Diabetes

OBAT HOMEOPATHIC UNTUK DIABETES MELLITUS

obat diabetes

Sebelumnya telah disebutkan bahwa obat untuk diabetes mellitus harus lebih dulu dipersiapkan untuk mengatasi masalah metabolisme gula darah, komplikasi atau mengatasi efek samping dari antidiabetic. Setelah menentukan tujuan awal dari penggunaan obat homeopathic untuk mengatasi diabetes mellitus maka obat yang tepat dapat ditentukan kemudian. Berikut adalah beberapa obat untuk diabetes tipe 1 dan 2 yang dapat dikonsultasikan dengan pharmacist yang terpercaya.

 

Propolis D 12

Propolis adalah obat yang penting untuk diabetes. Ini sangat berguna untuk mengatasi kegagalan fungsi pankreas termasuk masalah pada gangguan gula darah dan metabolismenya.

Datisca cannabina D2

Obat yang ini memberikan solusi untuk mengatasi kenaikan gula darah yang terlalu tinggi. Untuk pasien diabetes yang mengalami kelebihan berat badan, Dastica adalah pilihan pengobatan yang paling aman dan paling baik.

Syzygium jambolanum D1 dan D2

Obat ini direkomendasikan untuk mereka yang memiliki gula darah tinggi dan terkadang mengalami gatal-gatal. Obat ini juga cocok digunakan oleh mereka yang sering merasa panas pada seluruh tubuhnya, cukup dengan menggunakan 15 tetes Syzygium jambolanum D1 dengan air sebelum tidur.

Pancreatium C4

Ketika muncul rasa sakit atau kaku di bagian atas abdomen, pasien diharap menggunakan Iris C4 di pagi hari segera setelah bangun tidur. Sedangkan jika terjadi kondisi polyuria atau peningkatan keinginan buang air kecil, gunakan Rhus aromatic C4 segera setelah bangun tidur di pagi hari.

Kerusakan syaraf dan masalah pada sistem limpa

Metode pengobatan homeopathic yang telah terbukti untuk pasien diabetes adalah Lyphomyosot dan Lymphdiaral. Kedua pengobatan ini mengandung obat homeopathic yang membantu melancarkan sistem aliran pada limpa dan meredakan kondisi syaraf yang mungkin dialami pasien diabetes pada telapak kaki, pergelangan kaki dan tangan.

Obat diabetes untuk mengatasi efek samping antidiabetic

Mereka yang didiagnosa dengan diabetes tipe 2 biasanya mendapat resep untuk metformin. Tetapi ada beberapa metode pengobatan lain yang bisa dicoba sesuai dengan gejala efek samping yang muncul yaitu: Asa foetida D6 dan Dolichos pruriens D6.

Untuk Asa foetida D6 biasanya digunakan ketika muncul gejala seperti perut kembung, perut buncit dan keras. Obat ini juga bisa digunakan ketika tubuh menunjukan gejala penolakan terhadap metformin seperti buang air besar yang cair dan berlendir.

Sedangkan untuk Dolichos pruriens D6 digunakan ketika tubuh menunjukan gejala parah seperti kulit kering gatal sehingga mengakibatkan luka gores dan peradangan. Jika gejala-gejala seperti itu muncul segera konsultasi dengan dengan dokter untuk kemungkinan menggunakan Dolichos pruriens. Obat ini juga disarankan untuk mengobati gatal-gatal pada anus dan penyumbatan yang sering terjadi.

Pada prakteknya mungkin akan ada beberapa prosedur yang digabungkan, tetapi perlu konsultasi dengan dokter ahli dan pharmacist sebelum akhirnya menentukan prosedur yang paling tepat.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/homeopathy-menawarkan-obat-untuk-diabetes-mellitus/