YACONA INDONESIA

YACONA INDONESIA

Membantu Meringankan Gejala Kencing Manis

Yacona

Chat Konsultasi

Produk

Testimoni

Order

Benarkah Biji Kopi Bisa Menenangkan Tubuh?

Zat kimia yang terkandung dalam biji kopi meliputi Kafein, Kafeol, Protein, Asam Amino, Karbohidrat, Asam Alifatik, Asam Klorogenat, Lemak & turunannya, Glikosida, Mineral,. Dan Komponen Volatil. Kandungan zat pada biji kopi jenis Robusta & Arabika yang terbanyak adalah Karbohidrat (37-55% Bobot kering), diikuti Lipid (9-18% Bobot kering) dan Protein (11-13 % Bobot kering)

Faktanya, meskipun karbohidratnya tinggi, ada satu kandungan senyawa yang disebut Oligosakarida pada karbohidrat yang mampu berperan dalam mencegah intake gula berlebihan dalam saluran pencernaan, sehingga mampu menghambat masuknya gula dalam darah. Biji Kopi Robusta mengandung karbohidrat lebih tinggi dari biji Kopi Arabika. Sedangkan biji kopi Arabika punya kandungan disakarida (sukrosa) lebih tinggi dari pada Kopi Robusta. Jadi biji Kopi Arabika lebih manis & beri sensasi “fruity”.

Dalam biji kopi terdapat senyawa yang mampu menangkal radikal bebas akibat polutan jalanan & tingkat stres yang tinggi, ini biasanya dialami oleh masyarakat perkotaan. Asam khlorogenat termasuk antioksidan kuat, selain itu selama penyangraian biji kopi terbentuk senyawa antioksidan baru yang disebut melanoidin. Jika senyawa keduanya disinergikan maka akan terbentuk sumber antioksidan tertinggi (22,73mm.mol/gr sample) diantara jenis makanan/minuman lainnya. (Mulato, Sri. 2023. Kandungan Zat Gizi Pada Biji Kopi)

Biji kopi mengandung zat-zat baik yang bermanfaat untuk tubuh jika diminum dengan takaran yang sesuai. Diantaranya,

 

  1. PENINGKAT DAYA INGAT

Senyawa yang berperan disini adalah Asam Amino,  pengendali neuro-transmitter. Sehinggga meningkatkan kemampuan kognisis & mencegah penyakit Demensia (pikun).

 

  1. AWET MUDA

Asam Amino Prolin dalam biji kopi sangrai menstimulir produksi kolagen. Berfungsi memperbaiki tekstur kulit & meregenerasi lapisan kulit akibat proses penuaan. Ini dimanfaatkan utk kecantikan wanita, biasanya diamnfaatkan untuk lulur dan masker wajah.

 

  1. ATASI GANGGUAN MENTAL

Senyawa Valin dalam Asam Amino bermanfaat bantu mengatasi gangguan saraf otot, gangguan mental, emosional & insomnia. Sedangkan Asam Aspartat berperan sebagai senyawa neuro-transmitter utk eksitasi ujung saraf otak. Jadi sangat wajar ketika orang minum kopi mampu menenangkan pikiran, dan biasanya menjadi bahan baku parfum untuk relaksasi.

Zat – zat senyawa dalam biji kopi sangat membantu sel tubuh dalam meregenerasi dirinya apabila dikonsumsi dengan porsi yang tepat. Dengan regenerasi tersebut, maka tubuh biasanya akan lebih segar, terlihat bugar, dan hasilnya jadi lebih menenangkan. Jadi minumlah kopi yang organik hasil penyangaraian, minimalkan tambahan krim & gula buatan, cukup minum 1-2 kopi tiap harinya, dan minum di jam-jam produktif, agar tidak mengganggu waktu tidur malam.

Rahasia Brotowali: Herbal Pahit dengan Segudang Manfaat

Brotowali (Tinospora crispa) adalah tanaman herbal yang terkenal di Indonesia karena rasanya yang pahit, tetapi penuh manfaat. Brotowali sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai masalah kesehatan, terutama diabetes, demam, hingga masalah kulit. Meski pahit, khasiatnya yang

luar biasa membuatnya tetap populer di kalangan pecinta herbal. Yuk, kita bahas lebih detail tentang tanaman ini!


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Apa Itu Brotowali?

Brotowali adalah tanaman merambat yang tumbuh subur di daerah tropis. Tanaman ini dikenal dengan berbagai nama, seperti bratawali, andawali, atau akar seruntun. Ciri khas brotowali adalah batangnya yang beruas-ruas dan rasanya yang sangat pahit. Bagian yang paling sering digunakan adalah batangnya, me

skipun daunnya juga memiliki manfaat kesehatan.

 

Kandungan Nutrisi Brotowali

Brotowali kaya akan senyawa aktif yang bermanfaat bagi tubuh, seperti:

  • Alkaloid: Membantu mengatasi infeksi bakteri dan virus.
  • Flavonoid: Berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas.
  • Saponin: Membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol.
  • Zat pahit: Efektif untuk menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan nafsu makan.

 

Manfaat Brotowali untuk Kesehatan

  1. Menurunkan Gula Darah pada Diabetes
    Brotowali sering digunakan untuk membantu pengelolaan diabetes. Zat pahitnya mampu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga kadar gula darah lebih terkontrol. Air rebusan brotowali juga membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan.
  2. Mengatasi Demam dan Panas Dalam
    Air rebusan brotowali dipercaya efektif menurunkan demam. Ini karena kandungan antipiretiknya yang mampu menurunkan suhu tubuh secara alami.
  3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
    Kandungan flavonoid dan alkaloid dalam brotowali membantu memperkuat sistem imun. Ini membuat tubuh lebih tahan terhadap infeksi, baik bakteri maupun virus.
  4. Mempercepat Penyembuhan Luka
    Brotowali memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Ini sangat bermanfaat bagi penderita diabetes yang sering mengalami luka sulit sembuh.
  5. Menjaga Kesehatan Hati
    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa brotowali membantu melindungi hati dari kerusakan akibat paparan zat kimia atau racun. Hal ini membuatnya baik untuk detoksifikasi.
  6. Mengatasi Masalah Kulit
    Air rebusan brotowali juga bisa digunakan untuk mencuci area kulit yang terkena gatal, bisul, atau infeksi ringan. Efek antimikrobanya membantu membersihkan kulit dari bakteri dan jamur.

 

Cara Mengolah Brotowali

  1. Air Rebusan Brotowali
    Potong batang brotowali sepanjang 10-15 cm, cuci bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring airnya dan minum 1-2 kali sehari.
  2. Teh Brotowali
    Beberapa produk teh herbal kini menyediakan brotowali sebagai bahan utama. Kamu tinggal menyeduhnya dengan air panas seperti teh biasa.
  3. Kombinasi Herbal
    Untuk mengurangi rasa pahitnya, brotowali sering dicampur dengan bahan lain seperti jahe, temulawak, atau madu.
  4. Penggunaan Luar
    Air rebusan brotowali juga bisa digunakan sebagai kompres untuk meredakan gatal atau membasuh luka ringan.

 

Efek Samping dan Peringatan

Meski memiliki banyak manfaat, brotowali juga perlu dikonsumsi dengan hati-hati. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Penurunan gula darah yang terlalu drastis (hipoglikemia).
  • Gangguan pencernaan jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
  • Risiko kerusakan ginjal jika digunakan jangka panjang tanpa pengawasan.

Untuk itu, brotowali sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan dan selalu konsultasikan dengan dokter, terutama jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti:

  • Sedang menjalani pengobatan medis.
  • Hamil atau menyusui.
  • Memiliki gangguan ginjal atau hati.

 

Tips Aman Mengonsumsi Brotowali

  • Gunakan dosis yang wajar, misalnya segelas air rebusan per hari.
  • Kombinasikan dengan bahan lain untuk menyeimbangkan rasa pahitnya.
  • Hindari konsumsi jangka panjang tanpa konsultasi dengan dokter.

 

Kesimpulan

Brotowali memang terkenal pahit, tetapi manfaat kesehatannya sangat manis untuk tubuh. Mulai dari membantu mengelola diabetes, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga menjaga kesehatan kulit, brotowali adalah herbal multifungsi yang patut dicoba. Namun, pastikan kamu mengonsumsinya dengan bijak dan sesuai anjuran.

Kalau kamu belum pernah mencoba brotowali, mungkin ini saatnya memberi kesempatan pada si pahit penuh manfaat ini. Siapa tahu, brotowali bisa jadi solusi alami untuk mendukung kesehatanmu!

6 Gejala Diabetes Ini Jadi Pertanda Anda Harus Konsumsi Daun Yakon

Diabetes memiliki berbagai gejala yang kerap tidak disadari. Jika Anda memiliki 6 gejala diabetes ini, mungkin sudah saatnya Anda mengonsumsi daun yakon!

Diabetes adalah kondisi kesehatan yang ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi dalam jangka waktu yang lama. Kadar gula darah yang tinggi dapat terjadi karena kurangnya produksi atau penggunaan insulin yang kurang maksimal dalam tubuh. Diabetes disebut sebagai silent killer karena beberapa gejalanya yang kerap tidak disadari. Banyak penderitanya yang baru menyadari memiliki diabetes ketika sudah timbul gejala parah hingga komplikasi. 

Maka dari itu, dalam rangka meminimalisir resiko diabetes dan pengontrolan kadar gula darah, diperlukan tindakan yang tepat. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan adalah dengan menciptakan pola hidup sehat, berolahraga teratur dan menghindari makanan tinggi gula, karbohidrat atau lemak. Anda juga dapat mengonsumsi tumbuhan yang diketahui memiliki efek untuk pengontrolan kadar gula darah, seperti daun yakon.

Daun yakon telah lama dikenal sebagai Daun Insulin di Indonesia karena khasiatnya dalam menurunkan kadar gula darah serta mencegah resiko terjadinya diabetes. Pada daerah asalnya, yakni Amerika Latin, daun yakon kerap digunakan sebagai pengobatan untuk berbagai penyakit termasuk diabetes melitus. Mengonsumsi daun yakon secara teratur pun dapat mengatasi berbagai gejala diabetes.

Lalu apa saja ya gejala diabetes yang menjadi pertanda Anda perlu mengonsumsi daun yakon? Yuk simak selengkapnya

1. Sering merasa haus dan lapar

obat herbal diabetes

Para penderita diabetes sering merasa haus dan lapar karena tubuh mereka tidak dapat menggunakan gula dalam darah sebagai sumber energi dengan efektif. Ketika tubuh tidak dapat menggunakan gula dalam darah dengan efektif, tubuh merasa kekurangan energi sehingga memicu rasa lapar dan haus yang lebih sering. Tubuh kemudian akan meminta lebih banyak makanan dan minuman untuk memperoleh energi. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi juga dapat membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak air melalui urin, sehingga menyebabkan dehidrasi dan memicu rasa haus yang lebih sering.

Melalui senyawa dalam daun yakon seperti inulin, fruktosa, dan gula alami akan membantu tubuh mengatur kadar gula darah. Senyawa inulin dalam daun yakon dapat membantu memperlambat penyerapan glukosa di usus dan meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga membantu mengatur kadar gula darah dalam tubuh.

Ketika kadar gula darah dalam tubuh terkontrol dengan baik, maka gejala seperti sering merasa haus dan lapar pada penderita diabetes juga dapat berkurang. Hal ini dikarenakan kadar gula darah yang stabil dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mengurangi keinginan untuk makan atau minum terlalu sering.

2. Kerap buang air kecil terutama di malam hari

YAKON - KEMBALI SEHAT, KEMBALI BAHAGIA

Para penderita diabetes sering buang air kecil, terutama pada malam hari, karena kadar gula darah yang tinggi dapat memicu produksi urin yang lebih banyak oleh ginjal. Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, ginjal akan mencoba menghilangkan kelebihan gula tersebut dari tubuh melalui urin. Hal ini menyebabkan produksi urin yang lebih banyak dan sering.

Nah, melalui senyawa inulin dalam daun yakon, maka akan membantu memperlambat penyerapan glukosa di usus sehingga membantu mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Ketika kadar gula darah dalam tubuh terkontrol dengan baik, maka jumlah urine yang diproduksi juga akan berkurang sehingga gejala sering buang air kecil pada penderita diabetes dapat berkurang. Selain itu, daun yakon juga memiliki kandungan diuretik alami yang dapat membantu memperbaiki fungsi ginjal dan membuang kelebihan cairan dalam tubuh melalui urine.

3. Merasa lesu dan lelah

Ketidakmampuan tubuh dalam menggunakan gula dalam darah sebagai sumber energi mengakibatkan penderita diabetes merasa lesu dan lelah. Ketika tubuh tidak dapat menggunakan gula dalam darah dengan efektif, tubuh akan merasa kekurangan energi dan menyebabkan rasa lelah dan lesu yang lebih sering. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan pada saraf, yang dapat menyebabkan komplikasi kesehatan seperti neuropati diabetik, yang menyebabkan kelemahan, mati rasa, atau nyeri pada kaki dan tangan. Tak hanya itu, penderita diabetes juga dapat mengalami perubahan suasana hati dan depresi, yang dapat menyebabkan rasa lelah dan lesu yang lebih sering.

Daun yakon mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid, polifenol dan asam fenolat yang dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, termasuk mengatasi gejala lelah dan lesu pada penderita diabetes.

Senyawa polifenol dalam daun yakon dapat membantu meningkatkan produksi energi dalam sel dan mengurangi kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Selain itu, senyawa flavonoid dalam daun yakon juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memperbaiki fungsi pembuluh darah, sehingga mengurangi gejala lelah dan lesu pada penderita diabetes.

4. Luka yang sulit sembuh

Kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyembuhkan luka. Sebab kadar gula darah tinggi akan merusak pembuluh darah kecil dan saraf, sehingga mengganggu aliran darah ke area yang terluka dan memperlambat proses penyembuhan. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi juga dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi, yang dapat membuat luka semakin sulit sembuh. Pada penderita diabetes, infeksi sering kali terjadi pada kulit dan kaki yang beresiko pada masalah lebih serius seperti ulkus atau bahkan amputasi.

Senyawa polifenol dan flavonoid dalam daun yakon tak hanya membantu mengatasi lesu dan lelah, namun juga pemulihan luka. kedua senyawa ini memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri. Kandungan senyawa ini juga dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada penderita diabetes yang memiliki luka sulit sembuh. Selain itu, senyawa polifenol dalam daun yakon juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga membantu meningkatkan pasokan nutrisi ke daerah yang terluka dan mempercepat proses penyembuhan.

5. Penurunan berat badan yang drastis

Faktanya, penurunan berat badan yang drastis menjadi salah satu gejala diabetes, loh. Kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes menyebabkan tubuh kehilangan cairan dengan cepat. Ketika tubuh kehilangan cairan, berat badan pun dapat menurun secara signifikan. Nah, penurunan berat badan yang drastis pada penderita diabetes juga dapat menunjukkan adanya masalah kesehatan lain yang perlu ditangani dengan segera, seperti masalah pada ginjal atau gangguan pencernaan.

Melalui konsumsi daun yakon, penurunan berat badan yang drastis akan tercegah sebab daun yakon mengandung berbagai senyawa yang berserat tinggi. Serat tinggi ini dapat membantu mengontrol nafsu makan dan memperlambat penyerapan gula dari makanan, sehingga dapat membantu menjaga berat badan pada penderita diabetes.  

6. Penglihatan kabur

Penderita diabetes kerap mengalami penglihatan kabur karena kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil dan saraf pada mata, sehingga mengganggu fungsi penglihatan. Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada penderita diabetes adalah retinopati diabetik, yaitu kondisi dimana kadar gula darah yang tinggi menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah pada retina, bagian mata yang bertanggung jawab atas penglihatan.

Kerusakan pada pembuluh darah pada retina dapat menyebabkan bocor dan pembengkakan pada jaringan mata, yang dapat mengganggu penglihatan. Selain itu, kondisi ini juga dapat menyebabkan pertumbuhan pembuluh darah baru yang abnormal, yang dapat merusak struktur mata dan memperburuk penglihatan. Daun yakon mengandung berbagai nutrisi yang dapat mencegah penglihatan kabur. Beberapa kandungan vitamin dan mineralnya adalah vitamin C, vitamin A, dan beta-karoten yang dapat membantu menjaga kesehatan mata dan mengatasi gejala penglihatan kabur pada penderita diabetes.

Itulah beberapa gejala diabetes yang menjadi pertanda Anda sebaiknya mengonsumsi daun yakon untuk mengatasinya. Daun yakon memiliki berbagai khasiat yang mampu mengatasi berbagai gejala diabetes tersebut, sehingga tubuh Anda lebih sehat dan nyaman. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA), MUDAH DIDAPAT DAN BANYAK MANFAATNYA PART 4

Obat herbal adalah obat yang bersifat organik atau alami, sama seperti tubuh kita. Obat herbal murni diambil dari saripati tumbuhan yang mempunyai manfaat untuk pengobatan, tanpa ada campuran bahan kimia buatan (sintetis) dan tanpa campuran hewan. Jika suatu obat telah mengandung unsur hewani maka ia tidak dapat disebut sebagai herbal lagi, melainkan masuk dalam katagori obat tradisional/jamu yang masih dapat bercampur dengan bahan-bahan yang berasal dari hewan seperti telur atau tripang.

  1. Sambiloto

Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa.

Kemudian apa saja khasiat dari sambiloto? Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Mengobati kencing manis
  • Anti malaria
  • Anti syphilis
  • Penguat lambung
  • Membersihkan darah, semua radang
  • Tifus

Dan berikut ramuan berbahan daun sambiloto dan ramuan ini bisa untuk mengobati biduran:

Siapkam ubi teki 1 biji, sambiloto 5 lembar, sereh ayu 1 batang, rimpang lengkuas 1 ibu jari, air 3 gelas

Cara membuatnya umbi teki, sereh ayu, lengkuas dimemarkan. Semua bahan dicampur dan direbus dalam air mendidih selama 10-15 menit dengan api kecil.ramuan diminum 2x sebelum makan. Sambiloto tidak disarankan untuk ibu hamil ya.

  1. Sirih merah

Sirih merah adalah tumbuhan merambat yang dibudidaya karena khasiat pengobatan dan juga keindahan daunnya. Tumbuhan ini masih berkerabat dekat dengan sirih maupun lada.

Berikut adalah manfaat daun sirih bagi Kesehatan:

  • Antiseptic – Asam urat
  • Mengobati stroke – Kolesterol
  • Batu ginjal – Diabetes
  • Radang prostat – Keputihan
  • Nyeri sendi – Memperhalus kulit
  • Hepatitis – Maag
  • Batuk – Radang mata
  1. Kumis kucing

Tanaman ini merupakan salah satu tanaman obat asli Indonesia yang mempunyai manfaat dan kegunaan yang cukup banyak dalam menanggulangi berbagai penyakit.

Berikut adalah manfaat dari kumis kucing:

  • Mengobati amandel
  • Meredakan nyeri haid
  • Ginjal/kandung kemih/kandung empedu berbatu

Nah berikut ada ramuan herbal berbahan kumis kucing yang bisa anda buat di rumah:

Siapkan kumis kucing ½ genggam, pegangan 1 genggam, daun meniran ½ genggam dan air 3 gelas. Untuk cara buatnya cuci bersih semua bahan, direbus hingga menjadi setengahnya.

Untuk aturan minumnya 2x sehari, pagi dan menjelang tidur.

Itu tadi adalah beberapa tanaman obat keluarga yang bermanfaat dan mudah dicari dan juga mudah dibudidayakan di rmah anda.

Semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk terapkan pola hidup sehat mulai dari sekarang.

LINK YOUTUBE : https://www.youtube.com/watch?v=ZrTotRZVXhA

SOURCE:

 

 

TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) MUDAH DIDAPAT DAN BANYAK MANFAATNYA PART 2

Jenis tanaman obat, pada umumnya lebih banyak tumbuh sebagai tanaman liar. Akan tetapi pada saat ini tanaman obat banyak ditanam di kebun dan di lahan pekarangan. Oleh karena itu bibit tanaman obat banyak dibutuhkan oleh masyarakat untuk ditanam di lahan pekarangan.

  1. Temulawak

Temulawak (serapan dari bahasa Jawa, nama ilmiah: Curcuma zanthorrhiza) adalah tumbuhan obat yang tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). Ia berasal dari Indonesia, khususnya Pulau Jawa, kemudian menyebar ke beberapa tempat di kawasan wilayah biogeografi Malesia. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah sampai ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut dan berhabitat di hutan tropis. Rimpang temu lawak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada tanah yang gembur.

Manfaat lain rimpang tanaman ini adalah sebagai :

– obat jerawat,

– meningkatkan nafsu makan,

– antikolesterol,

– antiinflamasi,

– anemia,

– antioksidan,

– pencegah kanker,

– antimikroba.

Rimpang temu lawak dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat dengan mengambil patinya, kemudian diolah menjadi bubur makanan untuk bayi dan orang-orang yang mengalami gangguan pencernaan.

Pada sisi lain, temu lawak juga mengandung senyawa pengusir (repellant) nyamuk, karena tumbuhan tersebut menghasilkan minyak atsiri yang mengandung linalool, suatu geraniol yaitu golongan fenol yang tidak disukai Aedes aegypti.

Salah satu cara Cara pembuatan / pengolahan temulawak untu meningkatkan daya tahan tubuh :

  1. Jahe dan temulawak dimemarkan.
  2. Pegagan dan gula merah dipotong kecil-kecil.
  3. Semua bahan dicampur dan direbus di dalam air mendidih selama 10-15

menit dengan api kecil.

Cara Konsumsi :

Ramuan diminum hangat-hangat 2 kali sehari sebanyak 1 gelas.

Perhatian

Hindari penggunaan untuk ibu hamil dan sed.ang

mengonsumsi obat pengencer darah.

2. Serai

Serai atau sereh adalah tumbuhan anggota suku rumput-rumputan yang dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan.

Minyak serai adalah minyak atsiri yang diperoleh dengan jalan menyuling bagian atas tumbuhan tersebut. Minyak serai dapat digunakan sebagai pengusir (repelen) nyamuk, baik berupa tanaman ataupun berupa minyaknya. Kandungan serai antara lain adalah sitronela, yang tidak disukai oleh nyamuk. Maka dari itu, serai dapat dibuat menjadi obat nyamuk dan serangga lainnya.

Khasiat dan kegunaan :

  1. Nyeri lambung
  2. Bahan baku minyak atsiri (parfum)
  3. Gatal-gatal (minyak)
  4. Pegal-pegal (batang, daun)
  5. penambah aroma makanan (batang, daun)

Nyeri pinggang adalah kondisi yang ditandai dengan ketegangan pada otot pinggang disertai rasa nyeri.

Bahan Ramuan:

Jahe merah 1 jempol

Sereh 2 batang

Gula merah 1 sendok makan

Garam seujung sendok teh

Air 2 gelas

Cara pembuatan :

Jahe dibakar dan memarkan, masukkan bersama sereh dalam air mcndidih.

Tunggu 10 menit tambah kan gula merah serut dan garam, aduk-aduk dan dinginkan.

Cara konsumsi :

Minum 2 kali sehari. Ramuan ini cocok untuk mengobati bagi anda yang memiliki permasalahan sendi.

3. Salam

Salam adalah nama pohon penghasil daun rempah yang digunakan dalam masakan Nusantara. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Indonesian bay-leaf atau Indonesian laurel.

Khasiat daun salam :

  • Mengobati diare
  • Kencing manis
  • Sakit maag
  • Mabuk akibat alcohol
  • Kudis dan gatal
  • Penurun darah tinggi

Bagi anda yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, anda bisa contoh resep dibawah ini, siapkan :

  • Daun asam 30gr
  • Daun salam 7 lembar
  • Daun murbai secukupnya
  • Daun sambungnyawa 5 lembar
  • Seledri 20 gr
  • Air 3 gelas

Cara membuat

Semua bahan dicuci bersih, diiris tipis tipis atau dirajang, direbus hingga air rebusan tersisa 1½ gelas, kemudian disaring.

Cara konsumsi

Diminum 2x sehari pagi dan sore hari, sekali minum ¾.

 Itu tadi adalah tanaman tanaman obat keluarga yang bisa anada budidayakan di rumah. Bagi anda yang ingin sehat tetapi dengan bahan herbal atau alami, bisa anda terapkan beberapa minuman berikut ini.

 

LINK YOUTUBE : https://www.youtube.com/watch?v=GBGyOUn2Da8

SOURCE:

  • Buku saku tanaman obat keluarga TOGA BPPT Jabar
  • Buku 1 petunjuk praktis TOGA dan Akupresur

TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) MUDAH DIDAPAT DAN BANYAK MANFAATNYA PART 1

Tanaman obat keluarga atau TOGA, menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk ditanam di lahan pekarangan, dkarena dapat dimafaatkan untuk Kesehatan. Tanaman obat dapat dijadikan obat yang tidak mengandung kimia, murah dan mudah didapat.

  1. Jahe

adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron.

Khasiat jahe yaitu bisa mengobati:

  • Sakit kepala karna dingin
  • Perut mulas
  • Air liur terlalu banyak
  • Urat syaraf lemah
  • Luka luka berbau busuk
  • Terkilir

Jahe dapat dikonsumsi pada anak usia diatas 10 tahun, remaja, dan juga dewasa. Untuk anak anak sebaiknya diberikan sedikit demi sedikit saja ya.

Lalu apa saja resep minuman jahe yang bisa anda buat? Berikut ada beberapa inspirasi untuk anda:

Siapkan jahe sebesar 2 ibu jari, gula merah secukupnya, air 1½ gelas.

Cara membuatnya mudah, didihkan air terlebih dahulu kemudian masukkan jahe yang sudah dimemarkan, tambahkan gula merah dan tutup panic. Minum saat keadaan hangat hangat kuku.

  1. Kencur

Kencur adalah tanaman yang mempunyai akar batang yang tertanam di dalam tanah, biasa dipakai untuk bahan rempah-rempah dan ramuan obat, tanaman ini merupakan salah satu jenis empon-empon/tanaman obat yang tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). Rimpang atau rizoma tanaman ini mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang dimanfaatkan sebagai stimulan.

Khasiat kencur yaitu untuk obat:

  • batuk
  • radang lambung
  • muntah muntah
  • masuk angin
  • merangsang nafsu makan

ramuan kencur bisa digunakan pada anak anak usia diatas 12 tahun dan dewasa. Untuk dewasa rimpang kencur sebanyak 3 jari.

Kemudian ada inspirasi bagi anda yang mau membuat minuman berbahan kencur:

Siapkan rimpang kencur 2 jari dan air matang hangat ¾ cangkir. Caranya mudah sekali, kencur dikupas kemudian diparut diatas daun pisang. Lalu tambahkan ¾ cangkir air lalu diperas dan disaring dengan menggunakan kain bersih/saringan teh.

  1. Kunyit

adalah termasuk salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.

Khasiat kunyit yaitu untuk obat:

  • Radang usus buntu
  • Radang amandel
  • Asma
  • Sembelit

Ramuan kunyit bisa dikonsumsi usia anak diatas usia 12 tahun keatas, kunyit dipercaya mampu menyembuhkan flu atau demam pada ibu hamil, akan tetapi hal ini hanya cukup 1-2x saja.

Simak juga salah satu ramuan yang berbahan kunyit berikut:

Ambil segenggam kunyit, parut atau diblender, didihkan 2-3 kali, tambahkan garam sedikit, saring dan peras, bisa tambahkan sedikit jeruk nipis, gula atau madu. Sajikan selagi masih hangat.

Itu tadi adalah macam macam TOGA atau tanaman obat keluarga yang mudah anda dapatkan di dekat rumah anda. Jadi mau sehat tidak harus susah dan mahal. Jika anda sudah punya tanamannya, sebaiknya bisa anda budidayakan.

LINK YOUTUBE :

https://www.youtube.com/watch?v=LH-yymXiPbc

SOURCE: