Diabetes

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Komplikasi pada diabetes tipe 2Komplikasi pada diabetes tipe 2 menjadi momok yang menakutkan untuk para diabetasi. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa diabetes merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Sehingga tidaklah berlebihan bila diabetes mendapat julukan sebagai “Ibu dari Segala Penyakit”. Bahkan di dunia internasional, diabetes dijuluki sebagai “Silent Killer”.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Penyakit diabetes memang pantas mendapat julukan-julukan tersebut. Komplikasi yang terjadi karena penyakit diabetes sangat mengkhawatirkan. Berikut beberapa efek dari Komplikasi yang dilihat dari organ atau jaringan yang terkena komplikasi.

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Pembuluh darah

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Plak aterosklerotik terbentuk dan menyumbat arteri berukuran besar atau sedang di jantung, otak, tungkai dan penis. Dinding pembuluh darah kecil mengalami kerusakan sehingga pembuluh tidak dapat mentransfer oksigen secara normal dan mengalami kebocoran.

Sirkulasi yang buruk ini menyebabkan proses penyembuhan luka yang lama. Selain itu dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, gangren pada kaki dan tangan, lemah syahwat dan infeksi yang lain.

Mata

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Kerusakan terjadi pada pembuluh darah kecil di retina. Akibatnya akan menyebabkan gangguan penglihatan. Apabila tidak segera ditangani, pada akhirnya penderita dapat mengalami kebutaan. Segera konsultasikan dengan dokter anda mengenai kondisi mata anda.

Kulit

Komplikasi pada diabetes tipe 2

Berkurangnya aliran darah ke jaringan kulit dapat menimbulkan luka dan infeksi dalam (Ulkus Diabetikum). Selain itu menyebabkan proses penyembuhan pada luka luar menjadi buruk. Bahkan bila tidak segera ditangani, dapat terjadi pembusukan. Bila hal tersebut sampai terjadi, jalan yang bisa dilakukan adalah dengan amputasi.

Darah

Komplikasi pada darah adalah adanya gangguan fungsi sel darah putih. Gangguan ini menyebabkan penderita sangat mudah mengalami infeksi. Terutama pada infeksi saluran kemih dan kulit.

Jaringan ikat

Pada penderita diabetes, luka tidak dimetabolisir secara normal. Akibatnya, jaringan menjadi menebal atau berkontraksi sehingga menyebabkan sindroma terowongan karpal (Kontraktur Dupuytren)

Itulah beberapa Komplikasi yang harus diwaspadai pada diabetes tipe 2. Namun hal tersebut bukan berarti bahwa anda harus pasrah menerima segala resiko tersebut. Dengan cara dan metode yang tepat serta kesabaran, anda dapat melawannya. Jaga kadar gula darah anda selalu di batas normal atau paling tidak dalam batas aman. Hal tersebut akan mengurangi resiko komplikasi yang terjadi.

Kuncinya adalah dengan menjaga kondisi tubuh anda agar selalu dalam keadaan sehat. Kontrol kadar gula darah anda. Jalani gaya hidup sehat. Rutin berolahraga, diet seimbang, cukup tidur dan hindari stress. Dengan selalu menjalani gaya hidup sehat dan diet diabetes yang selalu terjaga,

Semoga bermanfaat.