Untuk perkiraannya adalah:

. ½ cup oatmeal siap masak

. ½ cup brown rice

. ½ cup pasta dari gandum utuh.

Resep mengolah oats yang mudah dan cepat

Nah, kali ini akan sedikit dibagikan bagaimana mengubah oat menjadi makanan yang sehat dan tanpa perlu repot. Overnight oats adalah salah satu menu yang bisa dicoba di rumah.

Bahan yang dibutuhkan: ½ cup oats dan bahan tambahan

  • Strawberry, blueberry, raspberry. Semua kelompok buah berry memiliki kandungan gula yang rendah namun dengan vitamin dan protein yang tinggi. Buah-buahan dari keluarga berry sangat efektif dan aman bagi pasien diabetes.
  • Apel. Sebutir apel sehari, menjauhkan dokter. Ini adalah kata-kata bisa dijadikan pedoman untuk menambahkan apel sebagai bahan tambahan untuk membuat overnight oats terasa lebih nikmat.
  • Kacang-kacangan. Kacang-kacangan adalah makanan rendah kalori yang sangat baik untuk pasien diabetes terutama kacang almond. Konsumsi kacang-kacangan bisa membuat gula darah terjaga lebih stabil dan perut kenyang lebih lama.
  • Dark chocolate. Dark chocolate ternyata memiliki kandungan yang bisa mempertahankan kadar gula darah normal dalam waktu lama.
  • Cinnamon. Bubuk kayu manis adalah salah satu obat diabetes herbal yang masih banyak digunakan. Jadi campurkan bubuk kayu manis dalam overnight oats untuk membuatnya lebih enak dan bermanfaat.

Konsultasikan ide diet meal plan ini dengan dokter ahli untuk memastikan keamanannya bagi tubuh karena kondisi dan kebutuhan setiap orang berbeda-beda.

 

Baca juga: MAKANAN DARI GANDUM UTUH DAN KADAR GULA DARAH TINGGI

MAKANAN DARI GANDUM UTUH DAN KADAR GULA DARAH TINGGI

Banyak orang menyebutkan bahwa makanan dari gandum utuh dapat mengendalikan kadar gula darah tinggi di dalam tubuh. Namun terkadang yang menjadi masalah adalah tidak semua orang tahu seperti apa yang dimaksud dengan makanan dari gandum utuh tersebut dan seberapa baik manfaatnya untuk tubuh.

Gandum utuh adalah gandum dalam bentuk asli gandum tanpa melalui proses pengolahan yang berlapis-lapis. Masih bingung? Yuk, coba baca lebih lanjut di artikel ini.

 

Makanan apa saja yang mengandum gandum utuh?

Ada banyak deretan makanan yang termasuk makanan yang berasal dari gandum utuh. Berikut adalah beberapa pilihan yang bisa ditemukan di pasaran: oatmeal, sereal gandum utuh, barley, brown rice dan whole wheat. Mungkin karena gandum tidak tumbuh secara subur di Indonesia, kebanyakan olahan gandum adalah produk impor dan agak sulit dicari. Yang paling umum ditemukan adalah oatmeal dan brown rice.

Kenapa sih gandum utuh baik untuk kesehatan?

Karena sering sekali disarankan oleh ahli kesehatan tentang manfaat gandum utuh untuk makanan sehari-hari, ada beberapa yang masih penasaran dengan manfaatnya bagi tubuh. Berikut ini adalah sedikit manfaat dari gandum utuh bagi kesehatan tubuh:

. membantu menurunkan berat badan. Resiko diabetes meningkat enam kali lipat pada mereka yang memiliki berat badan berlebih. Pasien diabetes selalu disarankan untuk belajar mengontrol berat badan dan jika memungkinkan mulai mengurangi berat badan. Salah satu cara untuk menurunkan berat badan adalah diet sehat dan makanan dari gandum utuh harus masuk dalam diet meal plan pasien diabetes.

. menurunkan kolesterol jahat. Ketika jumlah kolesterol jahat lebih banyak dibandingkan jumlah kolesterol baik dalam tubuh resiko berbagai penyakit juga semakin meningkat. Diabetes, penyakit jantung, hingga stroke merupakan bentuk penyakit akibat jumlah kolesterol terlalu tinggi. Untuk mencegah berbagai penyakit yang timbul akibat kolesterol, mulailah mengonsumsi makanan dari gandum utuh karena gandum utuh bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Di samping menurunkan kadar kolesterol jahat, gandum utuh akan meningkatkan jumlah kolesterol baik. Dengan jumlah kolesterol baik yang lebih banyak maka resiko terserang berbagai penyakit mematikan seperti stroke dan serangan jantung bisa lebih berkurang.

. mengendalikan gula darah. Makanan yang berasal dari gandum utuh tidak akan menaikan gula darah karena kandungan protein dan seratnya lebih tinggi. Tubuh kenyang lebih lama dan tentu saja gula dalam darah tidak akan melonjak naik setelah makan.

Beberapa manfaat dari gandum utuh yang sangat efektif untuk mencegah kadar gula darah tinggi. Salah satu cara agar kadar gula darah tinggi bisa terkontrol adalah melalui konsumsi makanan sehat dan tidak mengandung karbohidrat berlebih, gandum utuh bisa menjadi pilihan.

 

Baca juga: KETO DIET, CARA CEGAH PENYAKIT DIABETES

PENGERTIAN PENYAKIT DIABETES YANG HARUS DIKENALI

Ada banyak orang salah memahami pengertian penyakit diabetes dan mendapat perlakukan yang tidak semestinya dari lingkungan. Beberapa salah tangkap dari pengertian penyakit diabetes akan dibahas pada artikel ini sehingga mulai sekarang siapapun bisa lebih memahami kondisi penyakit diabetes. Jadi supaya tidak ada salah lagi dalam memahami pengertian penyakit diabetes, yuk coba ikuti artikel berikut.

 

Tentang penyakit diabetes

Pertama-tama penyakit diabetes tidak disebabkan karena gula. Gula hanya salah satu penyebab gula darah menjadi naik, tetapi bukan penyebab utama dan satu-satunya. Kekurangan beberapa mineral penting juga menjadi salah satu sebab seseorang terkena diabetes. Gaya hidup tidak sehat, kurangnya olahraga sehingga terjadi penumpukan lemak dapat memicu gula darah tidak stabil dalam tubuh. Penyebab lain dari diabetes adalah ketika kegagalan pankreas untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan insulin, sama sekali tidak ada hubungannya dengan konsumsi gula berlebih.

Kedua, mengonsumsi makanan atau minuman dengan label sugar free bukan berarti tidak akan menyebabkan kenaikan gula darah karena sugar free belum tentu carb free. Karbohidrat ketika masuk akan diubah menjadi glukosa yang sama saja akan menaikan kadar gula darah.

Ketiga, orang-orang dengan diabetes bisa mengonsumsi gula dan makan makanan yang mengandung gula. Mereka tidak akan langsung pingsan atau menunjukan suatu reaksi hanya karena mereka mengonsumsi gula. Yang harus diperhatikan adalah batasan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula. Selama dikonsumsi dalam batas wajar, semua akan baik-baik saja.

Keempat, diet dan olahraga bukan cara untuk menyembuhkan penyakit diabetes. Diet dan olahraga yang dirancang untuk pasien bertujuan untuk mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh, menjaga agar tubuh tetap sehat dan meminimalkan resiko komplikasi. Jadi sekali lagi diet dan olahraga tidak untuk menyembuhkan diabetes atau mengembalikan kondisi pasien seperti sedia kala.

Kelima, tidak ada obat untuk menyembuhkan diabetes. Diabetes adalah kesalahan metabolisme dalam tubuh sehingga pada dasarnya tidak ada obat yang bisa menyembuhkan diabetes. Obat-obatan, diet dan olahraga adalah metode untuk mengendalikan kondisi pasien diabetes adalah agar tidak merembet ke organ tubuh lain dan menimbulkan komplikasi.

Keenam, diabetes tidak dapat dikembalikan ke kondisi semula. Apalagi diabetes tipe 1 dimana tubuh memang tidak dapat memproduksi insulin karena pankreas tidak bekerja sebagaimana mestinya, kondisi ini tidak dapat dikembalikan ke kondisi tubuh sehat. Yang bisa dilakukan adalah menjaga agar pasien diabetes tetap hidup sehat dan tidak terlalu sering mengalami kenaikan gula darah.

Ketujuh, perlu diketahui tentang diabetes tipe 1 dan 2 adalah diabetes yang berbeda. Diabetes tipe 1 adalah ketika tubuh kekurangan insulin karena produksi insulin yang sedikit atau tidak memproduksi insulin sama sekali (insulin deficient). Sedangkan diabetes tipe 2 adalah ketika tubuh tidak merespon kehadiran insulin dengan baik atau kebal terhadap insulin (insulin resistant).

Delapan, diabetes bukan penyakit menular, namun bisa diturunkan. Mereka yang memiliki orangtua dengan diabetes bersiko lebih besar mengalami diabetes pula. Diabetes tidak berasal dari virus atau bakteri sehingga tidak akan menular melalui kontak fisik atau udara.

Kondisi pasien diabetes bisa berbeda-beda. Jadi ketika ada dua orang yang mengidap diabetes, belum tentu mereka memiliki diabetes yang sama. Maka jangan samakan perilaku pada satu pasien dengan pasien lain, ada berbagai faktor yang membuat kondisi masing-masing pasien tidak sama.

 

Baca juga: SUNTIKAN RUTIN CEGAH PENYAKIT DIABETES

SUNTIKAN RUTIN CEGAH PENYAKIT DIABETES

Mengingat orang dengan diabetes mudah sakit, membuat berbagai tindakan untuk cegah penyakit diabetes adalah cara yang tepat untuk menjaga kesehatan. Salah satu cara untuk cegah penyakit diabetes adalah mendapat suntikan yang bisa meningkatkan sistem imun tubuh.

Kadar gula darah kadang lebih sulit dikendalikan ketika tubuh sedang tidak fit atau sedang sakit. Sakit kecil seperti flu, deman, dan masuk angin bisa jadi sesuatu yang besar bagi pasien diabetes karena gula darah jadi lebih sulit dikendalikan dan tubuh rentan terhadap virus atau bakteri lain. Maka, untuk cegah semakin parahnya penyakit diabetes pasien bisa mencoba dengan melakukan beberapa suntikan vaksin atau substansi lain yang bisa menjaga agar tubuh tetap dalam keadaan fit. Tentu saja bukan berarti pasien diabetes tidak sakit sama sekali, namun jika tiba-tiba jatuh sakit akan lebih cepat sehat dan kondisinya tidak bertambah parah.

Suntikan apa saja yang bisa didapatkan pasien diabetes dan kapan saja waktunya? Berikut ini adalah daftar suntikan yang bisa didapatkan pasien diabetes untuk menjaga kondisi tubuhnya dan cegah berbagai penyakit.

 

Suntikan flu

Siapa saja yang bisa mendapatkan suntikan ini? Siapapun yang sudah berusia di atas 6 bulan. Tidak harus orang dengan diabetes, mereka yang tanpa diabetes juga bisa mendapatkannya.

Kapan? Suntikan flu bisa dilakukan setiap tahun. Konsultasikan dengan dokter kapan waktu yang tepat untuk mendapat suntikan flu.

Suntikan pneumonia

Sipa saja yang bisa mendapatkan suntikan ini? Semua orang dengan diabetes setelah usia 2 tahun.

Kapan? Sekali saja, jika memungkinkan sebelum usia 65 tahun. Suntikan untuk pneumonia sebaiknya dilakukan di antara usia 2 sampai 65 tahun.

Suntikan hepatitis B

Siapa saja yang bisa mendapatkan suntikan ini? Mereka yang sudah dewasa atau berusia di antara 19 sampai 59 tahun.

Kapan? Biasanya untuk suntikan hepatitis diberikan dalam satu rangkaian.

Suntikan tetanus

Siapa yang bisa mendapatkan suntikan ini? Semua orang yang sudah dewasa bisa mendapatkan suntikan tetanus.

Kapan? Suntikan tetanus biasanya diberikan setiap 7 sampai 10 tahun sekali.

 

Imunisasi anak-anak

Nah, sebagai tambahan pengetahuan saja, ada beberapa imunisasi yang bisa diberikan sejak kecil sehingga ketika dewasa tubuh bisa lebih siap saat menghadapi situasi sakit. Beberapa imunisasi saat kecil adalah:

  • Rubella
  • Tetanus
  • Cacar
  • Polio

PASIEN DIABETES KETIKA MENGHADAPI HARI-HARI SAKIT

Menjaga kesehatan bagi pasien diabetes memang penting adanya, tetapi terkadang ada kondisi yang tidak terhindarkan sehingga pasien jatuh sakit. Tentu saja kondisi ini bisa jadi berbahaya karena daya tahan tubuh pasien diabetes yang tidak sebaik orang-orang tanpa diabetes. Penyakit biasa seperti flu mungkin bisa jadi mengarah pada kondisi kesehatan lain yang lebih berbahaya. Nah, makanya jangan pernah menganggap remeh kondisi ketika tubuh sedang tidak fit sesederhana apapun kondisi tersebut.

Sakit atau sedang tidak fit membuat kadar gula darah sulit dikontrol. Demam, flu, muntah-muntah atau bahkan masuk angin bisa menjadi masalah serius bagi pasien diabetes. Jadi berikut ini adalah hal-hal yang sebaiknya diingat ketika suatu hari tiba-tiba jatuh sakit atau sedang tidak enak badan.

 

Makan makanan yang sehat dan bergizi

Masalah utama ketika jatuh sakit adalah tidak nafsu makan. Ini akan jadi masalah besar mengingat pasien diabetes harus makan sesuai jam yang telah ditentukan untuk menjaga gula darah tetap stabil. Melewatkan waktu makan bisa membuat gula darah melonjak naik dan ini akan memperparah kondisi kesehatan pasien.

Pada saat sakit tubuh memang jadi lemah dan lesu, tetapi yang paling penting adalah tetap mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Tubuh yang sangat membutuhkan asupan nutrisi penting agar tetap fit melawan infeksi, virus dan bakteri yang ada dalam tubuh. Pasien diabetes harus tetap makan sesuai diet meal plan yang dibuat demi menguatkan tubuh dan menjaga agar gula darah tetap stabil.

Minum cairan yang tidak berkafein

Setiap satu jam sekali tubuh harus mendapat asupan cairan tanpa kafein atau paling tidak air putih. Ketika sakit tubuh akan sangat lemah karena kekurangan cairan. Maka jangan sampai tubuh kekurangan cairan karena justru akan semakin membuat sistem imun ikut lemah.

Kenapa harus minuman tanpa kafein? Karena kafein justru menyerap lemak lebih banyak, sehingga bukannya mendapat cukup cairan, tubuh justru semakin lemah karena kekurangan cairan.

Membuat catatan

Ketika sedang sakit seperti ini buatlah catatan untuk beberapa hal berikut ini:

Catatan makanan apa yang dimakan serta minuman yang dikonsumsi setiap hari. Ini untuk membuat rekaman apa saja makanan yang masuk ke dalam tubuh dan apakah makanan tersebut memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tubuh.

Catat juga kadar gula darah setiap empat jam sekali. Penting untuk memastikan bahwa gula darah tetap dalam keadaan stabil. Memiliki gula darah tinggi dalam keadaan sakit bisa membuat kondisi semakin parah. Begitu juga ketika gula darah mendadak rendah, gula darah rendah saja sudah bisa membuat seseorang lemah sampai hilang kesadaran, apalagi jika ditambah dengan sakit lainnya.

Catat kadar keton dalam tubuh jika menggunakan insulin setiap empat jam sekali.

Ketika sakit memang sebaiknya segera meminta bantuan dokter ahli untuk menentukan langkah selanjutnya yang lebih aman. Paling tidak pergilah ke dokter ketika:

  • Tidak dapat memakan makanan apapun (sulit menelan atau dimuntahkan lagi) dan minum cairan apapun.
  • Sering muntah dan diare.
  • Terlalu lemah untuk menggunakan obat diabetes.
  • Sulit mengontrol gula darah dan memiliki keton yang tinggi.

Kondisi ini harus ditangani oleh dokter ahli agar tidak membahayakan nyawa pasien diabetes. Jadi perhatikan baik-baik. Meskipun sakitnya kecil dan sederhana, kondisi diabetes bisa membuat penyakit ini jadi lebih parah. Jangan remehkan penyakit kecil, segera hubungi dokter jika memang ragu-ragu.

 

Baca juga: DIMANA DAN BAGAIMANA CARA KERJA OBAT DIABETES YANG DISUNTIKAN

DIMANA DAN BAGAIMANA CARA KERJA OBAT DIABETES YANG DISUNTIKAN

Kebanyakan orang menggunakan obat diabetes yang disuntikan untuk mengontrol diabetesnya. Bisa jadi obat yang disuntikan tersebut adalah insulin, tetapi bisa juga yang lain seperti hormone atau protein. Obat diabetes yang disuntikan juga memiliki cara dan area kerjanya masing-masing sama seperti obat dalam bentuk pil. Setiap bagian tubuh akan memiliki reaksi berbeda dengan obat yang diberikan, begitu juga sebaliknya, kebutuhan obat diabetes di setiap bagian tubuh bisa berbeda-beda. Maka dari itu sekarang akan coba dijelaskan bagaimana setiap obat bekerja di bagian tubuh yang berbeda bagi pasien diabetes.

 

Liver

Untuk liver obat yang digunakan adalah symlin (amylin).

Symlin dalam obat yang disuntikan menyasar liver sebagai tujuan utamanya. Obat diabetes ini berfungsi untuk membantu menurunkan kadar gula atau glukosa yang dibuat oleh liver.

Liver dan pankreas

Obat yang disuntikan Byetta, Bydureon, Victoza, Trulicity, Ozemplc.

Selain liver sendiri ada juga obat diabetes yang disuntikan untuk membantu memperbaiki kerja liver serta pankreas. Dua organ ini memang sangat berhubungan dengan diabetes karena di pankreas-lah insulin diproduksi.

Jadi tujuan obat ini adalah membantu pankreas untuk membuat insulin lebih banyak sehingga dapat memenuhi kebutuhan insulin dalam tubuh. Obat-obatan ini juga akan membantu menurunkan jumlah gula yang dibuat liver. Lebih jauh lagi, obat ini juga memungkinkan untuk mengurangi nafsu makan yang tentunya bagus untuk menurunkan berat badan. Menurunkan berat badan sangat penting bagi pasien diabetes karena dapat mengurangi resiko komplikasi dan kontrol terhadap gula darah yang lebih baik.

Lemak, otot, liver dan pankreas

Semua jenis insulin (Apidra, Humalog, Humulin, Lantus, Levemir, NovoLog, Novolin, dan insulin jenis lainnya).

Kebanyakan orang sudah tahu bahwa insulin sangat penting untuk tubuh dan pasien diabetes biasanya tidak memproduksi insulin sendiri sehingga butuh suntikan insulin agar kebutuhan insulin dalam tubuh dapat terpenuhi. Suntikan insulin disuntikan ke dalam tubuh untuk menggantikan insulin yang dibutuhkan oleh tubuh, menurunkan kadar gula darah yang dibuat oleh liver dan membantu agar gula dapat masuk ke dalam sel lalu diubah menjadi energi. Selain tidak dapat memenuhi kebutuhan insulinnya sendiri, pasien diabetes juga akan mengalami resistensi insulin atau tubuh yang tidak sensitif terhadap jumlah insulin yang ada dalam tubuh. Untuk itulah suntikan insulin dibutuhkan oleh pasien diabetes.

Ini hanya sebagian kecil obat untuk diabetes yang disuntikan. Masih ada obat lain yang digunakan dengan cara disuntikan, namun ini adalah beberapa yang harus diketahui. Temui dokter khusus diabetes jika ingin mengonsultasikan obat diabetes yang harus digunakan.

 

Baca juga: PENYAKIT DIABETES MEMBUAT SULIT MENYETIR?