YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

BAGAIMANA MENCEGAH DAN MEMBERI OBAT PADA PASIEN DIABETES RETINOPATHY

Obat diabetes selain untuk membantu mengendalikan gula darah juga dimaksudkan untuk mencegah munculnya berbagai komplikasi yang bisa membahayakan tubuh. Salah satu komplikasi yang mungkin terjadi jika gula darah tidak dikontrol dengan obat adalah diabetes retinopathy. Retinopathy adalah kondisi ketika kerusakan yang dialami mata karena gula darah dalam tubuh terlalu tinggi dalam waktu lama. Gula darah tinggi dalam waktu lama akan menyebabkan penumpukan cairan pada lensa pada bagian yang bertugas untuk memfokuskan pandangan. Kenaikan jumlah cairan ini yang menyebabkan jaringan tissue pada retina membengkak dan menimbulkan pandangan yang kabur.

Tanda-tanda kerusakan mata pada pasien diabetes jarang sekali disadari di awal dan kadang tak terdeteksi sama sekali sampai berada di tingkat lanjut. Ada beberapa faktor yang menyebabkan retinopathy bisa terjadi: lama dari penyakit diabetes itu sendiri, kontrol gula darah yang buruk baik dengan obat atau dengan diet, hipertensi, kurang olahraga, merokok dan riwayat keluarga yang mengidap diabetes.

 

Mencegah diabetes retinopathy

Sebenarnya mungkin saja mencegah diabetes retinopathy atau setidaiknya memperlambat terjadinya kerusakan pada mata tersebut. California Optometric Association memberikan beberapa tips agar bisa membantu mencegah atau memperlambat kerusakan mata pada pasien diabetes.

Pertama, selalu ikuti aturan obat diabetes yang diberikan. Obat berfungsi untuk menjaga gula darah tetap stabil sehingga menghindari terlalu banyak tekanan pada pembuluh darah di mata.

Kedua, pertahankan agar hasil A1C atau kadar rata-rata gula darah selalu dibawah 7 persen.

Ketiga, tidak hanya mengandalkan obat diabetes, pasien juga harus teratur dalam mengikuti diet sehat termasuk memperbanyak konsumsi omega 3, buah segar dan sayuran.

Keempat, jangan lupa olahraga rutin.

Kelima, selain mengontrol kadar gula darah tetap normal, tekanan gula darah juga harus selalu dalam keadaan stabil. Tekanan darah tinggi juga dapat membahayakan syaraf-syaraf yang ada pada mata.

Terakhir, hindari alkohol dan rokok yang akan memperparah kondisi kesehatan tubuh itu sendiri.

Tentunya jangan lupa juga untuk rutin memeriksakan mata pada dokter ahli yang juga memahami tentang diabetes. deteksi dini dan penanganan secepat mungkin akan membantu dalam mengontrol progress kondisi mata pasien diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/mengenal-lebih-jauh-tentang-diabetes-retinopathy-sebelum-menggunakan-obat/

APAKAH CHROMIUM ADALAH BAGIAN PENTING DARI OBAT DIABETES?

Meski jarang disebutkan tetapi ternyata kehadiran chromium penting dalam obat dan menu diet pasien diabetes sehari-hari. Chromium adalah komponen penting dalam diet yang ditemukan pada abad 18. Chromium hadir dalam bentuk divalent (Cr+2) dan trivalent (Cr+3), tetapi trivalent adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi kesehatan. kebutuhan chromium dalam tubuh setiap orang bisa berbeda-beda tergantung dari jenis kelaminnya. Pria membutuhkan 35mcg sedangkan pada wanita 25mcg.

Lalu apa tanda-tandanya seseorang mengalami kekurangan chromium? Jika seseorang mengalami kekurangan chromium maka kondisi glukosa darahnya akan sulit dikontrol, kekurangan energi, memiliki keinginan makan yang tinggi dan perubahan mood yang sulit dikendalikan. Itulah mengapa penting untuk memenuhi kebutuhan chromium sebagai salah satu usaha mengendalikan gula darah selain dengan obat diabetes.

 

Asal Chromium

Untuk memenuhi kebutuhan chromium kebanyakan berasal dari makanan. Makanan yang merupakan sumber chromium adalah gandum utuh, beras coklat, jamur, brokoli, beer, ragi, ayam, produk olahan susu, dan seafood. Rata-rata 2% dari chromium yang berasal dari makanan akan diserap oleh tubuh. Untuk lebih lengkapnya, chromium dikonsumsi bersama dengan vitamin B3 dan C untuk membantu penyerapannya.

Manfaat chromium

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa chromium dapat membantu kerja obat diabetes dalam mengendalikan gula darah. Chromium sangat efektif dalam metabolisme karbohidrat dan bagus dalam pembentukan glucose tolerance factor (GTF). GTF akan membantu penyerapan glukosa ke dalam sel sehingga menciptakan ruang yang lebih baik untuk produksi energi. Sejak perang sipil, kehadiran chromium telah dimanfaatkan untuk mengatasi kenaikan kadar glukosa dalam darah.

Tidak hanya bagi pasien diabetes yang mengonsumsi obat, chromium juga membantu dengan sangat efektif pada metabolisme lemak. Dengan metabolisme lemak yang baik maka kadar kolesterol juga jadi lebih terkontrol. Penelitian telah membuktikan bahwa orang-orang yang meninggal berhubungan dengan penyakit jantung menunjukan kurangnya chromium dalam tubuhnya.

Chromium juga bisa membantu menurunkan berat badan. Chromium dalam bentuk picolinate menunjukan kemampuannya untuk mengurangi jumlah jaringan adipose dalam tubuh manusia. Maka dari itu konsumsi chromium dalam jumlah tinggi akan membantu mengontrol keinginan makan dan rasa lapar.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/resep-obat-diabetes-dalam-bentuk-spirulina/

MENGATASI DIABETES DENGAN OBAT DARI SPIRULINA

Spirulina ternyata merupakan salah satu superfood yang sering dimanfaatkan sebagai obat diabetes, mengurangi berat badan, hingga mengatasi berbagai inflamasi. Tanaman spirulina adalah alga hijau-biru yang dikenal juga dengan nama cyanobacterium, ‘cyano’ sendiri berarti biru. Sedangkan nama spirulina diambil dari bahasa latin ‘spiral’ yang merujuk pada bentuk dari tanaman ini sendiri. Diperkirakan spirulina termasuk tanaman yang pertama kali tumbuh sejak adanya oksigen sekitar 3.5 miliar tahun yang lalu. Spirulina ditemukan pertama kali oleh suku Aztec di Danau Texcoco, Mexico. Beberapa saat kemudian ditemukan kembali oleh orang-orang Spanyol kemudian dijadikan salah satu bahan makanan yang dikonsumsi hingga saat ini.

Spirulina termasuk tinggi makanan superfood karena nutrisinya yang terkenal tinggi. Satu sendok teh (7 gram) spirulina mengandung hingga 4 gram protein. Tidak hanya protein tinggi, spirulina juga akan memenuhi kebutuhan iron, copper, dan vitamin B3 yang direkomendasikan dalam sehari. Nutrisi lain dari spirulina adalah vitamin A, B, C, E, vitamin K, mangan, sodium, potassium, dan magnesium. Selain itu komponen aktif yang disebut Phyocyanin adalah antioksidan yang mencegah kerusakan sel dan DNA.

Spirulina banyak dimanfaatkan sebagai obat yang dikemas dalam bentuk suplemen untuk berbagai penyakit termasuk diabetes. Bagi pasien diabetes mengonsumsi obat yang bisa mencegah munculnya berbagai komplikasi adalah hal yang penting. Untuk kenal lebih jauh manfaat spirulina sebagai obat diabetes akan dibahas pada artikel ini.

 

Manfaat spirulina

Spirulina memiliki cukup banyak manfaat yang bisa diandalkan:

Menyehatkan liver

Mengurangi rasa sakit sensitif

Mengurangi gejala alergi

Obat diabetes. Terutama untuk obat pasien diabetes tipe 2.

Meningkatkan sistem imun

Anti-inflamasi

Menjaga kesehatan mata

Mencegah penumpukan trygliserida pada liver

Melindungi syaraf

Mengandung iron alami dalam jumlah tinggi

Meningkatkan pembakaran lemak ketika olahraga

Meningkatkan energi

60% bagian spirulina adalah protein

Mencegah dan membantu mengatasi masalah kesehatan yang berhubungan dengan jantung termasuk hypertensi

Kaya akan omega 3, 6 dan 9, terutama kaya akan omega 3.

Karena melihat kandungannya yang tinggi ini tidak heran jika spirulina banyak direkomendasikan sebagai obat diabetes yang ampuh sekaligus superfood yang bermanfaat tinggi.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/berbagai-resep-obat-herbal-untuk-diabetes-yang-bisa-dicoba-di-rumah/

CHAMOMILE TEA OBAT HERBAL UNTUK DIABETES YANG BISA MENENANGKAN

Ada banyak jenis teh yang dijadikan obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit termasuk diabetes. Dari sekian banyak jenis teh yang tersedia biasanya yang dijadikan obat herbal termasuk untuk mengatasi diabetes adalah black tea dan green tea, serta olahan black tea lainnya. Namun selain itu ternyata ada teh lain yang juga berjasa sebagai obat herbal untuk diabetes yaitu chamomile tea. Teh yang berasal dari bunga chamomile ini ternyata cukup terkenal dan kaya akan manfaat untuk kesehatan.

Orang-orang Mesir kuno menanam bunga chamomile untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Mereka percaya bahwa chamomile merupakan tanaman herbal yang sakral berhubungan dengan Dewa Matahari, Ra. Sering digunakan sebagai bahan teh, chamomile mampu memberikan ketenangan dan mampu meredakan stress. Chamomile tea juga digunakan untuk meredakan perut yang terasa tak nyaman dan kram saat menstruasi.

Beberapa manfaat dari chamomile tea yang bisa ditemukan dan menjadi alasan untuk mulai rutin mengonsumsinya akan dijelaskan pada artikel berikut ini.

 

Meredakan rasa sakit dan efek menenangkan

Meredakan rasa sakit menjadi salah satu manfaat chamomile tea yang paling utama dan paling banyak dipercaya oleh masyarakat, termasuk bermanfaat untuk meredakan migraine.

Chamomile tea dikenal sejak lama memang memiliki efek menenangkan. Sering kali konsumsi chamomile tea banyak disarankan pada mereka yang memiliki gangguan tidur. Penelitian membuktikan bahwa efek tersebut terjadi karena bunga chamomile melepaskan glycine ke dalam pembuluh darah. Glycine terkenal sebagai kandungan untuk menenangkan pikiran dan tubuh. Tidak hanya membuat seseorang merasa rileks hingga bisa tidur nyenyak, tetapi juga meredakan nyeri otot dan nyeri saat menstruasi.

Mengatasi diabetes

Chamomile tea adalah salah satu teh yang menjadi obat herbal untuk diabetes. ternyata hal ini telah lama dipercaya oleh masyarakat. Mengonsumsi chamomile tea setiap hari mampu mencegah beberapa gejala diabetes. ini karena chamomile tea memiliki kemampuan untuk mengontrol kadar gula darah yang membuatnya dengan efektif mengatasi masalah lain yang berhubungan dengan diabetes. Tambahkan chamomile tea sebagai obat herbal untuk membantu mengelola kesehatan pasien diabetes, menu sehat dalam diet dan kebiasaan baik yang membantu menyembuhkan diabetes.

Inflamasi

Chamomile tea mengandung anti-inflamasi yang membantu mencegah munculnya berbagai bentuk inflamasi dengan lebih efektif. Penelitian membuktikan bagaimana teh herbal ini tidak hanya mengurangi inflamasi tetapi juga mendorong pertumbuhan kembali jaringan tissue di atas luka dan meningkatkan regenerasi protein kolagen dalam tubuh.

Mencegah kanker

Sebagai obat herbal untuk membantu mengatasi berbagai resiko penyakit dalam, chamomile tea juga digunakan untuk mencegah kanker. Teh ini harus dikonsumsi dengan herbal lain untuk membuat tubuh tetap sehat.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/manfaat-kesehatan-virgin-coconut-oil-untuk-obat-diabetes-herbal/

MANFAAT KESEHATAN VIRGIN COCONUT OIL UNTUK OBAT DIABETES HERBAL

Ternyata obat diabetes herbal bisa berasal darimana saja, termasuk dari yang saat ini sedang populer adalah virgin coconut oil. Selain extra virgin olive oil yang kaya manfaat, virgin coconut oil juga memiliki kandungan yang berlimpah mulai dari jadi obat diabetes herbal hingga menutrisi otak.

Cara penggunaan virgin coconut oil juga beragam beberapa orang menggunakannya sebagai minyak untuk memasak yang disebut lebih sehat dibanding minyak lain. Ada juga yang menggunakannya sebagai pengganti gula. Selain dikonsumsi dari dalam, virgin coconut oil juga banyak dimanfaatkan dengan penggunaan dari luar seperti dijadikan pelembab wajah atau scrub, masker rambut, pembersih makeup sampai jadi body lotion bagi ibu dan bayi.

Untuk tahu lebih lengkap manfaat virgin coconut oil dalam kehidupan sehari-hari, berikut adalah beberapa contohnya.

 

Mengatasi masalah thyroid

Penelitian membuktikan bahwa virgin coconut oil mengandung medium-chain fatty acids yang mendorong perbaikan metabolisme dan memberi energi lebih banyak.

Menurunkan kolesterol

Virgin coconut oil kaya akan lauric acids yang akan melindungi jantung dengan mengurangi jumlah kolesterol jahat dan meningkatkan jumlah kolesterol baik. Itulah mengapa banyak yang menyarankan untuk mengganti minyak di rumah dengan virgin coconut oil yang lebih menyehatkan.

Menjaga diabetes terkontrol

Untuk diabetesi, virgin coconut oil adalah sumber obat diabetes herbal yang mudah didapat dan dikonsumsi. Virgin coconut oil sendiri tidak akan meningkatkan produksi insulin di dalam darah. Sebaliknya virgin coconut oil akan membantu mengontrol gula darah dengan meningkatkan pengeluaran insulin yang lebih teratur. Tetapi bukan berarti menjadi ijin untuk mulai makan gula dalam jumlah banyak atau karbohidrat lainnya.

Mengatasi gastrointestinal malabsorption

Mengombinasikan vitamin E dengan virgin coconut oil melalui kulit adalah alternatif untuk mereka yang memiliki masalah dengan gastrointestinal malabsorption.

Menurunkan berat badan

Virgin coconut oil mungkin adalah lemak, tetapi ternyata sebenarnya sangat efektif untuk membantu menurunkan berat badan. Medium chain fatty acids yang ada dalam virgin coconut oil tidak akan menempel pada pembuluh darah seperti lemak lainnya. Mereka akan segera menuju liver dan berubah menjadi energi. Tubuh tidak mengenai virgin coconut oil sebagai lemak sehingga dapat menggunakannya sebagai energi.

Mendukung sistem imun

Virgin coconut oil kaya akan lauric acid, yaitu sebuah nutrisi yang mendukung sistem imun dalam tubuh.

Kesehatan jantung

Penelitian yang dilakukan pada orang-orang di Kepulauan Pasifik menemukan bahwa kalori keseluruhan yang mereka konsumsi 60 persennya ternyata berasal dari virgin coconut oil. Orang-orang kepulauan ini ternyata hampir tidak ditemukan memiliki resiko penyakit jantung.

Sumber: superherbalfoods.com

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/metode-diet-diabetes-terbaik-untuk-turunkan-gula-darah-dan-dukung-peran-obat/

METODE DIET DIABETES TERBAIK UNTUK TURUNKAN GULA DARAH DAN DUKUNG PERAN OBAT

Ada banyak cara untuk mengombinasikan obat diabetes dengan metode diet yang menyehatkan. Tidak semua metode diet bisa mendukung peran obat diabetes dalam mengendalikan gula darah. Namun metode diet yang tepat akan membantu mengatasi gula darah tinggi dengan cara yang lebih baik dibandingkan hanya mengandalkan obat diabetes saja. Tentu saja nantinya metode ini dikembalikan pada kondisi masing-masing pasien diabetes dan dikonsultasikan

 

Metode membagi piring

Ini adalah metode yang paling sederhana dengan membagi piring menjadi beberapa bagian dengan tanda tak kasatmata.

Isi setengah porsi piring dengan sayuran: asparagus, buncis, brokoli, kubis, wortel, seledri, timun, sayuran berdaun hijau, paprika, salad, atau tomat.

Lalu kira-kira isi seperempatnya dengan 1 lebar daging ayam, keju, ikan atau telur. Sedangka sisa ¼ lagi diisi dengan makanan yang mengandung tepung seperti roti, nasi, mi, sereal, kacang polong, kentang, dan jagung.

Di luar itu tambahkan juga 1 mangkuk kecil buah-buahan atau ½ cup buah kaleng atau ½ cup jus buah.

Tetapi karena setiap hal selalu memiliki kekurangan dan kelebihan, ada beberapa kekurangan yang ditemukan pada metode pembagian piring ini. Cara ini masih memasukan semua makanan yang sebenarnya tidak ramah bagi pasien diabetes yaitu makanan bertepung, buah-buahan dan susu. Mereka mengandung karbohidrat tinggi dan menurut penelitian tidak banyak membantu obat diabetes mengendalikan gula darah.

Menghitung karbohidrat

Karbohidrat adalah cara paling akurat untuk tahu dengan persis apa yang dimakan hari ini, terutama asupan karbohidratnya. Ada dua cara untuk melakukannya yaitu dengan menghitung berapa gram karbohidrat yang dikonsumsi dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi.

1 jenis karbohidrat pilihan akan memenuhi 15 gram kebutuhan karbohidrat tubuh. Ini adalah beberapa contoh pilihan karbohidrat yang bisa diambil.

1 lembar roti

½ cup nasi

1 potong kecil buah

½ cup kacang-kacangan

½ cup jagung

½ cup kentang tumbuh atau sweet potato

½ cup – ¾ cup sereal

Jika pada label makanan tertulis total karbohidrat adalah 30 gram, artinya mereka mengandung 2 karbohidrat pilihan. Penting untuk mulai sekarang membaca label pada makanan kemasan.

Menghitung karbohidrat pergram

Pertama yang perlu diperhatikan lebih dulu adalah total karbohidrat dan jumlah serat yang ada pada label karena yang dibutuhkan adalah net carbs.

Untuk menghitung net carbs mulai dengan menghitung karbohidrat total lalu dikurangi dengan jumlah serat. Misalnya jika total karbohidrat yang ada 13 gram dan jumlah serat yang dimiliki 3 gram kemudian dikurangkan maka yang tersisa adalah 10 gram net carbs.

Dengan cara ini mudah untuk mengetahui berapa banyak karbohidrat yang boleh dikonsumsi dalam sehari. Beberapa menyarankan 50-70 gram karbohidrat perhari. Tetapi tentu saja kembali lagi hal ini harus didiskusikan dengan dokter ahli.

Sumber: diabetesmealplans.com

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/peran-makanan-dalam-menyembuhkan-pasien-diabetes-dan-konsumsi-obat/