Diabetes

KOMPLIKASI DIABETES NEPHROPATHY BESERTA OBAT YANG BISA MEMBANTU

Tidak disiplin dalam mengontrol gula darah lewat obat diabetes, diet sehat dan aktifitas fisik rutin akan meningkatkan berbagai kemungkinan komplikasi pada pasien diabetes. Salah satu kemungkinan komplikasi yang cukup parah adalah diabetes nephropathy atau adanya kerusakan pada ginjal akibat diabetes. Ketika pasien diabetes mengalami diabetes nephropathy yang tidak segera mendapat obat dan metode pengobatan yang tepat ternyata juga memicu terjadinya komplikasi lain pada pasien.

 

Komplikasi diabetes nephropathy

Komplikasi pada pasien diabetes nephropathy biasanya terbentuk seiring berjalannya waktu setelah beberapa bulan atau beberapa tahun. Biasanya juga terjadi secara bertahap dan tidak selalu dapat terdeteksi di awal. Beberapa komplikasi pada pasien diabetes nephropathy yang tidak menerima obat atau melakukan metode pengobatan yang tepat adalah:

Penumpukan cairan dalam tubuh yang kemudian menjadikan pembengkakan pada lengan pergelangan kaki, tekanan darah tinggi atau terdapat cairan dalam paru-paru (pulmonary edema).

Terdapat kenaikan potassium dalam darah yang dikenal dengan hyperkalemia.

Kerusakan pada jantung dan pembuluh darah yang mengarah pada kemungkinan stroke.

Anemia

Kaki yang sering terasa sakit, disfungsi ereksi, diare dan masalah kesehatan lain yang berhubungan dengan kerusakan syaraf atau pembuluh darah.

Diabetes nephropathy juga memiliki kemungkinan komplikasi pada ibu hamil yang mungkin membahayakan itu beserta bayinya.

Kerusakan ginjal yang mulai parah, tahap akhir dari kerusakan pada ginjal yang untuk penyembuhannya harus dilakukan cuci darah rutin atau transplantasi ginjal.

Mencegah diabetes nephropathy

Cara yang paling pertama disarankan oleh dokter dan ahli kesehatan lain pasti adalah mengontrol tekanan darah serta kadar gula darah melalui obat diabetes rutin, diet ketat dan olahraga rutin untuk mencegah kerusakan terus berlanjut. Selain itu pasien juga harus:

  • Menurunkan berat badan
  • Berhenti merokok
  • Mulai olahraga
  • Mengurangi atau bahkan berhenti mengonsumsi alkohol
  • Mengurangi konsumsi garam
  • Mengganti pola diet (mengurangi protein untuk meringankan kerja ginjal).

Jangan lupa peran obat diabetes juga perlu termasuk dalam metode pengobatan ini. Obat untk menurunkan tekanan darah pada pasien diabetes agak sedikit rumit dan berbeda dari biasanya. Penting untuk dokter dan pasien bersama-sama menentukan yang bisa bekerja dengan lebih baik untuk pasien dengan diabetes. Pastikan bahwa obat yang digunakan dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah sekaligus menurunkan berkembangnya penyakit pada ginjal.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/apa-yang-perlu-diketahui-tentang-diabetes-nephropathy-dan-pentingnya-obat-diabetes/