YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

TIPS MENGGUNAKAN OBAT DAN TETAP SEHAT BAGI PASIEN DIABETES

Salah satu kecemasan pasien diabetes selain resiko komplikasi yang mengharuskan rutin mengonsumsi obat adalah kemungkinan terjadinya luka yang sulit sembuh pada pasien. Luka pada pasien diabetes, seringnya terjadi di bagian kaki, bisa sangat berbahaya terutama ketika gula darahnya tidak terkontrol. Pasien diabetes memang diharapkan menjaga kesehatan dengan rutin mengonsumsi obat, diet ketat dan olahraga, tapi di samping itu menjaga kebersihan dan kondisi kaki juga jadi tugas rutin pasien diabetes sendiri.

Diabetes yang tidak dikontrol dengan obat, diet dan olahraga akan menyebabkan sistem syaraf mengalami kerusakan dan menyebabkan kaki serta tangan mati rasa. Kemampuan tubuh untuk melawan infeksi akibat luka juga akan berkurang perlahan-lahan. Itulah mengapa selain obat, diet dan olahraga pasien diabetes disarankan menjaga kondisi kakinya dengan baik.

 

Memeriksa kondisi kulit

Setiap pagi hari coba periksa lagi kondisi kulit kali. Apa yang dicari? Perhatikan apakah ada luka, memar, bengkak atau area yang terasa tidak wajar pada kulit kaki. Terkadang kulit kaki mudah sekali tergores dan karena tidak terasa, tidak dapat ditangani dengan cepat. Ketika ada luka, sekecil apapun itu, segera bersihkan luka menggunakan air dingin dan sabun lalu tutup dengan perban.

Menjaga kebersihan kaki

Semua orang memang wajib menjaga kebersihan kakinya, tetapi untuk pasien diabetes ini adalah tugas yang sangat penting. Setiap hari cuci dan bersihkan kaki dengan hati-hati menggunakan air hangat setelah itu keringkan semua bagian kaki hingga benar-benar kering untuk menghindari timbulnya jamur. Agar kulit tidak mudah kering dan pecah-pecah boleh mengoleskan body lotion pada kaki.

Ketika akan keluar rumah gunakan kaus kaki yang nyaman dan mudah mengalirkan udara sehinga kaki tidak cepat berkeringat dan lembab. Sepatu dan kaus kaki yang digunakan juga harus berbahan lembut agar tidak melukai kulit. Pasien diabetes sangat tidak disarankan untuk berjalan tanpa alas kaki bahkan di tempat yang terasa halus sekalipun.

Mengontrol gula darah secara rutin

Konsultasi dengan dokter berapa kadar gula darah normal yang harus dimiliki pasien diabetes dan ikuti aturan tersebut. Untuk menjaga kestabilan gula darah pasien harus rutin mengonsumsi obat diabetes, diet makanan sehat dan olahraga teratur.

Mengobati luka

Jika ditemukan luka harus segera diobati, itu kunci untuk menjaga kesehatan kaki bagi pasien diabetes. Untuk luka-luka ringan, bersihkan dengan air dan sabun, keringkan, dan tutup dengan perban. Sedangkan untuk luka yang tak kunjung sembuh atau luka yang terlalu sulit diobati sendiri, pergi ke dokter untuk penanganan yang lebih jelas.

Sebagai pasien diabetes, kaki adalah bagian yang paling rawan terluka sehingga jaga baik-baik dengan selalu memperhatikan kondisinya.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/mengambil-manfaat-obat-diabetes-herbal-dari-buah-buahan/

MENGAMBIL MANFAAT OBAT DIABETES HERBAL DARI BUAH-BUAHAN

Salah satu kecemasan dari banyak pasien diabetes ketika akan mengonsumsi buah-buahan yang mengandung manfaat obat diabetes herbal adalah karena kandungan gulanya yang cukup tinggi. Buah memang secara alami mengandung gula yang bisa berbahaya bagi pasien diabetes. Memasukan menu buah dalam diet sehari-hari kadang-kadang juga butuh banyak pertimbangan dari dokter dan pasien sendiri, apakah pasien dapat mengonsumsi buah dengan kondisi diabetes.

Beberapa buah bagi pasien diabetes juga memiliki manfaat sebagai obat diabetes berbahan herbal yang menyehatkan. Sehingga selain bisa mengisi perut dan mengurangi berat badan, buah-buahan bagi pasien diabetes akan membantu mengendalikan gula darah tanpa efek samping selayaknya obat herbal. Selama dikonsumsi dengan bijak dan memilih jenis buah yang tepat, pasien diabetes dapat mengonsumsi buah-buahan dengan nyaman dan mengambil manfaat obat diabetes herbal dari sana.

 

Manfaat penting buah

Semua orang tahu pasien diabetes harus menghindari gula dan buah mengandung karbohidrat yang nantinya akan diproses menjadi gula oleh tubuh. Meskipun harus mengurangi konsumsi gula, buah yang mengandung gula alami tetap boleh dikonsumsi karena otak membutuhkan asupan karbohidrat sehat sebagai sumber energi.

Selain karbohidtat, buah juga mengandung manfaat penting lain seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh. Serat salah satu yang penting untuk pasien diabetes karena serat ini yang mampu memperlambat proses pencernaan dalam tubuh. Dengan serat tubuh akan kenyang lebih lama dan gula darah menjadi lebih stabil juga dalam waktu lama.

Kalori dalam buah-buahan juga lebih banyak daripada yang terdapat dalam sayuran sehingga mengonsumsi buah akan mendapat lebih banyak manfaat obat herbal daripada yang berasal dari sayuran.

Cara mengonsumsi buah

Untuk mendapatkan manfaat obat diabetes herbal yang maksimal dari buah-buahan sebaiknya buah dikonsumsi dalam keadaan utuh karena serat dan nutrisi di dalamnya masih utuh. Hindari mengonsumsi buah-buahan yang telah diolah menjadi jus, manisan atau jenis lainnya karena dalam proses pengolahannya buah-buahan tersebut banyak kehilangan nutrisi penting. Jika ingin mengonsumsinya perhatikan kembali porsi buah tersebut untuk menghindari penumpukan gula berlebih. Buah kalengan atau buah yang diawetkan biasanya mengandung banyak gula yang juga sebaiknya dikurangi, periksa label makanan sebelum memutuskan untuk membeli.

Bicara tentang porsi buah, pasien diabetes disarankan untuk mengonsumsi buah dalam porsi kecil namun rutin setiap hari daripada mengonsumsinya dalam porsi besar sekali makan.

Ada saran menarik dari salah satu ahli kesehatan untuk mengonsumsi buah dengan warna yang berbeda-beda. Setiap warna yang berbeda mengandung nutrisi yang berbeda pula, maka cobalah untuk mengonsumsi dalam berbagai warna.

Meskipun tujuannya ingin mengambil manfaat obat diabetes herbal dari buah-buahan, pasien diabetes harus memperhatikan kembali buah yang akan dikonsumsi. Tanyakan pada dokter ahli untuk menentukan buah apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/dapatkah-metode-pengobatan-dan-obat-diabetes-mampu-mengembalikan-kondisi-pasien/

DAPATKAH METODE PENGOBATAN DAN OBAT DIABETES MAMPU MENGEMBALIKAN KONDISI PASIEN?

Orang-orang sering kali melihat berbagai metode pengobatan diabetes dan obat diabetes sebagai salah satu cara untuk menyembuhkan kondisi pasien. Sebenarnya masih banyak pemahaman yang keliru tentang memanfaatkan metode pengobatan dan obat bagi pasien diabetes. Baik kondisi diabetes atau prediabetes memiliki metode dan obat yang berbeda, maka sebaiknya pasien diabetes dan keluarga memahami sebenarnya seperti apa peran metode penyembuhan diabetes ini.

 

Apakah metode ini berhasil untuk diabetes dan prediabetes?

Bisa jadi berhasil untuk mengembalikan kondisi kesehatan pasien diabetes tetapi dengan syarat pasien harus mengikuti perubahan gaya hidup yang disarankan dokter. Pasien harus mulai makan makanan sehat, olahraga dan menurunkan berat badan. Kombinasi antara makanan sehat, olahraga dan penurunan berat badan sangat membantu keberhasilan obat diabetes dan metode pengobatan lainnya.

Apakah menyembuhkan?

Perlu dipahami bahwa apapun metode pengobatan dan obat diabetes yang digunakan itu bukan untuk menyembuhkan. Pasien mungkin dapat menunda atau mengembalikan kondisinya seperti normal tetapi tidak benar-benar menyembuhkan. Mengapa? Diabetes tipe 2 akan terus meningkat seiring berjalannya waktu karena sel beta pada pancreas yang bertugas menghasilkan insulin akan terus menurun kemampuannya. Gula darah pasien mungkin akan bisa dijaga agar tetap normal, tapi tidak menghilangkan sumber masalahnya.

Kapan seharusnya mulai metode pengobatan dan mengonsumsi obat diabetes?

Hari itu juga. Kesempatan untuk mengatasi diabetes yang ditunda-tunda penyembuhannya akan semakin kecil dari hari ke hari. Maka waktu terbaik untuk mulai mengobati diri adalah sekarang juga, jangan ditunda lagi.

Seberapa penting menurunkan berat badan?

Bagi pasien diabetes menurunkan berat badan sangat penting untuk dilakukan. Pasien diabetes yang kelebihan berat badan atau obesitas dengan menurunkan berat badan akan meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin. Tidak perlu yang terlalu muluk-muluk hingga harus menjadi langsing. Penurunan berat badan berapapun adalah kabar baik untuk memperbaiki sensitifitas tubuh terhadap insulin.

Apakah mengobati diabetes sulit?

Sebenarnya tidak terlalu sulit. Selama pasien mengikuti anjuran dokter, memulai kebiasaan hidup sehat dan mengurangi berat badan, kondisinya dapat menjadi lebih baik dan yang pasti tetap menjaga kondisi pasien diabetes dari kemungkinan komplikasi. Namun kondisi ini tidak benar-benar menyembuhkan seperti yang disebutkan sebelumnya, pasien harus tetap mengonsumsi obat untuk mengendalikan gula darah, menjaga kestabilan tekanan darah dan sebagainya.

Meskipun tidak benar-benar bisa disembuhkan bukan berarti pasien diabetes bebas tidak mengobati penyakitnya. Obat dan metode pengobatan diabetes dibuat untuk menjaga kondisi pasien tetap sehat dan gula darah tetap normal.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/tidak-selalu-dengan-obat-diabetes-ini-cara-melawan-diabetes/

TIDAK SELALU DENGAN OBAT DIABETES, INI CARA MELAWAN DIABETES

Melawan diabetes tidak hanya bergantung pada obat semata, tetapi ada hal-hal lain yang menjadi faktor penentu agar pasien diabetes dapat hidup sehat seperti orang normal. Memang saat ini banyak obat diabetes yang dibuat dengan cara herbal sehingga pasien tidak perlu khawatir dengan resiko obat-obatan kimia. Namun di samping mengandalkan obat diabetes, pasien harus memiliki berbagai mindset lain agar pasien siap menjalani hidup dengan diabetes. Diabetes bukan penyakit yang bisa disembuhkan begitu saja kecuali dengan mengubah gaya hidup dan rutin mengikuti petunjuk dokter. Untuk lebih lengkapnya tentang bagaimana pasien diabetes bisa melawan diabetes tanpa obat akan dijelaskan pada artikel ini.

 

Melawan diabetes

Mengedukasi diri:yang pertama harus dilakukan baik pasien atau keluarga pasien adalah mulai mengedukasi diri dengan berbagai info tentang diabetes. Saat ini info seputar diabetes mudah ditemukan dimana-mana. Apa saja info yang harus dicari tahu? Mulai dari berbagai tipe diabetes, gejala diabetes, metode pengobatan diabetes, resiko komplikasi diabetes, hypo dan hyperglikemia, serta bentuk-bentuk gaya hidup baru bagi pasien diabetes. Dengan mengedukasi diri bersama-sama maka pasien dan keluarganya dapat memahami situasi yang sedang dihadapi.

Mengubah sudut pandang: yang jelas adalah tidak perlu panik jika dokter mendiagnosa dengan diabetes. Diabetes memang dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan tepat. Tetapi dengan penanganan dan konsultasi rutin bersama dokter, pasien diabetes dapat hidup normal seperti orang lain.

Konsultasi bersama ahli nutrisi: salah satu cara untuk melawan diabetes adalah dengan mengubah pola makan. Jangan sembarangan mengubah pola makan karena tubuh tetap membutuhkan berbagai nutrisi penting dari berbagai macam bahan makanan. Kondisi setiap pasien juga memengaruhi menu dan bentuk diet yang ditetapkan. Jadi berkonsultasilah bersama ahli nutrisi terpercaya untuk membentuk menu diet yang sesuai.

Sabar dengan diri sendiri: berbagai metode pengobatan diabetes akan sedikit merepotkan dan butuh ketelatenan dari pasien dan keluarga. Maka bersabarlah jika tubuh butuh perhatian lebih banyak dari sebelumnya.

Motivasi diri sendiri: jangan sampai putus asa dan patah semangat hanya karena didiagnosa dengan diabetes. Semangatlah untuk tetap menjalani berbagai metode pengobatan dan belajar mengubah pola hidup yang lebih sehat.

Berbagi: jangan lupa untuk menceritakan kondisi ini dengan orang-orang di sekitar. Selain membantu mereka memahami mungkin saja ada banyak info-info baru yang bisa ditemukan dari pengalaman hidup orang lain.

Kreatif: memang pasien diabetes akan mendapat pembatasan pada pilihan makanannya, salah satu yang harus diperbanyak adalah sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan. Jadi banyak cari info bagaimana mengolah bahan-bahan tersebut jadi menu yang enak dan tidak membosankan.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/tablet-dan-insulin-obat-diabetes-yang-harus-dipahami-penggunaannya/

TABLET DAN INSULIN OBAT DIABETES YANG HARUS DIPAHAMI PENGGUNAANNYA

Obat diabetes dalam bentuk tablet dan insulin adalah dua hal yang paling banyak digunakan oleh pasien diabetes untuk menunjang kondisi kesehatannya. Obat diabetes dalam bentuk tablet membantu menjaga kestabilan gula darah sementara suntikan insulin memenuhi kebutuhan insulin tubuh yang tidak dapat diproduksi dalam jumlah cukup. Namun ada yang harus dipahami oleh pasien diabetes dan orang-orang di sekitarnya tentang penggunaan obat dalam bentuk tablet dan insulin sebagai kebutuhan sehari-hari. Artikel kali ini akan membahas tentang metode pengobatan pasien diabetes dengan obat berbentuk tablet dan dengan menggunakan insulin.

 

Tablet diabetes

Beberapa kondisi diabetes dapat merespon peran obat tablet dengan baik, beberapa hanya memberi sedikit respon sisanya bahkan tidak merespon sama sekali. Karena ada yang hanya memberi respon kecil dan tidak memberi respon, penggunaan obat diabetes kerap kali dikombinasikan dengan insulin. Untuk pasien yang mengonsumsi tablet gula sebaiknya dilakukan benar-benar dengan perencanaan metode pengobatan yang telah disetujui dokter.

Obat diabetes lain yang mengandung sulfonylurea (glibenclamide, glimepiride) memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar gula darah secara berkelanjutan. Karena pengaruh obat ini, pasien beresiko mengalami kondisi gula darah yang terlalu rendah jika tidak mendapat asupan makanan secara teratur.

Untuk menyiasati kondisi ini pasien biasanya diminta untuk mengonsumsi snack setiap jam 10 pagi dan jam 4 sore. Sebelum tidur juga sebaiknya mengambil sedikit snack untuk menghindari hypoglycemia dengan catatan snack yang diambil bukan snack yang menurunkan kadar gula darah.

Kondisi ini berkebalikan dengan obat yang mengandung metformin yang tidak akan menyebabkan hypoglikemia. Metformin akan membantu sel-sel dalam tubuh menyerap gula yang dibutuhkan dengan lebih mudah, cepat dan efektif. Metformin juga akan meningkatkan system metabolism liver dan lemak, membantu pasien diabetes untuk menunda rasa lapar dan mengontrol berat badan dengan lebih baik. Maka jika dibandingkan dengan metode pengobatan menggunakan sulfonylurea, obat dengan metformin dirasa lebih aman.

Insulin

Ini yang harus diketahui pasien diabetes dan keluarga tentang penggunaan suntikan insulin:

Sebelum mulai menggunakan insulin pen, selalu gulung-gulung insulin dengan kedua telapak tangan untuk membantu insulin lebih menyebar. Jika tidak maka tubuh mengalami kenaikan gula darah atau malah kurang gula.

Suntikan sustained-release insulin sebaiknya dilakukan 30 menit sebelum makan dan normal insulin 15-20 menit sebelum makan. Sama seperti obat sebelumnya, insulin juga akan menurunkan kadar gula darah secara berkelanjutan sehingga ada resiko pasien justru mengalami hypoglikemia jika pasien tidak makan secara teratur. Karena memiliki resiko yang sama, pasien juga sebaiknya mendapat asupan snack setiap jam 10 pagi, 4 sore dan sebelum tidur. Usahakan snack tersebut bukan snack yang berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah.

Insulin dan obat dalam bentuk tablet memiliki peran dan kegunaan yang berbeda untuk pasien diabetes. Karena kegunaannya berbeda dan perannya juga berbeda, pasien diabetes dan mereka yang ada di sekitarnya harus paham peran dan manfaat dari obat diabetes dan metode pengobatan dengan insulin.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/tentang-diabetes-dan-konsekuensinya-jika-tidak-segera-mendapat-obat/

TENTANG DIABETES DAN KONSEKUENSINYA JIKA TIDAK SEGERA MENDAPAT OBAT

Diabetes jadi salah satu penyakit yang berbahaya bukan hanya karena komplikasinya tetapi karena terkadang gejalanya terlalu samar untuk segera mendapat obat dan penanganan yang tepat. Obat dan metode pengobatan untuk diabetes saat ini sedang semakin gencar diperkenalkan untuk mengajak orang lebih waspada terhadap diabetes. Diabetes sendiri memiliki tiga tipe yang berbeda dan masing-masing juga menyerang individu yang berbeda. Meskipun memiliki jenis yang berbeda, diabetes mengarah pada satu kemungkinan yang sama yaitu komplikasi masalah kesehatan parah hingga berujung kematian.

Obat diabetes dan berbagai metode pengobatannya hanya satu dari sekian banyak cara untuk mengatasi diabetes. Untuk lebih jelas dan memahami kondisi tentang diabetes ini adalah sekilas tentang diabetes dan konsekuensinya pada pasien jika tidak segera menerima obat atau pengobatan terkait diabetes.

 

Tipe diabetes

Diabetes memiliki tiga tipe yang berbeda yaitu: tipe 1, tipe 2 dan gestasional.

Diabetes tipe 1 adalah diabetes yang tidak bisa dicegah lagi karena ini adalah kondisi genetik dimana tubuh tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang mencukupi. Insulin adalah adalah kunci yang membuka sel-sel dalam tubuh untuk menerima gula yang masuk. Tanpa insulin, maka gula akan terus berada di dalam tubuh, menumpuk dan ini yang menyebabkan kadar gula darah meningkat.

Orang-orang dengan diabetes tipe 1 tidak dapat menghindar dari kondisi ini karena ini adalah kelainan yang muncul sejak lahir. Untuk beberapa waktu mereka diharuskan selalu mengonsumsi obat dan mendapat suntikan insulin untuk menunjang kehidupannya.

Diabetes tipe 2 adalah kondisi ketika tubuh dapat memproduksi insulin sendiri tetapi tidak dapat dipergunakan secara efektif atau tubuh tidak lagi sensitif terhadap insulin. Mereka yang mengidap diabetes tipe 2 biasanya mulai mengalami gejala ini setelah usia di atas 40 tahun, namun tidak menutup kemungkinan di usia yang lebih muda.

Diabetes tipe 2 bisa muncul akibat kesalahan gaya hidup setelah bertahun-tahun. Tetapi karena berasal dari faktor eksternal yaitu gaya hidup yang salah, ketika seseorang terkena diabetes tipe 2 kondisinya tidak benar-benar bisa disembuhkan hanya dapat dikendalikan agar tidak menyebabkan komplikasi. Obat diabetes dan metode pengobatannya berfokus pada mengubah gaya hidup pasien menjadi lebih baik.

Diabetes gestasional adalah kondisi sementara yang dialami oleh ibu hamil.

Konsekuensi

Ketika diabetes tidak segera menerima obat atau penanganan yang tepat pasien dapat mengalami berbagai komplikasi yang bisa membahayakan tubuh, seperti stroke, kebutaan, serangan jantung, gagal ginjal hingga amputasi.

Sumber: WHO

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/metode-pengobatan-dan-obat-diabetes-yang-ideal-untuk-pasien-diabetes/