Semua orang pasti tahu bahwa salah satu manfaat dari berpuasa adalah menjadi obat bagi segala macam penyakit termasuk diabetes. Dalam kondisi tertentu pasien diabetes, terutama yang mengonsumsi obat atau insulin dianjurkan untuk tidak puasa. Tetapi pada kondisi ketika pasien mampu menjalankan puasa atau bagi orang-orang yang memiliki resiko diabetes dan belum sampai tahap diabetes, berpuasa membantu menjadi obat.
Penelitian telah banyak membuktikan bagaimana puasa memiliki peran penting sebagai obat untuk diabetes hingga menyehatkan kondisi pankreas. Untuk lebih jelas tentang peran puasa dalam menjaga kesehatan pasien diabetes dan mencegah diabetes pada orang sehat akan dibahas pada artikel ini.
Manfaat berpuasa untuk pasien diabetes
Beberapa penelitian menunjukan bahwa selama berpuasa, gula darah yang ada dalam tubuh kita dan kadar insulin akan mulai menurunkan sedangkan di sisi lain Human Growth Hormone (HGH) dalam tubuh dapat meningkat.
Penelitian lain membuktikan bahwa berpuasa bagi semua orang adalah cara paling mudah dan paling efektif untuk mengendalikan kalori dan membakar lemak. Kondisi ini bagus bagi pasien diabetes yang kerap kali bermasalah dengan berat badan dan jumlah kalori dalam tubuh. Ketika berpuasa tubuh tidak akan menerima asupan makanan dan minuman dalam jangka waktu lama. Namun beberapa orang mengaku bahwa kondisi tersebut justru membuat mereka lupa rasanya lapar dan haus. Bagus untuk mereka yang sering curi-curi camilan meskipun tidak sedang benar-benar lapar.
Ada salah satu penelitian yang menunjukan bagaimana tikus yang berpuasa ternyata dapat hidup lebih lama dan lebih sehat di hari tua mereka dibandingkan tikus lain yang makan normal sepanjang hidupnya. Dari sini kemudian berkembang penelitian untuk melihat korelasi antara kedua hal tersebut, berpuasa dan panjang umur.
Selama berpuasa tubuh akan membuat sel bekerja lebih efektif dan menjadi lebih baik dalam proses regenerasi sel yang sudah tua. Tidak heran setelah itu sel-sel baru lahir dan membuat tubuh menjadi lebih awet muda.
Berpuasa juga akan memberi efek baik untuk mencegah berbagai penyakit parah seperti Alzheimer karena dengan puasa mengurangi inflamasi yang bisa terjadi pada otak. Bukan hanya mengurangi inflamasi, puasa akan membantu memperbaiki mood sekaligus memori dan konsentrasi pada otak.
Sedikit itu tadi penjelasan bagaimana berpuasa adalah obat yang menyehatkan tubuh, sama seperti obat untuk pasien diabetes. Namun selalu konsultasikan kembali kondisi kesehatan pasien dengan dokter ahli dan terpercaya untuk memastikan bahwa pasien memang diijinkan dan mampu untuk menjalankan puasa sehari penuh.
Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/manfaat-puasa-bagi-tubuh-obat-diabetes-sampai-penyakit-lain/
