Diabetes

METODE OBAT DAN PENGOBATAN UNTUK PASIEN DIABETES

obat diabetes

Metode pengobatan dan pemberian obat untuk kasus diabetes tipe 2 selalu berdasarkan pada kondisi masing-masing pasien yang bisa berbeda satu sama lain. Setiap pasien pasti memiliki jenis obat dan metode yang berbeda dalam mengendalikan gula darahnya dan mencegah komplikasi akibat diabetes. Sebagai contoh pasien diabetes rata-rata diharuskan menjaga A1c pada angka 6.5 atau 7.0. Tetapi jika menurut dokter pasien beresiko mengalami hypoglikemia maka target bisa naikan ke angka yang lebih tinggi. Maka ada beberapa metode obat dan pengobatan untuk pasien diabetes yang berbeda-beda tergantung kondisinya.

 

Berat badan

Salah satu faktor yang meningkatkan pembentukan diabetes tipe 2 adalah masalah berat badan. Ketika tumpukan lemak yang ada di perut, yang disebut dengan internal atau visceral fat membuat beberapa gangguang yang menghambat efek insulin. Penurunan berat badan akan sangat efektif untuk mengatasi resistensi insulin. Dan sebenarnya menurunkan berat badan efeknya sama dengan mengonsumsi obat untuk diabetes.

Proses penurunan berat badan harus ada kesepakatan antara pasien dengan dokter yang ahli dalam bidang olahraga dan penurunan berat badan. Pasien harus menurunkan berat badan dengan kombinasi antara olahraga dengan diet sehat, salah satunya saja tidak akan berdampak baik untuk kesehatan jangka panjang.

Bergerak

Aktifitas fisik adalah bagian dari metode pengobatan untuk pasien diabetes. Ada dua alasan mengapa aktifitas fisik begitu penting. Pertama karena otot yang senantiasa bergerak akan menggunakan energi dengan lebih baik dan hasilnya adalah mempercepat penurunan berat badan. Kemudian metabolisme gula juga akan meningkat dan respon tubuh terhadap insulin menjadi lebih baik.

Tentu saja aktifitas fisik tidak harus aktifitas yang mengeluarkan banyak tenaga. Aturan pentingnya adalah tubuh harus sering-sering bergerak paling tidak lima kali dalam seminggu dimana masing-masing aktifitasnya sekitar 30 menit. Jalan-jalan ringan sudah cukup.

Sebelum menentukan mana aktifitas fisik yang boleh dilakukan, pasien harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Pasien diabetes tipe 2 memiliki kemungkinan mengalami serangan jantung jika melakukan aktifitas fisik yang terlalu berlebihan. Meski begitu bukan jadi alasan bagi pasien diabetes untuk berhenti olahraga karena bergerak aktif juga mengurangi resiko jangka panjang serangan jantung.

Obat diabetes

Obat untuk diabetes biasanya digunakan untuk mengendalikan kadar gula darah yang tinggi. Biasanya setelah didiagnosis dengan diabetes tipe 2, pasien diabetes akan menerima metformin sebagai obat jika tubuh dapat menerima dan tidak ada penolakan. Jika setelah 3 bulan obat tersebut gagal bekerja, maka aka nada obat antidiabetic lain atau mulai dengan penggunaan insulin. Jika masih belum bekerja juga dokter akan mencoba metode pengobatan lain lagi.

Insulin

Pada orang-orang dengan diabetes tipe 2, pankreas berusaha untuk menyeimbangkan penurunan sensitifitas insulin dengan menaikan produksi insulin. Seiring berjalannya waktu fungsi organ tersebut mulai berkurang, biasanya terjadi setelah penyakit tersebut terjadi bertahun-tahun. Dalam tahap ini pasien diabetes harus mulai menggunakan insulin untuk memenuhi kebutuhan insulinnya selain mungkin tetap dengan obat diabetes.

 

Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/dasar-penting-untuk-membantu-kinerja-obat-diabetes/