YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

Diabetes dan Kopi – Anda Harus Tahu Faktanya

Diabetes dan Kopi – Anda Harus Tahu Faktanya
Diabetes dan Kopi – Anda Harus Tahu Faktanya
Diabetes dan Kopi – Anda Harus Tahu Faktanya

Anda penderita diabetes? Atau anda penikmat kopi? Atau malah anda penderita diabetes yang suka menikmati kopi? saat ini, kopi memang menjadi minuman yang sangat popular di seluruh dunia. Kopi pun menjadi komoditas pertanian yang diperdagangkan dan sangat dihargai. Di artikel ini, sedikit membahas tentang diabetes dan kopi. Apakah kopi baik atau tidak untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes?

Apa itu Kopi
Diabetes dan Kopi – Anda Harus Tahu Faktanya
Diabetes dan Kopi – Anda Harus Tahu Faktanya

Kopi dihasilkan dari proses pemanggangan biji kopi kemudian digiling menjadi bubuk dan penyeduhan dengan air panas. Ada beberapa cara untuk menyajikan kopi seperti menyaring, dengan press (menekan) atau drip (tetesan). Cara yang anda pilih untuk menyeduh kopi tergantung kemampuan yang anda miliki, karena di setiap cara sajian terdapat perbedaan manfaat gizi atau kandungan lainnya. Secara umum, kopi disajikan dalam bentuk panasnya. Tetapi sekarang ini, banyak juga sajian dalam bentuk dinginnya atau es. Seringkali juga menyajikan kopi disertakan dengan krim dan gula (untuk anda penderita diabetes tentu saja haruslah hati-hati dalam memilih gula, sebaiknya pakai gula alami).

Fakta Nutrisi Kopi

Jika anda mengkonsumsi kopi hitam, tidak akan banyak kalori sama sekali yang ikut masuk. Tetapi lain halnya jika ditambahkan dengan krim atau gula, kalori yang masuk tentunya akan lebih banyak. Inilah yang terkandung dalam satu cangkir kopi :

  • 11% vitamin B12 dan riboflavin
  • 6% vitamin B6
  • 3% mangaan dan kalium
  • 2% magnesium dan vitamin B3

Satu cangkir kopi bahan dan air yang standard saja akan mengandung sekitar 40 mg kafein tetapi akan ada perbedaaan tergantung pada jenis kopi, bahan dan metode yang digunakan selama penyeduhan.

Mitos dan Fakta Kopi
Diabetes dan Kopi – Anda Harus Tahu Faktanya
Diabetes dan Kopi – Anda Harus Tahu Faktanya

Biji kopi sebenarnya adalah biji buah, yang artinya terdapat kandungan akti oksidan yang tinggi di dalamnya. Biji kopi berasal dari tanaman kopi, yang artinya kita makan buah dari tanaman kopi. Bukankah masuk akal? Hehehe. Kopi merupakan sumber karbohidrat yang kemudian pecah menjadi gula saat pemanggangan. Karena kopi diseduh dan tidak dikonsumsi langsung, maka kopi tidak memiliki kalori dan karbohidrat. Kopi telah terbukti mengurangi resiko diabetes hingga 14% jika anda mengkonsumsi 1 cangkir per hari. Tapi selalu ingat porsinya, jangan sampai berlebihan dan selalu konsultasikan dengan dokter anda. kabar baik bagi anda penderita diabetes, kopi secara efektif dapat mengurangi gula darah dan kadar insulin, membantu menurunkan trigliserida dan mengurangi penyakit hati berlemak.

Kopi menyediakan anti oksidan dan biomarker anti inflamasi yang memberikan manfaat kesehatan bagi penderita diabetes tipe II. Asupan kopi telah dikaitkan dengan pencegahan penurunan fungsi kognitif dan mengurangi resiko kanker. Selain itu,kopi juga telah terbukti efektif membakar lemak, meningkatkan tingkat metabolism 3-11%, meskipun hasilnya bisa bervariasi pada setiap orang. Kafein dalam kopi memecah lemak tubuh menjadi asam lemak bebas, yang kemudian dibakar menjadi energi. Hal ini juga dapat meningkatkan energi untuk berolahraga.

Apakah Kopi Baik Untuk Penderita Diabetes?

Jika anda penderita diabetes yang suka menikmati kopi, tampaknya ini bukan sesuatu yang harus anda hentikan. Ya! Anda dapat menikmati kopi anda asalkan masih dalam porsi yang terkontrol dan konsumsilah kopi yang tanpa gula tambahan.

Demikianlah artikel kali ini tentang diabetes dan kopi. Semoga bermanfaat dan selamat menikmati kopi anda!

Tips Diabetes – Memasak Untuk Diet Diabetes

Tips Diabetes – Memasak Untuk Diet Diabetes
Tips Diabetes - Memasak Untuk Diet Diabetes
Tips Diabetes – Memasak Untuk Diet Diabetes

Merasa harus melakukan beberapa perubahan yang sehat untuk kebiasaan makan anda? Diabetes tipe 2 sering kali disebabkan gaya hidup yang “tidak sehat” oleh penderitanya. Antara lain memakan makanan yang “tidak sehat”, stress, istirahat tidak teratur dan kurang olahraga. Apabila kebiasaan tersebut dilakukan dalam jangka waktu yang lama, akan meningkatkan resiko terhadap diabetes. Diet diabetes merupakan hal yang harus anda lakukan untuk menjaga kesehatan dan menstabilkan gula khususnya. Berikut sedikit tips memasak sederhana yang dapat anda lakukan, khususnya bagi penderita diabetes.

Tips Diabetes - Memasak Untuk Diet Diabetes
Tips Diabetes – Memasak Untuk Diet Diabetes
Bahan dan bumbu
  • Memasak dari bahan gandum. Pastikan untuk selalu mengukur porsi anda dengan tepat. Satu porsi masakan ini adalah sekitar setengah cangkir.
  • Gunakan lemak yang baik untuk anda, contohnya minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat dan buah zaitun.
  • Gunakan Yogurt Yunani yang dapat menghasilkan protein tambahan bagi makanan. Hal ini akan membantu anda akan lebih puas makan dan membuat makan anda terkontrol.
  • Cobalah bumbu dan rempah-rempah yang lain dari biasanya dalam resep diet anda, untuk menjaga selera. Jauhkan bumbu yang biasa anda pakai dari kompor sehingga anda akan jarang menggunakannya.
  • Simpanlah bumbu yang siap pakai di kulkas, agar dengan mudah mendapatkannya ketika anda akan memasak makanan diet anda.
  • Bilas dan tiriskan daging sapi dengan saringan terlebih dahulu agar kalori yang terkandung jadi lebih rendah.
  • Buatlah saus tanpa lemak anda sendiri dengan mencampurkan tepung jagung dan sedikit air dingin. Aduk perlahan dengan air panas hingga akhirnya mendidih dan mengental.
  • Gunakan bumbu yang berasa tajam seperti cuka balsamic atau kecap sebelum memasak untuk menambahkan rasa pada masakan anda.
Buah dan sayuran
  • Ketika anda ingin memakan buah, selalu perhatikan porsinya. Pastikan untuk menghitung berapa karbohidrat buah yang akan anda konsumsi. Ini akan membantu menjaga diet serta menambah asupan serat dan vitamin dalam tubuh anda. Coba kombinasikan antara buah dan yogurt Yunani, untuk mendapatkan protein yang tinggi.
  • Sertakan sayuran rendah karbohidrat dalam diet anda, seperti tomat, labu, bawang, paprika, kol, selada, jamur dan lain-lain. Sayuran ini akan membantu anda merasa kenyang diantara waktu makan anda. Selain itu juga dapat menambah serat diet anda yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah.
  • Coba selingi dengan semangkok sup sayuran rendah karbohidrat sebelum makan untuk membantu mengendalikan selera makan anda. Siapkan juga salad sayur dalam kulkas untuk cemilan anda.
  • Tambahkan sayuran rendah karbohidrat dalam tempat penyimpanan makanan anda.
  • Pangganglah sayuran untuk menambahkan rasa lezat untuk makanan apapun. Sepotong sayuran seperti paprika, bawang atau jamur. Aduklah dengan minyak zaitun untuk melembabkannya, tambahkan bawang putih cincang dan taburkan garam dengan merica. Panggang dengan dilapisi alumunium foil di sekitar 1000Celcius selama 20 menit atau sampai kelihatan lunak.
  • Masaklah sayuran dengan kaldu natrium sebagai pengganti mentega untuk mengurangi kalori anda.

Kuncinya adalah perencanaan persiapan memasak, jika perlu anda siapkan bahan dari seminggu sebelumnya. Ini akan membantu tetap fokus pada makanan sehat anda. Selamat mempraktekkan dan semoga bermanfaat.

 

Tips Diabetes – Liburan dengan Tenang dan Aman

Tips Diabetes – Liburan dengan Tenang
Tips Diabetes - Liburan dengan Tenang dan Aman
Tips Diabetes – Liburan dengan Tenang dan Aman

Artikel tips diabetes kali ini adalah bagaimana agar Anda (diabetasi) dapat berlibur dengan tenang dan aman. Liburan memang penting dilakukan untuk seseorang agar tidak bosan dengan aktivitas mereka. Tanpa kecuali juga bagi penderita diabetes. Mereka (diabetasi) pun membutuhkan yang namanya liburan. Liburan dapat bermanfaat untuk menghilangkan stress yang juga berpengaruh pada kadar gula darah.

Bepergian bagi penderita diabetes memerlukan persiapan dan rencana yang sangat baik. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi, sehingga dapat membahayakan dirinya. Jangan biarkan juga penyakit diabetes akan menghentikan anda untuk melakukan liburan.

Persiapan Sebelum Berangkat
Tips Diabetes - Liburan dengan Tenang dan Aman
Tips Diabetes – Liburan dengan Tenang dan Aman
  • Kunjungi Dokter Anda
    Diskusikan rencana perjalanan liburan dengan dokter anda dan lakukan pemeriksaan medis untuk tahu kadar gula darah anda. Jika anda memerlukan perawatan, rencanakan rencana anda setidaknya sebulan sebelum perjalanan. Perjalanan dapat anda dan dokter anda perkirakan sampai keadaan gula darah anda normal.
  • Bawalah Surat dan Resep Dokter
    Membawa surat dari dokter menjelaskan bahwa anda adalah penderita diabetes. Bawa pula resep dokter adalah untuk pil, insulin atau pompa yang anda butuhkan dalam perawatan rutin.
  • Tandai Semua Obat
    Pastikan anda sudah menamai semua obat yang anda bawa untuk menghindari keamanan bandara akan menghentikan bahkan menyita obat anda.
  • Ketahui Tujuan Perjalanan
    Ketahuilah dimana posisi rumah sakit atau fasilitas medis terdekat tujuan anda sebelum berangkat.
  • Bawalah Kartu Identifikasi Medis
    Bawa serta kartu Medis kemanapun anda pergi yang menerangkan bahwa anda punya diabetes. Bawa pula insulin atau apapun obat diabetes anda dan tunjukkan nomor darurat yang bisa dihubungi.
  • Tingkatkan Bawaan Obat Medis
    Setidaknya tingkatkan dua kali lebih banyak obat dan persediaan alat test gula darah anda. Jangan sampai anda kehabisan di tempat liburan, untuk menghindari jika tidak ada fasilitas medis sewaktu-waktu.
Dalam Perjalanan

Tips Diabetes - Liburan dengan Tenang dan Aman

  • Bawalah Makanan Anda
    Bawalah makanan khusus buat anda sendiri yang baik bagi penderita diabetes. Anda tidak pernah tahu, bagaimana kalau pesawat terlambat yang tentu saja anda butuh makan yang tidak bisa anda makan sembarangan.
  • Pesan Makanan Khusus
    Pesanlah makanan yang rendah gula, lemak dan kolesterol.
  • Terbukalah tentang Diabetes Anda
    Jangan malu, biarkan kru penerbangan dan orang sekitar anda mengetahuinya. Jika terjadi hal yang gawat, mereka bisa tahu apa yang harus dilakukan.
  • Bawalah Kapsul Glukosa
    Perjalanan kadang kala mengurangi kadar gula darah, bawalah beberapa kapsul glukosa atau permen gula, dalam kasushipoglikemik.

Tips Diabetes - Liburan dengan Tenang dan Aman

  • Periksa Kadar Gula Darah Anda
    Duduk dalam waktu yang lama tanpa melakukan aktifitas dapat meningkatkan gula darah anda. Periksa kadar gula darah anda secara lebih rutin dari biasanya ketika sedang perjalanan dan ketika anda sampai tujuan. Perbedaan waktu kadang kala membuat sulit untuk membaca kadar gula yang tepat.
  • Bergeraklah
    Bergerak dengan aktif dan melakukan pemanasan saat perjalanan anda akan membantu memperlancar sirkulasi darah mengurangi resiko penggumpalan darah.

Semoga bermanfaat.

Tips Diabetes – Perawatan Kaki Diabetasi

Tips Diabetes – Perawatan Kaki Diabetasi
Tips Diabetes - Perawatan Kaki Diabetasi
Tips Diabetes – Perawatan Kaki Diabetasi

Diabetes merupakan penyakit yang pada dasarnya adalah mengenai gula darah. Pada artikel kali ini kita fokus pada bagaimana merawat kaki pada penderita diabetes. Kerusakan syaraf dan pembuluh darah penderita diabetes bisa bermasalah pada kakinya. Kurangnya aliran darah yang memadai menyebabkan hilangnya rasa di kaki atau tangan. Hal tersebut dapat membuat mati rasa, nyeri dan lebih buruknya lagi, luka infeksi akan tidak bisa dirasakan oleh penderita. Hal ini dapat menyebabkan amputasi adalah satu-satunya solusi pengobatan kaki penderita.

Kabar baiknya, semua itu diatas dapat dicegah dengan diet yang tepat, olahraga teratur dan selalu periksa dengan teratur kondisi kaki. Tidak sulit menjaga kaki anda jika tahu betul bagaimana perawatannya. Mulailah memeriksa kaki anda dengan teratur, jika perlu setiap hari. Periksa apakah ada pembengkakan, nyeri, luka ataupun tanda-tanda yang tidak normal lainnya.

Berikut adalah beberapa tips perawatan kaki penderita diabetes :
Kaki
Tips Diabetes - Perawatan Kaki Diabetasi
Tips Diabetes – Perawatan Kaki Diabetasi

tips diabetes pertama adalah pada perawatan kaki secara langsung.

  • Cucilah kaki anda dengan sabun yang lembut dan air bersih. Keringkan semua bagian kaki, termasuk di sela-sela jari kakinya.
  • Jangan mencuci kaki anda dengan air panas, bisa beresiko membuat luka bakar.
  • Jagalah kulit kaki anda tetap lembab, bisa dengan petroleum jelly atau lotion pelembab tetapi jangan dipakai diantara sela jari. Sebelum memakai kaos kaki, taburkan bedak terlebih dahulu sehingga kaki anda tetap kering.
  • Berhati-hatilah saat anda memotong kuku. Gunakan gunting kuku, bukan dengan pisau. Jangan tergoda untuk mematahkan begitu saja kuku yang panjang.
  • Hindari bahan melar untuk kaki anda, misalkan nilon dan tekstur sintetis lainnya. Bahan katun adalah bahan terbaik di kaki, hindari kaos kaki dengan karet gelang di atasnya.
  • Jika kaki anda kedinginan, pakailah kaos kaki. Jangan gunakan penghangat, bantal pemanas atau botol air panas karena ada resiko menimbulkan luka bakar.
Sepatu dan alas kaki
Tips Diabetes - Perawatan Kaki Diabetasi
Tips Diabetes – Perawatan Kaki Diabetasi

Sepatu dan alas kaki yang tepat merupakan kuncinya

  • Pakailah selalu sepatu anda ketika anda pergi keluar. Jangan pernah berjalan tanpa alas kaki apapun, bahkan hanya memakai kaos kaki pun dihindari.
  • Pakailah sepatu yang cocok dan pas dengan kaki anda. Jika kamu membeli sepatu, lakukan pada sore hari, saat ketika kondisi kaki berada dalam kondisi terbesar. Jangan pakai sepatu yang kecil dan ketat.
  • Belilah sepatu yang terbuat dari bahan yang bisa bernafas, misalkan kulit, kanvas atau suede dengan sol empuk untuk mengambil tekanannya. Hindarilah sandal, sepatu bertumit tinggi atau sepatu yang tidak menutup kaki sepenuhnya.
  • Gantilah sepatu ketika sepatu anda sudah mulai rusak, misalnya tinggi tumit sudah tidak rata, lapisan dalam sobek atau tanda kerusakan lainnya.
Konsultasikan dengan dokter

Tips Diabetes - Perawatan Kaki Diabetasi

  • Periksalah dengan dokter anda, apakah dapat memotong kuku anda sendiri. Ternyata ada cara tersendiri dalam meotong kuku kaki, kuku kaki harus dipotong melurus untuk mencegah agar kuku kaki tidak tumbuh ke dalam.
  • Periksakan dan konsultasikan ke dokter apabila anda melihat sesuatu yang tidak normal pada kaki. Jangan melakukan pengobatan sendiri dan jangan gunakan obat tanpa resep dokter.
  • Periksalah ke dokter untuk mengetahui apa yang terbaik untuk kesehatan khususnya kaki anda.
Aktifitas

Tips Diabetes - Perawatan Kaki Diabetasi

  • Sebanyak mungkin jadilah aktif, minimal 30 menit sehari bergeraklah. Tetapi kalau bisa lebih lama, maka akan lebih baik untuk kaki anda.
  • Pastikan anda menjaga kaki anda tetap aktif, goyangkan sesaat jika anda dalam kondisi kurang gerak setiap harinya agar aliran darah di kaki anda tetap cukup.
  • Hindarilah berdiri dan duduk pada posisi yang sama untuk waktu yang lama. Sebisa mungkin jangan duduk bersila karena hal ini bisa mencegah aliran darah ke kaki.
  • Jangan merokok. Ternyata merokok juga dapat mempengaruhi aliran darah ke kaki anda.

Sekian artikel tentang tips diabetes – perawatan kaki diabetasi

Semoga bermanfaat.

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Komplikasi pada diabetes tipe 2Komplikasi pada diabetes tipe 2 menjadi momok yang menakutkan untuk para diabetasi. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa diabetes merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Sehingga tidaklah berlebihan bila diabetes mendapat julukan sebagai “Ibu dari Segala Penyakit”. Bahkan di dunia internasional, diabetes dijuluki sebagai “Silent Killer”.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Penyakit diabetes memang pantas mendapat julukan-julukan tersebut. Komplikasi yang terjadi karena penyakit diabetes sangat mengkhawatirkan. Berikut beberapa efek dari Komplikasi yang dilihat dari organ atau jaringan yang terkena komplikasi.

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Pembuluh darah

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Plak aterosklerotik terbentuk dan menyumbat arteri berukuran besar atau sedang di jantung, otak, tungkai dan penis. Dinding pembuluh darah kecil mengalami kerusakan sehingga pembuluh tidak dapat mentransfer oksigen secara normal dan mengalami kebocoran.

Sirkulasi yang buruk ini menyebabkan proses penyembuhan luka yang lama. Selain itu dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, gangren pada kaki dan tangan, lemah syahwat dan infeksi yang lain.

Mata

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Kerusakan terjadi pada pembuluh darah kecil di retina. Akibatnya akan menyebabkan gangguan penglihatan. Apabila tidak segera ditangani, pada akhirnya penderita dapat mengalami kebutaan. Segera konsultasikan dengan dokter anda mengenai kondisi mata anda.

Kulit

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Berkurangnya aliran darah ke jaringan kulit dapat menimbulkan luka dan infeksi dalam (Ulkus Diabetikum). Selain itu menyebabkan proses penyembuhan pada luka luar menjadi buruk. Bahkan bila tidak segera ditangani, dapat terjadi pembusukan. Bila hal tersebut sampai terjadi, jalan yang bisa dilakukan adalah dengan amputasi.

Darah

Komplikasi pada darah adalah adanya gangguan fungsi sel darah putih. Gangguan ini menyebabkan penderita sangat mudah mengalami infeksi. Terutama pada infeksi saluran kemih dan kulit.

Jaringan ikat

Pada penderita diabetes, luka tidak dimetabolisir secara normal. Akibatnya, jaringan menjadi menebal atau berkontraksi sehingga menyebabkan sindroma terowongan karpal (Kontraktur Dupuytren)

Itulah beberapa Komplikasi yang harus diwaspadai pada diabetes tipe 2. Namun hal tersebut bukan berarti bahwa anda harus pasrah menerima segala resiko tersebut. Dengan cara dan metode yang tepat serta kesabaran, anda dapat melawannya. Jaga kadar gula darah anda selalu di batas normal atau paling tidak dalam batas aman. Hal tersebut akan mengurangi resiko komplikasi yang terjadi.

Kuncinya adalah dengan menjaga kondisi tubuh anda agar selalu dalam keadaan sehat. Kontrol kadar gula darah anda. Jalani gaya hidup sehat. Rutin berolahraga, diet seimbang, cukup tidur dan hindari stress. Dengan selalu menjalani gaya hidup sehat dan diet diabetes yang selalu terjaga,

Semoga bermanfaat.

Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh

Mekanisme Terjadinya Diabetes tipe 2
Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh
Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh

Artikel kali ini akan membahas bagaimana mekanisme terjadinya diabetes tipe 2. Seperti telah diketahui, bahwa diabetes terbagi menjadi beberapa tipe yaitu : Tipe 1, Tipe 2, dan Gestasional diabetes. Dimana untuk penggolongannya ketiga tipe tersebut telah dibahas pada artikel sebelumnya.

Diabetes hanya dapat diketahui dengan test darah. Namun ada beberapa ciri-ciri yang mungkin dapat dijadikan indikator. Apakah seseorang mengidap diabetes atau tidak. Ciri-ciri yang dapat dijadikan indikator tersebut antara lain :

  • Polidipsi (rasa haus berlebih)
  • Poliuria (sering kencing, terutama malam hari)
  • Polifagia (cepat lapar)
  • Glukosuria (adanya gula dalam urine)
  • Berat badan menurun drastis
  • Badan lemah dan cepat lelah
  • Nafas bau keton
  • Kesemutan pada jari tangan dan kaki serta gatal gatal
  • Penglihatan kabur
  • Luka yang sulit sembuh
  • Gairah sex menurun

Mekanisme diabetes tipe 2

Diabetes memiliki mekanisme yang bekerja pada 4 organ tubuh. Organ tersebut yaitu : hepar (hati), Pankreas, sistem pencernaan, dan sel-sel tubuh.

Hepar (hati)

Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh

Terjadinya proses glikogenesis dan Glukoneogenesis di dalam hati secara terus-menerus. Kedua proses tersebut adalah normal pada manusia. Pada orang yang tidak mengidap diabetes, proses tersebut terjadi secara fluktuatif. Tergantung pada asupan energi yang ada dan kondsi tubuh.

Sedangkan pada diabetasi, proses glikogenesis dan Glukoneogenesis terjadi secara terus menerus. Hal inilah yang mngakibatkan kadar gula darah meningkat.

Pankreas

Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh

Pankreas merupakan organ yang berfungsi menghasilkan hormon insulin. Dimana insulin sendriri merupakan “kendaraan” yang membawa oksigen dan gula untuk masuk ke dalam sel-sel tubuh.

Pada penderita diabetes, pankreas tidak dapat bekerja secara baik. Produksi hormon insulin oleh pankreas tidak memenuhi kebutuhan tubuh. Atau bisa juga pankreas tidak dapat memproduksi hormon insulin sama sekali. Hal ini menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat karena gula dalam darah tidak dapat diserap oleh sel-sel atau organ tubuh.

Sistem pencernaan

Diabetes tipe 2 dan Mekanisme dalam tubuh

Di dalam usus, enzim alfa glukosidase mengubah karbohirat menjadi glukosa untuk disebarkan ke seluruh tubuh. Sebenarnya proses ini adalah normal. Terjadi pada setiap orang. namun, bagi diabetasi, hal ini dapat memicu melonjaknya kadar gula dalam darah.

 Sensitifitas insulin sel tubuh

Sel dalam tubuh tidak bereaksi terhadap insulin. Hal ini menyebabkan gula dalam darah meningkat. Selain itu sel dalam tubuh tidak mendapat nutrisi atau energi yang dibutuhkan. Hal ini dapat memicu timbulnya berbagai macam komplikasi pada diabetes.

Semoga bermanfaat.