Diabetes

HYPOGLIKEMIA BISA BERBAHAYA UNTUK PASIEN DIABETES YANG MENGONSUMSI OBAT

obat diabetes

Siapa sangka rutin mengonsumsi obat diabetes dan melakukan berbagai metode pengobatan untuk mengendalikan gula darah bisa berakibat pada kondisi hypoglikemia. Apa itu?

Hypoglikemia adalah kondisi ketika gula darah pasien diabetes ternyata terlalu rendah. Meski biasanya pasien diabetes memiliki kadar glukosa darah tinggi dan harus diturunkan, tapi berada dalam kondisi ketika gula darah terlalu rendah juga akan membahayakan pasien. Apa yang menyebabkan kondisi tersebut?

Pasien diabetes dapat mengalami hypoglikemia ketika mengonsumsi makanan terlalu sedikit atau malah melewati waktu makan yang sudah ditentukan. Melewatkan waktu makan tidak hanya dapat menurunkan kadar gula darah tapi juga membuat pasien diabetes mengonsumsi makanan berlebihan di waktu makan berikutnya yang akan menyebabkan lonjakan gula darah terjadi lagi.

Selain melewatkan waktu makan atau makan terlalu sedikit, terlalu banyak menggunakan insulin atau obat diabetes yang bisa menurunkan kadar gula darah juga salah satu sebab hypoglikemia. Jadi jangan mengonsumsi obat diabetes apapun tanpa resep dari dokter karena salah-salah dapat membuat keadaan semakin memburuk.

Lalu apa yang akan terjadi ketika gula darah terlalu rendah? Jika tidak segera ditangani maka pasien diabetes dapat kehilangan kesadarannya secara mendadak. Nah, sebelum itu terjadi sebaiknya kenali dulu gejala-gejala hypoglikemia dan lakukan penanganan segera.

 

Gejala hypoglikemia

Hypoglikemia memiliki gejala yang mudah dikenali tapi mungkin akan terlihat membingungkan antara gejala hypoglikemia dengan hyperglikemia. Agar tidak salah mengenali apakah ini gejala hyperglikemia atau hypoglikemia, maka pasien diabetes harus selalu melakukan pengecekan kadar gula darah jika gejala semacam ini muncul. Apa sajakah gejaka hypoglikemia?

Pertama tubuh akan terasa gemetaran, jantung berdebar lebih kencang, muncul keringat berlebihan dan pusing yang sangat. Pasien diabetes juga akan merasa cemas berlebihan, mudah tersinggung, dan merasa lapar berlebihan. Secara fisik pasien diabetes yang mengalami hypoglikemia akan merasa demam, pandangannya kabur serta sakit kepala. Nah, jika gejala-gejala ini muncul segera cari pertolongan pertama untuk mengatasi hypoglikemia.

Pertolongan pertama pada hypoglikemia

Untuk pertolongan pertama pada pasien diabetes yang mengalami hypoglikemia tidak dengan obat diabetes tetapi dengan sesuatu yang manis-manis.

Tapi yang harus dilakukan lebih dulu adalah mengecek kadar gula darah untuk memastikan apakah ini hypoglikemia atau hyperglikemia. Setelah mengetahui kondisi yang sebenarnya langkah selanjutnya adalah dengan mengambil 3 sampai 4 butir tablet glukosa atau 3 sampai 5 butir permen yang mengandung banyak gula. Permen biasanya yang paling mudah untuk dikunyah, namun jika tidak bisa menemukan permen bisa diganti dengan jus buah atau soda.

Setelah menerima pertolongan pertama, tunggu kira-kira 15 menit sebelum kemudian memeriksa kembali kadar gula darah, jika ternyata gula darah masih rendah lakukan lagi seperti sebelumnya, makan permen, glukosa tablet atau minum jus. Jika gejala-gejalanya masih belum juga menghilang, maka segera hubungi dokter atau pelayanan kesehatan lain. Karena jika pertolongan pertama tidak berhasil berarti ada kondisi khusus yang mungkin justru membahayakan kondisi pasien. Jangan mengonsumsi obat apapun tanpa persetujuan dari dokter khusus diabetes atau ahli diabetes lainnya.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/mengenal-diabetes-dari-gejala-komplikasi-sampai-pencegahannya-sebelum-obat/