Diabetes dan Kopi – Anda Harus Tahu Faktanya

Anda penderita diabetes? Atau anda penikmat kopi? Atau malah anda penderita diabetes yang suka menikmati kopi? saat ini, kopi memang menjadi minuman yang sangat popular di seluruh dunia. Kopi pun menjadi komoditas pertanian yang diperdagangkan dan sangat dihargai. Di artikel ini, sedikit membahas tentang diabetes dan kopi. Apakah kopi baik atau tidak untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes?
Apa itu Kopi

Kopi dihasilkan dari proses pemanggangan biji kopi kemudian digiling menjadi bubuk dan penyeduhan dengan air panas. Ada beberapa cara untuk menyajikan kopi seperti menyaring, dengan press (menekan) atau drip (tetesan). Cara yang anda pilih untuk menyeduh kopi tergantung kemampuan yang anda miliki, karena di setiap cara sajian terdapat perbedaan manfaat gizi atau kandungan lainnya. Secara umum, kopi disajikan dalam bentuk panasnya. Tetapi sekarang ini, banyak juga sajian dalam bentuk dinginnya atau es. Seringkali juga menyajikan kopi disertakan dengan krim dan gula (untuk anda penderita diabetes tentu saja haruslah hati-hati dalam memilih gula, sebaiknya pakai gula alami).
Fakta Nutrisi Kopi
Jika anda mengkonsumsi kopi hitam, tidak akan banyak kalori sama sekali yang ikut masuk. Tetapi lain halnya jika ditambahkan dengan krim atau gula, kalori yang masuk tentunya akan lebih banyak. Inilah yang terkandung dalam satu cangkir kopi :
- 11% vitamin B12 dan riboflavin
- 6% vitamin B6
- 3% mangaan dan kalium
- 2% magnesium dan vitamin B3
Satu cangkir kopi bahan dan air yang standard saja akan mengandung sekitar 40 mg kafein tetapi akan ada perbedaaan tergantung pada jenis kopi, bahan dan metode yang digunakan selama penyeduhan.
Mitos dan Fakta Kopi

Biji kopi sebenarnya adalah biji buah, yang artinya terdapat kandungan akti oksidan yang tinggi di dalamnya. Biji kopi berasal dari tanaman kopi, yang artinya kita makan buah dari tanaman kopi. Bukankah masuk akal? Hehehe. Kopi merupakan sumber karbohidrat yang kemudian pecah menjadi gula saat pemanggangan. Karena kopi diseduh dan tidak dikonsumsi langsung, maka kopi tidak memiliki kalori dan karbohidrat. Kopi telah terbukti mengurangi resiko diabetes hingga 14% jika anda mengkonsumsi 1 cangkir per hari. Tapi selalu ingat porsinya, jangan sampai berlebihan dan selalu konsultasikan dengan dokter anda. kabar baik bagi anda penderita diabetes, kopi secara efektif dapat mengurangi gula darah dan kadar insulin, membantu menurunkan trigliserida dan mengurangi penyakit hati berlemak.
Kopi menyediakan anti oksidan dan biomarker anti inflamasi yang memberikan manfaat kesehatan bagi penderita diabetes tipe II. Asupan kopi telah dikaitkan dengan pencegahan penurunan fungsi kognitif dan mengurangi resiko kanker. Selain itu,kopi juga telah terbukti efektif membakar lemak, meningkatkan tingkat metabolism 3-11%, meskipun hasilnya bisa bervariasi pada setiap orang. Kafein dalam kopi memecah lemak tubuh menjadi asam lemak bebas, yang kemudian dibakar menjadi energi. Hal ini juga dapat meningkatkan energi untuk berolahraga.
Apakah Kopi Baik Untuk Penderita Diabetes?
Jika anda penderita diabetes yang suka menikmati kopi, tampaknya ini bukan sesuatu yang harus anda hentikan. Ya! Anda dapat menikmati kopi anda asalkan masih dalam porsi yang terkontrol dan konsumsilah kopi yang tanpa gula tambahan.
Demikianlah artikel kali ini tentang diabetes dan kopi. Semoga bermanfaat dan selamat menikmati kopi anda!
















