Dalam artikel sebelumnya disebutkan bahwa obat saja tidak cukup untuk mengatasi diabetes dan tidur adalah salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan tubuh bagi pasien. Tidur yang nyenyak dan dalam waktu lama bermanfaat bagi perbaikan sistem di dalam tubuh. Lalu bagaimana jika ternyata waktu tidur yang disarankan kurang atau tidur yang didapat tidak cukup berkualitas? Apakah akan mengganggu kerja obat diabetes?
Kurang tidur dan pengendalian diabetes
Kurang tidur memberi dampak cukup besar dalam pengelolaan penyakit diabetes pada pasien diabetes tipe 2. Pasien diabetes tipe 2 memang akan sering mengalami kurang tidur akibat frekuensi buang air kecil di malam hari yang tinggi sehingga membuat mereka sulit tidur atau tidur dalam waktu lama.
Kurangnya tidur semacam ini berdampak pada sulitnya menjaga gula darah tetap terkontrol. Tidur yang tidak berkualitas akan menaikkan kadar gula darah dengan cepat. Ketika gula darah berada dalam jumlah tinggi, tubuh juga akan sulit mengontrol rasa lapar yang muncul tiba-tiba dan kadang-kadang juga menyebabkan keinginan makan ekstrim atau haus berlebihan.
Beberapa penelitian juga menunjukan bahwa kurang tidur akan berujung pada peningkatan resistensi insulin.
Mengendalikan diabetes dengan tidur
Kurang tidur tidak hanya berhubungan erat dengan diabetes, tetapi juga berdampak pada kualitas hidup pasien diabetes tipe 2. Maka cobalah untuk selain rutin mengonsumsi obat diabetes, diet dan olahraga, tetapi juga mulai memperbaiki kualitas tidur malam menjadi lebih baik. Ada beberapa cara untuk membuat tidur lebih berkualitas, sistem imun bekerja lebih baik dan diabetes tetap terkendali.
Tidur dengan jadwal
Memiliki jam tidur yang tetap ternyata membantu dalam mengatur ulang jam biologis tubuh dan pada akhirnya mendorong tubuh untuk kembali memproduksi dan menggunakan insulin pada waktunya. Usahakan untuk selalu tidur pada jam yang sama setiap malam, misalnya setiap jam 10 malam. Penelitian menunjukan bahwa jam-jam ketika tubuh mulai memperbaiki diri adalah pukul 10 malam sampai 2 pagi.
Olahraga
Manfaat olahraga memang bermacam-macam mulai dari menurunkan hormone stress, mengeluarkan racun dari dalam tubuh, meningkatkan metabolisme, hingga mengendalikan berat badan. Olahraga cukup juga akan menurunkan tensi sehingga tubuh lebih rileks dan tidur malam jadi lebih nyenyak.
Hindari kafein
Minum-minuman berkafein seperti kopi, soda atau green tea di malam hari akan membuat seseorang terjaga lewat dari jam tidurnya. Efek dari kafein ini akan membuat seseorang tidak mengantuk 3-4 jam.
Namun jika sulit untuk menghilangkan kebiasaan minum kopi makan sebaiknya minum kopi terakhir adalah pukul 3 sore.
Bersantai sebelum tidur
Istirahatkan diri 1 sampai dua jam sebelum tidur juga membantu memperlambat otak dan mempersiapkannya tidur lebih nyenyak.
Baca juga: https://yaconaindonesia.co.id/obat-saja-tidak-cukup-ini-hubungan-antara-tidur-dengan-diabetes/






