Diabetes

KEBIASAAN HIDUP SEHARI-HARI YANG MEMBUAT OBAT DIABETES TIDAK BEKERJA MAKSIMAL

7 Kebiasaan Penyebab Kadar Gula Darah Melonjak

Kebiasaan hidup yang salah

Salah satu penyebab obat diabetes tidak bekerja maksimal dalam mengatasi diabetes adalah karena gaya hidup pasien yang salah. Obat diabetes bukan satu-satunya penyelamat bagi pasien diabetes, ada banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan pasien salah satunya adalah kebiasaan sehari-hari. Diabetes memang dapat disebabkan salah satunya oleh gaya hidup dan pola makan yang salah. Berikut adalah berbagai gaya hidup yang membuat obat diabetes tidak bekerja maksimal.

 

Pemanis buatan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh jurnal Nature tahun 2014 menyebutkan bahwa konsumsi pemanis buatan yang mengandung zero-calorie seperti dalam diet soda, atau yang biasa ditambahkan pada teh serta kopi sangat berhubungan dengan intoleransi glukosa dan peningkatan kadar gula darah. Resiko terhadap penyakit diabetes tipe 2 juga dapat semakin meningkat.

Makanan berlemak

Selain karbohidrat, makanan berlemak juga mendapat banyak perhatian oleh pasien diabetes tipe 2. Makanan berlemak memang tidak menaikan gula darah secara langsung, tetapi berkontribusi besar terhadap resistensi insulin dan karena lama untuk dicerna hal tersebut juga berpengaruh terhadap timing kenaikan gula darah. Untuk orang biasa, makanan tinggi lemak masih dapat diterima selama jumlahnya tepat, namun bagi pasien diabetes ada jumlah yang harus dipatuhi untuk tetap menjaga kesehatan. Lebih dari 40 gram makanan berlemak akan membuat mereka sulit untuk mengontrol gula darah.

Melewatkan sarapan

Percayalah, melewatkan sarapan akan membuat obat diabetes bekerja tidak maksimal. Sarapan memang makanan terpenting dalam sehari menurut berbagai penelitian, terutama untuk orang-orang dengan diabetes tipe 2. Para peneliti meyakini bahwa fungsi sel beta pada pankreas, yang memproduksi insulin, akan terdampak negative jika pasien melewatkan sarapan.

Makan malam yang berlebihan

Kebalikan dari melewatkan sarapan, makan malam yang berlebihan juga membawa pengaruh buruk bagi pasien diabetes. Tubuh manusia menerima glukosa lebih baik pada siang hari dibandingkan pada malam hari. Salah satu penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia di tahun 2014 menggambarkan bagaimana makan malam sangat berefek untuk gula darah. Para peserta yang sarapan besar sebanyak 700 kalori dan makan malam dengan jumlah lebih sedikit yaitu 200 kakori memiliki gula darah yang lebih terkontrol dibanding mereka yang sarapan 200 kalori dan makan malam 700 kalori. Kedua kelompok partisipan itu makan siang dengan porsi 600 kalori.

Tidak biasa bergerak

Olahraga adalah hal penting untuk mengendalikan diabetes tipe 2 dan membuat kerja obat diabetes lebih maksimal. Dengan olahraga berat badan jadi lebih terjaga, mengurangi resiko stroke dan penyakit jantung. Dengan aktifitas fisik juga meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin dan membantu sel-sel tubuh menghilangkan gula dari darah serta menggunakannya sebagai energi.

Beberapa kebiasaan sehari-hari ini sebaiknya dihindari untuk mencegah kondisi pasien diabetes tipe 2 menjadi lebih parah.

Sumber: everydayhealth.com

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-diabetes-herbal-alami-dari-superfood-terbaik/