Kebiasaan dan diabetes
Menjaga kesehatan bagi pasien diabetes tentu lebih penting daripada hanya mengonsumsi obat setiap hari. Obat diabetes mungkin bisa mengembalikan kondisi gula darah menjadi normal, tetap tanpa adanya dukungan dari kebiasaan hidup yang baik maka tubuh pasien tidak akan lebih baik. Maka dukunglah obat diabetes dengan 6 kebiasaan hidup sehat ini.
Konsumsi lemak cukup
Lemak akan secara efektif memperlambat penyerapan gula ke dalam pembuluh darah dan mencegah lonjakan gula darah mendadak. Meski sebenarnya lemak memiliki manfaat baik bagi tubuh, sebagian besar orang takut untuk mengonsumsi lemak. Selama dikonsumsi dengan bijak dan berasal dari lemak sehat, lemak tidak akan membahayakan bagi tubuh. Jika ingin menjaga gula darah selalu seimbang, masukan lemak yang berasal dari coconut oil, chia seed, kacang-kacangan, kuning telur, dan alpukat dalam menu diet sehari-hari.
Jangan makan terlalu sering
Makan dengan porsi kecil sering-sering akan mengganggu sinyal yang mengirim rasa lapar pada tubuh. Maka cara terbaik adalah daripada memaksa tubuh untuk makan setiap beberapa jam sekali, tunggu sampai perut benar-benar merasa lapar baru makan.
Makan protein
Sama seperti lemak, protein juga bekerja untuk melambatkan penyerapan gula. Jika tubuh menerima asupan terlalu banyak makanan bergula, ada baiknya untuk mengombinasikannya dengan sedikit protein seperti yogurt atau polong-polongan. Penelitian juga membuktikan bahwa memulai hari dengan sarapan tinggi protein dapat menjaga kadar gula darah sampai waktu makan berikutnya.
Akar dan buah-buahan
Percayalah bahwa buah-buah dan akar-akaran adalah sumber karbohidrat yang baik dan aman bagi pasien diabetes. Yang dimaksud akar-akaran di sini tentu saja bahan makanan seperti ubi. Sedangkan buah-buahan kaya serat seperti apel, dalam bentuk utuhnya, bukan dalam bentuk buah sangat baik untuk memperlambat penyerapan gula. Tetapi jangan lupa untuk menyeimbangkannya dengan protein atau lemak sehat.
Tidur
Menjaga keseimbangan gula darah dan berat badan tidak hanya tentang makan dan tidak makan saja. Penelitian menunjukan bahwa pola tidur yang tidak teratur akan meningkatkan resiko diabetes dan obesitas. Kurang tidur akan menurunkan sensitifitas insulin dan itu tentu tidak baik bagi pasien diabetes.
Luangkan waktu untuk istirahat 7-9 jam setiap malam, matikan semua peralatan elektronik kira-kira satu jam sebelum tidur juga untuk meningkatkan kualitas tidur.
Olahraga ringan
Jika kadar hormone dalam tubuh sedang tidak seimbang makan olahraga berat bukan pilihan tepat. Daripada olahraga berat seperti itu, lebih baik olahraga ringan seperti yoga atau pilates yang secara efektif menurunkan kadar kortisol dalam tubuh. Olahraga jangka panjang adalah obat yang tepat untuk tubuh dan pikiran pasien diabetes.
Sumber: care2.com
Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/apa-yang-sebenarnya-dibutuhkan-dalam-diet-untuk-obat-diabetes/
