MERAWAT KAKI UNTUK PASIEN DIABETES SELAIN DENGAN OBAT

Bagi pasien diabetes, selain harus rutin mengonsumsi obat, melakukan diet dan olahraga, mereka juga harus menjaga kondisi tubuhnya terutama bagian kaki. Resiko komplikasi diabetes tidak hanya didapatkan ketika pasien diabetes tidak mengonsumsi obat sesuai resep dokter, tetapi juga ketika kondisi kakinya tidak terawat dengan benar. Kaki merupakan salah satu bagian yang paling rawan mengalami komplikasi parah akibat diabetes hingga bisa berakhir dengan amputasi. Mengingat pentingnya fungsi kaki dalam kehidupan sehari-hari setiap orang, jangan lupa untuk selalu merawat kondisi kaki setiap hari sama seperti rutinitas mengonsumsi obat diabetes sehari-hari.

 

Merawat kaki

Selalu lakukan pengecekan kondisi kaki setiap hari dan setiap pagi dari sepanjang paha hingga telapak kaki. Apa yang harus dicari? Lihat apakah terdapat luka terbuka, goresan, bekas-bekas kemerahan, bengkak dan masalah pada kuku kaki.

Setelah memastikan bahwa tidak ada luka atau kondisi yang bisa menimbulkan luka dan infeksi pada kaki, oleskan pelembab pada kaki untuk menghindari kulit kering, pecah-pecah dan gatal-gatal.

Jika perawatan sehari-hari telah dilakukan, lakukan kunjungan ke dokter secara rutin untuk mengecek kondisi telapak kaki dan lutut. Dengan rutin melakukan check-up ke dokter terkait kondisi kaki, dokter dapat memperkirakan kemungkinkan adanya komplikasi dengan lebih akurat dan mencegah amputasi 45-85 persen. Jumlah ini adalah angka harapan yang cukup besar jika pasien diabetes memang rutin mengunjungi dokter untuk melakukan check-up pada kaki.

Tetap olahraga, kaki juga terjaga

Olahraga adalah salah satu hal penting untuk mengendalikan kadar gula darah jadi jangan sampai melewatkan waktu untuk berolahraga bagi pasien diabetes. Olahraga membantu kerja obat diabetes jadi lebih maksimal dalam menjaga gula darah tetap stabil. Tapi terkadang masalah kesehatan pada kaki juga timbul karena aktifitas olahraga. Lalu bagaimana caranya agar olahraga tidak menjadi masalah untuk kaki?

Selalu pastikan aliran darah ke kaki lancar dengan menggerak-gerakan ibu jari kaki dan menggerakan lutut selama 5 menit, 2-3 kali sehari.

Sebelum mulai olahraga juga pastikan kalau di dalam sepatu tidak ada benda-benda kecil yang bisa melukai kulit.

Jaga kondisi gula darah tetap stabil. Gula darah yang tidak terkontrol akan menyebabkan kerusakan syaraf pada kaki.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/efek-samping-penggunaan-obat-diabetes/